Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
118. Kejutan Untukmu yang Bersabar Untukku


__ADS_3

Naylapun meminta Orion memeluknya dari belakang mengelus bawah perutnya.


“Sayang apa perutmu baik-baik saja?”


“Baik yah, ibu hanya ingin dielus saja.” Bohong Nayla perutnya memang terasa ngilu namun berkurang saat tangan besar Orion mengelus lembut bawah perutnya.


“Syukurlah jika baik-baik saja. Istirahatlah sayang karena besok ayah akan mengajak kamu dan anak-anak kita ke suatu tempat.” Orion Nayla tidak mengganti sebutan karena kedua bayinya di box samping mereka. Orion selalu meyakiinkan Nayla walaupun mereka seorang bayi yang sedang tertidur di alam bawah sadarnya mereka mendengar percakapan keduanya. Untuk itu sekalipun ada anaknya yang sedang tertidur mereka harus tetap memanggil sebutan ayah ibu.


“Kemana yah?”


“Nanti kamu tahu sayang. Beristirahatlah karena ada hal istimewa menantimu.”


Nayla membalikkan tubuhnya menghadap Orion mensejajarkan wajah dengan Orion. Dan mereka saling menatap. “Katakan mas kita mau kemana dan apa yang sedang kamu persiapkan?” Nayla bertanya dengan keseriusan


“Kejutan sayang. Bukan kejutan lagi jika ayah katakan.”


“Baiklah ibu takkan memaksa. Tapi yah ada yang ingin ibu tanyakan?”


“Tanyakan saja selama ayah bisa menjawabnya sayang.”


“Apa yang ayah lakukan tiga hari ini? Pergi sebelum ibu bangun dan pulang saat ibu telah tertidur. Sebegitu sibuknyakah pekerjaan ayah?”


Orion mengulum senyum dengan pertanyaan Nayla yang menurutnya menyenangkan karena Nayla terlihat menggemaskan. “Ko ayah malah senyum sih?”


“Jawabannya semua ada di hari esok sayang. Maaf ayah tidak membangunkanmu saat pergi dan pulang di saat ibu sudah terlelap.”


“Sebelkan ayah rahasia-rahasiaan.” Nayla memutar bola mata jengah dan membalikkan tubuhnya lagi membelakangi Orion


Orion semakin tersenyum lebar dengan ucapan dan tingkah Nayla. Memeluk Nayla dari belakang melingkarkan tangan di perut Nayla dan mengelusnya.


“Sudah jangan kesal-kesal, nanti anak kita kayak ibu gampang kesal.”


“Kalau anak kita seperti itu, itu gara-gara ayah.”


“Istri ayah nih yaa gampang kesel marah ya sekarang-sekarang bikin ayah gemes. Sudah-sudah tidur ya.” Orion semakin mengeratkan pelukannya dan menyembunyikan wajah di ceruk leher Nayla

__ADS_1


Nayla pun enggan merespon ucapan Orion dan memilih memejamkan matanya.


Keesokkan harinya Orion memberikan Nayla satu paper bag pakaian yang harus Nayla kenakan. Dan kedua anaknya juga mengenakan pakaian sama dengan warna dan model milik Orion dan Nayla.


“Yah kita menggunakan pakaian keluarga mau kemana? Apakah ada acara penting?”


“Seperti malam yang ayah katakan ayah akan mengajak ibu dan anak-anak kita ke suatu tempat. Ayo kita sarapan dahulu.”


Nayla pun menerima uluran tangan Orion. Mereka bergandengan tangan turun ke lantai bawah dengan lift. Memakan sarapannya dengan tenang.


“Sayang, ayah tutup matamu ya?” Orion meminta izin Nayla menutup mata saat mereka sudah berada di mobil


“Ya ampun ini seperti waktu itu lagi. Ibu pusing kalau harus lama-lama di tutup yah.”


“Kali ini enggak akan pusing sayang. Ini penutup mata yang bisa merelekskan mata ibu. Bahkan bisa membuat ibu tertidur karena saking nyamannya.”


“Baiklah, memang berapa lama kita menuju lokasi tujuan yah?”


“Sekitar satu jam sayang.”


Setelah satu jam perjalanan. Orion membukakan pintu dan memapah Nayla perlahan. Nayla merasakan angin yang cukup kencang menerpa tubuhnya. Pantas saja Orion memakaikan mantel saat sebelum pergi kepadanya dan kepada baby twinsnya.


“Ayah kita di pantaikah?”


“Tidak sayang. Tapi anginnya sangat kencang.”


“Sabar sebentar lagi ibu tahu.” Orion memegang tangan Nayla dan menuntunnya dengan hati-hati sampai saat menuruni tangga. Masuk ke sebuah ruangan.


“Yah kita di mana? Mengapa sudah tak terasa angin kencang?”


“Ibu siap? Ayah buka ya.” Saat Orion membuka penutup Nayla


“Surprise.” Teriak semua orang yang berada di hadapan Nayla. Keluarga Wijaya, Keluarga Hardiardjo, sahabat dan para karyawan Nayla berada di ruangan luas mewah seperti bintang lima. Lengkap dengan dekorasi indah bernuansa alam.


Nayla tertegun di tempatnya. Melihat orang-orang tersayangnya ada di depan mata. Dengan pemandangan dekorasi mewah dan indah, tertulis dekorasi “Tasyakuran Empat bulan & Ulang Tahun Faris Freya”. Pantas saja dekorasi tema alam tersebut dipenuhi dengan balon-balon seperti gelembung air. Orion mempersiapkan acara ini bukan hanya untuk kehamilan Nayla yang sudah menginjak empat bulan tapi juga hari kelahiran kedua buah hatinya. Dan saat ini mereka semua berada di salah satu kapal pesiar mewah milik Orion. Yang akan membawa mereka dari Indonesia ke Singapore selama tiga hari dua malam.

__ADS_1


Dengan kekayaan Orion dia memerintahkan Dirga menjemput keluarga Hardiardjo di negara Jerman terutama mamah papahnya dengan jet pribadinya. Sedangkan keluarga Wijaya dan karyawan-karyawan Nayla di Bandung dijemput dengan mobil-mobil mewah milik Orion.


Orion benar-benar turun tangan mempersiapkan segalanya untuk Nayla istri dan ibu dari anak-anaknya. Sudah cukup dirinya bersikap egois membelenggu Nayla yang sangat bersabar akan apapun aturan dan titahnya. Namun Nayla tetap bertahan di sisinya dengan segala sikapnya.Untuk itu Orion berusaha memberikan yang terbaik untuk Nayla.


Nayla memandang Orion dengan haru. “Terimakasih sayang.”


“Untukmu wanitaku,” Orion berlutut di hadapan orang-orang terdekatnya membuka kotak merah sedang.


Nayla semakin tertegun karena bukan hanya satu dua kali Orion memberikan berlian cantik. Kali ini kalung berlian limited edition keluaran terbaru milik brand ***** yang hanya dibuat dua di dunia. Dan harganya bisa ditaksir miliaran rupiah. (Jiwa misqueenku meronta 😂)


Seluruh orang di sana bersorak bahagia.


“Mas ini berlebihan, pasti ini mahal sekali ya mas?” Ya seperti biasa dengan polosnya Nayla masih berpikir ini berlebihan untuk seorang Miliader Orion Hardiardjo dan mempertanyakan harga


Semua orang yang bersorak berganti dengan tawa karena kepolosan Orion. Semua karyawan Nayla di workshop yang mengenal Nayla degnan kesederhanaannya pun sudah biasa melihat Nayla seperti ini. Mereka tidak memandang Nayla sebelah mata malah menyukai sikap polos dan kesederhaan Nayla yang tidak pernah rasis ataupun membedakan satu dengan yang lainnya. Prinsip yang selalu Nayla pegang kita semua sama manusia derajatnya di mata Tuhan tidak ada apapun yang membedakan kita. Setinggi apapun kedudukan dan harta yang dimiliki seseorang. Karena tidak ada daya ataupun upaya kita saat semua yang kita miliki diambil sang Pemilik Kehidupan Ilahi Rabbi.


“Sayang tidak ada yang lebih berharga dari kamu untuk mas.” Blush pipi Nayla merah merona. Nayla merasa malu sekali karena Orion melakukan hal romantis di depan keluarga dan karyawannya. Biasanya hanya mereka berdua kini disaksikan orang-orang tersayang Nayla.


Orang-orang tersayang Naylapun silih berganti memeluk Nayla dan memberi selamat atas kehamilan kedua dan hari kelahiran dua buah hatinya. Jangan lupakan kado-kado mewah yang dibawa keluarga Nayla dan Orion.


Dan tak tanggung-tanggung. Papah dan mamah Orion menghadiahi tiket babymoon Nayla ke beberapa negara sesuai keinginan Nayla. Tiket tersebut bisa digunakan kapanpun Nayla dam Orion siap. Karena keluarga Hardiardjo telah menambah jaringan bisnisnya ke pariwisata lokal dan dunia.


Untuk keluarga Wijaya sendiri menghadiahi kedua baby twins dan bayi dalam kandungan Nayla tiga yayasan pendidikan yang akan dikelola mereka saat dewasa kelak.


(Wiih kan keluarga sultan mah hadiahnya bukan barang-barang mewah lagi tapi investasi masa depan guys 🤭)


mistizenku terzheyenk miss mulai disibukkan dengan tugas pekerjaan jadi bakal telat up nih eits tapi janji miss masih berlaku loh


miss bakal up 5 episode kalau hadiah 🌹 tembus 20.000 dam Vote 500 🤭


Makannya kencengin LIKE, VOTE, Hadiah 🌹 dan ramaiakan KOMEN


Bikin miss semangat up nya dong 🤭


Penasarankan gimana selama 3 hari dua malam di kapal pesiar milik sultan? Ada apa aja di dalemnya? Ngapain aja di sana??

__ADS_1


Sok atuh kencengin LIKE, VOTE, Hadiah 🌹 dan ramaiakan KOMEN nya dulu 🤭🤗🥰


__ADS_2