Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
91. Luka Terbalas Duka


__ADS_3

Orion mulai mengerahkan semua anak buahnya yang tersebar dibeberapa negara untuk mencari Nayla. Orion sendiri tidak bisa turun tangan ke negara-negara yang ia perintahkan kepada anak buahnya untuk mengecek secara detail disetiap sudut CCTV jalanan negara-negara yang ditunjuk. Bisa saja Nayla tertangkap kamera keberadaannya. Saat Nayla di bandara dibawa oleh Belinda mereka masuk ke jalan khusus VVIP yang tidak dilengkapi CCTV untuk menjaga kerahasiaan orang-orang penting dari publik. Jadi Orion tidak dapat melacaknya.


Pencarian sudah berlalu satu bulan. Selama satu bulan itu juga Orion disibukkan dengan kegoyahan perusahaan-perusahaannya yang bekerja sama dengan keluarga Wijaya. Hendra memang menguji kesungguhan Orion untuk memperbaiki segalanya dengan menarik kerja sama dibeberapa perusahaan Orion dalam bahkan beberapa perusahaan di luar negeri. Untuk itu selama satu bulan Orion sering keluar masuk Indonesia dan beberapa negara yang bekerja sama dengan keluarga Wijaya.


Untuk Hanum dan Rio jangan anggap Orion tidak melakukan apapun. Orion yang telah memiliki kekuasaan di negara x yang bekerja sama dengan perusahaan Z memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya. Membangkrutkan dan mengakusisi beberapa perusahaan milik Rio.


Rio dibuat kewalahan karena beberapa perusahaannya benar-benar failed. Ia dan Hanum dihadapkan dengan Athena yang memiliki kelainan jantung. Untuk itu Hanum sering bolak-balik rumah sakit untuk pengobatan Athena adik kembar Ayanna.


Sampai satu perusahaan pusat milik Rio goyah Rio benar-benar dihadapkan dengan hutang-hutang perusahaan yang sangat besar.


“Dad lalu bagaimana dengan pengobatan Athena? Ia harus segera mendapatkan donor jantung jika ingin selamat.” Ucap Hanum kepada Rio yang sedang termenung di kursi kerja di kediamannya


“Dad akan cari cara dan dana untuk mencari donor untuk Athena segera.”


“Baiklah, aku ke kamar baby Ayanna dan Athenna dahulu.”


Saat Hanum berdiri dari duduknya kepalanya sangat pusing hingga hampir saja jatuh jika tangan besar Rio tidak menahannya


“Ada apa denganmu honey?”


“Entahlah Dad akhir-akhir ini aku sering merasa pusing. Mungkin hanya kelelahan mengurus baby twins kita.”


“Beristirahatlah jaga kesehatanmu, aku akan sering meninggalkamu dan kedua baby twins kita.”


“Iya dad,” Sebutan Hanum kepada Rio sudah berhbah menjadi daddy dan Rio kepada Hanum mommy terkadang honey. Sebutan kesayangan Rion kepada Hanum.


Rio mengantar Hanum ke ruangan baby twins dengan memapahnya. “Dad suruh maid buatkan minuman jahe madu untukmu, honey.” Ucap Rio sambil berlalu dari kamar kedua bayi kembarnya


“Terimakasih dad.” Rio hanya tersenyum dan meninggalkan Hanum ke ruang kerjanya


Di ruang kerja Indra sang asisten sudah menunggu

__ADS_1


“Carikan pendonor jantung untuk ankku Athena secepatnya.”


“Maaf tuan keadaan keuangan kita tidak bisa melakukannya dan banyak pengawal kita yang telah diberhentikkan. Ditambah banyaknya perusahaan terdahulu yang bekerja sama dengan kita menuntut gantu rugi.”


“Aku tidak perduli jika perusahaan terakhirku ini failed juga gunakan uang yang ada untuk menyelamatkan anakku keduaku.” Rio mengusap wajahnya dengan kasar


“Baik tuan,”


Tak berselang lama seorang maid berlalri tergopoh ke ruang kerja Rio.


“Tuan nyinya pingsan di kamar baby twins.”


Rio langsung berlari ke kamar baby twins. Melihat Hanum tak sadarkan diri di sofa. Rio menggendong Hanum ala bridal keluar rumah membawanya ke mobil. Tanpa di supiri Rio melajukan mobil dengan tujuan rumah sakit.


Hanya 15 menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke rumah sakit. Rio berlari dengan menggendong Hanum menurnkan di ranjang pasien. Perawat membawa Hanum ke ruang rawat. Rio tidak diperbolehkan masuk. Mondar-mandir di luar ruangan.


15 menit dokter keluar.


“Saya dok.”


“Bisa kita bicara di ruangan saya.” Rio pun mengikuti sang dokter.


“Bagaimana keadaan istri saya dok?”


“Apakah anda tahu istri anda sedang mengandung?”


“Istri saya hamil dok?”


“Iya tuan usia kandungannya masih 5 minggu, tapi janinnya sangat lemah dan diluar rahim hal itu yang mengakibatkan rasa sakit luar biasa diperut istri anda. Ditambah kondisi istri anda yang kelelahan dan stress.” Rio terkejut karena Hanum tidak pernah mengeluh rasa sakit di rahimnya. Sebenarnya Hanum menyembunyikan itu karena ia tahu Rio sangat stress dengan kehancuran perusahaan-perusahaannya Hanum tak ingin membebani pikiran Rio.


“Lalu apa yang harus saya lakukan dok?”

__ADS_1


“Harus mengangkat bayi tersebut dan maaf tuan di rahim istri anda juga telah terinfeksi. Sekalipun janin diangkat istri anda akan tetap merasakan sakit. Dua hal yang harus kami lakukan jika memang istri anda tidak ingin merasakan sakit. Pengangkatan janin dan rahimnya.”


Deg


Rio benar-benar hancur harapannya memiliki anak yang banyak dari rahim Hanum harus pupus sudah. Rio mengusap wajahnya dengan kasar. “Inikah balasan dari Tuhan karena aku menjalin hubungan terlaknat dan menjebak Rion?” Batin Rio


“Bagaimana tuan? Anda harus mengambil keputusan secepatnya agar tidak mebahayakan istri anda.”


Ucapan dokter membuyarkan lamunan Rio. “Lakukan apapun untuk menyelamatkan istriku. Pastikkan istriku selamat, jika tidak akan ku buat hancur rumah sakit ini.” Ucap Rio dengan mata tajam dengan mengintimidasi sang dokter. Dokter yang merasa terintimidasi pun mengikuti permintaan Rio.


**


Di kediaman Belinda Nayla sudah satu bulan hidup di kediaman minimalis Belinda di Belanda. Ia tidak tinggal bersama Belinda, suami dan Keyla. Ia merasa sungkan jika berada di tengah-tengah keluarga orang lain, tadinya Nayla memilih akan hidup di sebuah apartemen kecil namun Belinda tidak mengizinkan. Untuk itu Belinda menempatkan Nayla di rumah sederhana dekat perkebunan. Nayla tinggal dengan Arga. Sering kali Arga diantar supir untuk menginap di kediaman yang Nayla tempati. Sehingga Nayla tidak merasa kesepian. Terkadang Arga pun satang bersama Keyla dan Belinda.


Satu hari saat Nayla sampai di Belanda. Belinda menjelaskan kerumitan hubungan Hanum, Orion dan Rio. Walau Nayla sekarang tahu bahwa Hanum tidak mengandung anak Orion. Tapi Nayla tetap kecewa dengan Orion yang membohonginya soal status dirinya dengan Hanum.


Untuk itu saat Belinda menawari untuk memberi tahu Orion keberadaan Nayla, Nayla melarang keras. Nayla butuh waktu untuk menerima ini semua. Nayla hanya ingin menenangkan diri. Walau setiap malam sebelum tidur cairan bening selalu terjatuh di pipi putih chabby Nayla karena merindukan Orion. Merindukan pelukan, elusan dan kecupan-kecupan Orion sebelum tidur.


Sebisa mungkin Nayla menahan kerinduan teramatnya kepada Orion, ayah dari kedua anak yang dikandungnya. Ditambah keaktifan kedua anak dikandungan Nayla semakin membuat Nayla kewalahan karena rasa sakit dari tendangan dan punggung yang terasa linu. Sudah tidak bisa tidur nyenyak karena posisi tidur yang serba salah dengan kandungan semakin membesar.


Jika ada Orion, tubuh Orion akan menjadi sandaran untuk tubuh mungil Nayla dan memeluk Nayla dari belakang. Mengelus-elus perut Nayla dari tendangan-tendangan aktif kedua buah hati mereka.


"Anak-anak ibu sabar ya sayang, kalian merindukan ayah ya? Ibu juga sama sangat merindukan ayah. Kalian bantu ibu ya, untuk tenang, perut ibu sakit sayang jika kalian terus melakukan tendangan seperti ini. Maafkan ibu yang menghindari ayah kalian. Ibu hanya butuh waktu, bersabarlah anak-anakku." Ucap Nayla dengan isakan tertahan


Lanjut????


raidersnya banyak nih alhamdulillah tapi ko Vote, Rate, Like dan komennya dikit sih??? 😢 Sadlah 😭


Apresiasi miss dengan penghargaan dari kalian zheyenk hanya dengan tekan tombol LIKE, VOTE, HADIA BUNGA dan komen untuk dukung miss Up terus


Miss tunggu ya misstizenku 😘

__ADS_1


Kalau nggak miss tamatin nih. Pada setuju ngaak miss cepet tamatin??? KOMEN YAA


__ADS_2