
Pagi ini Orion tidak pergi ke perusahaan. Orion dan Nayla akan menyambut kedatangan ayah, ibu, kakak-kakak dan adik Nayla dari Bandung. Mereka sengaja datang ke Jakarta untuk menengok Nayla dan menghadiri undangan Orion dan Nayla untuk fitting pakaian keluarga saat acara tasyakuran empat bulan kandungan Nayla dua minggu lagi.
Tema untuk acara tasyakuran sendiri menggunakan tema tradisional adat sunda. Orion dan Nayla memang campuran dua adat jawa dan sunda, tapi Orion meminta Nayla yang memilih mau menggunakan tema adat sunda budaya tempat kelahirannya atau mengikuti adat jawa budaya kelahiran Orion.
Nayla tidak mau egois ia sempat memberi saran kepada Orion untuk memadukan dua adat tasyakuran empat bulan menjadi satu. Orion yang semakin posesif menolak keras saran Nayla, ia tak mau acara tasyakuran membutuhkan waktu lebih panjang dengan segala prosesnya dan membuat Nayla kelelahan.
Nayla yang tak bisa membantah mau tak mau memilih salah satu adat. Ia memutuskan menggunakan adat sunda, dan Orion tidak mempermasalahkannya. Orion senang dengan apapun pilihan Nayla, selama itu membuat Nayla bahagia.
Untuk keluarga Orion sendiri mamah dan papah Orion mengikuti keinginan Orion dan Nayla. Terutama mamah Orion sangat mendukung pilihan Nayla. Ibu Riani sangat bahagia dengan keadaan Orion saat ini. Ia bersyukur kehadiran Nayla membuat Orion yang sempat kaku, dingin dan jarang tersenyum kembali menjadi Orion dahulu yang penuh kasih sayang, ramah dan tak sedingin bersama Hanum.
Orion menjadi sosok yang dingin, kaku, dan jarang tersenyum setelah pengkhianatan Belinda. Sikap Orion yang seperti itu berlangsung selama pernikahan bersama Hanum. Dan ia kembali menjadi sosok Orion yang hangat setelah bersama Nayla, wanita kedua ia yang dicintai setelah pengkhianatan Belinda wanita pertama yang pernah sangat ia cintai. Orion sempat menutup diri sebelum bertemu Nayla. Ditambah jebakan Hanum, membuat ia semakin dingin dan kaku.
Namun berbeda dengan saat ini, Orion menemukan dunianya kembali bersama Nayla, Arga dan calon anak dalam kandungan Nayla.
"Assalamu'alaikum..."
Keluarga Nayla dari Bandung kompak mengucapkan salam setelah disambut para pelayan di luar untuk masuk ke ruang tamu kediaman Orion.
"Walaikumsalam..."
Jawab Orion dan Nayla bersamaan keluar dari ruang keluarga ke ruang tamu
"Sayang, ibu sangat merindukanmu." Ibu Revani memeluk tubuh mungil Nayla dengan perut yang sudah membuncit seperti usia enam bulan
"Nay juga kangen ibu." Nayla membalas pelukan Revani. Revani melepas pelukannya dan mengelus perut Nayla.
"Cucu ibu baik-baik saja?"
"Alhamdulillah baik, bu.'
"Babynya sepertinya besar Nay, usianya mau empat bulan tapi seperti enam bulan." Ucap Alfian kaka ke dua Nayla
__ADS_1
"Sepertinya aa, Nay belum periksakan lagi. Insya allah menginjak empat bulan Nay USG 4D sekalian melihat jenis kelaminnya." Nayla menyalami ayah, kakak-kakak dan terakhir adiknya Adrian yang menyalami Nayla.
"Alhamdulillah ayah bahagia melihat kamu bahagia bersama Rion, terimakasih nak menjaga Nayla dan cucu ayah dengan baik."
"Alhamdulillah, yah Rion yang berterimakasih pada ayah memberi restu Rion menjadi suami untuk Nayla."
"Lihat, bu Nayla kita semakin berisi dan chubby." Ucap Arveno kaka ke empat Nayla dengan terkekeh. Semua yang mendengar tertawa kecil
"Iya, dek sekarang kamu berisi dulu tipis setipis apa coba dek?" Ucap Anggara kaka Nayla yang pertama dengan terkekeh. Kak Anggara satu usia dengan Orion. Ia datang bersama istri dan kedua anaknya yang masih balita.
Semua tertawa dengan obrolan-obrolan ringan seperti biasa kakak-kakak Nayla menjadikan Nayla bahan lelucon untuk meramaikan suasana ditambah keenam ponakan Nayla anak dari kakak-kakak Nayla yang pertama sampai ketiga Kak Anggara, Alfian dan Andra. Mereka saling bertukar cerita di ruang tamu dengan hidangan yang sudah disediakan pelayan.
"Assalamu'alaikum..., selamat pagi."
Team desainer terkenal datang sudah berada di depan pintu kediaman Orion
"Walaikumsalam," jawab kompak keluarga Nayla dan Orion
"Masuk kak," Nayla mempersilahkan para team desainer masuk ke kediamannya
"Untuk waktu pembuatan dalam satu minggu sudah selesai ya nyonya. Akan saya kirimkan ke alamat-alamat yang sudah diberikan sebelumnya." Ucap Ariani desainer utama keluarga Orion
"Baik, kak, terimakasih. Sebut nama saja Nayla jangan panggil nyonya." Nayla terkekeh pada Ariani yang usianya di atas Nayla
"Waduh saya nggak enak, panggil Kak Nayla saja ya."
"Baik deh itu lebih baik daripada nyonya." Nayla mengobrol dengan Ariani saat mengantar ke pintu keluar. "Terimakasih ya ka Ariani."
"Sama-sama kak Nayla, gemes banget lihat perutnya sudah masuk enam bulan ya?"
"Haah belum kak baru dua minggu lagi empat bulan."
__ADS_1
"Oh saya kira sudah memasuki tujuh bulan perutnya besar. Apa baby nya twins?"
"Engga kak, bayinya satu sepertinya babynya besar. Saya hobi makan coklat nih akhir-akhir ini."
"Alhamdulillah kak Nayla, yang penting bayj dan ibunya sehat ya."
"Aamiin..aamiin yarobbal'alamin."
"Saya pamit ya kak Nayla."
"Iya kak, hati-hati di jalan." Nayla masuk ke rumah saat Ariani sudah memasuki mobilnya
"Sayang, kita istirahat, yuk." Orion mengajak Nayla masuk ke kamar utama sebelum makan siang. Keluarga Nayla sudah masuk ke kamar-kamar yang sudah disiapkan pelayan Orion untuk beristirahat sebelum makan siang.
"Iya, yah ayo. Punggung ibu pegel banget nih."
I"ya ayo sayang, di kamar ayah elus ya." Orion merangkul bahu Nayla mereka beriringan masuk kamar utama
"Ayah, ada yang mau ibu tanyain." Nayla dan Orion berbaring di kasur kingnya
"Apa sayang, tanyakan saja."
" Kemarin ketika ayah minta tolong ibu bawa berkasdi meja ruang kerja ayah. Ibu lihat ada pasport, dan visa atas nama ayah dan ibu. Apa kita akan pergi dari sini?"
"Oh ya ayah lupa belum bilang sama ibu. Nanti usia kndungan ibu jalan lima bulan sementara kita di negara xxx. Ayah membuka cabang di negara xxx bermitra dengan perusahaan Z. Alhamdulillh ayah menang tender bekerjasama dengan perusahaan Z, perusahaan It dan Teknologi terbesar di dunia yang sudah memiliki cabang di negara-negara besar dan maju sayang." Malam Orion mendapat kabar dari Dirga mereka berhasil bermitra dengan perusahaan Z, perusahaan Z sangat tertarik dengan kehebatan perusahaan Orion di negara Indonesia dan beberapa negara Asia lain
"Alhamdulillah, rezeki anak kita, yah. Tapi berapa lama kita di sana? Kita bersama Arga kan?"
"Iya alhamdulillah, sayang. Rezekinya besar nih baby. Kemungkinan 2-3 bulan sayang, ayah harus turun tangan memimpin di sana. Setelah ok, ayah percayakan kepada orang kepercayaan ayah. Insya allah kita bersama Arga juga." Orion mengelus perut buncit Nayla, ada rasa tak yakin Orion bisa membawa Arga. Orion belum tahu rencana apa yang dilakukan keluarga Belinda untuk mengambil hak asuh Arga.
Lanjut ga nih double up nya????
__ADS_1
Jangan lupa dukung miss dengan LIKE & VOTE dari voucher yang kalian dapat setiap minggu.
Kalau vote nya sikit miss akan segera tamatin aja deh langsung ke inti nih peruwuannya akan dikurangi setuju ga????