SYAKILA

SYAKILA
163. CINCIN BERLIAN


__ADS_3

sore menjelang,


'' akila kok gak ngabari aku daritadi pagi.'' lirih rio didalam ruangan kerjanya.


'' aneh, gak biasanya dia seperti itu.'' rio memilin Janggutnya.


tapi tiba-tiba ricko mengetuk pintu .


'' bos ,kita ada acara makan malam dengan klien ,apa bos bisa datang.'' tanya ricko berdiri didepan meja rio


'' klien yang mana rick,aku baru dengar , bukannya kata kamu sore ini gak ada jadwal meeting atau apapun.'' keluh rio menjambak rambutnya.


'' tadinya gak ada ,tapi klien kita minta dimajuin bos .'' terang ricko


'' ohh ,yaudah atur aja jadwalnya rick .'' ucap rio terlihat gak bersemangat.


''bos kenapa si,ada masalah.'' tanya ricko penasaran.


''ada sedikit masalah cuma aku bisa atasi kok.'' terang rio memijat pelipisnya.


'' ohh , baiklah .'' ricko pamit undur dari ruangan rio.


*****


akila dan bryan sedang asyik bercengkerama di dalam mobilnya.


'' kamu mau aku antar sampai kontrakan.''tanya bryan.


'' gak usah pak ,bapak kan mau terbang nanti malam,lebih baik bapak istirahat aja,jangan kecapean.'' ucap akila tersenyum


'' iya jika itu maumu ,aku bisa apa.'' ucap bryan menatap akila.


lalu aKila langsung turun didepan minimarket karena ada yang ingin dibeli .


sementara bryan pulang dengan mobilnya.


*****


akila sedang memilih-milih buah dan sayuran segar untuk stok dikulkas.


tiba-tiba ponselnya berdering


'' halo...'' sapa akila.


"(...)''


'' iya , bentar lagi aku pulang.'' akila mematikan ponselnya dan melanjutkan lagi memilih sayuran dan buah -buahan, serta kebutuhan pokok lainnya.


setelah dirasa cukup ia pun segera membayar dikasir.


akila telah keluar dari minimarket dan Sebuah taksi menghampirinya.


akila melambaikan tangan pada supir dan langsung naik kedalam taksi .


dalam perjalanan akila tersenyum sesaat seraya memandangi jari manisnya yang tersemat cincin berlian .


ia teringat kembali saat dirinya menghabiskan malam panjang dengan bosnya itu.


sebagai hadiahnya bryan memberikan cincin berlian yang sangat mewah.


tak lama kemudian,


taksi berhenti.


'' non,kita udah sampai.'' ucap sang supir.


akila sedikit terkejut mendengar suara sang supir.


'' ohh iya pak , makasih.'' ucap akila seraya menyerahkan ongkos pada supir taksi.


akila pun turun dari taksi dan membawa tas belanjaan yang berisi beberapa sayuran dan buah-buahan.


ia berjalan dan membuka pintu gerbang nya.


tak lama Sebuah mobil silver menghampiri dirinya yang sedang berdiri.


akila menatap mobil itu dengan tatapan datar.


tinn..tinn..tin...


suara klakson dari dalam mobil


'' hai sayang..'' ucap rio seraya melongok keluar kaca mobil.


''mas,kamu udah datang.'' ucap akila tersenyum

__ADS_1


'' belanjaan nya banyak banget,kamu habis gajian ya.'' goda rio seraya mematikan mesinnya dan turun dari mobil.


'' ahhh , kebetulan hari ini aku ada waktu senggang jadi,mampir keminimarket .'' terang akila.


'' ohh, gitu.'' rio tersenyum lalu berjalan mendekatinya.


'' ayo masuk mas , mobil nya langsung masuk aja kedalam ,biar aman .'' titah akila.


'' ohh oke bos.'' kekeh rio berlari kearah mobil .


akila masuk kedalam dengan menenteng tas belanjaanya kedapur.


akila mengikat rambutnya dan segera mencuci tangannya yang kotor akibat bergumul dengan debu jalanan.


'' sayy...kamu baik-baik saja kan,dari kemarin gak ada kabar.'' tanya rio seraya memeluk akila dari belakang.


akila segera menepis pelukan rio .


sehingga rio melepaskan tangannya.


'' kamu mau minum apa.'' tanya aKila mengalihkan pembicaraan.


'' ehmm,kopi hitam aja .'' ucap rio dengan ekspresi yang tak biasa.


'' baiklah , tunggu sebentar,kamu duduk dulu disana.'' titah akila pada rio .


''okee..okee..'' rio mengangguk dan mulai mendaratkan bokongnya disofa yang udah agak terlihat mengeras itu.


sementara akila menuang kopi dan memberi sedikit krimer .


'' upss!!! bukankah rio minta aku bikinkan kopi hitam tanpa krimer.'' lirih akila berbicara sendiri.


'' mas, aku lupa kasih krimer di kopi kamu,nih...! '' seru akila sambil berjalan kearah rio.


'' its okay sayang...'' ucap rio setengah teriak.


'' fine...,ini kopi kamu dan ini kopi aku ,aku mau mandi bentar ya.'' ucap akila tersenyum sambil menaruh gelas dimeja .


tanpa sengaja rio melihat cincin berlian yang tersemat di jemari akila.


ingin bertanya tapi akila sudah berjalan meninggalkannya.


**


DIKAMAR MANDI


ia berdiri dibawah showernya , sesekali ia membayangkan wajah bryan saat ber*****


seksi!!!


tanpa sadar akila bergumam sendiri.


ia seperti sudah terjatuh dipelukan bryan ,terbius oleh indah nya cinta sesaat bersama bryan.


beberapa menit kemudian,


akila telah selesai mengguyur tubuhnya .


tangan nya meraih handuk dan melilitkan dikepalanya.


krettt...


akila membuka pintu kamar mandi dan berjalan perlahan mendekati lemari pakaian.


tangannya menyusuri deretan baju.


saat ia sibuk mencari baju yang pas .


sebuah tangan kekar memeluknya.


'' kamu lama banget si mandinya .'' ucap seseorang yang memeluknya.


'' ya , wanita itu maklum berlama-lama dikamar mandi mas,kalau laki-laki lama dikamar mandi ,itu baru aneh.'' elak akila sambil menahan ngeri di bagian tengkuk nya.


'' kamu udah mulai pintar ya.'' goda rio seraya mengecup punggung akila.


serrrrrr!!!


seketika darah akila berdesir naik.


tanpa aba-aba.


rio kini udah beralih didepan akila dan menyenderkan tubuh akila ke lemari.


matanya menatap tajam akila.

__ADS_1


tangannya meraih handuk yang terlilit dikepala akila dan membiarkan rambut akila tergerai bebas.


seketika rio menelan ludahnya.


melihat akila dengan rambut basah dan tergerai bebas.


tanpa pikir panjang rio membopong tubuh akila menghampiri ranjangnya.


seketika mereka saling tatap dan mendekatkan bibirnya masing-masing.


dan...


semua mengalir begitu saja.


mereka kini dalam keadaan saling berhubungan satu sama lain.


didalam kamar yang remang-remang mereka mencari kebahagiaan , kebahagiaan yang mungkin akan membuat keduanya saling membenci atau akan tetap bertahan sampai garis akhir.


beberapa menit kemudian,


saat akila dan rio hampir sampai,ponsel akila berdering.


dert ..dert ..dertt..


akila tak mengindahkan panggilan di ponselnya.


karena keadaan nya gak memungkinkan.


dert..dert...dertt...


ponsel akila bergetar lagi.


akila meraih ponselnya dan bermaksud hendak mematikan ponselnya tapi malah sialnya ponselnya ke pencet tombol hijau tanpa sepengetahuan akila.


'' siapa si say...,ganggu aja.'' ucap rio seraya ototnya menegang.


'' gak tahu.'' ucap akila seraya mencengkram pinggang rio.


*****


DI TEMPAT LAIN


'' rupanya kamu lagi asyik sama lelaki itu'' ucap bryan menahan amarah .


" shitt!!'' bryan merasa dipermainkan akila.


brakkk....


ia membanting ponselnya.


ia merasa cemburu pada akila yang sedang asyik memadu kasih dengan laki-laki lain.


''sial..sial..!! '' bryan menghantam tangannya ketembok.


*****


akila memungut kembali piyamanya yang tergeletak bebas dilantai.


'' sayy,tolong bikinkan es jeruk dong.'' pinta rio seraya memakai lagi kaosnya.


'' iya , bentar .'' akila berjalan kearah dapur .


'' mas ,ini es jeruk nya.'' ucap akila yang tiba-tiba udah disamping rio.


'' ohh , makasih ya,sini duduk .'' ucap rio meraih lengan akila.


akila menuruti perintah rio dan duduk disampingnya.


'' mas mau ngomong apa.'' ucap akila tersenyum.


'' aku mau mempercepat pernikahan kita .'' ucap rio serius.


ohokkkk..ohokk...


'' akila, kamu kenapa '' rio menepuk pundak aKila yang terbatuk-batuk.


'' ng-nggak ,aku gak apa-apa.'' akila terlihat pucat.


'' kamu beneran gak apa-apa.''rio tampak cemas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


tinggalkan jejak ya gaess...❤️❤️❤️❤️🙏🙏🤗🤗😘😘


__ADS_2