Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
79. Menyembunyikan


__ADS_3

Ke esokkan harinya diterik yang siang seperti biasa jika Orion berada di kediamannya selalu membuat Nayla berakhir di ranjang. Setelah pergulatan yang cukup panjang. Sore hari Dirga baru bisa menemui Orion. Karena sebelumnya Orion tidak mau diganggu.


Orion membersihkan tubuh terlebih dahulu sebelum ke ruang kerja bertemu Dirga. Sedangkan Nayla terlelap di bawah selimut hangatnya karena kelelahan ulah Orion. Orion pun membiarkan Nayla beristirahat.


“Tuan maaf mengganggu waktu anda.” Ucap Dirga saat Orion memasuki ruang kerjanya


“Tidak masalah Dirga, ada apa?”


“Anda tidak bisa bertemu dengan nyonya Hanum saat ini.”


“Kenapa tidak? Bukankah Rio sedang di negara K?”


“Nyonya Hanum melahirkan sebelum waktunya tuan. Siang kemarin telah dilakukan operasi caesar kedua anaknya terlahir prematur, dan nyonya Hanum sendiri belum sadarkan diri. Jadi kita tidak bisa menjalankan rencana kita tuan.”


Orion mengusap kasar wajahnya. “Terus awasi mereka terus ikuti perkembangan sampai Hanum sadarkan diri. Saya akan pikirkan untuk merubah rencana. Jangan biarkan saham Rio di negara K bisa bangkit.”


“Baik tuan. Selain itu dua hari lalu di negara x nyonya Nadira mendatangi hunian anda tuan.”


“ tahu apa tujuan tante Nadira mendatangi hunianku.”


“Baik, tuan.”


“Bagaimana caranya agar saya bisa bertemu Hanum secepat mungkin, keadaan dia saja seperti saat ini tak sadarkan diri.”


Rencana awal Orion akan mengikuti permainan Rio, namun keadaan Hanum yang membuat Orion tak dapat menjalankan rencananya. Karena Orion akan menjadikan Hanum pancingan untuk mendapatkan segala bukti untuk keluarga Wijaya agar Nayla tidak diminta sang ayah jika kemungkinan terburuk rahasianya sampai diketahui keluarga Wijaya.


Di Rs Rio yang baru datang disambut dokter dan perawat yang berlari ke arah ruang ICU Hanum. Rio pun berlari menuju ruangan Hanum berada namun pintu tertutup rapat ia hanya bisa menunggu.


Tak berselang lama dokter keluar ruangan. “Nyonya sudah sadarkan diri tuan, anda bisa melihat nyonya saat dipindahkan ke ruang rawat “


“Ok,” Rio pun mengikuti Hanum yang baru keluar dari ruangan ICU menuju ruang rawat mengenggam tangan Hanum. Hanum setelah tersadar, terlelap kembali.


“Honey, kamu baik-baik saja?” Ucap Rio saat Hanum mengerjapkan mata setelah berada di ruang rawat


“Aku baik-baik saja baby, hanya masih terasa sakit.”


“Beristirahatlah,”

__ADS_1


“Dimana kedua baby twins kita?”


“Mereka di NICU honey.”


“Apakah mereka baik-baik saja?”


“Mereka baik-baik saja honey, usia mereka yang belum cukup untuk terlahir mengharuskan mereka menggunakan alat bantu pernapasan. Mereka sangat mirip denganmu honey.” Kedua bayi kembar Orion dan Hanum adalah perempuan


“Aku ingin melihatnya baby,”Hanum mencoba bangun namum meringis kesakitan


“Tunggulah hingga kamu cukup pulih, honey. Jangan biarkan luka operasimu membuka kembali. Aku tidak ingin kamu kenapa-napa.”


“Maafkan aku baby, aku egois.”


“Tidak, aku mengerti perasaanmu honey.” Rio mencium kening Hanum.


“Beristirahatlah, honey.”


“Iya baby.Baby aku memerintahkan anak buahmu mengirimkan dokumennya kepada keluarga Wijaya. Aku melakukannya karena tante Nadira tidak bertindak dan kita kehilangan keberadaan Orion dan Nayla.”


“Apa???”


“Ok, istirahatlah honey. Biarkan aku yang mengurus segalanya.” Rio membaca informasi yang diberikan Dius mengenai kepergian Orion dan Nayla tanpa keluar dair gerbang utama huniannya.


“Hallo indra pastikkan dokumen itu diterima keluarga Wijaya. Dan laporkan apapun yang terjadi di kediaman Wijaya.” Rio langsung menghubungi asistennya.


“Baik tuan akan saya kirim langsung ke Indonesia.”


“Jagan sampai anak buah Orion tahu kamu memasukkan paket berupa dokumen itu “


“Baik tuan, anak buah kita yang menyamar menjadi maid sudah siap siaga.”


“Bagus, aku tunggu laporan secepatnya.” Rio pun mematikkan sambungan telefon dengan Indra.


“Lekas pulih lah honey. Aku ingin kamu dan anak-anak kita sementara waktu menjauh dari masalah yang kita hadapi.” Batin Rio yang terdiam memperhatikkan wajah pucat Hanum yang tertidur. Rio berubah pikiran tak jngin melibatkan Hanum dan anak-anaknya. Rencana awal Rio akan mempertemukan Hanum dan anak-anaknya sebagai anak Rion kepada Nadira. Tapi karena keadaan Hanum dan kedua bayinya. Rio akan merubah strategi menghancurkan Orion. Karena masih ada satu kunci di tangan keluarga Wijaya.


Jika kamu bertanya gen dari siapa anak Hanum dan Rio kembar. Anak kembar gen dari keluarga Rio. Rio memiliki saudara kembar namun telah tiada karena kecelakaan.

__ADS_1


**


Di kediaman Wijaya kakak pertama Nayla baru saja datang berkunjung ke rumah ayah dan ibunya terhenti di depan pintu karena panggilan sang satpam.


“Tuan, ada paket untuk tuan Orion.”


“Rion, kenapa dikirim ke sini?”


“Saya kurang tahu tuan, alamat tertera memang alamat rumah ini tuan. Hanya nama penerima tuan Orion.”


“Ok biar saya yang menyimpan.”


“Baik, tuan ini.” Sang satpam memberikan paket cukup besar namun ringan. Adrian pun masuk ke rumah. Sebelum ia memasuki ruang keluarga ia berbelok ke kamar miliknya sebelum menikah dan jika menginap di kediaman Wijaya menyimpan paket atas nama Orion. Saat paket disimpan Adrian melihat tulisan kecil di bawahnya. UP Orion cc Keluarga Wijaya. Adrian berniat membukanya, namun dering gawai mengurungkan niatnya.


Pa Hedrian menghubungi Adrian, dia mengira Adrian belum sampai kediamannya. Lalu Adrian keluar dari kamar menuju ruang keluarga Wijaya untuk bertemu sang ayah. Mengabaikan paket atas nama Orion.


**


Sudah dua minggu Hanum pemulihan di eumah sakit bersama kedua anak kembarnya. Hari ini Hanum diperbolehkan pulang dan untuk kedua anaknya masih belum bisa lepas dari peralatan di NICU karena banyaknya urusan Rio. Rio membeli peralatan untuk kedua anaknya dan menyewa perawat khusus dan dokter yang siap siaga mendatangi kediamannya. Rio membawa Hanum dan kedua anaknya ke negara L. Rio memberikan pilihan tempat tinggal sesuai keinginan Hanum agar terhindar dari orang-orang yang ada dalam lingkup permasalahannya untuk sementara sebagai hadiah telah melahirkan kedua buah hati dan agar Hanum bisa merefreshkan diri.


“Sayang di negara L keamanan tidak perlu kamu perketat karena tidak ada yang tahu aku dan anak kita berada di sana.”


“Ok, tapi berjanjilah untuk berhati-hati honey. Aku akan sedikit memberi ruang untukmu selama aku menyelesaikan perusahaanku di negara K.”


“Baiklah, sayang. Apakah keberadaan Rion dan Nayla sudah diketahui? Dan sampai saat ini tak ada kekacauan di keluarga Wijaya?”


“Tunggulah anak buah kita masih berusaha. Paketnya telah diterima oleh Adrian, dan belum dibuka dari maid yang kita seludupkan ada di kamar Adrian. Dia sedang berusaha mengeluarkan paket itu agar diketahui tuan Wijaya.”


“Baiklah, aku dan anak kita menunggumu daddy di sana.”


“Ok, mommy, I love you.” Rio mencium bibir Hanum dalam dengan **********. Hanum membalas pangutan Rio dengan melingkarkan tangan di leher Rio. Hari ini Hanum dan kedua anaknya terbang ke negara L dengan jet private Rio. Rio pun mengantarkan mereka hingga di kediaman di negara L. Rio sengaja menyembunyikan Hanum dan kedua anaknya agar tidak diketahui pihak Orion ataupun keluarga Wijaya. Untuk memastikkan kebenaran tentang kedua anaknya yang merupakan anak kandungnya bukan anak Orion. Seperti dokumen palsu yang diberikan kepada Nadira dan dikirim ke keluarga Wijaya.


Miss double up kan hari ini 🤭 Walau mepet-mepet ke besok udh jam 23.32 🤭😅 Tapi tetep up kan 😉 Semua demi misstizenku 🤗🥰


Biar makin crazy up jangan lupa VOTE besok pake voucher yang kamu dapet dan KLIK HADIAH BUNGA nya dengan poin yang kalian miliki 🤭


Ramaikan komennya juga ya 😉

__ADS_1


Besok miss double lagi kalau rame. KALAU yaaa 🤣 kalau sikit vote + bunga + komennya BIG NO double up 😅✌🏼


Makannya please misstizen yang baik hati tinggal VOTE, sikit beri Bunga sebagai hadiah untuk mengapresiasi karya miss 🤭


__ADS_2