Stay For Love

Stay For Love
Episode 124.


__ADS_3

Benny terpana melihat benda pipih yang di sodorkan oleh Larasati kepadanya, Ia tak tahu harus berbuat apa namun di dasar hatinya yang terdalam, dirinya sangat bahagia karena Ia akan menjadi seorang ayah.


" Kau bilang kamu hamil, Laras? " Tanya Benny nyaris tak percaya dengan keajaiban yang telah datang kepada dirinya dan istrinya.


"Iya, Kak Ben. Aku hamil lihatlah hasil testpack ku ini garis nya ada dua. " Jawab Larasati yang merangkul nya dengan airmata kebahagiaan.


"Laras, untuk kita bisa merasa yakin lagi untuk kehamilan mu ini, sebaiknya kita segera pergi ke rumah sakit untuk mengetahui kehamilan mu dengan pasti. " Kata Benny membelai rambut panjang dan indah Larasati yang aroma buah jeruk Jeju.


" Iya, Kak. Aku akan segera bersiap untuk kita pergi ke rumah sakit sekarang juga. " Jawab Larasati melepaskan pelukannya lalu masuk ke kamar untuk mengambil jaket , helm dan juga tas bepergian nya.


Benny menggandeng tangan Larasati menuruni tangga menuju ke parkiran motor rusun Mawar dan membantu Larasati naik ke motornya lalu Ia mengendarai motornya keluar dari rusun Mawar.


Lukas di sepanjang jalan menuju ke daerah kota Tangerang selalu membayangkan kebahagiaan yang akan datang kepadanya karena keluarga Lisa menerima lamarannya untuk meminang Lisa sebagai istrinya pada bulan depan.


" Aku sungguh bahagia sekali sampai Aku tak pernah bisa sabar untuk hari bahagia ku nanti di hari ulang tahun Lisa ke dua puluh empat tahun yang sekaligus menjadi hari pernikahan kami berdua. " Kata Lukas pada dirinya sendiri di sepanjang perjalanan pulangnya ke rumahnya di daerah kota Tangerang dengan mengendarai mobil sedan klasik bekas milik Papa Doni Wildan dahulu.


Dokter spesialis kandungan yang di kunjungi oleh Benny Wildan yang mengajak istrinya untuk konsultasi kesehatan fisik dari Istrinya itu telah menyatakan bahwa Larasati benar-benar sudah hamil dengan usia kandungannya adalah tiga minggu.


" Selamat pak, istri anda sekarang ini sedang hamil muda dengan usia kandungannya adalah tiga minggu, tolong di jaga kesehatan fisik dan mental nya dengan memberikan kasih sayang dan cinta serta perhatian ekstra untuk calon bayi anda dan istri anda. " Kata dokter spesialis kandungan rumah sakit daerah kota Jakarta Barat.


" Iya, dok. Pasti akan saya lakukan untuk Saya bisa menjaga kesehatan isteri saya dan calon bayi kami di rahim nya. " Kata Benny dengan nada bahagia.

__ADS_1


"Dan, untuk Ibu Larasati ini adalah vitamin dan minumlah susu hamil untuk nutrisi dan gizi calon bayi anda serta jangan lupa untuk menjaga pola makan sehat dan istirahat anda di rumah di masa -masa kehamilan muda anda. " Kata Dokter spesialis kandungan yang menganjurkan untuk kesehatan kehamilan Larasati.


" Iya, Dok. Terimakasih banyak atas saran Anda. " Kata Larasati dengan senyuman lebarnya pada dokter spesialis kandungannya.


Benny membelikan susu hamil merek Prenagen rasa strawberry untuk Larasati di apotik di dalam rumah sakit sebelum mereka pulang ke rumah rusun Mawar.


" Benny.. " Panggil Lisa dari tangga menuju ke unit rusun nya dengan senyuman khas Lisa.


" Ya, ada apa Lisa? Kamu sudah pulang ke rumah mu rupanya. " Kata Benny dengan nada biasa saja menyambut sapaan Lisa kepadanya.


" Iya, Aku sudah pulang ke rumahku, oh Aku mau kasih tahu kamu kalau Aku sudah mempunyai tunangan dan pekerjaan tetap di daerah kota Tangerang. " Jawab Lisa yang menatap Larasati dengan tatapan bersahabat.


" Oh, baguslah. Ohya, kenalkan ini istri ku dan namanya adalah Larasati. " Kata Benny yang memperkenalkan Larasati sebagai istrinya kepada Lisa.


" Halo, namaku Lisa tetangganya Benny di rusun Mawar. " Sapa Lisa tersenyum ramah kepada Larasati seraya menyambut kehangatan yang di berikan Larasati dengan bersalaman dengan Larasati.


" Baiklah, Lis. Aku mau beres-beres dulu ya sebelum tidur. " Kata Larasati yang pamit untuk masuk ke rumahnya lebih dahulu daripada Benny kepada Lisa.


" Istri mu sangat cantik dan feminim ya, Ben. Gak seperti Aku yang biasa -biasa saja dan tomboy sehingga kamu sama sekali tidak pernah tertarik kepadaku. " Kata Lisa dengan nada getir kepada Benny.


" Siapa bilang Aku tidak pernah tertarik dengan mu? Hanya saja itu dulu sebelum kamu pergi dari rusun Mawar dan pulang -pulang membawa pria ke rumah orang tua mu sebagai pacar mu dan tunanganmu yang tak lain adalah sepupuku sendiri, Lukas Wildan. " Kata Benny dengan nada pahit kepada Lisa.

__ADS_1


" Aku memilih Lukas Wildan karena kamu sudah menikah dengan Larasati yang Aku dengar dari orangtua ku sendiri. " Kata Lisa dengan airmata kesedihan di kedua bola matanya kepada Benny.


" Iya, kita tak di takdirkan untuk bersama. Maka ku minta kamu berbahagialah untuk pilihan mu sangat tepat untuk masa depan mu yaitu Kakak Lukas Wildan yang sangat dewasa, pengertian dan tanggung jawab terhadap pasangannya sejak dahulu Aku amati perilaku dan watak baik dari Kakak Lukas Wildan ku itu." Kata Benny nada tenang kepada Lisa yang mengulurkan tangan untuk menyentuh wajahnya dengan cinta yang dalam.


" Aku mencintaimu, Benny. Aku pasti akan buat kakak mu bahagia menikah dengan ku. Kamu pun Aku minta bahagialah bersama dengan istri mu yang sedang mengandung calon buah hati kalian. " Kata Lisa yang mendekati Benny dan mencium bibir Benny dengan kelembutan.


" Jangan..! Kau jangan pernah mencium ku seperti ini. " Kata Benny yang merasakan getir dan pahitnya mencintai seseorang tapi tak pernah bisa memilikinya.


" Aku hanya ingin menyerahkan ciuman hangat ku untuk mu seorang Benny. " Kata Lisa yang malah menciumnya dengan nafsu yang tak bisa di bendung.


" Lisa..! Tolong kamu hentikan ! " Bentak Benny yang menjauhkan dirinya dari Lisa tapi Benny tak sadar bahwa dirinya berdiri di atas tangga lalu Ia tergelincir jatuh dari tangga bersama dengan Lisa yang di peluknya erat.


" Tidakk...! Benny..! " Pekik Lisa yang melihat darah mengalir dari tempurung kepala Benny di bawah tubuhnya.


" Iya, Tuhan.. Kak Bennyyy..! " Jerit Larasati yang cepat menuruni tangga untuk melihat keadaan Benny yang bersimbah darah.


" Cepat! Kita harus membawa Benny ke rumah sakit..! " Kata sejumlah warga rusun Mawar yang segera berdatangan ke bawah tangga untuk mereka bisa menolong Benny Wildan.


Benny di rawat di rumah sakit terdekat untuk Ia mendapatkan pertolongan pertama untuk obati kepalanya yang bocor itu namun Benny tidak bisa di selamatkan oleh tim dokter setempat yang menyatakan bahwa Benny telah meninggal dunia di dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.


" Tidakk..! Kakak Benny..! Bangun..! Bangunlah untuk kuuuu dan calon buah hati kita di perutku. " Kata Larasati yang mengguncang-guncang tubuh kaku Benny di ranjang pasien dalam ruang gawat darurat di rumah sakit.

__ADS_1


" Benny.. Kenapa kau meninggal dunia begitu cepat? ! " Ucap Lisa yang menangis sedih sekali mengetahui bahwa Benny telah meninggal dunia karena menyelamatkannya dari tangga rusun Mawar.


Bersambung!


__ADS_2