Suami Penggantiku Masih Beristri

Suami Penggantiku Masih Beristri
178. Season 3 - Niat Terselubung Fariz


__ADS_3

Fiana dan Fariz snorkeling melihat terumbu karang dan biota laut yang membuat mereka membelalakan mata. Dengan air yang jernih dan berbagai biota laut terlihat jelas.


Mereka disarankan tak menyentuh terumbu karang sembarang karena bisa jadi ada terumbu karang atau biota laut yang beracun.


Namun larangan itu tak membuat mereka kecewa dengan snorkeling bersama ditemani berbagai biota laut yang beraneka macam dan indah sudah cukup.


Setelah puas dengan snorkeling. Barulah mereka kembali ke kamar hunian mereka. Sebelum melihat sunset di laut Maldives mereka membersihkan diri.


Fariz yang memaksa Fiana mandi bersama bersusah payah menahan hasrat dengan pemandangan tubuh molek nan indah sang istri. Karena rencananya malam ini Fariz ingin memberi kejutan yang tak akan Fiana lupakan.


Fiana menggunakan dress simple merah yang elegant membentuk tumbuh indahnya yang selama ini tertutup oleh swag stylenya ditambah hijab pashmina yang simple dengan aksesories anting hijab di bagian luar telinga kanannya


Fariz mengenakan kemeja putih dengan lengan yang digulung memperlihatkan otot lengan kekarnya.


"Kamu siap sayang."


"Iya aa." Fariz menutup mata Fiana dengan penutup kain. Fariz menuntun Fiana ke sebuah kapal menuju lokasi dinner.


"Bukalah sayang."

__ADS_1


Fiana membuka kain penutup di matanya, kedua kalinya makan malam romantis disiapkan Fariz. Yang berbeda kali ini makan malam yang diimpikan seorang Fiana makan malam di bawah langit senja laut Maladewa. Dengan lampion-lampion mengelilingi tempat duduk mereka. Hembusan angin laut yang damai membuat kedua insan menikmati senja dengan berdansa


"Terimakasih aa, aku tak tahu aa membalas semua yang kamu berikan untukku."


"Tak perlu membalas dengan apapun sayang. Selama kamu selalu di sampingku mau mendampingiku dalam keadaan apapun. Dan mau mengandung anak-anakku itu lebih dari cukup."


"Insya Allah aku akan mendampingimu aa, selalu ada di sampingmu. Insya allah hingga menuju jannahNya."


"Terimakasih sayang. Jika aku melakukan kesalahan, aku mohon jangan pernah meninggalkanku apapun yang terjadi. Aku manusia yang bisa berbuat salah."


"Insya Allah aku tak akan pernah pergi meninggalkanmu aa. Kecuali jika kamu yang memintanya."


Senja yang berganti malam, membuat mereka menikmati makanan yang disediakan dengan suasana yang semakin romantis, lampion sudah mulai menyala diiringi musik acoustic.


Tatapan Fariz tak beralih dari wajah sang istri di hadapannya. Fiana menimati hidangan dengan melihat pemandangan sekelilingnya.


"Rasanya aku ingin berlama-lama di sini aa."


"Mau berapa lama sayang?"

__ADS_1


"Sebulan haha." Sembarang Fiana dengan tawanya


"Tapi kamu harus siap dengan konsekuensinya sayang."


"Memang apa konsekuensinya aa?"


"Aku kunci dirimu dan diriku di kamar."


"Iih apa bedanya tidur di kamar rumah di Jakarta kalau gitu."


"Hahaha, kita besok terakhir di sini sayang."


"Ko sebentar sekali sih aa."


Fariz mengendikkan bahu. "Besok juga kamu tahu."


"Yaah hanya sebentar." Fiana terlihat kecewa dnegan keputusan Fariz namun bagaimanapun Fiana harus menurut akan keputusan sang imam dalam rumah tangganya


Fariz tersenyum menyeringai tanpa Fiana sadari. Fariz telah merencanakan honeymoon istimewa yang tak akan Fiana lupakan. "Akan ku buat dirimu mengandung anakku dengan segera sayang." Batin Fariz tersenyum melihat ekpresi kecewa Fiana

__ADS_1


LIKE, VOTE dan Bunganya zheyenx


__ADS_2