Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
119. Istri Cantikku yang Dermawan


__ADS_3

Orion memang sengaja hanya mengundang keluarga, sahabat dan karyawan Nayla saja. Orion ingin menikmati hari spesial sang istri dan kedua buah hatinya secara private.


Untuk itu tidak ada orang luar ataupun media yang meliput acara mereka. Biar saja media tahu dari orang-orang terdekat yang menggugahnya ke sosial media.


Setelah semua orang menikmati rangkaian acara mereka beristirahat di kamar masing-masing sebelum waktu makan siang tiba. Setiap kamar di kapal pesiar tersebut seperti kamar fasilitas hotel bintang lima. Ditambah adanya tiga kolam renang besar di setiap lantai kapal pesiar tersebut.


Untuk ruangan yang digunakan Nayla dan Orion sendiri sekelas dnegan fasilitas kamar suite hotel bintang lima dan terdapat mini kolam renang di dalamnya bisa digunakan oleh pasangan. Orion juga telah merencanakan untuk memanfaatkan waktu mereka di kapal pesiar untuk quality time bersama Nayla. Karena sudah cukup dua bulan drama kecewa Orion kepada Nayla. Untuk kedua buah hati Orion Nayla keluarga Wijaya dan Hardiardjo ingin Fariz dan Freya bersama mereka. Jadi mereka ditempatkan di kamar suite tengah yang diapit oleh kamar ayah ibu Nayla dan papah mamah Orion ditemani dua baby sitter mereka. Untuk ASI sudah Nayla persiapkan sebelumnya di cooler khusus ASI yang dibawa dari kediaman


“Mas indah sekali pemandangan di sini.” Kamar suite Nayla dan Orion berada di lantai paling atas dan salah satu kaca menghadap langsung ke lautan lepas. Terlihat dari dalam namun tak tembus pandang dari luar.


“Kamu suka sayang?” Orion memeluk Nayla yang berdiri menghadap lautan dari belakang


“Suka sekali mas. Pasti mahal sekali kamu menyewa kapal pesiar ini hanya untuk tiga hari dua malam.” Nayla memang terlampau polos dia sendiri tidak tahu seberapa kaya lelaki yang telah menjadi suaminya hampir satu setengah tahun. Orion hanya tersenyum dengan kepolosan Nayla.


“Ini salah satu kapal pesiar mas yang termewah sayang. Kalau kamu suka kita bisa berlayar kapanpun kamu mau. Dan kapal pesiar ini adalah hadiah untukmu dari mas. Kapal pesiar ini sudah atas namamu sayang.”


“Mas,” Nayla membalikkan tubuh menghadap Orion menatap mata Orion. Mata mereka saling mengunci dengan tatapan penuh haru dan damba


“Kenapa sayang?”


“Apakah ini tidak terlalu berlebihan untukku?”

__ADS_1


“Tidak ada yang berlebihan lebih dari kehadiranmu di hidup mas sayang. Apapun yang mas berikan kepadamu tak seberharga dirimu untuk mas. Terimakasih telah bersabar dengan segala sikap mas yang mengekang pergerakanmu, memintamu fokus untuk mas dan anak-anak, mau mengorbankan cita-citamu dan tetap berada di sisi mas. Terimakasih sayang untuk semua bakti dan cintamu.” Orion menatap Nayla penuh cinta damba dan rasa syukur


“Mas aku hanya manusia biasa, aku hanya seorang wanita yang Allah titipkan kepadamu untuk menjadi makmummu. Masih banyak kurangnya aku sebagai istri dan ibu. Kamu tidak harus berterimakasih mas sudah kewajibanku menjadi istri yang berbakti kepada suamiku. Dan akupun tak merasa terkekang olehmu. Aku merasa dihargai, dilindungi dan dicintai. Aku tahu apa yang mas lakukan untuk kebaikan keluarga kecil kita. Aku juga menikmati peranku menjadi istri dan ibu dari anak-anakmu. Rasa terimakasihku padamu tak cukup untuk semua kasih dan cinta yang kamu berikan untukku dan anak-anak kita. Kelimpahan materi telah mas miliki. Hanya baktiku sebagai istri dan ibu dari anak-anakmu yang bisa ku lakukan untukmu dan anak-anak kita. Jadi jika aku salah atau khilaf tolong tegur aku dengan lembut tanpa emosi dan kemarahanmu. Aku sangat butuh bimbinganmu mas untuk berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untukmu dan anak – anak kita.”


“Kamu wanita terbaik yang pernah mas temui sayang. Maafkan mas sayang mas masih menggunakan emosi untuk mebimbingmu. Kita sama-sama belajar ya untuk saling mengingatkan dan melengkapi satu sama lain." Orion merasa lega ternyata Nayla tidak merasa terkekang oleh aturannya. Orion benar-benar bersyukur teramat memiliki wanita yang pengertian seperti Nayla.


“Iya masku sayang. Mas bolehkah aku melakukan satu hal sebagai rasa syukurku atas suami yang sangat mencintaiku dan anugerah anak-anak kita?”


“Apa itu sayang?”


“Uang bulanan yang mas berikan khusus untukku diluar kebutuhan hampir satu setengah tahun bolehkah aku gunakan untuk membangun rumah singgah untuk anak-anak jalanan di Bandung dan Jakarta?”


“Saat dahulu aku di sekolah menengah kejuruan aku ingin sekali suatu saat nanti membuat rumah singgah untuk anak-anak jalanan yang ingin bermain atau hanya untuk makan saja tanpa harus terikat di sebuah yayasan. Mereka bebas memasuki rumah itu dengan syarat mentaati tatak krama meminta tolong dan berterimakasih kepada orang yang akan melayani mereka. Di dalam rumah singgah itu aku ingin membuat perpustakaan umum, playground untuk anak-anak bermain, ruang internet,dan ruang makan untuk mereka yang kelaparan.”


“Mas sangat mendukung apa yang kamu mau sayang, tapi mas tidak izinkan kamu menggunakan sepeserpun uangmu. Itu nafkah yang mas berikan khusus untukmu. Jika kamu mau mewujudkan itu mas yang akan mewujudkannya.”


“Tapi mas aku ingin mengeluarkan sedekah untuk mereka yang membutuhkan.” Nayla yang sensitif menundukkan wajahnya karena merasa Orion menolak keinginannya


“Sayang lihat mas,” Orion memegang dagu Nayla untuk menatapnya. “Kamu boleh bersedakah tapi hal besar seperti itu setiap harinya harus dikelola dengan manajemen yang baik, mengatur bagaimana agar tidak banyak pihak yang memanfaatkan tujuan mulia rumah singgah itu. Tidak semua dari mereka benar-benar membutuhkan, akan banyak orang yang memanfaatkan kehadiran rumah singgah itu hanya untuk merasakan fasilitasnya. Sedangkan mereka yang benar-benar membutuhkan bisa tidak mendapatkan haknya. Banyak resiko yang harus dihadapi jika tidak di manage dengan baik. Jadi mas mendukung apa yang ingin kamu wujudkan tapi izinkan mas membuat konsep untuk rumah singgah tersebut dan mengatur segala manajemennya harus seperti apa agar yang datang ke rumah singgah itu benar-benar mereka yang membutuhkan. Jika kamu mau menyedekahkan nafkah yang mas berikan untukmu sebaiknya melalui yayasan ataupun memerintahkan anak buah mas untuk memberikan langsung kepada mereka yang membutuhkan di blusukan-blusakan kota ini. Kamu mengertikan maksud mas?”


“Iya mas aku mengerti, maafkan aku tak memikirkan jangka panjang dan resiko dari adanya rumah singgah itu. Aku serahkan semua konsep dan manajemen rumah singgah itu padamu mas. Terimakasih mau mewujudkan mimpiku.”

__ADS_1


“Apapun yang kamu mau sayang selama mas mampu mas akan berikan.” (Sok sok pada haralu dapetin Orion di real life 🤣)


Nayla dan Orion pun saling berpelukkan di tengah lautan biru luas yang indah dengan keindahan hati kedua insan yang bersatu atas keridhoanNya. Memang tak mudah mendapatkan hadiah indah dari Tuhan perlu proses dan perjuangan yang tidak semua orang bisa melewatinya. Seperti Orion yang harus belasan tahun dahulu melewati pahit perjuangan asmaranya hingga berlabuh dilabuhan terakhir wanita yang menjadi takdirnya. Wanita yang dicintai, dihargai dan dilindunginya sepenuh hati dan jiwa. Jangan membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain karena kamu tidak tahu perjalanan apa yang sudah mereka lewati untuk terlihat bersinar saat ini. Karena belum tentu kamu mampu melewati jalan yang telah mereka lalui.


Syukuri apa yang kamu miliki dengan menerima, menjalani , dan menikmatinya. Karena bisa jadi hidup yang kamu keluhkan adalah hidup yang diinginkan oleh orang lain. Banyaklah bersyukur kurangi insecure. #SelfReminder juga sih buat miss 🥰🤗


Emang misstizen aja yang mau punya kayak masye Orion Miss oge hoyong atuh /miss juga mau atuh punya masye kayak masye Orion 😂


Tapi moon maap nih misstizen yang dari kemarin-kemarin nanya miss minta banyakkin stok Orion di real life, atuh please miss mah cuman bikin karakter haluu aslinya mah ga tau ada nggak tau enggak.


Karakter Orion itu miss cuman terinspirasi dari seseorang tapi da cuman satu karakter karakter lainnya dari gabungan karakter halu keinginan miss


Kalau beneran mau kayak Orion plek ketiplek HAYUU MISSTIZEN KENCENGIN DO'Anya Seriusin ibadahnya sama Allah sesuai keyakinan masing-masing siapa tau emang ada karakter yang miss buat di novel ini AAMIIN...AAMIIN...YAROBBAL'ALAMIN.


Aaminkan dengan serius misstizen 🤭🤗


Btw rumah singgah ini emang salah satu cita-cita miss tapi sayangnya aku bukan anak sultan aku wanita dewasa mandiri yang harus strong mencari cuan demi keluarga dan kebutuhan kehidupan yang luar biasa makin mehong 😂, angger si miss curhat


Mau lanjut???


KENCENGIN LIKE, VOTE, HADIAH 🌹 dan RAMEIN KOMENNYA dong zheyenk 😘🥰🤗

__ADS_1


__ADS_2