
Bram melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang meninggalkan kantor rio.
dalam perjalanan pulang ia tampak berpikir sejenak.
bagaimana mungkin rio mau meminta akila darinya.
''hufttt'' bram menambah kecepatan mobilnya.
tak lama mobil bram sampai dikantornya.
Bram mematikan mesinnya.
'' pagi pak bram.'' sapa Novi dan sari secara bersamaan , dengan raut muka heran.
sari menyikut lengan novi.
Novi yang melihat ekspresi bos-nya itu langsung mengkode dengan telunjuknya.
''shutt!!'' Novi mengatupkan telunjuknya dibibir pertanda sari harus diam.
sari mengedikan bahunya.
Bram masuk kedalam ruangannya.
pranggg!!!!
terdengar suara barang dibanting dari ruangan bram.
"argggghhh!!!'' Bram berteriak keras didalam ruangan nya.
Novi dan sari pun saling tatap.
tapi tak ada dari mereka yang berani masuk dan melihat keruangan bram.
'' ada apa sar...'' ucap novi kebingungan.
''entaah,aku tidak tahu, mungin pak bram lagi marah.'' sari mengedikan bahunya.
'' ya udah biarin aja.'' novi berbisik ditelinga sari
'' ihhh,tapi aku takut nov.''sari menggenggam tangan novi.
'' duhh,kamu jangan bikin aku ikutan tegang dong .'' Novi menggigit kukunya.
*****
RUANGAN RIO
'' bos,kok tumben gak ke proyek .'' celetuk ricko mengernyit.
namun,
Rio hanya diam saja tak ada suara sahutan,atau sekedar jawab tidak atau iya.
ricko mengerucutkan bibirnya.
melihat bos-nya yang masih tidak mau bicara .
'' bos,..'' ricko mendekati rio.
ia mengamati wajah bosnya lebih dalam.
'' Rick,aku lagi gak mood,okey...'' Rio bangkit dan hendak pergi entah kemana.
Ricko hanya mematung disana ,ia hanya menggeleng karena dikacangin oleh rio barusan.
'' tuh orang lagi Kesambet setan apa si,kusam bener mukanya kaya kanebo .'' Ricko ngedumel sendiri .
'' bos,bos, hobi kok galau.'' ricko pun keluar dari ruangan itu
****
Bram yang tak bersemangat dalam pekerjaan nya pun ia memilih untuk pulang lebih awal.
ia membuka pintu apartementnya.
terlihat ,akila sedang sibuk berbenah.
Bram tersenyum tipis.
'' babe...'' sapa bram membuat akila terkejut.
''mas,kok udah pulang .'' ucap akila dengan ekpresi kagetnya.
'' iya ,tadi cuma kekantor wijaya group aja, habis itu pulang lagi.'' terang bram terlihat agak lecek mukanya .
membuat akila mengernyit heran.
'' ada masalah apa.'' ucap akila memandangi wajah bram yang kusut.
__ADS_1
ia mengajak bram untuk duduk disofa .
brampun mengikuti ajakan akila .
'' gak ada ,babe.'' Bram bangkit dari duduknya.
akila menghela napas panjang.
Bram , melangkah ke dalam kamar mandi.
'' aku mau mandi , habis itu mau keluar, ada urusan. '' Bram melepas hemnya.
akila hanya mengangguk setuju
'' iya ,ya udah mau minum kopi atau teh .'' tanya akila seraya bangkit dari duduknya.
" kopi tanpa gula.'' Seru bram dari kamarnya.
ia melepas semua pakaiannya dan mengguyur badannya dibawah shower.
akila terlihat sedikit bingung dengan tingkah bram hari ini.
'' sebenarnya mas bram kenapa si.'' lirih akila sembari menyeduh kopi hitam untuk bram.
'' Lagian tumben ,dia minta kopi hitam tanpa gula .'' akila mengernyit heran.
tiba-tiba ia berpikir sejenak,
kalau sikap bram yang aneh hari ini ,itu ada kaitannya dengan rio.
''babe .. '' tiba-tiba bram udah ada dibelakang akila.
''auhhh!!! '' karena kaget ia terkena cipratan kopi panas .
'' hati-hati dong babe...'' segera saja bram meraih jemari akila dan meniup nya .
fuhh..fuhhh..
terlihat bram meniup-niup jari akila dengan penuh perasaan.
''udah ,aku gak apa-apa kok mas.'' akila menarik tangannya.
Bram tersenyum tipis.
'' kamu kenapa si, ngalamun gitu.'' bram menegur akila dan mengusap wajah akila dengan lembut.
'' emmm, gak apa-apa mas,nih kopinya diminum.'' akila menyodorkan cangkir kopinya pada bram.
akila tersenyum manis .
*****
Rio masih belum pulang dari kantor nya.
ia terlihat murung.
Ricko pun menegurnya dan mendekati nya sambil menyodorkan segelas kopi dengan krimernya .
Ricko menatap rio sendu.
'' bos,lagi kenapa si, kalau boleh aku tahu.'' ricko menarik kursi dan mendudukkan nya perlahan.
'' aku lagi banyak pikiran rick.'' terang rio terlihat kalut .
'' mau cerita?'' ricko mengernyit.
'' aku lagi gak mood untuk cerita rick.'' rio mendesah Kecil.
'' minum dulu kopinya.'' ucap ricko terdengar care.
'' emmm, makasih.'' Rio mengulum senyum.
ia meraih cangkir kopinya dan menyesapnya perlahan.
'' Rick,kamu kalau mau pulang , pulang aja ,aku nanti nyusul.'' ucap rio .
'' gampang bos , kebetulan aku belum mau pulang .'' kekeh ricko.
'' ngepub yuk..'' celetuk rio tiba-tiba.
'' bos yakin....?'' ucap ricko terdengar ragu
''iyalah yakin.'' Rio menyesap kopinya lagi .
'' ya udah ,pakai mobil bos aja ya.'' ucap ricko.
'' bisa diatur.'' Rio terkekeh kecil.
Ricko terdiam sejenak .
__ADS_1
dalam hatinya, ia berpikir ,jika bosnya sampai mengajak nya pergi ke P*B itu artinya ia sedang galau tingkat tinggi.
'' aku pulang dulu rick.'' Rio beranjak dari tempatnya.
'' mau bareng?'' tanya rio seketika.
'' emmm,bos duluan deh,aku mau ada acara bentar .'' ucap ricko seraya menyeka mulutnya yang belepotan karena sisa-sisa kopinya .
'' okee,aku tunggu nanti malam.'' riopun pamit pergi dengan membawa gelas kotornya kedapur.
*****
akila terlihat cemas.
udah jam setengah 1 dini hari bram belum juga pulang.
padahal tadi siang ia pamit pergi sebentar.
akila menghela napas panjang.
ia meraih ponselnya.
[ mas,kamu kemana kok belum pulang.]
hening...
akila memandangi layar ponselnya lebih lama.
berharap ada notifikasi pesan masuk.
'' hahh!!!'' akila merebahkan tubuhnya di atas kursi panjang nya.
tanpa terasa akila tertidur dengan sendirinya.
karena matanya sangat berat menahan kantuk sedari tadi.
waktu berjalan begitu cepat.
tiba-tiba akila terbangun karena perutnya kelaparan.
kruyukk..kruyukk...
'' duhh, aku lapar lagi.'' ia meringkuk menahan perih dilambungnya.matanya melirik kearah jam dinding.
06:00
akila berpikir sejenak, tiba-tiba ia teringat akan bram yang belum pulang sampai pagi ini tapi,ia juga tak bisa menahan lapar diperut nya.
akila berlari kedapurnya .
ia mencari sesuatu yang bisa dimakan pagi ini.
'' duhh,masak apa ya .'' akila berpikir sembari mencari sesuatu didalam kulkas .
matanya tertuju pada spaghetti .
'' duhh,aku makan pakai ini aja ahh.''akila meraih bungkusan spaghetti .
ia merebus air terlebih dahulu , setelah mendidih ,akila menyeduh spaghetti dan membiarkan larut kedalam air.
ia sesekali memegang perutnya yang keroncongan.
'' duhh!!! '' ia meremas perut nya dan meneguk air putihnya.
berharap bisa meredam rasa lapar yang menyiksa pagi ini.
*****
tok..tok...tokk..
pintu diketuk dari luar.
'' itu pasti mas bram.''ucap akila terlihat gembira.
ia membuka pintu apartementnya.
'' mas,kamu kok ba...'' akila terhenti karena terkejut dengan orang yang ada didepannya kali ini.
'' k-kamu.'' ucap akila sangat terkejut.
'' haii...,'' sapa laki-laki itu dengan senyuman khasnya.
namun,akila terlihat seperti tak suka dengan kehadirannya.
namun, lain dengan pria itu,ia terlihat sangat bahagia karena bisa bertemu dengan akila lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...