
erlita memboking sebuah kamar dihotel xxxxx.
tak lama terdengar langkah kaki seorang laki-laki yang begitu akrab ditelinganya.
laki-laki itu langsung memeluk erlita.
'' haloo sayang,pagi-pagi sekali kamu ngapain kerumah ,udah ngebet ya pengin di ******.'' bisik laki-laki yang berumur sekitar 57 tahun.
tapi wajahnya sangat segar , karena beliau sering melakukan olahraga .
''hmmmm ,mas bisa aja , lagian siapa suruh kamu buat perut aku membuncit kayak gini .'' ucap erlita dengan manja.
hingga membuat laki-laki itu bergejolak bagian bawah nya.
'' penuhi hasratku pagi ini , sebelum aku pergi ke kantor.'' ucap laki-laki itu dengan tatapan mesum nya.
erlita membalas tatapan itu dengan senyuman nakal.
akhirnya laki-laki itu segera melakukan hajatnya .
ia tak ingin menyakiti benih yang ada dirahim wanita nya.
ia pun meminta erlita yang memegang kendali.
deg... deggg...deggg..
terdengar suara yang sangat merdu dari gesekan bed karena lutut erlita yang terus melakukan pergerakan.
laki-laki itu menyeringai.
tiba-tiba...
ia mencengkeram pinggul wanitanya.
dan tubuh itu mengejang kuat.
tapi wanita itu terus mencari kepuasan yang belum didapat.
ia masih asyik meng****** pinggulnya.
terdengar suara ******* nikmat dari wanita itu .
seketika tubuhnya ambruk dan menimpa tubuh laki-laki itu.
brakkk..
tubuh itu terkulai lemas.
keduanya telah menuntaskan hasratnya dipagi ini.
'' makasih sayang...,aku jadi bergairah lagi pagi ini.'' ucap laki-laki itu merengkuh tubuh polos itu dan mengecup gundukan yang begitu menggoda.
'' awas kamu mas, kalau berani selingkuh dibelakang aku.'' ucap erlita dengan seringai nakal.
'' gak lah,aku mana mungkin akan berpindah ke lain hati ,kamu begitu membuat jiwa kelakianku muda kembali.'' ucap laki-laki itu
'' iya , kamu juga mas biarpun udah tua tapi , tetap perkasa ,aku suka ***** kamu, kamu itu tua-tua keladi'' bisik nakal erlita dan menggigit bibir Ryan.
'' lalu,kau akan kemanakan albert.'' laki-laki itu menatap erlita.
'' buang aja kelaut,dia udah gak ada artinya lagi,udah tua,im*****, miskin lagi.'' keluh erlita dengan ekspresi jijik.
'' hmmmm jangan gitu,dulu aja kamu doyan banget kan sama dia.'' goda laki-laki itu.
'' ahh mas ryan bisa aja.,tapi dibanding dengan dia aku Lebih suka tubuh mu yang atletis itu.'' ucap erlita mendesah kecil ditelinga ryan.
hingga membuat laki-laki itu bangkit lagi syahwat nya.
'' aku akan mandi ,dan kamu tetap disini aja ya... sampai aku kembali.'' ucap ryan.
'' oke sayang...,'' ucap erlita dengan manja.
'' baik aku akan mandi dan pesan sarapan ,kamu mau mandi juga gak.'' jiwa mesum ryan bergejolak.
'' boleh.'' erlita meraih tangan ryan dan mereka melanjutkan permainannya yang kedua kali di bathup kamar mandi.
******
DITEMPAT LAIN
Albert serasa dunia nya kiamat tanpa erlita disamping nya.
ditambah lagi erlita tak bisa dihubungi melalui ponselnya.
'' kurang ajar kamu er...'' maki albert seraya mengepalkan tangannya.
pasalnya ,
erlita kabur dengan membawa sejumlah uang dan barang berharga lainnya.
albert mengernyitkan dahinya dan tampak tegang.
cling.....
sebuah pesan masuk di ponsel albert.
__ADS_1
[ bos,wanita itu belum saya temukan bos ,beri saya waktu.]
[ okee..]
Albert menendang meja kerjanya.
ia begitu kalut.
****
KANTOR AKILA
akila masih sibuk dengan pekerjaannya.
karena ia tadi pagi telat ,maka ia harus melanjutkan dirumah .
malam semakin larut , angin berhembus kencang .
mungkin akan turun hujan malam ini.
tiba-tiba saja akila merindukan sosok bryan.
akhir-akhir ini akila dan bryan sering telepon dan sering VC .
mungkin karena mereka telah melakukannya beberapa kali sesaat sebelum mereka berpisah ,itu membuat mereka berdua kecanduan dan ingin segera menuntaskan hasratnya secara langsung .
entah ,
dari bryan ia belajar banyak.
Lagi-lagi akila hanya menelan ludah ketika ia membayangkan tubuh atletis itu me*****hnya.
cling....
Sebuah pesan masuk dari ponsel akila
RIO
[ sayang, aku pengin ketemu ,kamu sibuk gak malam ini.]
[ ada beberapa laporan yang harus diselesaikan mas,gimana ]
[ hemm , selesai jam berapa.]
[ belum tahu ,kamu mau kesini.]
[ iya,kalau boleh.]
[ oke ,aku tunggu]
Rio segera menaruh ponselnya dan mengganti bajunya dengan yang lebih bagus.
memakai wewangian yang khas sesuai karakter nya.
ia menaiki mobilnya dan bergegas pergi.
dalam perjalanan menuju tempat akila.
rio melihat seorang wanita yang mirip dengan erlita sedang bercengkrama di tengah jalan , hendak menyeberang menuju sebuah cafe.
'' erlita...''mata rio terbelalak.
'' sudah kuduga,dia memang wanita b*n*l .'' umpat rio menghantam setir mobil .
tapi ...
tinn..tinn...tin..
suara klakson mobil dibelakang rio memberi kode agar segera jalan, karena lampu menyala hijau.
'' shitt!!'' maki rio kesal pada dirinya sendiri.
dermmmm,,,,
mobil pun melaju kencang .
35 menit kemudian ,
Rio sudah sampai didepan kontrakan akila.
ia segera menepikan mobilnya dan mengklakson .
tinn..tiinn..tinnn..
tak lama akila keluar dan membuka pintu gerbang .
" mas,udah datang.'' tanya aKila tersenyum.
''iya, aku udah gak sabar pengen ketemu kamu sayang..'' rio tersenyum dan merengkuh akila kedalam pelukannya.
cuppp....
sebuah kecupan manis mendarat di kening aKila.
'' mas,ayo kita masuk,gak enak kita diluar , banyak orang yang lewat.'' ucap akila seraya menarik lengan rio.
__ADS_1
'' iya sayang...'' rio mengekori akila
'' mau minum apa mas.'' tanya akila berdiri didepan rio.
'' aku mau minum susu ,.'' kekeh rio dengan candaan khasnya.
'' ihhh,serius ahh,jangan bercanda.'' akila mengerucutkan bibirnya.
'' hmmm ,aku minum kopi hitam aja say.., lumayan sepet nih mata.'' ucap rio serius.
'' okee...wait.'' akila berjalan kearah dapur.
rio menatap lurus pada sekeliling.
tekk..tekk..tekk..
terdengar suara langkah kaki akila mendekati rio.
'' mas,nih kopinya.'' akila menyodorkan gelas nya pada rio.
'' awas masih panas , hati-hati." ucap aKila.
Rio tersenyum ,
'' makasih say..'' ucap rio tersenyum manis.
dan meniup-niup kopinya yang masih panas itu.
'' laporan nya udah selesai.'' ucap rio,lalu menyesap kopinya.
'' hmm,udah kok,aku ngebut tadi,kan kamu tadi kabari mau kesini jadi,aku buru-buru nyelesaiin laporan nya'' ucap akila tersenyum.
'' ohh gitu.,'' rio tersenyum dan tiba-tiba saja
kratakk...kratakk..
terdengar suara air diatas atap.
'' ohh ,hujan rupanya mas. '' kata akila mendongak keatas.
'' iya nih,aku bakal gak bisa pulang nih..'' ucap rio terkekeh
'' mau nginep sini juga gak apa-apa mas.'' ucap akila sambil menyesap cokelat hangatnya .
rio melirik kearah akila ia menatap lekat wajah itu.
'' memangnya kamu mau ijinin aku buat nginep disini.'' ucap rio tersenyum nakal.
akila hanya menatap rio dengan tatapan sayu.
entah...
tiba-tiba saja rio ingin mengecup bibir akila dan ********nya.
rio mendekati wajah akila dan melekatkan bibirnya.
akila memejamkan matanya dan menikmati momen itu.
ia mengikuti alur permainan rio.
cuppp..cuppp..
terdengar suara dari bibir mereka yang saling berpagutan.
mesra dan hangat , suasana dingin dan lembab , membuat mereka makin larut dan semakin larut.
karena terbawa suasana rio tak mau membuang waktu ,ia segera membopong tubuh akila masuk kedalam kamarnya,mereka masih dalam keadaan berpagutan.
buggg...
Rio menghempaskan tubuh akila diatas bed.
ia melucuti semua kain yang menghalangi tubuh akila dan dirinya.
pelan tapi pasti rio mencoba menyelami gua yang gelap gulita itu.
deru napas mereka saling memburu.
Rio masih berusaha keras untuk mencapai garis akhir.
semakin lama semakin cepat .
Rio ambruk seketika.
dan keringat bercucuran di pelipisnya.
akila hanya menatap langit-langit kamarnya.
ia pun lupa akan bryan untuk sesaat karena rio begitu lihai dalam memainkan perannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1