Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
59. Menggoda Nayla


__ADS_3

Malam ini Orion akan melakukan perjalanan ke Belanda menggunakan jet pribadinya.


"Yah sudah ibu siapkan semua ya, ayah hati-hati di sana." Nayla sudah menyiapkan kebutuhan Orion selama tiga hari di dalam koper.


"Iya, sayang. Ayah kabari jika sudah sampai di sana. Kamu juga hati-hati ya, jangan melakukan hal yang melelahkan. Ingat jangan kemana-mana selama ayah tidak ada di sini."


"Iya, yah ibu akan hati-hati dan nggak akan kemana-mana. Sahabat-sahabat ibu besok ke sini ya?"


"Iya, sayang. Cukup di rumah saja ya, tidak boleh keluar sebentarpun dari rumah."


"Iya ayah yang bawel," Nayla terkekeh dengan ke posesifan Orion


"Ayah akan sangat merindukan ibu." Orion merengkuh Nayla ke dalam pelukannya, memeluk erat Nayla mengelus surai legam hitam panjang Nayla dan mengecup pucuk kepalanya


"Ibu juga akan merindukan ayah. Semoga urusan di sana lebih cepat selesai ya yah.


"Aamiin..do'akan ayah ya sayang."


"Insya allah ibu selalu do"ain ayah dan keluarga kecil kita. Ayo yah pamitan ke Arga dulu."


Setelah Orion berpamitan pada Arga, Orion diantar Nayla hingga pintu depan rumah hingga mobil yang membawa Orion tak terlihat.


***


Keesokan harinya sahabat-sahabat Nayla, Ardianto, Reyhan, Adinda dan Ella datang ke kediaman Nayla dan Orion jam 9 pagi.


Tok...tok...tok..


"Assalamu'alaikum...," ucap Ardianto dan Ella bersamaan


"Naylaa....," teriak Adinda


"Bocaaah mau punya bocaaah maeen yuuk," panggil Reyhan kepada Nayla dengan sembarang. Reyhan selalu menganggap Nayla adik kecilnya yang polos untuk itu Reyhan selalu menganggap Nayla seorang bocah


Ceklek

__ADS_1


"Walaikumsalam, nona nona aden aden bisa nggak teriak-teriak, ini rumah orang." Nayla membuka pintu dan memberi peringatan dengan terkekeh atas kelakuan petakilan sahabat-sahabatnya


"Abisnya lama kamu Nay," celetuk Adinda nyelonong masuk ke rumah melewati Nayla. Nayla hanya menggelengkan kepala melihat sikap Adinda yang petakilan.


"Ayo masuk," Nayla mempersilahkan Reyhan, Ardianto dan Ella masuk. Mereka bersantai di gazebo besar yang berhadapan dengan kolam renang sebelah gazebo mini yang biasa digunakan Nayla dan Orion.


"Nay, gemes amet nih perut bulet banget. Hello baby twins aunty. Ini aunty Ella, kamu siap-siap dengerin obrolan unfaedah aunty dan uncle hari ini ya." Ucap Elle yang mengusap lembut perut besar Nayla dengan tawa kecilnya menertawai kelakuan yang biasa akan mereka lakukan mengobrol ngaler ngidul (kesana kemari) membahas banyak hal dari yang tidak penting sampa terpenting.


"Nay, apa rahasianya Nay langsung gol, dua lagi? Aku udah dua tahun nikah belum gol gol aja nih." Celetuk Adinda dengan nyeplosnya tanpa saringan


"Iya nih bocah baru merried udah langsung gol aja. Si om beneran unggul eung bibitnya." Ucap Reyhan


"Aah lu Han gimana nggak jadi jadi lu suruh istri lu pake kb pengennya masih maen mulu lu mah." Ucap Ardianto kepada Reyhan. Reyhan belum memiliki anak karena ia masih mau menikmati masa-masa berdua dengan istrinya.


"Wajar bro, gue mau nikmatin dulu, susah eung dapetin si arshilla. Makannya sekarang nikmatin aja masa-masa berdua dulu." Reyhan merespon ucapan Ardianto


"Aah lu mah bilang aja belum siap jadi orang tua." Sela Ella


"Hahaha so tau lu, La."


"Apaan sih kalian, alhamdulillah ini sudah rezekinya. Kalau belum di beri ya jadi belum rezekinya. Benar kata Reyhan nikmati dahulu saja masa-masa berdua. Mungkin Allah masih memberikan waktu untuk menikmati masa berdua sebelum disibukkan dengan kehadiran buah hati."


"Waah bocah kita sudah dewasa kawan-kawan. Kebawa dewasa si Om nih," celetuk Reyhan dengan tertawa kecil


"Iya nih Nay, aura wanita nya semakin terpancar makin terlihat dewasa kamu Nay." Ucap Ardianto yang lebih kalem dibanding yang lain


"Oh iya? Aku masih Nayla sebelumnya ko, kalian berlebihan aah."


"Serius Nay kamu emang lebih dewasa dari pola pikir dan tampilan. Emang bener kata orang Nay, kalau si suami lebih dewasa, istrinya yang lebih muda akan terbawa lebih dewasa. Kalau dari tampilan si suami kebawa muda, si istri terlihat lebih dewasa, gitu Nay kata orang sih."


"Yah kalau gitu aku keliatan lebih tua dong dari mas Rion."


"Cieee maaas, dulu aja om sekarang udah mas mas an," celetuk Adinda


"Engga tua juga Nay, tapi terlihat lebih dewasa nggak kayak bocah lagi. Eeh lu dinda ya iyalah sekarang suaminya jadi manggilnya mas iya kali masih nyebut om." Ella merespon ucapan Nayla dengan lembut sekaligus merespon ucapan Adinda dengan ngegas.

__ADS_1


"Hahaha kalem kalem (tenang..tenang), La." Reyhan menyela ucapan Ella


"Btw om Rion kemana Nay?" Ella bertanya pada Nayla


"Iya, Nay digrup kamu nggak bilang om Rion pergi kemana. Emang si om Rion kenapa sih nggak ngizinin kamu keluar? Lagian bareng kita-kita ini, segitu nggak percayanya si om sama kita."


"Lagi ada urusan bisnis ke Belanda, bukannya nggak percaya sama kalian. Mas Rion hanya khawatir aja sama kandunganku yang makin besar, lagian sekarang kerasa banget gampang capek."


"Om Rion emang selalu ngelarang kamu Nay buat kemana-mana? Kayak tahanan rumah aja, kamu Nay.". Kali ini Ardianto yang bersua


"Mas Rion izinin ko kalau mau kemana-mana asal ditemani mas Rion selama dia bisa. Tapi kalau nggak bisa, biasanya ditemani kepala pelayan dan disupiri asisten mas Rion atau supir di sini. Itupun jika mas Rion ada di dalam negeri. Kalau lagi di luar seperti saat ini mas Rion minta nggak keluar rumah sampai mas Rion pulang. Dia khawatir aja ada apa-apa denganku dan kandunganku, gitu loh kawan-kawan."


"Astaga si om posesif banget guys," celetuk Adinda


"Sweet malah, Din. Pengen malah aku di posesifin tapi sayangnya lakiku aja nggak posesif. Beruntung banget kamu Nay dijagain sebegitunya sama si Om Rion." Ucap Ella merespon ucapan Adinda dan Nayla, ia merasa iri ingin di posesifi suaminya.


"Aku pikir sih om Rion kayak ketakutan banget Nay.". Ardianto merasa ada yang janggal dengan sikap Orion


"Maksudnya ketakutan karena apa Ar?" Tanya Nayla pada Ardianto


"Kayak ketakutan kehilangan kamu, Nay. Sorry nih ya Nay. Ini insting aku aja sebagai lelaki. Kayak ada hal yang disembunyikan Om Rion? Tiap kali sikapnya yang ngelarang kamu ke workshop ke sana ke sini sendiri kayak nggak ngasih ruang leluasa untuk kamu."


"Nggak gitu juga sih, Ar. Dari setiap ucapan mas Rion dia tuh hanya khawatir aku dan anak-anakku kenapa- kenapa. Selama ini mas Rion terbuka ko soal apapun."


"Gue juga jadi mikir nih bener juga yang di katain lu Ar, si om kayak yang ketakutan Nayla pergi gitu ya. Kayak ada sesuatu yang ditakutin, tapi apa ya? "


"Kamu ingat-ingat Nay ada hal apa yang nggak mau dia bahas. Nah itu bisa jadi ada hubungannya dengan apa yang dia sembunyiin. Aku sih ngerasa janggak aja Nay dengan sikap posesifnya yang berlebihan."


Nayla terdiam mengingat-ngingat ucapan dan sikap yang menurutnya janggal. Untuk mencairkan suasana Adinda seperti biasa berulah petakilan yang membuat semuanya tertawa. Mereka mengobrol hal-hal lain yang menyenangkan dan membuat tertawa hingga sore hari.


Miss sedikit beri part untuk sahabat-sahabatnya Nayla nih


Nanti mereka juga akan muncul lagi di part klimaks ok


jangan lupa LIKE & VOTE gunakan voucher yang kalian dapat hari ini untuk VOTE miss

__ADS_1


Miss ucapin terimakasih banyak untuk misstizen yang selalu menunggu up miss dan mendukung miss terus dukung miss ya dan boleh cek cerita pendek miss di lapak orange cari aja missnayla93 judulnya "Jeratan Pesona Sang Duda"


__ADS_2