Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
95. Nayla akan Kembali Orion Tak Berdaya


__ADS_3

Seperti janji Orion kepada pak Hendra ayah Nayla dia mencari Nayla dengan turun tangan sendiri. Berpindah dari negara A ke negara lain hampir satu minggu. Jika kalian bertanya bagaimana Orion mencari Nayla di setiap negara yang ia datangi. Padahal betapa luas setiap negara yang Orion datangi.


Dengan kekuasaan dan kecanggihan Teknologi dan IT yang Orion miliki, Orion mengecek semua CCTV yang tersedia diberbagai tempat di negara yang didatangi. Mengecek data identitas pedunduk atas izin khusus yang Orion miliki. Namun sudah ke lima negara Orion tidak menemukan titik terang keberadaan Nayla. Kesehatan Orion pun menurun karena kurangnya istirahat dan makan yanv tidak teratur. Orion tidak bernafsu setiap kali waktu makan datang. Orion hanya akan menyendokkan beberapa suap lalu mengakhiri makannya.


Hari ini tepat satu minggu Orion mencari Nayla kembali, kali ini Orion mengikuti saran Dirga mencari Nayla di negara random yaitu Belanda. Namun baru saja Orion memasuki kamar hotel termewah di sana yang sudah di booking Dirga, Orion terjatuh tak sadarkan diri.


Dirga yang masih berada di kamar Orion membantu mengangkat tubuh Orion ke ranjang king size di kamar suite tersebut.


Dirga membantu menyadarkan Orion yang terpingsan dengan parfum milik Orion yang berada di tasnya. Orion tersadar namun matanya sangat sayu dengan wajah pucat.


“Ga lanjutkan mencari Nayla, pergilah. Biar saya di sini.” Ucap Orion dengan lirih namun masih terdengar oleh Dirga


“Tidak bisa tuan, saya tidak bisa meninggalkan anda dalam keadaan seperti ini.” Untuk pertama kalinya Dirga menolak perintah Orion. Bagaimanapun Dirga tidak akan pernah meninggalkan sang tuan dalam keadaan tak berdaya sebagai bakti dan abdinya akan kebaiakan Orion. Orion merupakan seseorang yang sangat menyelamatkan hidup Dirga dalam keterpurukan keluarga yang brokenhome dan ditelantarkan kedua orang tuanya yang bercerai. Janji Dirga kepada dirinya sendiri apapun yang akan dihadapai dia dan Orion Dirga akan setia dan tidak akan pernah meninggalkan Orion sebagai tuannya, hingga waktu di dunia telah habis masanya.


“Please, Ga sa..,* belum juga Orion melanjutkan ucapannya Orion sudah tak sadarkan diri kembali. Dirga langsung menghubungi orang kepercayaannya di negara Belanda meminta bantuan membawa ambulans ke hotel yang dia tempati.


Tiga puluh menit Orion sudah berada di ruang rawat rumah sakit terbaik dengan fasilitas VVIP. Dokter yang menagani Orion mengambil sampel darah dalam tubuh Orion untuk melakukan beberapa tes. Dari diagnosa sementara Orion mengalami dehidrasi, kelelahan, dan stres. Untuk memastikkan tidak ada penyakit berbahaya dokter melakukan berbagai serangkaian pemeriksaan. Hal itu dilakukan atas perintah Dirga yang sangat mengkhawatirkan Orion seperti kakaknya.


Di ruang rawat Orion benar-benar tak berdaya dengan mata tertutup karena efek obat tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya. Waktu istirahat Orion pun berantakkan karena selama Nayla tidak ada Orion hanya tidur dua sampai tiga jam per hari. Orion tidak bisa hidup dengan tenang. Selalu terbangun tengah malam, hanya merenung memikirkan Nayla. Dan menyempatkan mendekatkan diri kepada sang Illahi untuk memberi petunjuk keberadaan Nayla dan memohon perlindungan untuk keselamatan Nayla dan kedua calon anaknya


Dengan fasilitas VVIP hasil beberapa test telah keluar dan Orion dinyatakan terkena tipes. Untuk itu Orion harus dirawat untuk beberapa waktu. Dirga memerintahkan para anak buahnya tetap menjalankan misi pencarian Nayla karena waktu Orion tinggal enam hari lagi. Orion memberi target menemukan Nayla maksimal di hari ke tiga belas.


Namun baru hari ke tujuh Orion sudah tumbang tak berdaya.


**


Di kediaman Belinda, Belinda mendapat kabar jika Orion tak sadarkan diri. Belinda tak banyak berpikir, ia langsung pergi ke kediaman Nayla tinggal untuk memberi tahu keadaan Orion. Meskipun bisa saja Belinda menitipkan pengawal yang memberi tahu Nayla. Namun kali ini Belinda benar-benar akan membujuk Nayla agar segera mau menemui Orion. Sudah cukup keduanya saling tersiksa.

__ADS_1


Lima belas menit Belinda sampai di kediaman yang Nayla tinggali.


“Eilia dimana Nayla?”


“Nyonya Nayla masuk ke kamarnya nyonya, barusan ia mengeluh perutnya mengencang. Namun tak ingin dibawa ke rumah sakitm”


Tanpa merespon ucapan Eilia, Belinda memasuki kamar utama Nayla.


“Nay kamu kenapa sayang?” Ucap Belinda yang baru masuk melihat Nayla rebahan ke kiri mengelus-elus perut besarnya dengan meringis menahan rasa ngilu


“Entahlah mbak anak-anak lagi sulit ditenangkan mereka seperti resah. Menendang bahkan terasa pergerakan perubahan posisi membuat perut dan punggungku linu. Bahkan perutku sangat mengeras.”


“Apa sebelumnya pernah mereka seperti ini Nay?”


“Pernah mbak saat mereka merindukan sentuhan ayahnya ketika ditinggal dua hari ke luar kota.”


“Apa tidak sebaiknya sudah waktunya kamu kembali pada Rion Nay? Sepertinya kedua bayimu memeliki firasat tidak baik tentang ayahnya sehingga mereka resah mencari perhatianmu Nay. Apakah kamu tidak merindukan Rion?”


“Aku sangat ingin mbak menemui mas Rion, aku sangat merindukannya. Tapi entahlah aku tak bisa memutuskan harus bagaimana kehidupan rumah tangga kami.” Ucap Nayla terisak meneteskan air mata tanpa di minta, menahan sesak di dada


“Jika Rion saat ini tidak berdaya dan sangat membutuhkanmu kehadiranmu di sisinya bagaimana Nay?” Tanya Belinda dengan hati-hati


“Apa sesuatu terjadi dengan mas Rion mbak?” Tangisan Nayla mereda namun kekhawatiran menyelimuti hatinya


“Iya Nay Rion jatuh sakit, dia tidak sadarkan diri.”


“Ada apa dengan mas Rion mbak? Di mana dia sekarang mbak?”

__ADS_1


“Untjk tepatnya mbak belum tahu ada apa dengan Rion. Yang mbak tahu Rion saat ini ada di negara sini dia tak sadarkan diri saat sampai di hotel Y Nay. “


“Apa yang harus Nay lakukan mbak? Apa mas Rion kelelahan? Atau mas Rion mengidap penyakit berat?”


*Mbak belum tahu Nay. Saran mbak pergilah dampingi Rion di sisinya. Dia sangat membutuhkan kehadiranmu. Turunkan egomu bukan hanya demi keutuhan keluarga kalian tapi demi kedua bayo yang tidak tahu apapun tentang masalah kalian. Kamu merasakan kesakitan terus menerus Nay karena mereka merindukan sentuhan ayahnya.”


“Ini semua salahku mbak, karena aku mas Rion seperti saat ini. Masih pantaskah aku mendampinginya karena telah membuat mas Rion seperti ini.” Cairan bening telah menetes kembali di pili chabby Nayla


“Dengarkan mbak sayang, kamu tidak perlu menyalahkan diri. Rion ataupun kamu bisa mengambil pelajaran dari masalah ini. Kamu bisa lebih dewasa dan bijak dalam bertindak. Dan Rion juga bisa lebih terbuka padamu sebagai istrinya.


“Iya mbak aku terlalu kekanakkan meninggalkan mas Rion tanpa mengetahui penjelasan darinya.”


“Mbak paham sayang dengan posisi dan keadanmu yang sedang mengandung. Membuat perasaanmu lebih sensitif menghadapi permasalahan.”


“Bisakah mbak temani Nay ke rumah sakit mas Rion di rawat?”


“Bisa sayang. Ayo bersiaplah mbak akan menemanimu.”


Ciiiieee yang nunggu Nayla sama Rion bersatu


Ditunggu ya Rion sadarkan diri.


Beberapa episode menuju tamat nih 🤭


Pada rela ga sih berpisah couple NaRi (Nayla Rion? Komen ya?


Kalau nggak rela maunya miss buat novel ini sama Nayla, Rion dan keluarga kecil mereka gimana?

__ADS_1


Jangan lupa KENCENGIN LIKE, VOTE dan GIVE ME 🌹🤭


__ADS_2