
mobil bram sudah sampai di basement .
ia mematikan mesinnya,'' akila ,kita udah sampai.'' ucap bram seraya mengusap rambut akila.
'' emmm..'' akila menggangguk perlahan
bram meraih tangan akila dan mengecup nya,'' nanti kamu ceritain semua ya , di dalam .'' bram tersenyum tipis.akila hanya mengangguk tanpa suara .
terlihat bram dan akila turun dari mobil.
bram merangkul akila.
setelah sampai di unit bram ,akila menunggu bram memasukan acces card-nya.
tit..
pintu terbuka
'' ayo kita masuk.'' akila tersenyum pada bram.
dan mengikuti langkah bram.
'' kamu istirahat dulu dikamar,aku akan segera kembali ,kalau lapar kamu bisa masak .
dikulkas ada bahan-bahannya.'' akila hanya tersenyum mengerti.
''baiklah .'' bram pun segera beranjak dari tempatnya.
'' kalau sampai malam ,aku belum pulang ,kamu tidur duluan aja.'' brampun pamit dan akila menutup pintu apartement nya.
ia mengamati sekitarnya ,terlihat foto bram terpampang disana bersama anak kecil.
mungkin itu anaknya bersama Kiara dulu.
lalu,jika itu anaknya bram ,dia sekarang tinggal dimana , batin akila.
ia mengamati foto anak kecil itu,wajahnya mirip seperti bram junior.
akila meletakan lagi potret itu ditempat asalnya.
merasa gerah dan risih akila ingin sekali mengguyur badannya.
jam menunjukkan pukul 7 malam WIB
akila melepas semua pakaian yang melekat ditubuhnya.
kini tubuhnya polos tak ada benang sedikit pun yang menutupi nya.
kakinya yang mulus tanpa noda sedikitpun masuk kedalam bath up .
diraihnya sabun mandi yang ada didepan nya.
perlahan ia menuangkan sedikit demi sedikit sabun kedalam nya.
byukkkk!!!
akila menghempaskan tubuhnya didalam kubangan air yang sudah tercampur sabun mandi.
tangan nya mengusap perlahan seluruh tubuh nya dan sesekali menguyur lagi badannya dengan air sabun.
akila meniup-niup gelembung sabun dan membiarkan nya berhamburan keluar.
aroma semerbak yang keluar dari sabun mandi memenuhi ruangan itu
wanginya khas ,aroma maskulin .
ya, seperti parfum bram,wangi yang mengingat kan akila pada suatu peristiwa .
akila tersenyum kecil, tiba-tiba ia teringat akan kenangan yang lalu.
saat dirinya dan bram melakukan dosa yang tak sengaja.
saat itu mereka terjebak hujan dan angin kencang sehingga ,setan merasuki mereka berdua sampai mereka terhanyut dalam buaian cinta terlarang.
bram,dengan teganya merampas harta terbesar nya.
akila tak habis pikir , kenapa mereka bertemu dengan cara seperti itu.
tanpa sadar akila menggigit bibir bawahnya.
sudah 2 jam lebih akila berada didalam kubangan sabun.
sampai akhirnya ia tertidur karena merasa sangat rileks dan nyaman berlama-lama disana.
sampai akhirnya, terdengar ketukan pintu dari luar.
__ADS_1
namun akila tak menyahut..
'' akila...'' seru bram dari luar pintu.
namun hening,tak terdengar sahutan dari dalam.
bram yang merasa aneh pun,ia segera mengetuk ulang pintu kamar mandi nya.
namun tetap nihil .
takut terjadi sesuatu pada akila bram berusaha mendobrak pintu nya .
belum juga bram mendobrak pintu.
namun terdengar suara gagang pintu diputar dari dalam.
'' mas...'' teriak akila yang melihat bram mengambil kuda-kuda untuk mendobrak pintu.
namun karena bram udah terlanjur angkat kaki , akhir nya ia tak bisa mengimbangi tubuh nya.
brakkk....
tubuh bram menimpa akila sampai kedua nya ambruk bersama kebawah dengan posisi akila berada dibawah bram.
keduanya saling menatap satu sama lain.
tatapan itu begitu dalam,dan dalam.
''ahhh..'' akila merasa kepalanya nyut-nyutan akibat menghantam lantai.
bram yang tersadarpun langsung menjauh dari tubuh akila.
'' akila,kamu gak apa-apa.'' bram berusaha membantu akila untuk bangun.
'' aoohh'' akila kesakitan bagian pinggul nya karena terbentur lantai dan ditindih oleh bram .
'' kamu gak apa-apa akila.mana yang sakit.'' bram berusaha membantu akila dan membimbing akila berjalan kearah ranjang.
'' kamu duduk di sini dulu yak.''bram pun pergi entah kemana.
akila meringis menahan sakit dan nyeri di bagian pinggul nya.
sesekali ia memijit kecil pinggulnya.
terlihat bram membawa botol kecil berisi minyak urut.
'' udah,tenang aja aku gak akan macam-macam,aku cuma mau mijit kamu aja kok.'' terang bram seraya menggaruk kepalanya.
perlahan bram menyingkap handuk akila bagian belakang.
duhhh!!!
tubuh yang mulus dan putih terawat.
bram mencoba untuk tidak terganggu dengan pemandangan yang begitu menggoda ,ia sesekali memejamkan matanya menahan sesuatu.
ia tak pernah membayangkan bisa melihat tubuh akila yang polos itu.
ia terus saja memejamkan matanya dan berusaha baik-baik saja .
dengan lembut ia memijat pinggul akila.
'' auuhhh!!'' akila meringis menahan sakit saat bram memijit pinggul nya.
semakin lama pijatan itu semakin lambat.
akila yang merasa bram bersikap aneh iapun segera berbalik arah.
'' ada apa mas.'' akila mengernyit
'' gak apa-apa , lebih baik kamu pakai baju dulu habis itu kita makan.'' bram bangkit dan meraih paperbag lalu menyerahkan pada akila.
'' aku udah belikan beberapa baju buat kamu.kamu pakai yang mana terserah, sesuai selera kamu okee.'' bram pun segera berlalu.
akila memperhatikan paper bag itu dan segera mengeluarkan isi paperbag satu per satu.
akila terbelalak
melihat isi paper bag itu .
bram yang konyol!! batinnya.
kok bisa dia tahu ukuran underwear nya mana ada renda-rendanya lagi,iuuuhh!!
akila menghela napas panjang.
__ADS_1
tak mau ambil pusing , iapun segera memakai dress pembelian bram.
'' akila ,apa kamu udah selesai.'' ucap bram dari ruang tengah .
krettt!!!
akila membuka pintu perlahan,bram melongo melihat akila yang sudah ada didepan nya.
'' kamu udah siap..'' bram terlihat salah tingkah.
'' udah mas.'' akila tersenyum kecil.
'' iya udah, kita jalan sekarang.'' bram beranjak dari duduknya.
ia meraih kunci mobilnya. mereka langsung turun ke basement .
tak lama , mereka masuk kedalam mobil .
akila memasang safebeltnya.
bram tersenyum tipis,ia langsung mengundurkan mobil nya perlahan .
sesekali ia melirik kearah akila.
entah,
melihat nya terus menerus dalam waktu yang sangat lama dan begitu dekat , membuat ritme jantung nya naik turun tak beraturan.
namun akila tiba-tiba saja terlihat murung .
'' kamu lagi mikirin apa sii...'' bram meraih tangan akila .
'' aku masih kepikiran soal kemarin sore.'' ucap akila dengan ekspresi lesu
''soal apa,ohya aku belum tahu loh,kamu kemarin sebenarnya kenapa lari -lari ditengah jalan kayak gitu.
dan hampir tertabrak mobil aku.''ucap bram begitu penasaran .
'' sebenarnya...'' akila menceritakan semuanya dari awal .
saat dia keluar sama erna dan anak buahnya,hingga ia bertemu dengan ferdy.
bram tercengang begitu mendengar penjelasan akila.
ia mengusap wajah nya secara kasar.
seperti sedang berpikir keras, mencari cara agar akila bisa keluar dari tempat itu.
apalagi mendengar akila yang hampir saja dip*k*i oleh laki-laki bangkotan membuat hatinya geram seketika.
''kamu jangan khawatir aku akan selalu ada bersama kamu okeyy..''bram menggenggam tangan akila.
akila sedikit tenang.
tapi...
tiba-tiba ponsel akila bergetar.
akila tak berani mengangkat panggilan itu.
'' siapa yang telepon.'' bram mengernyit.
'' erna.'' ucap akila dengan wajah penuh kekhawatiran.
'' udah,kamu matikan aja ponselnya.'' ucap bram seraya mengambil ponsel akila dan mematikan nya.
'' udah!! kamu jangan takut lagi.'' bram memberi suport untuk akila.
akila mengangguk pelan.
ia memalingkan wajahnya ke jalanan.
entahlah,
saat ini ia pasrah, jika suatu saat erna dan anak buahnya menemukan dirinya.
ia menyenderkan kepalanya.
sementara bram masih terus fokus pada kemudi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
haloooo,haii.
hai...happy reading tinggalkan jejak,komentar,vote dan rate yakkm tengkyuuuu🙏🙏