
pagi -pagi sekali,
ponsel akila berdering,
akila terkesiap dengan bunyi ponselnya.
ia langsung membuka matanya dan mengangkat panggilan telepon nya.
"haloo," sapa aKila.
"(...)"
"iya,bentar lagi aku mandi kok." ucap aKila lalu menutup ponselnya.
"hoammm!!! jam berapa ini si,mata masih sepet banget gini." celetuk akila sambil menggeliat pelan.
lalu membuka jendelanya
ia menatapi jalanan yang begitu sepi
karena masih pagi.
matahari yang belum menampakkan dirinya membuat suasana pagi begitu dingin dan lembab.
akila meraih handuknya dan pergi kekamar mandi.
kricikk..kricikk.
byurrr..byurr...
bunyi gemericik air dari dalam kamar mandi membuat suasana begitu damai.
akila mengguyur tubuhnya dan menggosok pelan rambutnya dengan shampoo .
aroma mint yang menyegarkan .
akila membuat gelembung-gelembung busa dengan tangannya.
fyuhhh..fyuhhh..
sesekali ia meniup gelembung sabun itu hingga berterbangan.
mengasyikan...
ia mengulum senyum dibibirnya.
setelah dirasa puas dengan permainan busa sabunnya.
ia membilas tubuh dan rambutnya.
"huahhh..segar sekali badanku" lirih aKila sambil mengibaskan rambutnya yang basah.
setelah merasa cukup ia pun meraih handuk dan melilitkannya ketubuh.
kretttt..
pintu kamar mandi terbuka,aroma yang menyegarkan menyeruak ke seluruh penjuru ruangan kamar aKila.
Nana..naaa..naa...
akila bersenandung kecil dan menyeka rambutnya dengan handuk kecil tak lupa ia mengeringkan rambut dengan hairdryernya.
wing..wing...wingg....derttt.derttt..
bunyi hair dryer mengibas rambut akila yang masih setengah basah.
ia meletakkan hairdryer nya dan langsung memoles mukanya dengan tabir surya.
setelah itu ia langsung menepuk-nepuk spon yang sudah dibubuhi bedak tabur.
dengan tipis-tipis ia memoles kan kepipinya.
setelah selesai ia menggambar bingkai alisnya dan mengarsir tipis-tipis bagian tengahnya.
tak lupa ia menambahkan maskara pada bulu mata agar terlihat lentik.
ia mematut dirinya.
"kurang apa lagi ya,." matanya menelisik lebih ," oh blushernya belum aku pakai." katanya sambil mengusapkan perona pipi ditulang pipinya itu .
tak lupa ia memoles lipstik merah dibibirnya.
perfect!!
setelah itu ia membuka pintu lemarinya .
diraihnya gaun maroon yang kemarin malam bryan beli untuk nya .
pelan-pelan ia mengenakan gaun itu.
"wow,ini cantik banget gaunnya." teriak aKila histeris.
ia memutar badannya didepan cermin.
kini ia tinggal fokus pada hair stylenya.
ia mengcurly rambut nya mirip artis cantik di film-film kesayangan nya.
dengan gubahan jari jemari nya yang lentik.
ia mampu membuat rambut nya terlihat ikal gantung.
"huuu...kok aku cantik banget gini ya." seru akila sambil tersenyum puas.
tiba-tiba ponselnya berdering lagi
"ckkk, siapa lagi yang berisik ,ganggu aja." protes akila sambil meraih ponselnya.
"akila , aku didepan..." seruu bryan ngotot.
"iya,aku otw keluar." kata akila terlihat gugup .
ia meraih tas jinjingnya .
tin..tin...tinn.
bryan mengkode dengan klakson nya.
tak lama akila keluar .
jeng...jeng..jeng..
akila berjalan dengan anggun dan cantik menghampiri mobil bryan.
betapa terkejutnya bryan
melihat akila yang begitu memukau.
ia tertegun melihat akila yang bak Cinderella .
"akila.." ucap bryan terlihat kagum dan kaget .
__ADS_1
"kamu beneran akila ," mata bryan menampakkan sorot tak percaya
"iya aku,aku akila ,kenapa? kagum,suka,naksir ." goda akila tertawa.
"hmmm,cantik ,perfect ." ucap bryan terlihat puas ,ia mengulum senyum tipis.
lalu matanya kembali tertuju pada pintu mobilnya.
"ayo masuk ,'' kata bryan tersenyum tipis sambil membuka pintu mobil untuk akila.
"makasih,." akila tersenyum manis.
lalu masuk kedalam mobil.
kruyukk....kruyukk..
tiba-tiba terdengar suara bunyi perut akila.
"awww.." akila menggaruk kepalanya.
ia malu setengah mati.
baru saja ia dipuji, udah bikin malu aja.
bryan terkekeh.
"kamu lapar ?" kata bryan menatap akila
"hmm aku lapar ,aku belum sempat makan." kata akila terlalu jujur .
bodo amat deh..pikirnya.
"fine,kita makan dulu ya ,aku takut kamu pingsan. " goda bryan terkekeh.
sambil melajukan mobilnya.
"hmmm, jangan bilang gitu ahh,aku malu." akila tersipu malu.
"udah,gak usah malu, kalau malu gak kenyang ." celetuk bryan .
"hehe,,bisa aja bapak." akila terkekeh
"kita makan didepan ya ."kata bryan menepikan mobilnya.
"iya pak,aku ikut aja " kata akila pasrah .
"okee.." mereka turun dan langsung pesan makanan .
nasi kebuli ayam
wihh mantap kan,apalagi nasinya panas mantap tuh.
"minumnya apa " tanya bryan tersenyum.
"minumnya ice cappuccino pak." sahut akila sambil membenarkan rambutnya yang tergerai kedepan .
"baiklah,." bryan mengulum senyum tipis.
ia sesekali mengamati wajah akila dalam hati.
cantik!!!.
bryan terhipnotis dengan kecantikan akila.
...----------------...
GEDUNG RESEPSI
bryan merasa sedikit gerogi ,karena ia akan bertemu dengan mantan kekasih nya yang telah bersanding dengan laki-laki lain.
"pak,bapak kenapa." kata akila terlihat care pada bosnya itu.
"gak ,aku gak apa-apa." kata bryan menutupi suasana hatinya.
"bohong,aku tahu betul perasaan kamu pak."timpal akila tersenyum .
"ahhh ,sok tahu kamu." kata bryan mengomel.
"udah,percaya aja sama aku ,semua akan baik-baik saja." ucap aKila terlihat lebih percaya diri.
"peluk pinggang aku ." kata akila pada bryan.
"apa.." bryan melotot.
"udah , nurut aja, peluk pinggang aku." akila memegang tangan bryan dan meletakkannya di pinggang.
"hmmmm,ada-ada aja kamu." bryan terlihat sedikit sungkan.
tapi ia menuruti saja perkataan akila
dengan canggung ia memeluk pinggang aKila.
"nahh,gitu,ayo kita jalan." ajak akila tersenyum pada bryan
sambil melangkah kan kakinya maju menuju kepelaminan .
"akila ,aku gerogi nih ." ucap bryan terlihat gugup .
"udah gak apa-apa ,percaya deh sama aku." kata akila memberi semangat pada bryan
akhirnya,sampai juga ia didepan pelaminan sang mempelai.
disana,terlihat megan dan suaminya tersenyum manis sekali .
terpancar disana aura kebahagiaan .
megan,ia terlihat cantik dan anggun.
bahkan bryan sampai tak mengenalinya.
pangling!!
the power of make up
mampu merubah wajah seseorang menjadi bidadari.
yang jelek jadi cantik,yang cantik tambah cantik.
begitulah kira-kira.
degg..degg..deggg...
jantung bryan berdebar kencang .
"pak ,tahan perasaanmu." celetuk akila sambil memegang tangan bryan .
sampailah mereka didepan mempelai.
dag dig dug..
"megan..,saya ucapkan selamat atas pernikahan kalian."kata bryan berusaha tenang.
__ADS_1
"ehhh..mas bryan,makasih."sahut megan tersenyum tipis,ia melirik kearah akila.
ada tatapan yang aneh.
entah apa itu.
seperti sinis,marah, iri ,atau apapun .
akila tak peduli.
ia berusaha menahan supaya tidak gerogi dan menunjukkan pada semua orang jika mereka adalah pasangan kekasih.
"kenalkan,ini akila pacar baru aku ,kita hampir saja mau menikah , kira-kira 2 bulan lagi ." celetuk bryan
dan akila langsung melotot mendengar ucapan bryan .
ia menyikut perut bryan
"ahhhh.." ringis bryan menahan sakit.
"kamu gak apa-apa mas." tanya megan tiba-tiba.
''gak apa-apa ." kata bryan dengan nada santai.
"sekali lagi selamat ya mba ,atas pernikahan kalian ,semoga menjadi pasangan yang SAMAWA." ucap aKila mengukir senyum dan menyalami megan.
"i..iya , terima kasih atas doa restunya." kata megan dengan senyum yang dibuat-buat.
lalu aKila dan bryan meninggalkan mereka berdua .
kini akila dan bryan hendak mencari tempat duduk yang nyaman.
tapi tiba-tiba,
gubragggg...
sandal akila tersangkut karpet dan hampir saja jatuh.
jika saja bryan tak memegangi tubuhnya.
"akila ,hampir saja kamu jatuh." seru bryan memegangi pinggul akila.
mereka kini dalam keadaan berpelukan.
akila dan bryan saling tatap.
"maaf pak,aku gak bermaksud." akila memalingkan wajahnya.
bryan merasa gugup.
''kamu gak apa -apa." kata bryan masih memandangi wajah aKila dari dekat.
"gak ,aku gak apa-apa." akila berusaha bangkit dan membenarkan posisi tubuhnya dan mencoba berdiri.
"kita duduk disana yuk." kata bryan mencairkan suasana yang canggung.
"iyaa ,ayo." kata akila terlihat gugup
dari kejauhan megan memandangi mereka .
"wanita itu begitu cantik ,jadi dia pacar bryan." batin megan sambil menggigit bibirnya ada raut tak suka disana.
*
*
*
"akila,kita makan yuk."kata bryan
"iyaa ,kita makan yang banyak,apalagi bapak tuh, kudu makan banyak ,sebab butuh energi lebih untuk menghadapi kenyataan ." Sindir akila
"ihhh,apaan coba."bryan merasa tersindir dengan kata -kata akila.
" pak,btw,aku kayak gak asing sama mempelai laki-laki nya." celetuk akila.
"iyaa memang gak asing,nanti pulang dari sini aku ceritakan semua." sahut bryan serius.
"hmmm , baiklah,." akila mengamati sekitar ruangan gedung itu .
pesta pernikahan yang mewah .
batinnya.
tiba-tiba mereka dikejutkan dengan rombongan yang baru datang .
"ehhhh ,tuh teman kita dari kantor pusat udah datang ." kata bryan pada akila
"ohh ya,mana " kata akila sambil menengok kanan kiri mencari tempat yang ditunjuk bryan.
"tuhh ,didepan pintu masuk." seru bryan.
akila menoleh kearah depan pintu.
ya ,benar saja , disana ada pak yosep dll.
akila dan bryan menghampiri mereka dan menyalami satu persatu.
"haii akila,kalian datang bersama rupanya." celetuk pak yosep
"iyaa ,kita gak sengaja ketemu dijalan."ucap bryan tersenyum ramah.
"ohh,seperti itu." pak yosep mengangguk pelan.
"oh ya,saya juga lagi nunggu seseorang nih ,dia juga rekan kerja kita di perusahaan ." kata pak yosep
"ohh ya ,siapa." kata akila penasaran.
"bentar lagi mereka datang." ucap pak yosep .
"nah,itu mereka udah datang." seru pak yosep .
akila dan bryan menoleh kearah teman pak yosep .
jeng..jeng..jeng...
mata akila terbelalak melihat siapa yang datang.
"b..bram.?" bibir akila kelu..
entah,dia harus berbuat apa saat ini.
sekujur tubuhnya gemetar .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
tinggal kan jejak komentar,like,rate ya..biar semangat up 🙏🙏🙏
__ADS_1