SYAKILA

SYAKILA
194. CLBK


__ADS_3

'' aku ajak kamu keluar yah.'' ucap bram pada akila .


''aku gak bisa keluar mas,mana boleh , yang ada tante erna bakal marah besar.'' ucap akila sembari menyeka rambutnya yang basah.


bram tersenyum kecil.


entah kenapa ,ia masih begitu menginginkan wanita yang ada didepan nya.


setelah kepergian akila yang dulu ,ia amat kesepian,ditambah lagi ia menikah dengan Kiara sang mantannya dulu,namun pernikahan nya harus kandas karena bram ternyata tak mencintai Kiara lagi seperti saat ia masih kuliah dulu .


dan ,bram menjadi sangat frustasi. hingga ia jadi sosok yang sangat kasar dan tempramen.


tak jarang ia melampiaskan pada Kiara dan anaknya.


'' mas, kok kamu diam aja.'' akila menatap bram lurus.


akila merasa seperti ada yang dipikirkan oleh bram.


'' emm,nggak ,gak apa-apa kok.'' ucap bram tersenyum kecil.


bram duduk ditepi ranjang .


'' lebih baik kamu kerja aja mas,jangan lama-lama disini ,nanti mereka curiga pada kita loh.'' akila duduk di dekat jendela.


ia tersenyum tipis seraya memandang keluar jendela.


tiba-tiba saja sebuah lengan memeluknya dari belakang.


'' aku masih kangen sama kamu.'' ucap bram seraya mengecup rambut akila.


akila memejamkan matanya perlahan.


entah kenapa saat bram menyentuh nya ia merasa nyaman dan tenang.


untuk sementara mereka saling menikmati hangatnya pelukan dipagi ini. sekian lama akila merasa kehangatan itu hilang entah kemana,tapi kini ia telah kembali lagi.


'' mas,kamu gak kerja.'' tiba-tiba akila membuka matanya.


ia merasa khawatir jika tante erna tahu mereka ternyata saling kenal.


'' iya ,aku kerja kok , lagipula ,aku udah punya anak buah banyak.


telat dikit gak apa-apa kan??'' kekeh bram merasa bangga.


'' hmmm,dasar bos egois.''omel akila seraya mencubit lengan bram.


'' hehe,besok aku ajak kamu kekantor aku ya.'' ucap bram.


'' jangan mas,aku gak mau kamu kenapa-napa gara -gara berhubungan dengan aku.'' ucap akila.


bram terdiam sesaat.


'' aku akan cari cara untuk menyelamatkan kamu dari sini.'' ucap bram tersenyum ,ia membelai pipi akila.


tanpa sadar mereka pun saling berdekatan dan ber*****n.


mereka tampak mesra dan intim.


untuk kedua kalinya mereka berdua melancarkan aksinya .


'' udah ah,aku capek.'' bisik akila.


''lebih baik kamu berangkat aja sana.''


*****


'' Tan,aku pamit yak.'' ucap bram pada erna.


'' sama-sama ,aku senang jika kamu juga senang.


lain kali mampir lagi ya.''ucap erna tertawa kecil.


'' beres Tan..'' bram pun pamit pergi dan meninggalkan tempat itu.


sesampainya didepan bram bertabrakan dengan pria yang tampak lebih muda dari dirinya.


'' maaf,maaf ...'' ucap pria itu pada bram.


'' oke gak apa-apa bos.'' ucap bram tersenyum kecil.


pria itupun tersenyum pada bram dan bergegas pergi begitu saja.


ia tampak terburu-buru.


bram yang hendak masuk ke dalam mobilnya,ia berhenti sejenak.


entah kenapa ia kepikiran jika pria tadi akan berkencan dengan akila.


'' ahhh,ini gak bisa dibiarin aja.'' batin bram seraya membuka pintu mobil.


tak lama terdengar suara mesin mobil menyala dan akhirnya bram meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


*****


tok ..tok..tok..


terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar tante erna.


'' masuk.'' ucap erna dengan suara khasnya.


seorang laki-laki muda , yang tampak seperti anaknya berdiri didepan wanita itu .


'' mana bayaran yang tante janjikan tempo lalu .'' ucap pria itu sedikit menodong.


Tante erna yang sedang asyik berbaring di atas ranjang nyapun langsung bangkit.


''hai,kamu kok datang-datang minta uang,gak sopan.'' maki erna


'' santai,santai,sini duduk.'' ucap erna sembari membenarkan roknya yang tersingkap.


''tapi aku butuh uang itu untuk bayar kuliah aku.'' ucap laki-laki itu dengan tatapan sendu.


'' okayy..,aku akan berikan uang itu tapi....''erna menggantung ucapan nya.


ia menarik tangan laki-laki muda itu kepelukannya.


tapi,sudah tak heran lagi bagi pria itu , karena ia juga sering berkencan dengan erna sebelum nya.


'' aku lagi capek .'' tolak pria itu mendorong tubuh erna.


'' biar aku saja yang bekerja.'' ucap erna merayu pria muda itu.


karena erna sangat lihai ,pria muda itupun terbuai oleh rayuan tante s*n*ng.


'' mari kita mulai.'' ucap erna merayu laki-laki itu .


laki-laki itupun runtuh pertahanan nya.


*****


RUANGAN BRAM


bram masih kepikiran soal akila.


entah kenapa ia gak mau akila dekat dengan laki-laki lain selain dirinya.


sudah sekian lama ia ingin sekali bertemu dengan akila dan ia gak mau kehilangan akila untuk kesekian kalinya.


'' akila ,kenapa kamu sampai ditempat kaya gitu si,sebenarnya siapa yang melakukan ini pada kamu.'' ucap bram dalam hatinya.


ingin rasanya bram membawa kabur akila dari tempat itu tapi,itu sangat beresiko.


'' akila , tunggu aku.Aku bakal cari cara untuk menyelamatkan kamu dari tempat itu.


bram menyenderkan punggungnya di kursi kerjanya.


tokk..tok..


pintu Kantor nya diketuk seseorang.


'' masuk.'' ucap bram terdengar lesu.


'' pak,maaf ,diluar ada tamu yang menunggu bapak.'' ucap sekretaris bram.


'' oke,suruh beliau tunggu didalam ruangan meeting.'' ucap bram singkat.


'' baik pak.'' ucap sekretaris bram.


bram pun harus menemui tamunya .


akhirnya ia kesampingkan soal akila terlebih dahulu.


*****


''terima kasih banyak pak bram,saya tunggu besok keputusan nya.''ucap klien bram.


'' iya , sama-sama.'' bram tersenyum kecil.


setelah itu klien bram pamit pergi


dari jauh terlihat sekretaris bram menghampiri bram.


'' nov,tolong kamu simpan arsip ini,jadikan satu dengan berkas yang ada di map biru.'' titah bram pada sekretarisnya .


'' baik pak.'' novi menuruti perintah bram.


ketika Novi hendak pergi bram memanggilnya .


''nov, aku akan keluar bentar,jika ada yang cari bilang lagi makan siang.'' pesan bram pada akila.


'' iya pak.'' Novi pun mengangguk pelan .


*****

__ADS_1


KANTOR BRYAN


bryan termenung memandangi Kursi kerja akila yang udah beberapa hari kosong.


biasanya ia sering mengintip akila dari dalam ruangannya.


'' pak,ada apa kok ngelamun.'' celetuk Cristin yang tiba-tiba udah dibelakang bryan.


'' gak ada Cris,aku mau makan siang dulu,kalau ada berkas yang perlu di tanda tangani taruh di atas meja .'' pesan bryan pada Cristin.


'' iya pak,baik.'' Cristin tersenyum tipis


bryan pun bergegas pergi menuju basement.


*****


" makasih sayang,aku suka dengan **** kamu .'' erna merasa puas dengan berondongnya.


dari sekian banyak laki-laki ,cuma tomy yang bisa membuat jiwanya kembali muda dan bergairah.


'' ya udah,mana uangnya ,aku buru-buru ,ada kelas hari ini.'' ucap tomy sembari mengenakan lagi pakaian nya.


'' iya,iya, aku gak bohong,nih ambil.'' erna menyerahkan amplop coklat pada tomy,sang berondong nya itu.


'' ya udah,aku pamit.'' tomypun pergi.


erna mengulum senyum tipis dan membiarkan pria itu pergi.


saat tomy keluar dari kamar erna ia berpapasan dengan clara .


clara pun tersenyum kecil pada tomy.


senyum itu seperti senyum yang mengandung banyak arti.


tapi ,karena ia buru-buru tomypun hanya mengangguk kan kepala sebagai tanda ia harus segera pergi.


clara pun hanya tersenyum memandangi laki-laki itu dari belakang.


*****


selesai makan siang bram langsung pulang lagi kekantor nya.


dalam perjalanan menuju kantor ia teringat akan laki-laki yang barusan ia lihat di restoran.


'' laki-laki tadi, kenapa tampak familiar ya.'' batin bram sambil mengemudi.


'' ahh,mungkin saja memang kita pernah bertemu di suatu tempat jamuan, acara bisnis,atau semacamnya.'' pikir bram ia langsung menambah kecepatan mobil nya


cling...


satu pesan masuk


namun karena bram kerepotan iapun mengacuhkan bunyi ponselnya.


beberapa menit kemudian,


" nov ,mana berkas yang tadi .'' ucap bram pada sekretarisnya.


'' ada diatas meja bapak.'' ucap novi tersenyum ramah.


''ohh,oke nov,nanti sore ada meeting dengan klien gak.'' ucap bram seraya membuka map birunya.


'' gak ada pak.'' ucap novi.


'' kalau besok pagi ada.'' bram bertanya lagi.


'' kalau besok pagi ,klien kita mau survey cafe kita ini pak.'' ucap novi.


''survey ? '' bram menatap Novi.


'' iya ,jadi klien kita mau booking cafe kita untuk acara kelas gym ibu-ibu hamil.'''terang novi.


'' ohhh,ya baguslah.memang acara nya jam berapa.'' ucap bram.


'' jam 10 pak.'' bram meletakan map itu diatas meja lagi.


'' okee,atur waktunya,kamu suruh semua OB dan cleaning service menyiapkan semua nya dengan matang-matang.


karena aku gak mau mereka kecewa dengan pelayanan kita.'' tegas bram


Novi pun mengangguk setuju.


'' baik lah,kalau begitu saya permisi pak.'' ucap novi tersenyum.


'' oke,oke.'' bram tampak menghubungi seseorang lewat teleponnya .


setelah itu, ia pun pergi entah kemana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


happy reading,tinggalkan jejak yakk..🙏🙏🙏❤️💋💋💋


__ADS_2