Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
45. Orion Tanpa Nayla


__ADS_3

Siang hari Orion beru pergi ke Perusahaannya. Ia pergi bersama Dirga.


"Dirga apa yang akan kamu lakukan terhadap dua pelayan mencurigakan itu?" Tanya Orion yang berada di kursi penumpang belakang kursi kemudi Dirga


"Mereka akan terus diawali di dalam kediaman ataupun diluar tuan. Saya telah memasang pelacak dan perekam suara di barang yang sering mereka gunakan dengan bantuan ibu Hernia. Jika ada pergerakan mencurigakan saya akan menangkap basah keduanya." Ibu Hernia nama kepala pelayan yang melayani Orion dan Nayla di kediaman


"Ok, saya percayakan segalanya padamu, Dirga. Perketat keamanan untuk Nayla dan keluarganya."


"Ada yang saya khawatirkan, tuan."


"Katakan, Dirga."


"Ibu angkat nyonya muda. Apa perlu saya memperketat keamanannya juga?"


"Saya benar-benar tak mengingatnya, Dirga. Lakukan Dirga. Perketat keamanan mereka, jangan sampai orang asing mendekati mereka dan memanfaatkan keretakan hubungannya dengan Nayla. Jangan biarkan memberi celah siapapun terutama Hanum dan para anak buahnya mendekati mereka."


"Baik, tuan. Untuk permintaan anda ke surel pribadi saya. Semua sudah selesai, tuan."


Flashback On


Setelah malam drama Nayla yang besedih akan gunjingan para pelayannya. Orion mengirimkan pesan kepada Dirga malalui surel pribadi yang dibuat dari aplikasi milik Perusahaannya karena tingkat keamanan yang tinggi tidak akan ada kebocoran percakapan ataupun data.


"Dirga, perkuat keamanan dokumen ilegal manipulasi perceraian saya dengan Hanum" Orion selalu mengirimkan pesan kepada Dirga melalui surel miliknya.


Flashback Off


"Apakah sudah ada anak buah kita yang mengetahui tepat tempat Hanum bersembunyi, Dirga?"


"Belum, tuan. Kita tak bisa mudah menemukannya, karena keamanan di negara xxx yang tak bisa membuat kita leluasa meretas data."


"Lalu langkah apa yang akan kamu ambil, Dirga?"

__ADS_1


"Saya sedang mempelajari perkembangan dan kemajuan beberapa perusahaan IT yang bisa kita ajak kerja sama tuan. Jika kita masuk ke negara xxx dengan bekerja sama, sangat mudah memperluas bisnis bidang IT dan Teknologi di negara nyonya hanum berada, tuan bisa dengan mudah mendapatkan informasi apapun mengenai nyonya Hanum dan tuan Rio tanpa peretasan."


"Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk menyeleksi perusahaan disana?"


"Saya hanya membutuhkan waktu paling lama tiga hari, tuan."


"Ok, saya percayakan semua kepadamu, Dirga. Lakukan sebaik mungkin."


"Baik tuan, namun ada keputusan yang harus anda ambil. Saat kita berhasil bekerja sama dengan salah satu perusahaan di sana, anda harus berada di sana minimal 2 bulan, tuan. Tuan harus memutuskan meninggalkan nyonya Nayla sementara di sini atau akan membawanya ke negara xxx? Jika tuan membawa nyonya, mungkin resiko nyonya Nayla mengetahuinya lebih besar, apalagi jika nyonya Hanum mengetahui keberadaan nyonya Nayla.


"Dengan keadaan Nayla yang sedang mengandung saya tak mungkin meninggalkannya Dirga, saya juga tak bisa berjauhan dengannya. Saya pasti akan membawa Nayla kemanapun saya pergi. Untuk itu persiapkan segalanya di sana. Tempat yang tak sembarang orang bisa masuk ke daerah itu, buat akses keamanan yang kuat, bawa pelayan terpilih dan koki terbaik dari sini. Saya tak mau Nayla harus keluar ketika menginginkan makanan Indonesia."


"Baik, tuan jika memang itu keputusan, tuan."


"Jika semua sudah siap, saya baru akan memberi tahukan Nayla. Saya sangat menunggu waktu itu, Dirga. Sebelum usia kandungan Nayla semakin membesar, saya ingin segera semua berakhir. Saya ingin hidup damai bersama Nayla dan anak-anak kami." Orion meluapkan isi hatinya kepada Dirga. Dirga memang bukan hanya asisten kepercayaan Orion saja, Orion yang usianya lebih tua dari Dirga telah menganggap Dirga saudaranya.


"Baik, tuan. Saya pastikkan masalah ini tidak akan pernah diketahui nyonya muda dan keluarganya."


Baru empat jam Orion berada di perusahaannya, Orion sudah merindukan Nayla. Orion mencoba mengirim pesan Nayla


"Sayang, sedang apa? Ayah kangen ibu 😘❤️"


Sudah 30 menit tak ada jawaban dari pesan yang dikirim Orion. Orion mencoba menghubungi Nayla melalui panggilan hingga beberapa kali, masih tak ada juga jawaban. Orion semakin gelisah, tak berselang lama Nayla membalas pesan Orion.


"Ibu, baru selesai mandi, ayah sayang. Banyak sekali panggilannya 🤭🥰" Orion menghubungi Nayla hingga 12x melalui panggilan suara dan video call. Tak berselang lama, Orion video call Nayla.


Di rumah Nayla yang sudah siap pergi ke workshop, panik karena ia akan memberi tahu Orion melalui pesan saat di jalan. Tapi Orion melakukan VC, Nayla mau tak mau menekan tombol terima VC.


"Sayang, kamu mau kemana?"


Nayla gelagapan, ia tersenyum paksa. "Eeuum ibu mau ke workshop, yah. Boleh ya??? "

__ADS_1


"Engga boleh, bu." Orion menjawab dengan tegas.


"Yah, please tadi dari workshop telfon ibu ada hal urgent yang harus ibu tangani. Cuman sebentar, yah. Please ya, yah?" Nayla memohon dengan puppy eyesnya


Orion menghela napas berat,


"Hanya satu jam, bu."


"Ya Allah, yah. Nggak gitu juga, 1 jam itu waktu di jalan pulang pergi kali, yah. Nayla memutar bola mata. Ini kan sudah jam 11.30 jadi ibu di sana sampai jam 15.30 ya?? 1 jam sebelum jam tutup workshop. Ya? Bolehkan ayah sayang?"


"Ada maunya baru bilang sayang." Orion berucap dengan datar tanpa ekpresi.


"Hehehe, boleh ya, yah?? Ibu ke sana sama pa Jajang, ko." Pa Jajang supir yang di beri kepercayaan menjadi suoir Nayla kemanapun. Dari namanya bisa diketahui ia keturunan tanah sunda. Pa Jajang sudah belasan tahun mengabdi kepada keluarga Orion. Bukan hanya sekedar supir biasa, pa Jajang pemegang sabuk hitam taekwondo dan ahli dalam pencak silat. Bukan hanya memiliki kekuatan fisik, ia juga salah satu pengabdi setia Orion yang peka terhadap anak buah rival Orion yang membututi mereka. Ia selalu berhasil lolos dari pantauan anak buah rival Orion.


Orion yang tak tega dengan Nayla yang mulai menatap sendu. Memutuskan mengizinkan Nayla ke workshop tanpa dirinya. "Iya, boleh dengan syarat ibu tidak boleh terlalu lelah. Ayah yang akan jemput ibu. Jangan kemana-mana, diam di workshop," Orion berkata dengan penuh ketegasan.


Terimakasih, suamiku, sayang. Ibu pergi, yah muaah....,Nayla tersenyum sangat manis dengan tampilan yang kekinian memberi ciuman online untuk Orion.


Sebelum pergi Nayla mengirimkan tampilan full body dirinya.


Send pict to My Husband ❤️ Nayla mengirim gambar dengan keterangan. "Ibu dan baby pergi dulu, ya ayah sayang. Assalamu'alaikum 😘❤️❤️"


Orion langsung membalas pesan Nayla, "Sayang kenapa pake jumpsuit? Terlalu membentuk tubuh. Ganti, sayang." Orion tak melihat keseluruhan pakaian yang Nayla kenakan saat video call.


Nayla sudah dalam mobil bersama pa Jajang, ia baru melewati gerbang kediaman Orion. Hape Nayla sudah dimasukkan ke dalam mini bag C****l nya. Ia tak sempat membaca balasan pesan Orion. Karena bawaan hormon kehamilan, Nayla merasa pusing melihat hape di saat berada di mobil.


Miss telat up nih wkwkwwk maafkan miss, real life sibuk banget nih akhir akhir ini. Tapi miss ga akan membiarkan misstizen kesayangan miss penisirin, jadi miss usahakan up yes


Oh ya miss juga baca loh komen komen misstizen, meskipun ga miss balas, tapi miss tampung masukkannya. Hanya saja miss ga bisa selalu memenuhi permintaan kalian, karna miss sudah punya garis besar cerita ini. Dan satu hal lagi yang perlu misstizen ingat JIKA ADA KETIDAK MASUK AKALAN mohon dimaklum karena ini hanya FIKTIF BELAKA ga selalu sesuai dengan real life.


Miss juga tidak memaksa siapapun untuk menyukai novel pertama miss, kalau suka alhamdulillah, kalau tidak mohon berkomentar dengan baik ya. Semua kebaikan atau keburukan akan kembali kepada diri masing-masing. Apa yang kita tanam, itulah hasil yang akan kita tuai nanti. Boleh ga suka miss tapi miss juga ga akan kembali tidak menyukai misstizen yang ga suka miss, love misstizen dari miss yang hobi curcor 🤭😅

__ADS_1


Biar miss double up kayak kemarin, FOLLOW miss, LIKE dan VOTE dong yang baca alhamdulillah banyak buat pemula kayak miss, tapi sikit sekali nih yang follow, like apalagi vote 😔 Jangan biarkan mis bernyanyi Ku menangiiiiss ....😭😅


__ADS_2