
“Aku tak melarang aa untuk membuktikkan kesungguhan dan keseriusan aa, itu bagiamana sikap aa. Jika aa mau aku tetap bekerja di sini, aku mohon berikan pekerjaan sesuai bidangku. Aku tak ingin dibedakan dengan karyawan lain. Karena itu akan membuat ketimpangan sosial di mata bawahanmu aa.”
“Berapa lama kita harus memikirkan hubungan kita selanjutnya? “
“30 hari.”
“Itu terlalu lama queendy.”
“Bukankah dua tahun aa bisa melewati hari aa tanpaku? Mengapa hanya 30 hari saja aa merasa lama?”
Fariz lagi-lagi menghela napas berat. “Baiklah dalam 30 hari juga aa akan membuktikkannya padamu queendy. Untuk tugasmu akan ku berikan tugas utamamu seperti biasa. Mengurusi urusan jadwalku, mempersiapkan kebutuhan meeting dan menemaniku meeting.”
“Terimakasih aa. Dalam waktu itu mari kita melakukan tugas kita dengan baik sebagai atasan dan bawahan pada porsinya. Tak ada interaksi berlebih seperti pasangan. Aku ingin kita profesional saat di kantor aa.” Fiana memikirkan hal ini sebelum berbicara kepada Fariz walau kelak mungkin ia akan bersama Fariz ia tak mau dirinya atau Fariz dianggap menyalahgunakan kekuasaan oleh karyawannya.
__ADS_1
“Tak bolehkah aa memperlakukan istimewa wanita spesial yaitu kamu di hidup aa queendy? Aa tak ingin orang lain bersikap seenaknya padamu queendy.”
“Aku tak ingin karyawan aa berpikir mengistimewakan seseorang karena memiliki kedekatan pribadi aa. Aku ingin aa tetap aa menjadi teladan yang baik bagi para bawahan aa. Agar mereka tak menganggap aa sama seperti para pemilik Perusahaan lain, memberi hak dan perlakuan istimewa untuk orang terdekat. Perlakukan aku sesuai posisiku aa."
“Baiklah. Walau aa tak peduli dengan ucapan dan penilaian siapapun tentang aa, tapi aa hargai saranmu sayang. Aa akan berusaha bersikap profesional di kantor. Tapi jika ada yang menyakitimu lagi jangan larang aa untuk bertindak.”
“Terimakasih telah menghargai saranku aa. Selama tindakanmu sesuai dengan batasan hukum aku tak akan melarang aa.”
“Kamu terlalu baik sayang. Bolehkah aa memelukmu kembali?”
“Aku menantikan kesungguhan dan keseriusanmu aa.”
“Tentu nantikanlah sayang.”
__ADS_1
Setelah pembicaraan serius itu, Fiana kembali ke ruangannya. Fariz memanggil Elang ke ruangannya.
“Cari tahu siapa yang telah menyebarkan berita tak benar tentang Fianaku, Lang. Bawa dia kehadapanku dan siapkan dokumen pemecatannya. Beri pesangon sesuai lama waktu ia bekerja. Satu lagi buat seluruh karyawan tahu siapa Fiana bagiku agar mereka segan kepada Fiana. Tanpa Fiana tahu bahwa aku dibalik pembungkaman mulut-mulut karyawan yang seperti mulut akun-akun bodong pembuat hoax.”
“Baik tuan.” Elang keluar ruangan Fariz dan mulai bergerak cepat dengan caranya. Elang selalu memiliki cara untuk menyelesaikan permasalah sang tuan mudanya. Mengerahkan beberapa ornag kepercayaannya yang ia tempatkan di beberapa bagian di Perusahaan sang tuannya.
Elang sengaja menempatkan orang-orang kepercayaannya di berbagai bidang di Perusahaan sebagai karyawan biasa untuk mengetahui penyimpangan yang terjadi di Perusahaan Orion. Para bawahannya hanya menginfokkan pekerjaan. Mereka tak peduli dengan sebuah gosip untuk itu tak melaporkan tentang gosip yang tersebar.
Mereka para bawahan Elang juga belum tahu siapa Fiana. Memang kesalahan Fariz yang tak memberi tahu siapa Fiana baginya di hadapan para karyawannya.
Kalo ini Elang meminta para bawahannya melaporkan gosip yang tersebar dan darimana awal berasal.
JANGAN LUPA KENCENGIN LIKE, VOTE dan ramaikan komennya misstizenku 🤗😘
__ADS_1
Yang mau tahu visual Fariz dan Fiana cus meluncur ke instagram miss di @missnayla93 Follow like dan ramaikam komennya