
Hari-hari Orion dan Nayla sudah tak sama sebelum kehadiran kedua baby teins mereka. Nayla yang yak ingin dibantu mengurusi kedua buah hati ditambah kewajibannya mengurus Orion sang suami. Menikmati peran barunya. MengASIhi dan merawat keluarga kecil mereka.
Walau lelah terasa karena jam tidur yang terbalik. Saat orang lain beristirahat malam Nayla dan Orion siap siaga terjaga dan menemani kedua buah hatinya. Dan saat pukul enam pagi kedua baby twins baru terlelap.
Dengan perubahan jam tidur, Nayla dan Orion yang memiliki kewajiban masing-masing hanya bisa beristirahat satu jam hingga pukul tujuh pagi. Nayla yang melaksanakan kewajiban sebagai istri mempersiapkan kebutuhan Orion dan memasak. Orion yang harus memulai pekerjaannya lagi setelah kurang lebih dua bulan meninggalkan perusahaan saat menemani masa-masa hamil tua Nayla dan saat Nayla tak sadarkan diri mau tidak mau harus bekerja demi menafkahi keluarga kecilnya. Menjamin masa depan anak-anaknya dengan baik.
“Selamat pagi sayang,” Orion mengecup sekilas bibir Nayla yang sedang menghidangkan masakannya di meja makan.
“Pagi mas,”
“Sayang sebaiknya biar maid saja yang memasak. Kamu tidak cukup beristirahat setelah hampir tiap hari begadang. Tidak baik untuk kesehatanmu.”
“Enggak mas aku masih mampu melakukannya. Aku mau mas hanya memakan masakanku. Untuk istirahat setelah membersihkan diri aku akan tertidur hingga kedua baby kita bangun.”
“Baiklah tapi jangan memaksakan diri.”
“Iya mas, jika aku merasa tidak mampu pasti aku meminta bantun Elia dan baby sitter twins.”
“Baiklah, jika kamu masih mampu. Sayang apakah ada efek dari pemasangan ayudi di tubuhmu?”
“Sampai sejauh ini nggak ada mas.”
__ADS_1
“Kemarilah,” Orion menyuruh Nayla yang sedang merapikan hidangan duduk di sebelahnya.
“Apa boleh mas menginginkanmu malam ini?” Bisik Orion di telinga Nayla yang sudah berada di sampingnya
Nayla mengangguk, walau sebelum melahirkan mereka sering melakukannya tapi Nayla masih malu saat Orion membahas hubungan intim mereka. Rona merah terlihat jelas di pipi Nayla yang masih terlihat chubby.
**
Hari ini enam bulan sudah usia kedua anak Nayla Orion. Nayla pun mulai memberikan MPASI dengan menu – menu beGam yang Nayla pelajari dari internet ataupun buku khusus MPASI. Bagaimana tekstur makanan pertama kali yang bisa dikonsumsi kedua anaknya, bahan dan bumbu apa saja yang dibutukan untuk membuat MPASI.
Nayla beryukur akan kehadiran kedua buah hatinya dan Orion. Dulu ia tak pernah sekaipun mengurusi apapun berbau rumah tangga. Karena semua sudah di handle oleh maid di kediaman Wijaya. Walau Nayla sering ingin memasak tapi Hendra selalu melarangnya. Tapi kini saat berumah tangga dengan Orion Nayla merasa menjadi sesosok wanita baru dengan peran luar biasa menyenangkan.
Dan satu hal yang bisa Nayla ambil pelajaran walau telah hadir kedua buah hati di tengah-tengah keluarganya, prioritas utama Nayla harus lah sang suami Orion. Bagaimanapun Orion adalah imam, suami dan ayah dari kedua anaknya. Tak akan pernah ada kedua buah hatinya jika tak ada Orion. Untuk itu Nayla menjadi sedikit melonggarkan urusan kedua buah hatinya. Awalnya semua urusan kedua buah hati Nayla, benar-benar Nayla yang mengurusnya. Namun saat Orion merajuk karena oerhatiannya berkurang Nayla mulai menyerahkan sedikit tugasnya yang ringan namun membutuhkan waktu kepada baby sitter. Seperti menyiapkan kebutuhan baby twins saat akan dan setelah mandi, menjaga baby twins di storeller saat Nayla menyambut dan menyiapkan kebutuhan Orion saat akan pergi dan pulang bekerja.
Nayla tetap tidak membiarkan kedua baby sitter mengambil alih tugas utama Nayla, membuat MPASI, memandikan yang mengharuskan skin to skin, memakaikan pakaian, dan menyuapi. Karena sentuhan siapapun saat mengurusi anak dari waktu ke waktu membuat anak tersebut menjadi lebih dekat. Untuk itu Nayla tidak ingin kedua buah hatinya lebih dekat kepada pengasuhnya dibanding kepada ibunya sendiri.
“Mas mau mandi atau makan malam dahulua.”
“Mas mau makan kamu, sayang.”
“Ya allah, mas.” Nayla memutar bolah malasnya pasti saja kalau Nayla menawarkan makan Orion selaku menggoda untuk menyentuhnya, walau Nayla terkesan menolak namun setelah Orion menggunakan jurus sentuhan lembut nan sensualnya Nayla selalu terbuai. Seperti saat ini. Orion langsung menyerang Nayla me*nciu*m m*elu*mat meng*his*ap bibir Nayla yang semakin seksi dan tebal karena ulah Orion.
__ADS_1
Pergulatan sebelum makan malam pun terjadi. Dan semenjak Nayla menggunakan ayudi Orion selaku mengekuarkannya di luar, meski sebenarnya Orion dan Nayla tersiksa. Tapi rasa takut Orion lebih besar dibandingkan memuaskan hasratnya. Dia lebih takut kehilangan Nayla karena mengandung kembali anaknya. Orion meyakini sebaik atau secanggih apapun bentuk kontrasepsi pencegah kehamilan buatan manusia ada satu hal yang tidak bisa dipungkiri oleh manusia yaitu takdir Allah. Walau telah berusaha mencegah kehamilan, tapi jika takdir Sang Pencipta meniupkan satu nyawa kembali ke rahim wanita tak ada satupun orang yang bisa menolak anugerahNya. Untuk itu Orion selalu membuang cairan benihnya di luar.
Dan tersiksanya Nayla harus menahan hasrat yang diran*gsan*g Orion tidak mendapatkan kehangatan cairan benih hangat Orion di rahimnya. Setelah bercinta mereka selalu berakhir dengan pemikiran masing-masing.
Dalam hati kecil Orion ia masih ingin melihat Nayla wanitanya mengandung beberapa anaknya lagi dari benih yang ingin dia semburkan. Namun ketakutan akan kehilangan Nayla menghempaskan keinginannya. Dan Nayla merasa frustrasi untuk meyakinkan Orion bahwa tidak akan terjadi apa-apa jika Nayla mengandung anaknya kembali. Namun setiap kali Nayla meyakinkan Orion akan berakhir dengan perdebatan dan kemarahan Orion yang mendiamkannya.
Seperti saat ini Orion mendiamkan Nayla. Dan Nayla yang sudah biasa tidak berusaha menormalkan kembali sikap Orion. Nayla egois kali ini. Ia merasa Orion juga tidak mengerti keinginannya. Pagi ini rumah terasa berhawa panas karena sang bidadari rumah sedang dalam mode marah kepada sang suami. Dan sang suami tidak peka akan itu. Mereka terbalut kemarahan masing-masing.
Tak seperti biasanya jika ada salah satu yang marah akan ada yang mengalah dan berakhir seperti biasa damai, aman dan adem.
Namun berbeda kali ini keduanya mempertahankan ego masing-masing. Memang kehidupan rumah tangga berbeda saat ketika berpacaran. Hal kecil saja bisa menjadi masalah apalagi hal besar. Tapi itulah ujian dua instan yang bersatu karena dua janji sakral di hadapan TuhanNya. Para petugas RabbNya jin dan asyaithon selalu mencari celah merusak dua janji sakral agar terpecah. Janji sakral itu diuji oleh berbagai cobaan dan ujian yang datang dari dalam diri maupun pasangan.
Untuk itu sebagai manusia kita jangan pernah berhenti berdo'a dan memohon perlindungan atas keutuhan rumah tangga kita dengan menetapkan hati atas keyakinan terhadap sang Ilahi Rabbi. Karena sebaik-baiknya perlindungan hanya perlindungan sang Pencipta lah yang mampu melindungi keutuhan rumah tangga kita. Sebesar apapun harta dan tahta yang kita miliki tidak akan memiliki daya dan upaya jika Tuhan mengambilnya dari kita. Semua hanya titipan uang kapan saja bisa musnah. Lihatlah contoh saat banjir bandang menerjang harta yang selama kini kita kumpulkan beserta asetnya, jika takdirnya telah terjadi hilang terbawa arus. Bukankah hal itu sudah menjadi bukti nyata bahwa harta kita hanya sebuah titipan yang tidak bisa dibanghakan jika tidak bermanfaat?? Memiliki tidak semudah mempertahankan, maka tugas manusia setiap detiknya adalah belajar setinggi apapun pendidikan dan derajat duniamu. Karena ada kekuatan yang tidak bisa engkau kalahkan yaitu kekuatan Sang Pemilik Kehidupan, Tuhanmu, Allah.
Miss double up lagi 🤭🙏🏻
Maafkan miss diakhir menyisipkan sedikit petuah dari sang tetua yang telah berumah tangga untuk miss semoga bermanfaat dan reminder atau sebagai pengingat untuk kita yang akan berumah tangga ataupun sudah
Jangan lupa LIKE, VOTE, Hadiah 🌹 dan ramaikan komennya. Miss akan up cepet lagi selagi libur Hari lebaran nih
Tapi dengan syarat KENCENGIN LIKE, VOTE, Hadiah 🌹 dan ramaikan komennya 🤭
__ADS_1