
Hari lamaran pun tiba. Pagi ini Fariz sudah menggunakan kemeja bermotif batik yang didesain khusus oleh desainer terkenal di Indonesia. Motif batiknya sama dengan gaun brukat simple namun mewah yang akan dikenakan Fiana. Bernuansa tosca.
Fariz bersama keluarganya Orion, Nayla, Freya, Fakhri dan Fadhil beriringan dengan tiga mobil utama diikuti oleh beberapa mobil pengawal untuk menjaga keselamatan mereka. Semuanya menggunakan pakaian bernuansa tosca namun lebih simple agar tak lebih menonjol dari pemeran utama Fariz dan Fiana.
Hanya butuh waktu tiga puluh menit dari kediaman Fariz ke kediaman Fiana. Kediaman Fiana sudah disulap menjadi dekorasi yang simple namun terkesan mewah dengan tanaman dan bunga hidup dari mulai memasuki gerbang hingga ruang utama lamaran akan dilaksanakan.
Acara lamaran hanya mengundang dua keluarga inti, sahabat, teman dak beberapa rekan saja. Acara lamaran dilakukan tertutup namun diabadikan moment oleh EO pilihan terbaik di Jakarta. Mereka akan mempublish kepada publik saat sebelum esok hari H nya
Orion menjadi perwakilan yang membuka maksud dan tujuan kedatangan keluarganya melamar Fiana untuk anaknya.m Fariz.
“Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh."
"Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarakatuh." Jawaban serentak oleh tamu undangan
"Tujuan kami kemari sebagaimana melamar nak Fiana untuk menjadi pendamping dan istri dari anak kami yang bernama Fariz Hardiardjo. Sebelumnya terimakasih telah menyambut kedatangan keluarga kami dengan baik. Saya sebagai orang tua mewakili anak saya meminta kepada keluarga Wijaya merestui pinangan anak kami Fariz." Orion meminta restu kepada keluarga Fiana mewakili Fariz
“Saya sebagai orang tua dan wali Fiana ingin mendengar langsung maksud dan tujuan kedatangan keluarga anda.”
“Silahkan, aa Fariz silahkan utarakan maksud dan tujuan kedatangannya." Ucap sang MC
Setelah mengucapkan salam dan dibalas oleh seluruh undangan yang hadir Fariz mengutarakan maksudnya.
“Papah mamah tujuan dan maksud Fariz membawa keluarga Fariz ke sini ingin meminta restu papah dan mamah beserta keluarga untuk memberi restu akan itikad baik Fariz yang ingin menjadikan Fiana pendamping, istri dan ibu dari anak-anak Fariz kelak.”
“Papah sebagai orang tuan dan Wali Fiana mewakili keluarga merestui engkau nak Fariz menjadi suami, dan pendamping putri saya Fiana. Namun untuk jawaban lebih pasti mari kita tanyakan pemeran utamanya putri kami Fiana.”
Fiana yang belum muncul sejak tadi baru keluar dituntun oleh dua maid kiri dan kanan dengan gaun simple namun mewah dan elegant serasi dengan motif batik kemeja Fariz.
Didandani natural look yang simple namun memancarkan kecantikkan yang luar biasa. Membuat sang calon menantu Fariz tak berhenti memandang ke arahnya.
__ADS_1
“Nak Fariz..nak Fariz,” panggil Anggara papah Fiana
Fariz yang masih terpana akan kecantikkan calon istrinya yang sudah duduk berhadapan hanya berjarak dua meter disikut oleh Orion. “Nak dipanggil..
“Oh iya pah..,
“Wah calon mantu papah terpana ya melihat kecantikan putri papah.” Kekeh Anggara menggoda Fariz membuat para undangan tertawa, sang lelaki jelas malu-malu tapi mau. Dan Fiana tersipu di tempatnya
“Baiklah nak kita lanjutkan kembali. Putriku Fiana, Fariz dan keluarga memintamu menjadi istri dan pendamping hidupnya. Papah dan mamah beserta keluarga merestuimu hidup bersama Fariz Hardiardjo. Namun papah sebagai walimu ingin kamu yang menjawab sendiri apakah engkau menerima pinangan Fariz untuk menjadikanmu pendamping dan istrinya?
Fiana telah berdiri dan memegang mic yang diberikan MC.
“Saya Fiana Wijaya insya allah bersedia menerima pinangan Fariz Hatdiardjo untuk menjadi pendamping dan istrinya.
Suasana haru dan tepuk tangan menggema. Setitik air mata berada dipelupuk mata Fariz. Ia terharu dan bahagia.
“Mangga dek Fiana mencium tangan ibu Nayla begitupun aa Fariz mencium tangan mamah Andara.“ Ucap sang Mc
Keduanya melakukan hal yang diperintahkan MC
“Sekarang dek Fiana yang mencium punggung tangan aa Fariz.”
Fiana dengan malu-malu mencium punggung tangan Fariz, setelah mencium tangan Fiana bermaksud melepas tangan Fariz namun ditahan Fariz. Tanpa permisi Fariz mencium kening Fiana yang tak ada dalam runtutan acara.
Hal itu membuat orang-orang riuh bahkan MC mengomentarinya “Waduh aa Fariz sudah nggak sabar ya main nyosor-nyosor dedek aja. Tenang aa satu hari lagi bisa di unboxing dedeknya. Kerem sok di kamar.” Canda sang MC membuat orang-orang semakin tertawa renyah dengan candaanya
Wajah Fiana yang putih memperlihatkan pipi merah yang sangat jelas membuat rona dipipinya semakin jelas terlihat. Fariz hanya tertawa kecil dan tak melepas genggaman di tangan Fiana.
Setelah acara inti, ramah tamah dan mencicipi hidangan acara lamaran. Fiana dan Fariz mengasingkan diri ke taman belakang.
__ADS_1
“Sayang kangen..” Fariz memeluk Fiana mengeratkan dekapannya
“Aku juga kangen aa, alhamdulillah aa sudah menjadi calon suamiku.” Fiana membalas pelukan Fariz
“Iya calon istriku sehari lagi kamu akan menjadi istriku, pendamping hidupku dan ibu dari anak-anakku "
“Terimakasih aa telah membuktikkan keseriusanmu.”
“Aa yang berterimakasih kanu mau menerima pinangan aa lelaki yan banyak kekurangan ini.”
“Kekuranganmu menjadi kekuranganku begitupun sebaliknya, kita bisa saling melengkapi aa,”
Cup
Lagi-lagi Fariz mengecup kening Fiana dan memeluknya erat
“Nggak sabar menunggu kita berubah status. Dan bisa unboxing kamu sayang." Goda Fariz masih memeluk Fiana
“Aa..aa..,” Fiana mencubit perut Fariz
KENCENGIN LIKE
VOTE DAN BUNGA nya boleh lah di novel ini atau di NOVEL CEO KEJAM PENOREH DAN PENYEMBUH LUKA atau
FREYA'S A TOUGH WOMAN 🤭
Miss tripe Up nih 🤭
Semangatin miss dong makannya🤭
__ADS_1