Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
85. Memainkan Peran


__ADS_3

Pagi ini Orion akan pergi ke negara L untuk langsung mendatangi kediaman Hanum yang tanpa pengamanan extra. Orion mengetahuinya karena dia memerintahkan anak buahnya mengawasi kediaman Hanum dan melaporkan saat Rio tidak berada di kediaman.


Rio sendiri meninggalkan kediamannya untuk pergi ke negara S mengatasi kegoncangan saham yang diakibatkan Orion.


“Sayang ayah pergi dahulu ya? Jaga dirimu baik-baik.” Ucap Orion kepada Nayla yang telah selesai menyiapkan keperluannya selama beberapa hari di negara L


“Iya ayah sayang. Ayah hati-hati di sana ya. Ibu dan anak-anak kita menunggu di sini.”


“Iya sayang, ayah pasti sangat merindukan kalian.” Orion merengkuh tubuh Nayla dalam pelukannya mengecup surai legam panjang Nayla dan mengusap punggung Nayla.


“Ibu dan anak-anak juga pasti merindukan ayah, jangan lama-lama ya yah.” Nayla mendongakkan wajah di pelukkan Orion menatap Orion dengan tersenyum manis


“Iya sayang, jika urusan ayah sudah selesai ayah akan segera pulang. Kabari apapun yang kamu lakukan ya?”


“Iya suamiku sayang.” Nayla meneggelamkan kembali wajahnya di dada bidang Orion membalas pelukan erat Orion


“Ayah janji sayang, menyelesaikan segalanya demimu dan anak-anak kita,” Orion dalam hati dengan memeluk tubuh Nayla, mengecup pucuk kepala Nayla berulang dan merenggankan pelukkan mencium lembut bibir seksi Nayla agak lama


Orion pun pergi ke negara L dengan private jet nya


Hanya memerlukan waktu beberapa jam sampai di negara L. Orion diantar Dirga ke kediaman Hanum. Tanpa kesulitan melewati gerbang kediaman Hanum Orion dan Dirga diizinkan masuk.


Hanum yang mendapat informasi dari keamanan di luar gerbang melalui interkom merasa bahagia atas kehadiran Orion. Kebahagiaan Hanum bukan karena masih kedatangan Orion namun merasa bahagia telah berhasil membuat Orion datang ke kediamannya.


Saat Orion telah memasuki ruang tamu. Seorang maid meminta Orion menunggu Hanum. Tak berselang lama.


“Mas Rion akhirnya kamu menemuiku.” Hanum tersenyum lebar datang dari ruangan dalam menghampiri Orion yang duduk di sebelah Dirga di ruang tamu kediaman Hanum


“Iya, apa kabarmu Num?”


“Aku sangat baik, mas. Kenapa mas tak menghubungiku dahulu jika ingin menemuiku. Sampai mas harus jauh-jauh ke sini.”


“Aku tak banyak waktu Num. Aku ingin mengonfirmasi kebenaran darimu.”


“Informasi mengenai apa mas?”

__ADS_1


“Kamu pergi setelah ku talak dalam mengandung anak-anakku. Apa itu benar?”


Hanum memainkan perannya dengan apik. Dengan mata berkaca-kaca Hanum berkata “Maaf mas aku tidak jujur padamu, aku memang pergi membawa buah cinta kita. Kamu telah menalakku jadi aku tidak bisa mengatakan kebenarannya. Selama ini Rio yang membantuku.”


“Dimana mereka? Aku ingin melihatnya?” Ucap Orion dengan datar dan dingin


“Ikutlah denganku mas untuk melihat kedua anak kita.”


Orion diikuti Dirga mengikuti Hanum ke ruangan khusus bayi Hanum


“Lihatlah mas kedua anak kita aku memberi nama Ayanna dan Athenna, mereka terlahir prematur baru kemarin mereka bisa bernafas tanpa bantuan oksigen.”


“Mengapa mereka terlahir prematur Num?” Orion mendekati dua box yang berdampingan.


“Aku pendarahan karena stress mas, aku baru mengetahui jika kamu telah menikah kembali dengan anak rekan bisnismu. Dan dia sedang mengandung anak kembar sama sepertiku. Aku sunggu terkejut. Mengapa kamu menikah kembali mas sedangkan kamu membiarkanku menderita du sini?” Ucap Hanum dengan penuh dramatisir


Orion sangat muak dengan ucapan-ucapan yan terlontar dari mulut Hanum.


“Bukankah secara agama kita memang sudah syah bercerai Num. Jadi aku bisa menikah kembali. Aku pun menalakmu karena kesalahanmu dengan Rio. Bisa saja kedua anak ini bukan anakku,” ucap Orion dengan telak dan jelas


Hanum terkaget namun tetap mengendalikan ekpresi kekagetannya.


“Terserah kamu mas mau percaya atau tidak. Tidak cukupkah kamu melihatku menjaga mereka selama delapan bulan tanpamu di sampingku? Rio lah sahabatku yang membantuku selama ini. Bukankah kamu berterima kasih padanya.”


“Jika kamu ingin aku percaya lakukan tes DNA kepada mereka, jika mereka bukan anakku tanda tangani perceraian kita secara hukum.” Ucap Orion dengan tegas


“Lalu jika hasilnya memang itu anakmu, kamu harus menerima kesepakatanku.”


“Katakan?”


“Ceraikan istri kecilmu dan berikan perusahaan di negara F sebagai masa depan untuk kedua anakmu. Aku tidak meminta kamu mencabut talakmu dan membatalkan perceraian kita.” Hanum memeluk Orion dari belakang, posisi Orion di depan dua box Ayanna dan Athenna. Orion pun melepas pelukkan Hanum. Tujuan Hanum dan Rio memang ingin mengambil alih salah satu cabang Orion di bidang lain yang cukup menggiurkan salah satunya di negara F.


“Aku tidak akan pernah menceraikan Nayla, akan aku berikan perusahaan F untuk anak-anakku jika mereka memang anakku. Tapi tidak dengan menceraikan Nayla.”


Dirga yang hanya diam di tempat dengan jeli diam-diam memperhatikkan sekitar dan titik-titik keberadaan CCTV yang terlihat jelas dan tersembunyi. Dari sebelum masuk Dirga telah membawa alat pipih kecil di sakunya alat pendeteksi CCTV tersembunyi produk Teknologi canggih milik perusahaan Orion. Orion dan Dirga tak semudah itu masuk ke kandang singa tanpa persiapan matang.

__ADS_1


“Baiklah, perusahaan pun sudah cukup untukku dan anak-anakku. Namun ada satu hal lagi kamu setidaknya lakukan kewajibanmu setiap bulannya. Jika tes DNA itu menyatakan mereka anak-anakmu.”


“Ok, lakukan tes DNA besok. Aku akan kembali ke sini.”


Maid Hanum yang berada di belakang Dirga diam-diam memotret kedekatan Orion dan Hanum. Hanum yang sedang memainkan peran telah memiliki rencana menguntungkan untuknya namun menghancurkan Orion. Karena bagaimanapun Hanum dan Rio telah merencanakan kemungkinan-kemungkinan terjadi. Begitu pun dengan Orion yang telah merencanakan sesuatu dengan matang. Hal ini seperti beradu kecerdasan, ketepatan dan kecepatan.


Orion pergi dari kediaman Hanum kembali ke hotel tempat ia menginap di negara L.


Saat Orion telah hilang dari pandangan, Hanum memerintahkan maid yang memotretnya mengirimkan ke nomor Rio.


**


Di Hotel x tempat Orion menginap bersama Dirga.


“Ga sudah kamu temukan dimana saja letak CCTV nya?”


“Sudah tuan, besok saat anda mengunjunginya kembali akan saya manipulasi lingkungan yang terekam.”


“Bagus jangan sampai kamu gagal, satu lagi perintahkan Eros untuk mengikuti perintah Hanum dan Rio di rumah sakitnya.” Hanum akan melakukan tes DNA esok di rumah sakit terbesar di negara L, saat Orion menyelidiki ternyata sang pemilik teman lama saat ia berada di negara x, yaitu Eros. Karena jasa Orion terdahulu dia bisa membangun rumah sakit ibu dan anak di beberapa negara, tanpa diminta Eros memberitahu Orion bahwa Hanum membayar rumah sakitnya untuk mengeluarkan tes DNA palsu jika hasilnya tidak sesuai. Orion ingin Eros mengikuti permainan Hanum dan Rio.


“Baik tuan,” Dirga pamit mulai melakukan satu-satu rencana yang telah Orion susun


Misstizenku serius miss pengen cry 😭 Yang Vote dan beri miss bunga sedikit amet


katanya seru 😢 tapi yang dukung miss dikit sekali 😭


Demi misstizen miss lanjutin cerita di sela sela waktu miss yang padet tapi aah sudahlah miss undur diri dulu 😭


Ramein dulu ya misstizenku sayang miss nanti balik kalau sudah rame 🙏🏻✌🏼


Miss aslii pundungan iih, Emang miss pundung aah kalau gini mah 🤣🤣


Walau miss bukan penulis kelas kakap tapi dari episode ke episode miss belajar cara menulis yang baik mungkin kalian ngerasain dari awal episode yang B aja atau bahkan iih ribet, iih mutee muter iih a lah b lah G lah tapi sungguh miss belajar dari hari ke hari menyusun kalimat yang pas saat percakapan atau menjelaskan sesuatu


Wahai misstizenku ternyata membaca bisa detikkan tapi ngetik tuh yaaa tak secepat kamu membaca ga kerasa udah puluhan episode aja padahal bikinnya tak semudah membalikkan telapak tangan zheyenk 😭

__ADS_1


Jeritan hati miss 😭✌🏼🙏🏻


__ADS_2