
“Mau kemana kamu dek?” Tanya Fariz kepada Freya
“Mau kerja kelompok di rumah Intan.” Jawab Freya
“Pergi dianter mbak Eilia?”
“Enggak, dijemput Galang.”
“Enggak boleh.”
“Iih kebiasaan aa Fariz mah. Adek aduin ibu baru nyaho.”
“Aduin aja aa nggak takut.”
“Ibu..,ibu..,” teriak Freya menuruni tangga mencari Nayla
“Ibu di sini nak.” Ucap Nayla yang sedang berada di ruang tamu sedang memasukkan bunga hasil menanamnya di halaman belakang ke pas bunga
“Ibu aa Fariz ngelarang Freya pergi sama Galang.”
“Assalamu’alaikum..,”
“Wa’alaikumsalam..,” jawab Nayla dan Freya kompak
“Nak Galang, masuk nak.”
“Iya tante, saya mau jemput Freya kerja kelompok di rumah Intan.”
“Enggak, enggak boleh.” Teriak kompak trio lelaki posesif Fariz, Fakhri dan Fadhil yang baru saja sampai di ruang tamu. Ketiga saudara lelaki tersebut memang posesif kepada satu satunya saudara perempuan yang mereka miliki. Keposesifan mereka benar-benar dituruni oleh Orion. Tanpa Orion minta ketiganya telah mewakili Orion mengkhawatirkan Freya anak perempuan satu-satunya. Orion juga tak perlu khawatir berlebih karena ketiga jagoannya selalu menjadi garda terdepan menjaga dan melindungi Freya.
Galang cukup terkejut dengan teriakan ketiganya.
“Ibu.., bolehkan bu? Tuh lihat kelakuan anak-anak lelaki ibu kan Freya pergi mau kerja kelompok bukan main.”
“Tetap aja nggak boleh.” Jawab kompak ketiga lelaki posesif Freya sebelum Nayla memberi respon. Usia ketiganya tak beda jauh jadi mereka bisa dilihat seperti sepantaran padahal jauh lebih tua Fariz. Fariz dan Freya dan Fakhri sudah menginjak sekolah putih abu. Sedangkan Fadhil masih putih biru.
“Ya Allah ibu lihat, Freya udah telat nih pasti udah pada nunggu.”
__ADS_1
“Ada apa rame-rame gini sayang?“ Ucap Orion yang baru turun mengecup kening Nayla
“Freya mau kerja kelompok di rumah Intan tuh sudah dijemput Galang tapi biasa tiga jagoan ayah melarangnya.”
“Yah please boleh ya bareng Gilang?” Freya merajuk dengan mengoyang-goyangkan lengan Orion
Nayla menggelengkan kepala melihat anak perempuan satu-satunya sering merajuk pada sang ayah saat ada maunya.
“Begini saja sayang. Bagaimana jika Fakhri dan Fadhil ikut dengan mobil kamu dan Galang. Dan Aa Fariz mengikuti mobil dari belakang. Jadi nanti pulang semuanya bareng mobil Aa Fariz. Gimana?”
“Ya Allah yah ngapain pada ikut semua. Freya mau kerja kelompok bukan mau main.”
“Nggak ada penolakan titik.” Kompak ketiga jagoan Orion Nayla besuara
“Yah kalau mereka ikut yang ada teman-teman Freya salfok sama mereka bukan fokus kerja kelompok.”
“Resiko punya saudara ganteng teh.” Ucap Fakhri dengan enteng. Freya memutar bola malasnya. Adiknya yang satu itu memang kepedeannya tingkat dewa
“Gimana? Ok atau tidak pergi sama sekali?” Tanya Orion kepada Freya
“Iih ayah mah jadi ikut-ikutan aa sama adek-adek.” Freya mengerucutkan bibirnya. Galang yang ada dari tadi di sana melihat perdebatan keluarga tersebut malah asyik menonton menikmati kehangatan keluarga tersebut dengan teesenyum. Karena dia sendiri hanya anak tunggal dan tidak ada yang seperhatian keluarga Orion. Ibu dan ayahnya sibuk bekerja.
Orion menggenggam tangan Nayla melangkah masuk
“Ayaah please.”
“Ssuut tidak usah teriak nak tidak sopan. Sudah sana pergi dengan ketiga bodyguard pribadimu. Jangan ganggu ayah dan ibu. Ayah mau kasih adek lagi buat kalian.” Ucap Orion menggoda anak-anaknya
“Ayaaah..., ga mau.” Teriak ke empat anak Orion Nayla kompak. Orion malah terus berjalan masuk masih dengan bergandengan tangan dengan Nayla. Nayla memukul lengan Orion dengan tangan satunya lagi.
“Ayah ini kalau bercanda bikin heboh keempat anaknya.” Ucap Nayla saat mereka sudah berada di lift menuju kamar utama mereka di atas
“Ayah nggak bercanda bu.” Orion menaik turunkan alisnya
“Serius ? Udah sama – sama tua juga. Anak sudah pada besar. Iya sih dokter Elisa bilang kalau IUD ibu di lepas ibu masih bisa hamil. Tapi yakin nerima resiko saat ibu melahirkan? Nanti ada yang drama nangis-nangis takut kehilangan ibu.” Ucap Nayla menyindir Orion kali terakhir melahirkan Fadhil si bungsu yang sudah menginjak smp kelas 3.
“Astagfirullah jangan sampailah sayang mas bercanda empat juga sudah cukup. Lebih baik selalu bersama kamu daripada nambah momongan tapi tak ada kamu di sisi mas, sayang.” Orion merangkul bahu Nayla. Dan saat keluar lift Orion malah menggendong Nayla ala bridal
__ADS_1
“Mas...,turunin.”
“Ya kalau nggak akan ada momongan rutinitas kita masih harus tetap dong sayang.”
“Ya Allah mas nggak sepagi ini juga.” Nayla memutar bola matanya
“Iya iya enggak sayang. Mas ingin kota nonton yuk di atas.”
Merekapun menaiki lift ke lantai empat dan hanya menonton film kesukaan Orion film action di mini bioskop milik mereka. Tentunya dengan posisi yang sangat Orion inginkan berduaan di sofa semi kasur dengan saling memeluk. Bahkan Orion mencuri-curi kecupan di seluruh wajah Nayla dan berakhir di bibir seksi Nayla disela-sela keseruan film.
“Mas nggak bosen apa dari tadi ngeganggu aku dengan kecupanmu.” Nayla yang ikut menikmati film kesukaan Orion mulai sebal dengan tingkah suami bucinnya.
“Nggak akan pernah bosen sayang. Suruh siapa makin tua kamu makin cantik aja kalah wanita-wanita glowing instan sekarang dengan kecantikanmu sayang..” Ucap Orion dengan memeluk Nayla semakin erat dengan mengecup pucuk kepala Nayla
“Ya Allah mas udah tua juga masih suka gombal. Istrimu ini diangka empat puluh plus plus mana bisa disamain dengan wanita-wanita yang glowing in the dark saat ini.” Walau Nayla sudah masuk usia tak muda namun Nayla menjaga tubuhnya dengan berolahraga, menjaga pola makan, dan perawatan. Nayla bukanlah wanita yang senang menggunakan perawatan mahal dan datang ke tempat olahraga yang berlangganan premium bahkan platinum Nayla yang sederahana lebih baik melakukan workout dan perawatan sendiri dengan memilih skincare yang cocok untuknya. Bahkan untuk istri seorang sultan skincare yang Nayla gunakan bukanlah skincare mahal dengan kandungan serbuk emas ataupun berlian. Bagi Nayla yang terpenting cocok, sesuai kebutuhan dan bisa menjaga kesehatan kulit dan tubuhnya. Karena yang mahal belum tentu cocok dan menyehatkan. Banyak skincare yang malah memiliki efek jangka panjang yang menyebabkan cancer dan penyakit lainnya. Untuk itu Nayla sangat mempertimbangkan penggunaan skincare atau kebutuhan keluarganya dengan matang.
“Mas nggak pernah gombal sayang. Apa yang mas katakan semua kenyataan. Kalau mas gombal sudah pasti mas banyak gombalin wanita.”
“Awas ya kalau berani.”
Orion tertawa terbahak malah gemas dengan ekpresi sebal Nayla dan menutup mulut Nayla yang mau mengomel lagi dengan sebuah ciuman dalam. Dan terjadilah apa yang harus terjadi di mini bioskop tersebut.
Ketiga anak lelaki Orion benar-benar menjaga Freya. Bahkan mereka seperti bodyguard yang selalu mengikuti Freya. Hal itu membuat lelaki manapun sungkan kepada Freya teekecuali Galang sahabat Freya. Ketiga lelaki bersaudara itu juga sangat dekat dengan Galang. Keposesifan mereka membuat Freya tidak pernah merasakan yang namanya pacaran.
Namun dengan begitu Nayla Orion bersyukur keempat anaknya jauh dari pergaulan bebas dan bisa saling menjaga melindungi. Untuk itu saat usia mereka menginjak remaja Orion menghapus semua data pribadi anggota keluarganya di sosial media manapun atau platform manapun. Bukan tak ingin mengakui keluarganya namun demi menjaga keamanan seluruh keluarganya terutama anak-anaknya. Agar mereka bisa pebih leluasa mengenal dunia luar. Tanpa dunia luar tahu mereka adalah anak dari seorang Orion Hardiardjo.
TAMAT BENAR BENAR TAMAT
Jangan minta miss perpanjang lagi ya 🤭🤣
Sudah sampai di sini ya ektra partnya ya misstizenku
Sekuel anak Nayla Orion sudah di publish tuh. Kita pindah novel ya yang sudah baca di sini ke novel ketiga miss “Freya’s A Tough Woman” . Di cerita FREYA COUPLE Nayla Orion juga akan sering muncul ya jadi tenang saja kalian tak akan kehilangan mereka 🤭
Miss jamin kalian suka dan insya allah lebih masuk akal, dan banyak ilmu yang bisa kalian ambil di novel ketiga miss Freya itu.
Bisa kalian amati dan perhatikkan tata bahasa, kalimat, ilmu yang terkandung di novel tersebut. Miss jadikan profesi lain dari yang lainnya sesuai dengan minat Freya dari awal
__ADS_1
Meskipun nggak real tokoh yang miss ceritakan tapi banyak hikmah yang bisa kalian ambil untuk kehidupan sehari-hari. Miss juga akan tetap memberikan hikmah yang diambil di cerita ok 🤭🥰
JANGAN LUPA LIKE, VOTE dan ramaikan komennya terakhir di sini sebelum pindah ke novel FREYA ya 🤭