
Saat ini usia kandungan Nayla sudah menginjak 35 weeks. Orion dan Nayla masih tinggal di kediaman Wijaya. Dan pak Hendra masih sering mengerjai Orion apalagi saat body language Orion menginginkan Nayla. Ada saja hal-hal yang membuat Orion mau tidak mau mengikuti permintaan Hendra di malam hari. Mulai bermain catur bersama atau menonton bola tengah malam. Seperti malam ini.
Orion yang baru selesai membersihkan diri tak mendapati Nayla di kamar. “Kemana Nayla?” Ucap monolog Orion. Orion pun keluar dari kamar tempat yang ia tuju adalah meja makan. Beberapa hari ini Nayla selalu lapar di malam hari padahal beberapa jam lalu baru makan malam. Jam menunjukkan 10 malam. Nayla terkadang ingin memakan sesuatu yang ia buat sendiri atau dengan dibuatkan oleh maid di kediaman Wijaya. Namun malam ini Nayla mnginginkan salad buah buatannya sendiri. Nayla sudah selesai membuat salad dan baru saja menikmati salad buatannya 10 menit lalu.
Namun tangan besar berotot Orion memeluk Nayla dari belakang. “Makan apa sayang?” Orion menurunkan tubuhnya memeluk perut besar Nayla dari belakang dengan kepada di bahu Nayla.
“Salad mas. Mau?” Nayla menyendokkan dan mengarahkan ke mulut Orion
“Nggak sayang. Mas ingin kamu.” Nayla memutar bola malasnya. Nayla memang ingin melahirkan secara normal namun tidak dengan intensitas waktu yang sering dan hampir tiap hari. Walau mereka melakukannya dengan posisi Nayla yang miring namun Nayla selalu merasa kelelahan dengan energi Orion yang tidak ada habisnya. Walaupun hanya satu ronte tapi saat Orion menggempur selalu dengan tenaga ekstra yang membuat Nayla kelelahan.
“Aku ngantuk mas.” Panggilan Nayla ke Orion berubah atad permintaan Nayla. Nayla ingin memanggil Orion dengan sebutan mas saat berdua saja atau sebelum kehadiran dua buah hatinya. Dan sebutan Orion kepada Nayla hanya kata sayang.
“Sebentar saja sayang. Mas tak tahan.” Orion sudah duduk di samping Nayla dan Nayla yang tidak tega dengan mata sayu terbalut gairah Orion tidak tega.
“Baiklah, gendong mas.”, Nayla sangat merasa mengantuk setelah menghabiskan setengah mangkuk besar salad buahnya. Dia merasa tak kuasa jika harus berjalan. Orion pun menuruti keinginan Nayla, baru saja tangan Orion akan menggendong ala bridal style. Terdengar suara bariton sang mertua.
“Rion temani ayah menonton bola,” Orion menghembuskan nafas berat saat sudah menahan hasratnya kepada Nayla. Nayla menahan senyum karena sang ayah datang di waktu yang tepat. Orion mengiyakan keinginan sang mertua, dia tidak bisa menolaknya karena dia tahu sang ayah sedang menguji kesabarannya.
“Sayang kamu menertawakan mas? Kali ini kamu lolos sayang,” bisik Orion ditelinga Nayla.
“Setidaknya malam ini aku lolos,” batin Nayla bisa bennafas lega
Orion dan Hendra menonton siaran bola hingga sangat larut malam. Saat Orion memasuki kamar Nayla sudah terlelap dengan wajah yang semakin memancarkan aura kecantikan alaminya tanpa riasan apapun. Orion selalu terpesona saat Nayla tidur dengan damai dan tenang apalagi melihat wajah baby face istri tercintanya semakin chabby dengan bibir seksi yang selalu membuatnya candu.
“Mas sangat bersyukur memilikimu sayang.” Orion mengecup kening, hidung, pipi dan terakhir bibir Nayla. Orion pun merengkuh tubuh Nayla dalam pelukannya meski terhalang perut besar Nayla.
__ADS_1
Pagi harinya Nayla membangunkan Orion karena menagih janji Orion kepadanya.
“Mas sayang..., bangun mas sudah siang. Mas janji loh hari ini foto maternity.” Nayla mengelus lengan Orion namun tidak ada tanda-tanda Orion akan bangun. Dengan jahil Nayla mengelus-elus rahang tegas milik Orion yang masih menjadi salah satu bagian tersensitif Orion semenjak kehamilan Nayla.
Orion melenguh, dan membuka matanya langsung menarik Nayla sehingga tidur di sampingnya. “Sayang kamu membangunkan singa yang lapar,” Orion mendekatkan wajahnya ke wajah Nayla hingga hembusan napasnya terasa dikulit halus Nayla. Memulai aksinya yang tertunda semalam. Nayla yang selalu terbuai pun akhirnya menikmati pagi hari mereka dengan kehangatan di ranjang karena ulah Orion.
Mereka yang kelelahan setelah pergulatan tertidur kembali dan terbangun saat makan siang.
Seperti janji Orion terdahulu dia ingin melakukan sesi maternity kedua saat pertama di Swiss dan sekarang di Indonesia.
Orion dan Nayla bersiap ke tempat pemotretan maternity. Tema yang diambil untuk maternity kedua masih bertemakan alam. Gaun-gaun Nahla dan jas Orion sudah disiapkan sebelumnya jauh-jauh hari. Dan sudah ada di lokasi pemotretan
“Mas kita berfoto sepeti ini ya?” Nayla memperlihatkan foto-foto inspirasi maternity dari p**t***t.
“Iya sayang mas ikut maunya kamu. Selama kamu senang dan nggak akan kelelahan dengan mengonta – ganti gaun.”
“Untuk ibu anak-anakku apapun mas berikan.” Orion tersenyum mengecup lama kening Nayla dan turun ke perut besar Nayla
“Anak-anak ayah mari kita bersenang-senang ya membuat foto kenangan saat kalian berada di perut ibu.”
“Iya ayaah lets go,” Ucap Nayla menirukan suara anak kecil
Merekapun berangkat menuju lokasi photoshoot. Dirga yang mengendarai mobil. Membutuhkan waktu satu jam untuk ke tempat lokasi tersebut selama diperjalanan Orion bermanja kepada Nayla.
“Sayang nanti jika mereka lahir, kamu mau mas sewa baby sitter berapa untuk membantu mengurus baby twins kita?” Orion merengkuh tubuh Nayla dalam pelukan dengan tangan melingkar ke perut Nayla dengan kepala bersandar di bahu Nayla dan berulang kali mengecup pipi Chabby Nayla. Sedangkan Nayla bersandar di dada bidang Orion.
__ADS_1
“Nggak usah mas, aku mau kedua anakku aku urus secara langsung. Aku nggak mau mereka menjadi nempel pada pengasuhnya karena diurus mereka.”
“Tapi mas nggak mau kamu kelelahan sayang. Setelah mereka lahir mas masih ingin kamu mengandung anak mas kembali.”
“Apa tidak menunggu kedua baby kita berumur satu atau dua tahun dahulu mas?”
“Jika sudah rezekinya mengapa menolak sayang. Mas nggak mau kamu mengkonsumsi pil kontrasepsi. Jika dalam waktu dekat setalh kelahiran baby twins kita kamu mengandung lagi mas sangat bersyukur. Untuk itu mas akan menyediakan baby sitter untuk membantu mengurus mereka.”
“Mas sayang kali ini saja aku mohon mas mengabulakan permintaanku. Aku mohon kita menunda dahulu minimal sampai kedua baby twins kita satu tahun. Dan soal baby sitter aku izinkan mas menyediakannya. Tapi aku tak mengizinkan mereka menyentuh mengurusi kedua baby twins kita. Keberadaan mereka hanya untuk membantu menyiapkan kebutuhan baby twins atau aku titipkan saat ingin ke kamar mandi atau membersihkan diri.”
“Baiklah sayang, jika kamu mau kita menunda dahulu tapi hanya sampai kedua baby twins berumur satu tahun ya?”
“Iya masku sayang hanya satu tahun.”
“Untuk baby sitter mengapa kamu tidak mengizinkan mereka sedikit saja menyentuh dan mengurus anak kita sayang?”
“Aku belajar dari psikologi parenting mas. Anak yang baru lahir hingga usia aktif mereka diurusi ibunya dan dengan ada campur tangan sang ayah, tumbuh kembang mereka akan sangat baik dan cukup mendapatkan kasih sayang. Ikatan batin anak dan orang tuapun akan semakin kuat. Mereka juga akan tumbuh menjadi anak yang bahagia dan penyayang. Aku mau mereka merasakan kasih sayang kita semenjak mereka terlahir di dunia tanpa campur tangan pihak luar kecuali keluarga kita misalnya ibu kita. Mereka berhak karena mereka nenek kedua bayi kita.”
“Mas sangat beruntung memiliku sayang. Kamu selalu ingin memberikan kasih sayang terbaik untuk keluarga kita. Terimakasih sayang mau merasakan ketidaknyamanan mengandung anak-anak mas dan kamu mempersiapkan diri untuk menjadi ibu terbaik untuk anak-anak kita. Mas sangat mecintaimu sayang.” Orion mengeratkan pelukan mencium pipi Nayla dari samping.
“Aku yang beruntung memiliki mas yang selalu memberikan yang terbaik untuk kami dan mas selalu siap siaga selama aku hamil sampai saat ini. Aku juga mencintaimu mas.” Nayla mengubah posisi berhadapan dengan Orion dan mencium Orion kedua kalinya atas insisiatif sendiri. Orion yang terkejut tidak siap mendapatkan ciuman dadakan Nayla
“Istri mas mulai berani.” Orion tersenyum manis kepada Nayla. Dia pun menahan tengkuk Nayla yang akan memundurkan kepalanya mencium, mengecap, dan ******* bibir seksi Nayla
Aduh aduuh maafkan miss yaa ga up mau lebaran dirumah hectic banget nih 🤭
__ADS_1
Miss up segini dulu ya kalau rame LIKE, VOTE, KOMEN dan give miss 🌹 miss double bahkan tripe Up lah 🥰
Ayo misstizenku zheyeng kasih LIKE, VOTE, KOMEN dan give miss 🌹🤭