Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
25. Keluarga Kecil Bahagia


__ADS_3

Saat Orion, Nayla dan Arga telah bersiap untuk pergi.


"Asslamu'alaikum..."


"Walaikumsalam." Nayla, Orion dan Arga menjawab salam ibu dan ayah Orion yang baru saja datang dari bandara.


"Mau pada kemana ini, sudah pada siap?" Pak Heryawan, ayah Orion bertanya kepada Nayla dan Orion


"Mau ke dufan Opa."Arga menjawab pertanyaan pa Jeryawan dengan menyalaminya. Diikuti Nayla dan Orion yang menyalami Pak Heryawan, dan ibu Riani, ibu Orion. Nayla dengan inisiatif sendiri berlalu ke dapur membuatkan mertuanya minuman.


Pak Heryawan yang baru saja datang dari Kalimantan langsung menggendong Arga dan bermain dengannya. Ibu Riani mengobrol dengan Orion.


"Rion, bukannya kamu mau memberi kejutan rumah disini untuk Nayla, kenapa jadi ke Dufan?"


"Insya Allah setelah pulang dari Dufan, mah. Arga ingin main ke sana.


"Ya ampun nanti kalian kelelahan, apalagj Nayla. Bukannya kamu mau bikin junior di rumah baru kalian disini biar made in Jakarta." Ucap ibu Riani dengan terkekeh


"Insya Allah di sana Rion ga biarkan Nayla kelelahan, mah." Orion menjawab dengan tersenyum karena sudah terbiasa dengan godaan sang mamah


"Baguslah kalau gitu, apa hari ini masa suburnya?"


"Seingat Rion ga mah, malah mendekati jadwal waktu Nayla berhalangan."


"Ya sudah tidak masalah, ikhtiar dulu saja. Mama do'akan semoga ada malaikat kecil di tengah-tengah kalian dan Arga ada temannya."


"Aamiin..terimakasih, mah"


"Oh, ya nanti jika kamu sudah selesai dari Dufan biar mamah jemput Arga, kamu kabari mamah. Manfaatkan waktu kalian berdua, dari kemarin Arga nempelin Nayla saja."


"Ide bagus mah, Arga emang susah lepas dari Nayla. Mana bisa Rion dekat-dekat Nayla." Orion merespon ucapan sang ibu dengan senyum merekah


"Haha sudah mamah duga kamu setuju ide mamah, dasar bucin Nayla."


"Hahah," Orion hanya tertawa dengan ucapan sang ibu


"Sudah sampai mana proses kamu dengan Hanum?"


Belum sempat Orion menjawab Nayla sudah datang dengan membawakan minuman dan makanan ringan untuk semua orang yang ada di ruang keluarga. Ia menyajikannya di meja keluarga. Lalu duduk di sebelah Orion.


"Kalian mau pergi sekarang?" Tanya pa Heryawan kepada Orion dan Nayla


"Iya, pah. Ayo Arga," ajak Orion kepada Arga. Merekapun menyalami pa Heryawan dan ibu Riani secara bergantian


***


45 menit merekapun sampai di Dufan. Orion telah memerintahkan Dirga mendapatakan tiga tiket untuknya jadi Orion dan keluarga tinggal memasuki wahananya. Arga yang memang suka tantangan ia ingin menaiki wahana-wahana yang memacu adrenalin. Tapi usianya yang belum mencukupi. Nayla sebisa mungkin memberinya pengertian.

__ADS_1


"Bu, Aga ingin naik wahana itu." Tunjuk Arga ke wahana roller coaster besar untuk anak dewasa


"Ga bisa, sayang itu hanya untuk orang dewasa. Kamu naik roller coaster mini saja ya, ayo mas." Nayla memberi pengertian kepada Arga. Ia mengajak Orion dan Arga ke Wahana Ala-alap roller coaster mini yang dikhususkan untuk anak-anak.


Nayla dan Orion hanya memperhatikkan Arga dari luar wahana, wahana alap-alap cukup aman untuk seusianya, jadi ia tak perlu khawatir. Nayla dan Orion duduk di kursi yang tak jauh dari wahana.


"Mas, kamu mau ajak Nay dan Arga kemana?"


Orion hanya tersenyum.


"Ko malah senyum sih, bukannya menjawab."


"Nanti ga rahasia dong kalau mas bilang."


"Kebiasaan rahasia-rahasiaan."


"Eh kapan mas rahasia-rahasian dari kamu, dek?"


"Entahlah, mungkin ada yang emang ada yang mas rahasiakan dari adek."


Deg


Untuk kesekian kalinya Orion tertohok dengan ucapan Nayla yang merasa ada hal yang disembunyikan darinya. Meskipun memang kenyataannya ia menyembunyikan kebenaran hubungannya dengan Hanum.


"Loh ko ngomonya jadi kemana-mana sih, sayang? Mas mau ajak kamu ke tempat yang bisa membuat kamu nyaman" Orion mengelak mencoba mengalihkan pembicaraan


"Lumayan jauh, sayang. Hanya jaraknya tidak jauh dari kediaman papah dan mamah."


"Kenapa ga kesana dulu mas, baru kesini kalau tau gitu."


"Biar nanti kita istirahat disana, sayang. Jadi kita ajak Arga main dulu disini." Ucap Orion dengan mengenggam tangan dan mengelus punggung tangan Nayla.


"Yaudah gimana baiknya mas aja."


"Istri mas emang the best, selalu ngikutin maunya mas nih." Orion mencubit gemas hidung mancung mungil Nayla dengan senyum yang menambah ketampanannya


Ibu...ayah.., Panggil Arga yang sudah turun dari wahana


Mereka melanjutkan ke wahana lainnya khusus anak-anak seperti istana boneka, wahana treasureland, turangga-rangga. Selama mereka berjalan beriringan dengan saling menggenggam, mereka menjadi ousat perhatian dan pembicaraan orang-orang yang melihatnya.


"Ya Lord keluarga bahagia ya, ibu cantik, ayah tampan dan anak tampan gembul." Ucap salah satu pengunjung


"Pantesan anaknya bule, bapaknya aja blasteran ganteng gitu."


"Ya ampun beruntung banget ya tuh istrinya dapet suami blasteran, anaknya ganteng macam bule."


"Istrinya orang kita ya? Untung cantik manis lagi cocok lah sama blasteran. Liat tuh anaknya aja jadi blasteran." Tanya pengunjung lain ke temannya

__ADS_1


"Ibu cantik, bapak tampan hasilnya bibit unggul tuh." Ujar pengunjung lainnya


Banyak lagi pujian-pujian dari pengunjung lainnya yang melihat kebersamaan keluarga kecil bahagia Orion dan Nayla


Setelah bermain di sebagian wahana yang ada Arga meminta makan karena lapar.


"Ayah, ibu Aga lapar."


"Yasudah ayo kita makan ya, mau makan apa sayang?"


"Mau sushi t*i, yah."


"Ayo, sayang." Orion mengenggam tangan Nayla do sebelah kanan dan Arg sebelah kiri


Mereka makan di salah satu restoran sushi yang terkenal karena rasanya yang tak dipungkiri kenikmatannya.


Setelah mereka makan, mereka melanjutkan ke wahana yang diinginkan oleh Arga yaitu wahana ubanga-ubanga, gajah bledug dan terakhir wahana rumah jahil.


Setelah kelelahan Arga meminta di gendong oleh Orion dan tak berselang lama saat mereka berjalan menuju parkiran Arga sudah tertidur di pangkuan Orion. Jam sudah menunjukkan pukul 16.00.


Orion menurunkan Arga secara perlahan ke kursi duduk belakang, dan menidurkannya. Nayla sudah duduk di sebelah kursi kemudi Orion. Tak lama Orion pun duduk di kursi belakang kemudi. Lalu Orion menjalankan mobilnya.


"Mas ko berhenti disini?" Nayla heran karena Orion berhenti di depan a**a*a"t


"Nunggu mamah dan papah dulu, sayang."


"Mamah papah mau ke sini?"


"Iya, mau jemput Arga."


"Loh ko Arga dijemput? Bukannya mas mau ajak Nay dan Arga ke suatu tempat?"


"Mamah yang minta, sayang. Di rumah sepi katanya. Lusa mamah papah sudah kembali ke Jerman. Nantikan Arga ikut kita ke Bandung."


"Beneran mas?? Arga ikut kita?" Nayla bertanya memastikkan ucapan Orion dengan ekpresi bahagianya, karena sudah sejak awal pernikahan ia menginginkan Arga tinggal bersamanya.


"Iya, sayang." Orion mengelus lembut pipi kanan Nayla dengan sayang dengan senyum hangatnya


Next bab????


Siap-siaap hal yang dinantikan Orion nih


Jujur miss sendiri deg degan ngetik bagian malem pertama nih. Takut kena peringatan lagi wkwkwkw 😅 Padahalkan belum berpengalaman yaa...


Cuman tau dari cerita author laeen, miss masih polos ko seperti kertas wkwkwkw tapi boong 😂


Kasih miss LIKE, VOTE dan saran di komennya dong nih. Miss awam banget di dunia per novelan biar miss makim semangaat buat crazy up 🤭

__ADS_1


__ADS_2