
Kekompakan Dua Twins
“Tidak boleh Freya kamu harus bareng dengan aa, kamu tuh masih kecil, kamu nggak tahu orang yang kamu pikir baik itu bisa saja ada maksud.” Ucap Fariz kepada Freya yang sama-sama masih kecil namun dewasa, mandiri dan cerdas untuk anak-anak usia lima tahun
“Peter baik ko aa, Freya kan cuman mau pulang bareng. Toh Freya juga diantar sampai rumah.”
“Enggak, sekali enggak tetap enggak Freya. Kalau kamu berani ngelanggar larangan aa, aa akan minta ayah buat kamu home schooling aja.” Fariz dengan suara khas anak kecil namun tegas berbicara jelas kepada sang adik yang selalu ngeyel. Jiwa kepemimpinan dan keposesifan telah diturunkan seorang Orion kepada Fariz
“Ada apa ini anak – anak ibu pada ribut sekali pagi-pagi?” Tanya Nayla yang baru masuk kamar Freya
“Enggak bu, ini Freya tuh masih duduk-duduk aja di sofa bukannya siap-siap sekolah.” Ucap Fariz kepada Nayla berbohong. Fariz senagaja berbohong karena tidak mau Nayla khawatir berlebih. Semenjak Fariz dan Freya diizinkan untuk mengenal dunia luar bukan hanya Orion yang posesif dan protektif terhadap anak-anaknya. Namun Nayla yang seorang ibu sangat khawatir berlebih saat Fariz dan Freya di luar.
Bahkan jauh lebih khawatir dan posesif terhadap dua babynya yang sudah tidak baby tapi menginjak masa-masa anak-anak. Fariz yang terbentuk menjadi pemimpin sejak dini karena Orion selalu menjejali dengan ilmu bisnis dan IT nya membentuk Fariz berjiwa kepemimpinan dan bertanggung jawab atas apapun yang dilakukan dan dimilikinya. Termasuk Freya adiknya, jika Fariz mengalami kesulitan Fariz yang cerdas menyelesaikan masalahnya sendiri atau yang terjadi masalah yang disebabkan Freya, Fariz akan menyelesaikannya dengan keputusan yang matang, tanpa melibatkan Nayla karena jelas Nayla akan membatasi aktifitas mereka di luar jika tahu. Tapi jika Fariz tidak bisa memutuskan Fariz lebih memilih mendiskusikannya dengan Orion tanpa diketahui Nayla. Orion yang mengenal karakter Fariz yang sama seperti dirinya pun terbuka atas apa yang dilakukan Fariz. Dan sama seperti Fariz tidak akan memberitahu Nayla karena Orion jauh lebih mengenal sang istri yang memiliki kekawatiran berlebih yang bisa membatasi ruang gerak anak-anaknya. Walau Orion posesif dan protektif tapi Orion tak melarang anak-anaknya untuk menjalani keinginan anak-anaknya. Orion juga memberi pendidikan dan pelatihan sejak dini berupa les yang diminati Fariz dan Freya. Fariz dengan les musik, karate dan ilmu Teknologinya. Freya dengan hal yang berkaitan dengan research. Entah darimana Freya menyikai hal yang berbau penelitian atau research. Padahal usianya masih kecil dan tak ada satupun dari Nayla atau Orion mengajari ilmu perkimiaan. Karena minat mereka sudah teelihat Orin menyalurkan minat anak-anaknya ke bidang yang diminati. Bukan hanya ilmu research Freya juga suka dengan musik sebagai hiburannya. Jadi Fariz dan Freya memiliki jadwal les yang sama di tempat yang sama tapi dengan minat alat musik yang berbeda. Fariz berminat dengan gitar dan drum. Sedangkan Freya hanya dengan piano.
Orion selalu memberikan keamanan dan kenyamanan untuk seluruh anggota keluarganya. Menempatkan para keamanan untuk menjaga mereka. Jadi Orion tidak perlu khawatir. Kemanapun mereka pergi Orion telah meningkatkan keamanan secara ketat. Terkecuali jika sumber kebahagiannya yang keluar kediaman, yaitu Naylanya. Orion pastikkan mereschedule aktifitasnya dan menemani sang ibu negara. Bukan Nayla yang meminta, tapi dirinyalah yang tak ingin Nayla pergi sendiri dan mendapat pandangan lapar dari para lelaki pemangsa bini orang. Orion tetaplah Orion yang posesif.
Sikap Orion dan Nayla terhadap kedua anak kembarnya berbeda, jika terjadi hal kecil saja di tempat mereka sekolah. Nayla akan khawatir berlebih dan hampir saja membuat kedua anaknya terkurung di kediaman mereka dengan home schooling dan mendatangkan para guru les secara private ke kediaman mereka. Namun Orion sang pemimpin rumah tangga bisa memberi arahan dan pengertian kepada istri tercintanya.
“Ya sudah sana gih Freya kamu diap-siap nanti kesiangan. Ibu ke dapur dahulu ya. Selesai mempersiapkan diri turun sarapan ya anak-anak ibu.”
“Iya ibu,” jawab Fariz dan Freya bersamaan.
“Aa.,”
“Hmm, “ jawab Fariz dengan gumaman
__ADS_1
“Kenapa aa kadang suka bohong sama ibu.Kan dosa.”
“Kamu mau aa nggak bohong?”
Freya pun mengangguk
“Makannya nurut sama aa, kamu tahu sendiri kalau ibu tahu kamu bareng pulang sama temen kamu meskipun dengan nanny dan supirnya ibu nggak akan izinin kita sekolah normal dan les di tempatnya. Ibu akan buat kita home schooling dan memanggil para coach untuk melatih kita di rumah.”
“Jangan sampai gitu dong aa, Freya nanti nggak punya temen.”
“Iya makannya nurut sama aa. Ayah juga akan ngelakuin yang sama kalau sampai kamu nggak nurut sama aa. Dan kita berdua sama-sama nggak akan bisa bersosialisasi dengan teman-teman.”
“Iya iya aa Freya nurut nih sama aa. Tapi nggak harus selalu aa tahu Freya temanan sama siapa atuh.”
“Tuh kan da kamu mah baru di kasih tahu udah ngeyel. Siapapun yang temanan sama kamu aa harus tahu. Kenapa coba?”
“Buat mewaspadai kalau teman-teman kamu itu nggak punya maksud lain berteman dengan kamu. Kamu tuh anak ayah ibu perempuan satu-satunya, aa juga harus memastikkan keselamatan kamu dek. Dan kalau ada apa-apa yang terjadi ya tadi biar kita nggak terkurung di rumah karena ibu yang nggak mengizinkan. Kemarin-kemarin ayah bisa ngasih pengertian ke ibu. Nah kalau ke ulang lagi ayah kita nggak akan bisa nolak permintaan ibu.”
Freya menghela napas berat. “Iya Freya janji siapapun yang temanan sama Freya, Freya kenalin dahulu ke aa.”
Fariz dan Freya pun berisap untuk ke sekolah TK mereka
Dan turun sarapan bersama Nayla Orion dan adik bungsu mereka Fakhri yang sudah berusia tiga tahun.
"Aa ****, sini mam."
__ADS_1
(Aa sebutan Kaka laki-laki dan teteh sebutan kaka perempuan di sunda). Meskipun Orion turunan jawa namun adat tanah kelahiran Nayla lebih mendominasi keluarga mereka dari tatak rama, bahasa dan kebiasaan.
"Sini sayang-sayangnya ibu." Ucap Nayla kepada Fariz dan Freya yang baru turun. Mengisi makanan dengan beberapa menu ke piring sang suami Orion, lalu ke kedua anaknya Fariz Freya dan terakhir ke piring dirinya. Untuk Fakhri Nayla sudah mempersiapkan makanan khusus di usianya yang ketiga tahun. Nayla benar-benar menjaga asupan gizi sehat untuk keluarga kecilnya.
"Fariz Freya hari ini ayah nggak bisa antar ya, kalian akan diantar mang Jajang. Anteng di sekolahnya. Freya nurut sama aa Fariz ya?"
"Iya yah," jawab keduanya kompak
Setelah sarapan Fariz Freya menyalami Nayla Orion dan mencium pipi mereka bergantian yang merupakan kebiasaan yang entah kapan dimulai. Mereka juga memberi kecupan untuk sang adik bungsu yang hiperaktif.
Nayla mengantar anak-anak dan Orion sang suami ke depan dengan menuntun Fakhri yang sudah tidak mau digendong-gendong lagi. Fariz Freya sudah terlebih dahulu keluar dari kediaman mereka dengan mobil yang dikendarai mang Jajang. Sedangkan Orion sedang melakukan ritual sebelum pergi ke Perusahaan memeluk dan memberi ciuman di kening dan bibir seksi istri cantiknya. Dengan menutup mata Fakhri balita ketiga mereka.
"Malam ini sudah bisa kan sayang?" Orion bertanya dengan berbisik. Nayla sudah satu minggu dilarang berhubungan intim karena sebelumnya IUD Nayla bergeser dan membuat rahimnya kesakitan. Jadi seminggu lalu IUD telah dilepas dan untuk menormalkan kesehatan rahimnya dokter melarang berhubungan intim dahulu selama satu minggu. Dan hari ini sudah hari ke delapan jadi Nayla sudah boleh berhubungan intim.
"Iya ayah sayang. Dengan syarat yang ibu bilang semalam ya?" Nayla yang baru melepas IUD dan belum menggunakan kontrasepsi dalam bentuk apapun meminta Orion membuang benihnya diluar.
"Ok sayang, ayah pergi dahulu ya." Orion mengecup bibir Nayla lagi sekilas karena saking senangnya. Semenjak anak-anaknya mulai beranjak tumbuh semakin aktif waktu intensitas Nayla dan Orion yang biasa melakukan hubungan intim satu minggu tiga sampai empat kali hanya bisa dua kali. Karena ada saja ulah dari kakak beradik yang dilakukan saat mereka quality time berdua.
Misstizenku zheyenk nih miss sering banget up di tengah malem hanya untuk kalian 🤗
Ini sekarang jam 02.56 emang bener kata mamah miss kalau di jam-jam segini buat kamu yang masih pelajar atau berkarya jam-jam segini otak tuh encer banget.
Makannya miss sering up tengah malem karena ya lancar aja gitu pas bikin naskah 🤭
Beda pas siang udah banyak aktifitas dan kesibukkan selain nyuri-nyuri waktu buat nulis ko susah amet yaa dapet inspirasi 😂
__ADS_1
Untuk itu zheyenx zheyenxnya miss jangan lupa LIKE, VOTE, KOMEN, HADIAH🌹untuk mengapresiasi karya miss.