SYAKILA

SYAKILA
240. MISTERI KEMATIAN NOVI


__ADS_3

" mas , aku lapar.'' ucap akila lembut ditelinga bram.


'' ehmm.'' bram menggeliat kecil.


tapi tetap menutup matanya.


mungkin,ia kecapean setelah beberapa jam lalu menghabiskan malam nya bersama akila.


'' mas,.'' akila mengguncang tubuh bram supaya ia mau bangun.


'' apa si beib,masih pagi ini loh,kamu udah berisik aja." bram terlihat sedikit kesal.


'' anakmu lapar.'' ucap akila meninggikan suaranya.


'' huftt!!!'' bram pun terpaksa harus bangun


karena akila kelaparan.


'' ya udah iya ,aku pesankan bentar.'' bram pun memakai kaosnya.


lalu pergi entah kemana.


sembari menunggu bram ,akila membuka ponselnya.


tangan nya membuka pesan yang belum terbaca sejak 8 jam yang lalu.


mata akila membulat seketika .


ia membaca satu persatu pesan tersebut.


( bu kita ketemu di cafe terdekat dari lokasi ibu sekarang.)


(okee,30 menit lagi saya kabari .)


( siap Bu)


akila meletakan ponsel nya


krettt....


dalam waktu yang bersamaan bram muncul dengan membawa makanan.


'' mas ,kamu udah beli makanan.'' tanya akila menatap bram


'' iya ,nih makan ,aku bentar lagi ada urusan ,kita check out habis kamu makan ya.'' ucap bram tersenyum tipis.


'' iya mas ,aku makan ya.'' ucap akila terlihat bahagia.


'' oke,aku mau mandi ya.'' ucap bram bangkit dari duduknya.


"ehmm'' akila meletakan bungkusan makanan itu dan membuka nya perlahan.


kryuyukk.... kryuyukk..


bunyi perut akila terdengar nyaring sekali.


'' iya de,maaf ya ,kamu udah kelaparan dari tadi yak.'' akila mengusap perut nya.


sembari ia makan ,ia teringat jika ia ada janji dengan seseorang pagi ini.


ia buru -buru menyuap lagi makanannya.


sepagi ini bram entah beli makanan dimana .


dihotel seperti nya belum ada yang masak.


cling ....


tiba-tiba ponsel akila berbunyi.


( Bu ,saya dalam perjalanan menuju cafe tempat kita janjian ,nanti ibu nyusul ya.)


( okeee)


" beibbb'' tiba-tiba terdengar suara bram dari belakang akila.


" ya mas.'' akila terlihat kaget dengan kedatangan bram .


'' kamu kenapa si ,kok kaya kaget gitu.'' ucap bram mengernyit heran.


" ng-nggak ,aku gak apa-apa kok.


'' oh ya mas ,kamu bukannya ada janji pagi ini ,ya udah sekalian aku juga ada janji dengan teman lama .'' ucap akila mengalihkan pembicaraan.


'' teman lama ?'' bram mengernyit.


'' ia , teman dulu dikantor ,kebetulan dia lagi hamil ,jadi pengin beli perlengkapan bayi gitu .'' ucap akila meyakinkan bram.

__ADS_1


'' ohh ,ya udah ,kamu hati-hati ya.'' ucap bram sembari mengenakan kaosnya.


...****************...


" mas ,aku turun disini yak,kamu hati-hati .'' ucap akila tersenyum.


"kamu yakin ,gak apa-apa aku tinggal beib .'' ucap bram ragu


" iya ,beneran ,gak apa-apa kok.'' akila terlihat serius.


" okey ,kamu pulang nya naik taxi kan.'' tanya bram lagi.


" iya mas,aku naik taxi.'' akila membuka pintu mobilnya.


ia berdiri didepan pintu sejenak.


sembari menunggu bram memakai sabuk pengaman nya.


'' aku tinggal dulu ya , bye-bye.'' akila melambaikan tangannya.


''okee, bye.'' bram melambaikan tangan nya pada akila.


perlahan,mobil bram melaju ,akila masih berdiri disana memperhatikan mobil bram dari jauh .


sampai tak terlihat lagi mobil bram ,


cling ....


( Bu ,saya udah sampai.)


akila menatapi layar ponsel nya.


( okee ,5 menit lagi sampai.)


...****************...


" taxi '' seru akila dari jauh.


taxi itupun langsung berhenti seketika .


'' pak ,kealamat ini ya.'' ucap akila terlihat sopan


'' baik mba..'' ucap supir itu ramah.


taxi itupun melaju dengan kecepatan sedang.


kali ini ia terlihat sedikit tegang.


entah apa yang dipikirkan nya.


'' mbaa,udah sampai.'' ucap supir taxi melirik akila dari spion .


'' ohh iya pak ,ini ongkos nya.'' akila turun dari taxi dengan hati-hati takut jatuh.


diusia kehamilan yang terbilang cukup muda ia sangat berhati-hati sekali menjaganya.


akila melihat sekeliling.


matanya tertuju pada sebuah cafe yang tak jauh dari posisi nya.


ia menarik ujung tali tasnya ke pundak.


perlahan kakinya melangkah masuk kedalam cafe .


ia mengedarkan pandangannya mencari seseorang.


tiba-tiba saja manik matanya tertuju pada seorang pria yang duduk dikursi membelakangi nya.


akila mendekati pria tersebut.


'' hai.'' sapa akila terlihat sedikit kaku.


'' ibu ,mari silahkan duduk.'' sapa pria itu sopan.


'' kamu udah lama nunggu.'' ucap akila.


'' nggak kok bu, ibu mau makan apa biar saya pesankan sekalian.'' ucap pria itu.


" nggak usah,saya udah makan barusan.'' sahut akila.


'' ya udah ,saya pesankan minuman aja yak.'' ucap pria itu tersenyum.


'' okee , terimakasih ,ohh ya ,gimana ,apa kamu punya info penting lagi.'' ucap akila terlihat penasaran.


'' ehhmmm....'' pria itu terlihat merogoh sakunya.


ia menyerahkan beberapa lembar dokumen penting .

__ADS_1


" apa ini .'' ucap akila penasaran.


'' buka aja Bu nanti juga ibu tahu sendiri.''sahut pria itu .


akila menghela napas panjang.


'' baiklah ,biar saya buka.'' ucap akila terlihat tegang.


cling.....


tiba-tiba ponsel nya berbunyi.


(beib,kamu udah sampai).


akila mengurungkan niatnya untuk membuka dokumen tersebut.


ia mengambil ponsel dan membaca pesan tersebut.


(udah mas ,ini lagi sama temanku lagi mau ke baby shop terdekat).


" seperti nya saya harus pergi sekarang .'' akila terlihat serius.


tiba-tiba saja ia ingin pergi dari tempat itu segera.


'' loh ,kok buru-buru ,tapi minumannya bu .''


'' udah buat kamu aja ,nih uang buat bayar bill nya.'' ucap akila ,ia menyerahkan beberapa lembar uang pada pria tersebut.


akila pun pergi dengan sedikit terburu-buru .


"tapi bu ." akila tak menghiraukan ucapan pria tersebut.


ia Segera memesan taxi online.


tak lama kemudian ,


taxi yang ia pesan sudah sampai didepannya.


akila tersenyum lega.


" dengan ibu akila .'' ucap supir taxi tersebut


'' iya benar.'' akila tersenyum ramah.


kemudian ia melangkah naik masuk kedalam taxi.


akila terlihat buru-buru ,entah mau kemana dia kali ini.


sesekali ia melirik kearah arlojinya.


" pak ,agak cepat yak.'' ucap akila pada supir.


'' ya mba ,baik.'' ucap supir dengan anggukan kepalanya.


...----------------...


Bram menghentikan mobilnya disebuah tempat yang tak pernah ia kunjungi sebelumnya.


entah tempat apa itu


yang pasti, bram baru kali ini menginjakkan kakinya ditempat tersebut.


Bram tampak mengamati sekeliling.


tiba-tiba ada seorang pria yang menghampirinya.


tak lama bram menyuruh pria itu masuk kedalam mobil.


" pak bram.'' sapa pria itu tersenyum.


" ada apa , hingga kamu mengajak kita ketemu disini.'' ucap bram serius.


" pak , kematian wanita itu masih diselidiki oleh polisi ,lalu bagaimana rencana kita selanjutnya.'' ucap pria tersebut.


" kamu harus memastikan jika kematian novi tak ada sangkut paut nya dengan saya." ucap bram tegas .


" baik pak .'' ucap pria itu.


kemudian iapun pergi dari hadapan bram


dari kejauhan terlihat akila mengamati bram dari dalam taxi.


rupanya ,akila diam-diam memasang GPS tracker di ponsel bram.


sehingga ia bisa tahu kemana bram pergi.


kali ini mungkin akila bisa membuktikan kebenaran tentang keterlibatan bram pada kematian novi.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2