SYAKILA

SYAKILA
59. PERMINTAAN BYRU


__ADS_3

"akila kita udah sampai nih,humm lumayan macet jadi kita sampai sini sore dehh.." bram menghela napas.


"iya mas, alhamdulillah ,kita sampai dengan selamat " akila tersenyum seraya menghela napas panjang.


"kalau begitu aku mau langsung pulang kerumah aja" ucap bram tersenyum .


"gak mampir dulu nihh.." akila mengangkat alisnya.


"mmmm..gak usah dehh,lagian katanya kamu capek "


"hmmm..ya udah, terserah kamu aja."akila mengulum senyum.


"baiklah ,aku pamit yaa assalamualaikum"


"waalaikum salam" akila turun dari mobil dan melambaikan tangan pada bram.


tinn...tinnn..


bram mengkode dengan klakson


"iyaa..iya..hati -hati mas" akila membuka Pintu gerbangnya .


lalu ia masuk kedalam rumah


"huftt!capek banget aku " akila duduk di bangku depan rumahnya dan ia menyenderkan punggungnya.


"ka byru kok pergi gak bilang aku si,jahat banget dia " akila mengambil ponselnya dan membuka chat.


"ka byru chat aku ? " dia membuka chat.


"jadi,dia ngajak ketemuan nanti malam ,aku pikir dia marah sama aku.''akila melongo dan ia


cepat-cepat masuk ke dalam rumahnya.


bergegas melepas bajunya lalu mandi .


"lebih baik aku tenang kan pikiranku didalam bath up ini " akila menceburkan dirinya didalam kubangan sabun mandi.


" huuuuu...ini sangat merilekskan pikiran dan tubuh ku " akila memejamkan matanya di dalam busa.


30 menit kemudian ,


akila bangkit dari tempat nya dan langsung membilas sisa -sisa sabun di badannya .


setelah selesai membilas tubuhnya ia meraih handuk dan melilitkannya di tubuh.


klekk..


pintu terbuka .


akila keluar dari kamar mandinya.


segera saja ia mengganti pakaiannya dengan daster kesayangan nya.


"hmmm.. sebenarnya apa yang akan dibicarakan ka byru denganku si , kenapa mesti ketemu di***** segala"


batin aKila bergumam.


ia melamun didepan cermin , entah apa yang terjadi didalam kehidupan nya saat ini , kenapa ia harus ketemu laki-laki yang hanya membuat hidupnya merana.


jujur.. semenjak ia terjerumus dalam limbah dosa dengan bram ia menjadi wanita yang liar.


haus akan s*** dan bisa dibilang akila gila b*la*an laki-laki.


"ya tuhan,wanita macam apa aku ini ,tidak bisa menjaga kehormatan sebagai wanita ." akila terlihat putus asa.


tiba-tiba ia teringat akan ibu dan ayahnya di desa .


"ibu..ayah maafkan anakmu ini " tubuh akila bergetar hebat .


seketika ia ambruk ditepi ranjang.


mendekap kedua lututnya


tett...tett...Tett....


bunyi ponsel akila.


akila mengangkat wajahnya dan melihat layar ponselnya.


"siapa yang telepon si" batinnya.


"hahhh!!! kenapa si mesti aku yang jadi korban kedua laki-laki itu ." batinnya meracau dan gelisah.


ia membalikkan ponselnya dan mengacuhkan dering telepon nya .


tett...tet...tett...


"iya halo" akila mengangkat telepon dengan nada kesal.


"(...)"


" iya ,iyaa.''


"(.....)


"iya ,aku datang." akila semakin kesal saja.


"(...)"


"hmmmm" akila meletakkan ponselnya dengan kasar diatas meja kamar nya .


*


*


*


"akila tumben banget, gak semangat gitu ,ada apa si sebenarnya" lirih bram seraya mendekap bantalnya.


bram memandangi langit-langit kamarnya


tiba-tiba pintu diketuk dari luar.


"bram nak, kamu lagi apa ? apa kamu tidur " teriak bu hasna dari luar pintu.


"hmmm.." bram cuek dan tidak menggubris ibunya


"nak.. Jawab!! " bu hasna semakin meninggikan suaranya.


"iya...iya bu bentar." bram bangkit dengan malas dan membuka pintunya.


krettt...


"ada apa bu ,heboh bener, kaya orang kebakaran jenggot aja " bram menatap ibu nya dengan malas.

__ADS_1


"hmmm, diluar ada erlita ,katanya dia pengin ketemu sama kamu " bu hasna menatap bram


"apa!! erlita ? mau ngapain tuh babon satu ,ganggu aja .


"Udah bilang aja aku capek, baru pulang dari acara kondangan gitu bu" bram menutup pintu kamar.


brakkk...


"astaghfirullah !!! anak itu ,gak ada sopan santun nya sama orang tua " bu hasna mengomel dan menarik napas lalu ia pergi ke bawah.


tuk..tuk..tuk


Suara langkah bu Hasna menuruni anak tangga .


beliau menuju keruang tamu menghampiri erlita.


"nak,maaf, bram nya lagi gak mau diganggu , lagian baru saja dia pulang dari luar kota ,habis ada acara kondangan sama teman kantornya." bu hasna tersenyum lalu


ia duduk di samping erlita.


"oh gitu ya te..ya udah erlita pamit pulang aja ya tee.. salam buat bram " erlita bangkit dari duduknya dan segera pergi dari rumah bram.


bu hasna mengekori erlita dan mengantar sampai depan rumah.


"hati-hati ya nak.." ucap bu hasna mengembangkan senyum.


"iyaa tee ,aku pamit " erlita masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya .


bram melihat dari atas balkon.


"mau ngapain lagi si wanita itu ,ga puas apa udah bikin aku hancur." bram mendengus kesal.


"beraninya dia datang lagi menampakkan batang hidungnya disini" bram mengepalkan tangannya dan mengamati dari jauh mobil erlita yang hendak meninggal kan halaman rumahnya.


bram memaki erlita dari atas balkon.


"lagian..ibu juga si ,kenapa mesti ijinin dia masuk segala huftt" bram merutuki ibunya.


kemudian ,


ia masuk kekamar dan menghempaskan tubuhnya di atas ranjang nya.


matanya menatap langit-langit .


"akila, sejujurnya aku mulai simpati dengan kamu tapi ,apa mungkin kamu akan membalas perasaan ini " ucap bram sambil melamun dan pikirannya melayang entah kemana .


"hufttt!! au ahh, cewek itu memang biang kerok dan pembuat masalah ,cumanya nyusahin " bram kesal dan tiba-tiba mengumpat.


...----------------...


21:00


akila bergegas memesan taxi online. ia akan menemui byru di hotel xxxxxx.


"hmmm,taxinya lama banget si,aku kan bete kalau harus nunggu lama " akila ngedumel sambil sesekali melirik kearah arlojinya.


tiba-tiba


tinn..tinnn..


sebuah taxi berhenti didepan akila persis.


"mba akila ya" ucap supir ,setengah teriak pada akila seraya melongok keluar kaca.


"iya pak betul " akila tersenyum dan membuka pintu taxi.


"iya.. udah pak " akila mengembangkan senyum


"iya udah kita jalan ya mba "


"iya pak "


dermmm,,,


taxipun melaju kencang menuju alamat yang dituju akila.


25 menit kemudian,


"mba,kita udah sampai nih" ucap supir menghentikan mesin mobil.


"iya pak,makasih pak " akila menyerahkan uang pada supir lalu turun.


ia menghela napas panjang.


lalu tangannya menyelinap kedalam tas .


"aku hubungi ka byru dulu" akila memencet tombol hijau.


tuttt...tutt...


"halo kak ,aku udah didepan nihh " ucap akila menatap sekeliling area parkir.


"(.....)"


"okee ..aku tunggu " akila mematikan ponselnya.


akila menaruh ponselnya di tas lalu ia duduk diloby hotel.


"mana si ka byru, lama bener " akila menggerutu.


"ehemm...ehemm.."tiba-tiba suara deheman seseorang mengagetkan akila.


"kakak..aku pikir siapa ngagetin aja sii" ucap akila terkejut.


"hmmm..udah lama nunggu dekk.." byru mendekat pada akila.


"ya lumayan 10 menit kak " akila mengembangkan senyum.


"ayo masuk, angin malam gak bagus buat kesehatan." ucap byru menarik lengan akila.


"mmmm..iya kaa " akila mengekori byru.


"Kaka mau kekota y kapan " ucap akila seraya berlari kecil menghampiri byru.


"besok dek.." ucap byru tersenyum. lalu,ia membuka pintu dan mempersilahkan akila masuk.


"ayo masuk dek "


"iya ka.." akila berjalan masuk kedalam kamar.


"kamu udah makan dek .." byru berkata sambil menatap wajah aKila.


"mmm,udah tadi sore kak " akila tersenyum


"mmmm..,aku pesankan makanan ya ,kita makan sama-sama" ucap byru sambil memencet angka telepon .

__ADS_1


"ya, terserah Kaka aja dehh,aku ikut aja "


"oke ...udah Kaka pesankan makanan, nanti kalau ada yang ketuk pintu kamu buka ya ,aku mau kekamar mandi dulu " ucap byru sambil berlari kekamar mandi.


'' iya kaa.." akila merebahkan tubuhnya disofa sambil menunggu pesanan datang.


tok...tok....


pintu diketuk dari luar.


akila bangkit dan membuka pintu


"maaf ,mau antar pesanan makanan nona " ucap bellboy.


"iya,makasih, taruh aja dimeja " ucap akila tersenyum


"baik nona " bellboy menaruh makanan di atas meja.


"saya permisi nona " bellboy pergi meninggalkan aKila.


*


*


*


Bram memandangi ponselnya .


ia termenung dan memikirkan sesuatu.


"kok ,akila jam segini belum bales chat aku sih " bram mengacak rambutnya.


krettt..


pintu dibuka dari Luar


"nakk.." Bu hasna memanggil bram


"iyaa bu, kenapa ? " ucap bram jutek.


"mmmm..tadi erlita telepon katanya ia ingin ketemu kamu nak,apa kamu ada waktu " ucap Bu hasna seraya duduk disamping bram


"ahhh..,ibu, apaan sih, gak penting banget .


kan udah aku bilang bu ,kalau erlita telepon atau datang bilang aja bram gak bisa diganggu ,lagi sibuk ." bram kesal dan jengkel ia membanting guling di lantai.


brakkkkkkkk..


"ya Allah nak,kok kamu gitu ,kan ibu cuma menyampaikan amanah dari erlita


"cukup bu.. erlita cuma masa lalu, aku udah lama melupakan dia " ucap bram kesal.


"iya...iyaa..maaf nak, ya udah ibu keluar ya,kamu istirahat aja " bu Hasna tersenyum kecil


bram tak menggubris ibunya .


sejujurnya ia sangat benci kenapa erlita nongol lagi saat ia sudah dengan susah payah melupakan nya .


sekarang disaat ia sudah bisa move on malah ia datang lagi menorehkan luka lama yang masih basah.


...----------------...


HOTEL


"gimana makanan nya enak ? " ucap byru


"hmmm,enak kok , aku suka banget sama makanan nya " ucap akila tersenyum


"dekkk.." panggil byru sambil duduk di samping akila


"iya kak.." akila menoleh kearah byru


"sebenarnya Kaka ajak kamu kesini , karena kaka mau pamitan sama kamu dek " byru memulai pembicaraan.


"ohh..iyaa ka ,kok kaka tiba-tiba banget pergi kekota y " akila menatap byru


"iya, kemarin Kaka ditelepon sama dosen pembimbing Kaka kalau Kaka harus segera meluluskan kuliahnya mumpung lagi ada program Sarjana PJKR ." jelas byru pada akila.


"ohh,gitu.''


"iyaa dek" ucap byru tersenyum.


lalu,byru menggengam jemari akila dan mengecup nya.


"kaka sayang sama kamu dek,walau Kaka tahu kamu udah gak sayang lagi sama aku" byru menatap akila penuh kasih .


kemudian tangan nya membelai lembut pipi aKila.


keduanya terbawa suasana yang begitu indah .


mata itu saling beradu.


byru mendekatkan wajahnya pada akila ,akila pelan -pelan memejamkan matanya , semakin dekat dan semakin rapat.


byru m*l*m*t bibir aKila.


akila hanya diam saja ia membalas c*um*n itu .


keduanya larut dan larut.


brakkk..


akila terkapar di atas ranjang.


byru masih melekat kan bibirnya.


adegan yang begitu indah.


mana bisa mereka menolak surga dunia yang begitu indah.


akila meracau menahan sensasi yang membuat dirinya melayang.


tiba-tiba byru menghentikan aktivitasnya.


kini byru m*n*nd*h akila.


ia melepas bajunya .


akila yang sudah mabuk kepayang,ia terkulai di atas ranjang.


"dek,apa kamu mau memenuhi permintaan kaka untuk yang terakhir kalinya." bisik byru ditelinga akila.


"hmmm" akila pasrah dan tak berdaya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haiii..haii..malam, selamat membaca semoga suka jangan ragu untuk selalu kasih aku like,vote and rate.🙏🙏🙏


__ADS_2