Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
82. Kemarahan Keluarga Wijaya


__ADS_3

Setelah satu bulan berlalu dari penerimaan paket. Dokumen dalam kiriman belum juga di buka. Suruhan Rio pun tidak bisa memasuki kamar Adrian karena ternyata untuk masuk kamar Adrian membutuhkan kornea mata Adrian sebagai kata sandi untuk masuk ke kamarnya. Kamar Adrian sangat dijaga kerahasiannya di sana ada ruangan teesembunyi penyimpanan dokumen penting perusahaan milik pa Herdian ayahnya dan dokumen-dokumen penting lain milik keluarganya.


Hari ini Adrian berkunjung ke kediaman Wijaya bersama istri dan anaknya. Rencananya mereka akan menginap, karena hari ini jumat dan esok weekend.


Saat Adrian dam keluarga kecilnya memasuki kamar milik Adrian.


“Sayang ini paket apa? Kenapa ada di kamarmu?” Tanya Aziza istri Adrian yang melihat paket besar di atas sofa kamar


“Oh iya aku lupa, itu sepertinya milik Rion. Sebulan lalu aku coba menghubungi Rion tapi nomornya tidak bisa dihubungi jadi aku tidak berani membuka paketnya. Sebentar aku coba hubungi Rion kembali.”


Adrian mencoba menghubungi kontak Orion namun hasilnya nihil. Orion memang sengaja tidak mengaktifkan dan mengganti nomor sementara agar tidak ada yang menghubungi dan menemukan keberadaannya dan Nayla.


“Bisa terhubung?”


“Masih nggak bisa, kenapa ga aktif terus ya sayang? Ini sudah satu bulan dari aku menerima paket itu “


“Tapi pah lihat ini ada catatan kecil dibawah UP cc untuk dilihat keluarga Wijaya.”


“Oh ya?? Mana sayang?”


Adrian pun melihat identitas nama penerima dan catatan kecil di identitas paket tersebut.


“Apa papah buka saja ya sayang?” Adrian bertanya pada Aziza


“Buka saja pah, mungkin ini penting karena ditujukan untuk dua pihak.”


“Ok papah buka.” Adrian pun membuka paket sebesar kardus mie instan, ketika dibuka paket berat oleh benda berat dibawahnya terdapat amplop coklat besar paling atas.


“Apa itu pah?”


“Sepertinya dokumen. Papah buka dahulu.” Ketika Adrian membuka dokumen tersebut dia cukup kaget dengan lembar pertama Bukti Pemalsuan Dokumen Perceraian Orion Hardiardjo dengan Hanum Miandra Dijaya. Rahang Adrian mengeras dengan sorot mata tajam menahan emosi. Saat lembar demi lembar ia buka, Adrian semakin terkejut dengan pernyataan bahwa Orion menalak Hanum yang sedang mengandung anaknya. Foto Hanum yang sedang mengandung besar di sisipkan di dokumen tersebut.


“Brengsek kamu Rion mempermainkan Nayla dan keluarga kami.”


“Dokumen apa yah? Tenanglah.” Ucap Aziza mengusap tangan kekar Adrian mencoba menenangkan emosi Adrian. Adrian memberikan dokumen itu ke tangan istrinya. Aziza membaca isi dokumen tersebut.


“Lalu pah apakah Nayla sudah mengetahui ini? Nayla sekarang di mana? Pasti dia tersiksa jika mengetahui ini dalam keadaan hamil besar.”


“Aku akan berikan ini terlebih dahulu kepada ayah, sepertinya Rion menyembunyikan keberadaan Nayla jika memang dari satu bulan lalu nomor dia tidak bisa dihubungi bertepatan dengan orang tanpa nama mengirim ini semua.”


“Segeralah katakan pada ayah agar ayah bisa bertindak. Mamah tidak tahu bagaimana hancurnya Nayla jika tahu ini.”

__ADS_1


Adrian pun pergi menuju ruang kerja Herdian untuk memberikan dokumen penting tersebut.


Tok...tok...tok


“Yah ini Adrian,” Ucap Adrian di balik pintu


“Masuklah, nak.” Jawab Herdian dari dalam ruangan. “Kapan kamu datang, nak?”


“Barusan pah. Pah ada yang ingin aku sampaikan.”


“Sampaikanlah sepertinya penting.”


“Ini dokumen dari paket satu bulan lalu yang datang kesini dengan penerima Orion namun di ada note kecil ditujukan untuk keluarga Wijaya. Rian baru membuka paketnya yah.”


“Dokumen mengenai apa Rian?” Herdian tidak menyentuh dokumen tersebut ia memastikkan dahulu kepada Adrian


“Bukalah yah” Herdian pun membuka amplop berisi dokumen tersebut. Herdian yang biasa cukup tenang dalam mengatasi apapun karena perjalanan hiduo yang dia alami. Membaca lembar demi lembar dokumen tersebut. Herdian sangat terkejut dengan dua kenyataan yang tidak bisa sama sekali ditoleransinya.


“Siapa yang mengirimkan dokumen ini? Di mana keberadaan Orion dan Nayla ssat ini? Apakah masih di negara x?”


“Pengirim tanpa nama yah. Rian belum tahu apakah Rion dan Nayla masih di negara x atau tidak. Saat pertama Rian terima paket dan hari ini nomor Rion tidak dapat dihubungi.


“Riyadh...,” Teriak Herdian dengan rahang mengeras menahan emosi kepada sang asisten yang berada di ruang dokumen ruangan kerja tersebut


“Cari tahu keberadaan Orion dan anakku Nayla. Satu jam sudah ada hasil.”


“Baik tuan.”


“Rian, persiapkan pengecara keluarga kita. Kita bawa kembali Nayla jika keberadaannya suda diketahui.”


“Tapi yah sepertinya Nayla tidak mengetahui ini.”


“Kita pastikkan dahulu keberadaan Nayla. Ayah tidak akan memaafkan kekurang ajaran Orion.”


Satu jam Riyadh mendapatkan hasil nihil.


“Tuan, tuan Orion dan nona Nayla sudah enam minggu tidak berada di huniannya di negara x. Di sana ada beberapa pengawasan berbeda, sepertinya mereka juga sedang mengawasi hunian tuan Orion.”


Brak


“Kurang ajar kamu Rion, kamu benar-benar mempermainkanku. Riyadh turunkan saham Orion di negara A dan B. Cabut demua kerja sama kita dengan perudahannya. Buat dia muncul mengatasi kekacauannya. Saat itu tiba bawa dia kehadapanku.”

__ADS_1


Pak Herdian memang pemilik perusahaan properti, pariwisata dan perhotelan yang terkenal bulan hanya di dalam negeri namun di luar negeri. Dengan cabang yang menyebar di berbagai kota seluruh Indonesia dan beberapa negara membuat kekuatan kekuasaan di bidangnya mumpuni. Herdian memang bekerja sama dengan perusahaan Orion untuk kebutuhan Teknologi dan IT nya. Tetapi jika Herdian mecabut kerja samanya. Beberapa perusahaan Orion akan goyah.


“Baik, tuan.”


“Rian jangan sampai ibumu mengetahuinya dahulu.”


“Baik, yah.”


**


Di kediaman Hanum dan Rio di negara L


"Tuan, tuan Wijaya telah mengetahui isi dokumen yang tuan berikan."


"Kerja Bagus, bagaimana keadaan di sana?"


"Tuan Wijaya sangat marah, dia memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan tuan Rion. Memancing tuan Rion untuk keluar dari persembunyiannya. Dia juga sudah mengetahui jika tuan Orion dan nyonya Nayla tidak berada di negara x."


"Terus laporkan apapun yang terjadi."


"Baby god job," ucap Hanum yang berada di sisi Rio. Indra asisten Rio telah keluar ruangan mereka


"Kita lakukan peran kita honey, bagaimana si kembar Ayanna dan Anthea."


"Besok peralatan pernafasan mereka akan dicabut dan aku sudah bisa mengAsihi mereka."


"Terimakasih honey, kamu mau mengAsihi mereka." Rio mecium lembut bibir Hanum


"Sudah kewajibanku merawat mereka honey, mereka masa depan kita."


"Jika aku masih menginginkan anak darimu apakah kamu keberatan honey?"


"Tentu saja tidak baby, aku mau mengandung anakmu kembali."


Merekapun bercinta di siang hari. Rio yang telah berpuasa selama satu bulan lebih memuaskan hasratnya pada Hanum. Rio tidak akan membiarkan siapapun memiliki Hanum dan berencana menghamilinya kembali. Ia sangat suka melihat Hanum yang seksi saat mengandung dengan perut besar.


Sudah masuk part Hanum Rio nih


banyak banyak istigfar ya mistizen🤭


jangan kesel sama miss

__ADS_1


Like, VOTE dong dan ramaikan komen demi miss CRAZY UP CIUS DEH ✌🏼😊


__ADS_2