Stay For Love

Stay For Love
Season 2 : ( Episode 13).


__ADS_3

Edgar seketika itu juga memucat pada rona wajahnya setelah ia mengetahui bahwa Amelia Dansen kini sedang mengandung anaknya yang menandakan bahwa dirinya tidaklah seorang pria impoten.


" Amelia, aku tak tahu harus berkata apa kepada mu. Aku sangat berterimakasih karena kamu membuat aku tahu diriku bukanlah seorang pria yang tidak berguna untuk memiliki seorang anak untuk wanita yang aku cintai yaitu istriku sendiri yang bernama Irene Song dengan kamu telah hamil anak ku usai hubungan terlarang yang pernah kita perbuat pada waktu itu. "Kata Edgar dengan rasa terimakasih atas pengertian yang tulus dari Amelia Dansen.


" Ya, Edgar. Kamu jangan khawatir karena aku tak pernah meminta tanggungjawab mu lagi untuk janin yang sedang aku kandung ini. Aku akan merawatnya sendiri untuk ku dan kamu. " Kata Amelia Dansen yang mengerti Edgar tak mungkin bisa di miliki olehnya.Karena Edgar hanya milik Irene Song istri tercinta dari pria itu.


" Namun, aku janji akan memberikan nafkah untuk kamu dan calon bayi di perutmu itu sampai kapanpun juga. Karena bagaimanapun juga anak itu adalah darah daging ku sendiri, maka aku wajib merawatnya bersamamu, meski kita tak bisa menikah dan menjadi suami istri. Ya, karena kamu tahu 'kan kalau aku terlalu mencintai istriku sendiri yaitu Irene Song. " Kata Edgar tersenyum pedih menatap Amelia Dansen di hadapannya.


" Ya, baiklah. Kurasa percakapan di antara kita berdua cukup sampai disini saja. Selamat tinggal dan jagalah istrimu dengan baik-baik ya. " Kata Amelia Dansen yang segera pergi dari kantin rumah sakit untuk melupakan rasa sakit di hatinya.


Edgar menghela napas dalam-dalam lalu Ia hembuskan dengan keras untuk mengusir rasa sakit di hatinya juga karena dia telah berkhianat kepada kepercayaan istrinya.


Sementara itu, Irene Song yang baru saja pulang dari kuliahnya tiba-tiba merasa pusing dan wanita ini pun limbung hingga nyaris pingsan di jalanan. Jika, tak ada seseorang yang menopang tubuhnya dari belakang dan mengajaknya duduk di bangku taman di pinggir jalan dekat kampus.


" Irene, apakah kamu merasa tak enak badan? " Tanya seorang pria yang ternyata adalah Joshua Kim mantan pacarnya di masa lalu.


" Aku tak apa -apa, terimakasih. " Jawab Irene Song yang ingin bangkit dari bangku taman dan pergi secepatnya mungkin dari Joshua Kim.


Tapi, Irene Song goyah lagi dan Ia nyaris jatuh di tanah aspal , jika Joshua Kim tak menahannya kembali dengan meraih sikut pada lengannya dan memaksanya untuk duduk kembali di bangku taman.

__ADS_1


"Kamu jangan bersikeras lagi, Irene. Aku tahu kamu sedang sakit saat ini, jadi tolong kamu jangan karena ada aku disini, maka kamu merasa tak nyaman dan ingin pergi dari ku." Kata Joshua Kim dengan sikapnya yang pernah ada rasa cinta terhadap Irene Song.


" Iya, Jo. Terimakasih. " Jawab Irene Song yang memutuskan untuk memejamkan sepasang matanya sejenak untuk mengurangi rasa pusing yang mengganggunya itu.


" Irene, aku ingin bertanya kepada mu apakah kehidupan mu selama ini baik-baik saja setelah kita putus cinta? " Tanya Joshua Kim dengan tatapan matanya yang masih menyimpan rasa cinta terhadap Irene Song.


" Ya, aku baik-baik saja. Aku bahkan sudah menikah dengan seorang pria baik-baik juga dan sekarang ini aku rasa aku telah mengandung buah hati aku dan suamiku. " Jawab Irene Song dengan tangannya mengelus -elus perutnya yang masih rata namun agak keras sedikit di bagian bawah perutnya


" Tak mungkin! Irene, kamu tak mungkin bisa melupakan aku dengan secepat itu???! Aku tahu kamu pasti berbohong kepada ku 'kan? Untuk aku sakit hati kepada mu! Ya, 'kan??? " Joshua Kim sama sekali tidak pernah mau percaya dengan kata-kata yang barusan di lontarkan oleh Irene Song kepadanya.


Irene Song membuka sepasang matanya untuk menjawab Joshua Kim dengan senyuman tegas dan berani menghadapi mantan pacarnya yang berusaha untuk memintanya kembali menjadi pacarnya lagi usai mantannya itu bercerai dengan istrinya.


"K... Kauu..! Kau benaran telah menikah dengan seorang pria lain??? " Tanya Joshua Kim dengan nada gusar sekali kepada Irene Song.


"Iya." Jawab Irene Song yang berdiri dari bangku taman, lalu meninggalkan Joshua Kim di taman.


Sepulangnya Irene Song di rumahnya. Ia pergi ke kamar mandi untuk melakukan testpack agar Ia bisa mengetahui apakah ia telah hamil atau tidak hamil dengan akurat?, Dan Ia tersenyum bahagia setelah melihat hasil testpack nya adalah dia positif hamil.


" Irene, kau ada dimana? " Terdengar suara dari luar kamar mandi atau lebih tepatnya di ruang keluarganya. Ia segera keluar dari kamar mandi dan memperlihatkan hasil testpack nya kepada Edgar Purnomo suaminya yang baru saja pulang kerja.

__ADS_1


" Apaa? " Tanya Edgar kaget melihat benda pipih di tangan istrinya itu.


" Aku hamil, suamiku. Setelah hampir dua tahun kita menunggu kehadiran buah hati kita ini, pada akhirnya kita bisa mendapatkannya juga dan kini buktinya aku hamil. " Jawab Irene Song dengan airmata kebahagiaan kepada Edgar yang masih kepikiran dengan Amelia Dansen yang juga kini telah hamil anaknya juga.


" Ya, Irene. Aku pun sangat bahagia..!" Kata Edgar yang menggenggam tangan Irene Song dengan cinta lalu Ia memeluk istrinya dengan kasih sayang.


" Sama-sama suamiku, Aku juga sangat bahagia. " Kata Irene Song tersenyum bahagia di pelukan suaminya yang telah membuatnya jatuh cinta dengan berjalannya waktu mereka hidup di dalam pernikahan.


******


Jakarta, Indonesia.


Ray menatap Chiko Gilberto Xu kakaknya yang mendatanginya di kantornya dan menanyakan soal berkas kepemilikan tanah dan saham di kota Malang dengan nada ingin tahu sekali.


"Kenapa kamu tiba-tiba ingin tahu mengenai urusan yang menurutmu dahulu tak penting? " Tanya Ray mengangkat tatapan matanya dari layar laptop kerjanya kepada Chiko.


" Karena aku saat ini sedang memerlukannya untuk membayar utang ku terhadap rentenir dan batas waktunya adalah minggu depan. Jadi, Ray please kamu berikan dua hal itu kepada aku, ya? " Jawab Chiko Gilberto Xu dengan memohon kepada Ray.


" Tak bisa! karena dua hal itu tak bisa di ganggu gugat untuk urusan yang merugikan perusahaan ku dan tentunya seluruh karyawan ku di setiap usaha ku lebih membutuhkannya daripada kamu yang selalu membuang-buang uang untuk kamu bisa menutupi kebusukan mu di belakang istri mu sendiri. " Kata Ray yang mengejutkan Chiko Gilberto Xu dengan pernyataannya itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2