
Sayang-sayang miss ini novel SEKUEL Nayla Orion ga akan kalah BUCINNYA pasangan Freya anak Orion nih dari Orion
CUS Langsung ke Profil miss BACA NOVEL "FREYA'S A TOUHGH WOMAN"
GA AKAN DI POST DI SINI
Ok jadi JANGAN MINTA MISS LANJUT DI SINI
MISS kasih POTONGANNYA aah EPISODE 🤭
ABIS BACA LANGSUNG MELUNCUR ke NOVEL FREYA ya JADIKAN FAVORITE, LIKE, VOTE, hadiah 🌹 dan RAMAIKAN KOMENNYA di sana 🤭🙏🏻
“Adek suka seseorang aa, tapi dia sudah beristri.”
“Apa?? Dek jangan aneh-aneh.”
“Dengar dahulu aa. Katanya cerita aja, iih belum apa-apa sudah komen.”
“Ok-ok, terus?”
“Adek tahu diri lah aa, pas tahu sudah beristri adek kubur ko rasa kagum suka adek. Tapi masalahnya.” Freya diam sejenak
__ADS_1
Flashback On
“Frey jika saat studi kamu mengalami kesulitan dan membutuhkan teman diskusi untuk penelitian kamu jangan sungkan hubungi saya. Insya Allah saya bantu kamu.” Ucap Wiliam yang sedang memeriksa laporan mingguan Freya di laptopnya
“Terimakasih banyak pak atas penawarannya.”
“Itu bukan penawaran Frey. Itu keharusan. Saya sudah menganggapmu adik saya. Jadi sebagai aa mu saya akan bantu kamu jika dalam kesulitan.”
“Baik pak.” Freya mengiyakan saja perkataan Wiliam karena bagaimanapun Freya sadar diri tak akan meminta bantuannya. Dalam hidup Freya tak ada yang namanya petemanan atau adek kakak bersama lelaki yang sudah beristri. Freya selalu ingat pesan Nayla, untuk tak sekalipun berteman atau bersahabat dnegan lelaki yang sudah berkeluarga. Karena bagaimanapun tak ada persahabatan pria dan wanita yang telah berumah tangga. Yang ada kita atau dia bisa jadi sebuah ujian dal kehancuran rumah tangga.
“Saya tunggu waktu di mana kamu menghubungi saya, Frey. Saya sudah menjalani proses penelitian di S2 pasti kamu membutuhkan banyak referensi saat menyusun skripsi. Saya pastikkan membantu kamu dan insya allah tak akan banyan revisian yang kamu lakukan.”
“Baik pak terimakasih banyak untuk niat baik bapak.”
Flashback off
“Iih aa mah nggak dengar nasehat ibu ya waktu itu pas kita baru lulus kuliah?”
“Nasehat mana? Aa dengarlah kapan aa nggak dengarin ibu. Nggak pernah kali kan yang suka ngeyel kamu.”
“Suka dengar tapi nanya yang mana. Walau adek suka ngeyel tapi adek nggak ngeyel sembarangan kali. Adek punya alasan kuat wlee.” Freya malah meledek Fariz
“Iya-iya adek aa mah perempuan yang tangguh ngeyelnya cuman pemgen mandiri aja. Ya sudah nasehat ibu yang mana? Kan banyak banget nasehat ibu.”
__ADS_1
“Itu loh aa, nasehat ibu tentang pertemanan dnegan lelaki yang sudah beristri atau sebaliknya. Fidak ada yang namanya pertemanan antara lelaki atau perempuan yang sudah berumah tangga. Yang ada kita atau dia malah menjadi celah ujian untuk rumah tangga. Nah adek tuh nggak mau jadi celah ujian untuk pak Wiliam dan pak Wiliam ujian untuk kesehatan hati adek.”
“Gitu aja ko dibikin ribet sih dek. Ya sudah nggak usah galau, nggak usah menghubunginya saja ketika kamu butuh referensi cari orang-orang lain yang bisa bantu kamu. Selesai kan.”
“Iya tapilan dia kayak yang maksa adek. Smpai nunggu adek untuk menghubunginya.”
“Masih dua tahun lebih dek mungkin dia juga lupa. Terus memang kamu mau tetap mengaktifkan aplikasi pesan kamu di sana pake nomor sini?”
“Iya lah aa, adek juga kan punya teman-teman.”
“Ya sudah jaga aman saja. Nggak usah menghubungi, niat kita mah baik jangan sampai menjadi celah untuk menjadi ujian bagi orang lain. Asyaithon mah nggak pandang bulu dek, dengan kamu nanti menghubungi bisa jadi membuat perasaan kamu semakin dalam dan ada celah untuk merusak hubungan mereka. Atau dia yang malah tergoda sama kamu.”
“Astagfirullah aa emang adek wanita penggoda apa?” Freya mencebikkan bibirnya kesal
“Eeh kan aa bilang kalau. Itu kan karena bisikan asyiathon yang mau memecah belah hubungan orang lain. Jadi sebelum terjadi, hindari dek. Lebih baik tidak sama sekali daripada mencari celah. Bukan memutus hubungan tapi di sini permasalahannya kamu punya rasa ke si pa Wil Wil siapa itu.
“Wiliam aa.”
“Iya ke Wiliam. Kalau kamu nggak ada rasa mah kan fine-fine aja buat jadiin guru atau apalah untuk kebutuhan skripsi kamu kuranv dua tahun lagi.”
“Iya juga sih aa, insya allah adek bakal istiqomah . Nggak akan goyah untuk menghubunginya.”
“Itu baru adek aa.” Fariz mengelus rambut legam Freya
__ADS_1
“Makasih ya aa.” Freya memeluk perut Fariz yang beridi sedangkan dirinya dalam posisi duduk
**