SYAKILA

SYAKILA
155. PERGI KE RESORT


__ADS_3

Setengah jam kemudian ,


Albert sudah sampai di resort Putri duyung.


beliau mengirim pesan pada rio.


[ pak ,ini saya udah sampai didepan resort ]


[ oke..saya kesitu]


terlihat rio berjalan menghampiri pak albert.


'' pak ,udah sampai rupanya.'' celetuk rio tersenyum tipis.


'' iya pak rio ,saya kebetulan ngebut tadi dijalan .''sahut albert.


'' ohh,ayo kita masuk kedalam .'' ucap rio serius.


rio dan albert beranjak masuk kedalam resort.


'' hmmm mau pesan apa ,biar saya pesankan.'' tawar rio pada albert.


'' hmmm,hot latte aja pak.'' sahut pak albert ,


'' baik,kita keatas aja yuk..,biar kita bisa menikmati keindahan pantai dari atas balkon.'' ucap rio.


'' boleh.'' pak albert mengangguk pelan.


mereka berjalan beriringan.


sampailah mereka di atas .


'' wahhh,tempatnya enak.'' albert tersenyum tipis.


tak lama ada pelayan datang mengantar pesanan mereka keatas.


'' nih minumnya pak.'' ucap rio


'' makasih.'' albert tersenyum


" kalau boleh tahu pak rio ada keperluan apa ,kok tumben ajak saya ketemuan segala.'' celetuk albert penasaran.


'' hmmm,gak ada ,kita cuma ajak pak albert ngobrol-ngobrol aja,sebagai rekan bisnis .'' ucap rio tersenyum


sambil mengulurkan gelas pada pak albert.


mereka tampak asyik menikmati keindahan pantai dari atas balkon .


byurr... byurrr..


sayup-sayup terdengar suara deburan ombak memecah kesunyian .


'' ricko mana pak,bukannya dia ikut kesini.'' ucap albert


'' tadi dia ijin sebentar ,mau keluar ,katanya ada urusan.'' sahut rio.


'' ohh,gitu.'' albert mengangguk.


'' bagaimana kabar istri pak albert.'' ucap rio disela obrolan nya.


'' baik, alhamdulliah baik,tapi entah kenapa tadi tiba-tiba dia muntah-muntah gitu,macam kayak orang hamil aja.'' ucap albert asal.


ohokkkk..ohokk...


Rio terbatuk saat mendengar ucapan Albert.


'' pak Rio gak apa-apa.'' albert menatap rio yang tersedak saat menyesap kopinya.


'' gak ,gak apa-apa, oh ya tadi kata pak albert istrinya muntah-muntah.'' sambung rio.


'' iya , seperti orang hamil muda ,dan akhir-akhir ini juga kan dia lagi senang makan yang asam-asam gitu.'' terang albert


'' udah periksa ke dokter.'' tanya rio.


'' belum,tapi kalau hamil nggak mungkin deh pak.,soalnya kan kata dokter saya udah gak subur.'' ucap albert.


Rio mengernyit ketika mendengar ucapan albert .


'' kalau gitu,istri anda main serong dong.'' celetuk rio asal.


albert mengernyitkan dahinya.


'' apa mungkin pak ,kalau iya istri saya ada main dibelakang.


kalau iya beneran bakal saya hajar dia , sampai mampus.'' tegas albert menampakkan raut wajah kesal.


'' hmm,ada baiknya bapak pastikan aja deh,kebenaran nya ,dia hamil atau....'' ucap rio serius.


" iyaa , kalau begitu saya pamit pulang deh pak.'' pamit albert.

__ADS_1


'' loh,loh,kok bisa pak ,kita aja belom ngobrol lama , minuman nya aja belom habis.'' tahan rio.


'' hmmm,tapi saya kepikiran terus soal istri saya pak.'' sanggah pak albert .


'' iyaa,terserah pak albert aja si..'' rio terlihat pasrah.


Albert pun pamit pergi dan riopun mengedikan bahunya.


ia mengirim pesan pada ricko


[ bagaimana ,udah beres kan.]


[ beres bos.]


[ oke..]


*****


DITEMPAT LAIN


pak albert sampai dirumah nya tapi ,ia terkejut karena tak mendapati erlita ada dikamar nya .


bahkan selimut dan bantal sudah jatuh berserakan dilantai.


" sayang..,kamu bangun gihh,aku udah bawain capcay dan steak nih ,buat makan kamu.'' seru albert dari luar kamar erlita.


krettt..


Pintu terbuka dari luar.


'' say...'' albert tercekat saat melihat wanita yang dia cari gak ada dikamar nya.


matanya melotot.


" sayang..,kamu dimana.'' albert tampak kalang kabut ,istrinya tak ada dirumah ,dan kamarnya juga berantakan.


'' kemana istriku.'' batin albert, tiba-tiba saja ia teringat akan ucapan rio


tadi.


tanpa pikir panjang albert pun pergi mencari erlita.


******


DITEMPAT LAIN


" kamu mau bawa aku kemana rick.'' kesal Erlita seraya mengibaskan tangannya hendak melepas tali pengikat nya.


erlita menyeringai.


tak lama....


mereka telah sampai di resort tempat rio menginap.


mata erlita menatap kesekeliling.


'' ayo kita turun,.'' ricko memapah tubuh erlita dan melepas tali pengikat nya.


mereka berdua masuk kedalam.


'' duduk.'' ucap ricko Setengah membentak.


erlita menatap sinis pada ricko.


terlihat rio berjalan menghampiri mereka.


'' erlita,gimana kabar .'' ucap rio tersenyum nakal.


erlita menatap rio dengan tatapan sayu.


'' mas,kamu disini.


aku kangen sama kamu,aku ingin sekali rasanya bersama kamu saat ini,lihatlah anak kita ,yang ada didalam.''ucap erlita seraya memegang perutnya yang masih rata.


'' anak,anak kita,aku tak merasa dia anak ku,kamu kan wanita ****** bisa aja kamu ***** dengan laki-laki lain diluar sana dan itu anak laki-laki itu.'' bentak rio.


'' tapi ,aku terakhir kali melakukan itu dengan kamu mas.'' ucap erlita.


'' heh,aku tak peduli ya ,mau itu anak aku atau anak siapa,tapi yang aku mau , gugurkan anak itu,aku gak sudi melihat dia lahir kedunia kelak.'' ucap rio dengan sinis.


erlita menundukkan wajahnya.


'' kurang ajar kamu mas.'' erlita memaki dalam hati.


" nihh , uang buat gugurin kandungan kamu.'' rio memberikan segepok uang pada erlita.


erlita menatap nanar rio.


'' kurang ajar kamu mas,kamu pikir aku apaan.'' ucap erlita memelas.

__ADS_1


'' sudah,hapus air mata buaya kamu,aku tahu betul kamu wanita seperti apa.'' maki rio


'' ricko , cepat bawa dia pulang kerumah nya , sebelum albert mencarinya.'' titah rio.


'' baik bos .'' ricko menuruti perintah rio dan membawa paksa pergi erlita.


*******


RUMAH ALBERT


Sebuah taxi berhenti didepan rumah albert.


albert segera bangkit ketika mendengar suara ketukan pintu didepan.


krettt....


''sayang,kamu dari mana.'' ucap albert meraih tubuh istrinya.


'' mas,aku capek ,aku mau langsung istirahat.'' ucap erlita.


'' ohh,oke..'' albert mengangguk pelan dan merangkul tubuh erlita masuk kedalam rumah.


'' kamu tidur ,aku mau ngecek pintu dulu .'' ucap Albert.


erlita pun langsung meringkuk didalam selimut dan memejamkan matanya.


sementara albert masih terjaga dengan secangkir kopi nya.


''aku akan bertindak jika kamu macam-macam erlita.'' batin albert bergumam.


******


KEESOKAN HARINYA,


erlita tak ada dikamarnya.


ia pergi tanpa sepengetahuan suaminya.


pagi-pagi sekali ia tampak rapi dan wangi.


entah siapa yang akan dia temui sepagi ini.


sampailah ia didepan rumah mewah dan elegan.


[ mas ,aku didepan rumah kamu,bisakah kita ketemu.]


[ apa,jangan gila kamu, didalam ada istri saya.]


[ lalu..ketemu dimana]


[ kita ketemu di hotel **** aja ]


[ oke aku tunggu kamu ya mas]


erlita langsung pergi meninggalkan rumah mewah itu.


******


RUMAH AKILA


akila terbangun dari tidurnya ,


ia melirik kearah jam dinding


07:30


" what!! 07:30 , mampus aku .'' akila langsung bangkit dan berlari kekamar mandi.


byurrr.. byurrr.


terdengar suara gemericik air dari dalam .


akila mengguyur badannya dengan asal.


hari ini , entah ada setan apa ,dia bangun telat sekali.


'' huftt!! kok bisa aku telat ya ,ini semua gara-gara aku kecapean kali ya..'' akila memijat pelan tengkuk nya.


ia pun merasa aneh,tiba-tiba saja badannya sering merasa capek walaupun tak melakukan apa-apa.


iapun meraih tasnya dan langsung pergi meninggalkan kamarnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haloo.

__ADS_1


haloo...


terus dukung aku lewat like dan vote Kalian ya....🤗🤗🙏🙏🙏


__ADS_2