SYAKILA

SYAKILA
137. BERTEMU MANTAN DIMALL


__ADS_3

DI MALL


'' say ,kamu mau belanja apa aja.'' tanya rio memastikan.


akila berpikir sejenak.


'' semua kebutuhan pokok aja mas,buat stok dikulkas kamu aja.'' ucap akila.


mendengar ucapan akila rio mengedikan bahunya.


'' kamu gak pengin gitu beli makeup atau baju.'' ucap rio tersenyum


'' gak mas,aku kan kemarin habis beli baju ,aku pengin kesalon aja ,aku mau creambath.'' ucap akila.


'' oke..fine..'' ucap rio.


'' habis kita transaksi belanjaan ini ,kita kesalon ya,terus makan ,aku lapar.


aku tadi gak sempet sarapan.'' ucap rio tersenyum.


'' oke mas, kita bayar ini dulu yuk..'' akila menggandeng tangan rio menuju kasir.


sembari menunggu antrian panjang,akila melihat-lihat tas wanita branded .


ia tersenyum tipis,


'' Kamu mau beli itu say...'' ucap rio tersenyum.


'' gak ahh,aku gak butuh itu sekarang,aku tuh bukan type orang Yang suka beli sesuatu yang tidak dibutuhkan.'' ucap akila tersenyum


''beda banget ya ,ama kebanyakan cewek,biasanya mereka tuh,hobi banget yang namanya koleksi barang-barang mewah,branded,kenapa kamu gak gitu...'' ucap rio kagum.


'' ihh,aku gak suka menghambur-hamburkan uang mas,bagiku aku beli kebutuhan yang penting-penting aja,mending ditabung aja.'' ucap akila


'' hmm , memang ya , calon istriku tuh paling , paling hebat di dunia ini,ininih... yang aku suka dari kamu say... '' ucap rio memuji.


" ahhh,gak usah memuji gitu,aku gak suka, dipuji-puji.'' ketus akila.


tanpa sadar mereka sudah sampai di antrian kasir.


akila mengumpulkan semua belanjaan didekat mesin kasir.


dan kasirpun menginput satu-satu belanjaan akila.


"totalnya jadi 500 ribu rupiah.'' ucap kasir itu pada akila.


akila mengangguk dan segera membayar dengan kartu kredit yang tadi rio berikan.


kasir itu menggesek kartu kredit dan akila memasukan pin-nya.


sementara rio sambil menunggu akila ,ia duduk didepan pintu keluar.


'' loh pak rio..'' ucap pak albert dengan ekspresi sedikit kaget.


rio yang mendengar suara itupun menoleh.


" pak albert disini.'' ucap rio tersenyum.


'' iya biasa nganter istri belanja.'' ucap albert terkekeh.


'' istri yang mana ,nih..'' ucap rio sedikit menyindir


'' wahh pak rio buka kartu saya nih...'' kekeh pak albert.


"hehe habis pak albert kan istrinya banyak.


jadi aku gak salah dong tanya seperti itu.'' kekeh rio


'' pak rio sendiri lagi apa disini, kok tumben ,gak seperti biasanya belanja ,biasanya juga yang belanja assisten nya, si , ricko.'' ucap pak albert dengan ekspresi meledek.


'' aku lagi jalan-jalan sama calon istri aku pak." ucap rio tersenyum tipis.


''wihhh ,udah mau nikah aja nih..., undangan nya jangan lupa ya...'' kekeh albert.


'' baiklah, do'akan saja ya , secepat nya pak..." ucap rio tersenyum.


'' baiklah, semoga saja ya pak...'' pak albert mengulum senyum


dari kejauhan terlihat erlita berjalan mendekati mereka.


'' mas ,kita .....'' ucap erlita tiba-tiba tercekat ketika melihat siapa yang ada didepan nya bersama dengan albert.


rio mengernyit.


'' ehhh , istri ku udah datang ...'' ucap albert seraya memegang pinggul erlita.


rio yang melihat itu menatap erlita dengan tatapan tidak suka.


erlita terlihat gugup ,ia tak mau lama-lama didepan rio ,ia takut jika rio akan membuka kedok nya pada albert.


'' mas ,kita pulang sekarang yuk..'' sela erlita saat rio dan albert sedang asyik mengobrol.


'' loh kok buru-buru,bukannya kita mau makan dulu dan jalan-jalan,kita juga belum makan kan...'' ucap pak albert


'' iya,tiba-tiba aku berubah pikiran ,kita pergi aja ,dan makan ditempat lain aja yukk...'' erlita menarik lengan albert.


dan albertpun seperti kerbau yang dicocok hidungnya,ia mau aja nurut kata-kata erlita.


'' baiklah,pak rio ,saya tinggal dulu ya.. lain kali jika ada waktu kita bertemu dan ngobrol lagi.'' ucap albert sambil pergi dari hadapannya .


'' hati-hati pak .'' ucap rio


'' iya pak,nitip salam juga buat calon istri bapak.'' ucap albert.

__ADS_1


''ohh iya,pasti saya sampaikan.'' ucap rio tersenyum tipis.


albert dan erlita Pergi dari hadapan rio dan dari kejauhan terlihat akila menghampiri rio.


'' hai sayang,udah selesai belanjanya.,'' ucap rio tersenyum.


'' udah,itu tadi bukannya pak albert sama erlita ya...'' tanya aKila .


'' iya ,kebetulan mereka juga lagi belanja disini.'' terang rio.


akila menatap rio sejenak .


'' wihh,ada yang baper nih , ketemu sama mantan.'' Sindir akila.


''ckk,apaan si, gak penting tahu ,udah ,ayo katanya mau kesalon ,tapi sebelum itu kita makan dulu ya..'' ajak rio meraih lengan akila .


akila mengikuti saja ajakan rio .


'' itu berat gak say,biar aku bawa aja sini.'' tawar rio.


'' boleh,daritadi kek,gak peka banget , ceweknya kerepotan bawa barang belanjaan.'' ketus akila.


''hehe, yaudah sini ,aku bawa ,gitu aja manyun.'' rio mencubit hidung aKila, lalu pergi begitu saja dan berlari meninggalkan akila menghampiri eskalator.


'' jahil ya...'' teriak aKila seraya mengejar rio .


''biarin...'' rio semakin menjauh dari akila , akila pun pergi untuk mengejar rio yang hendak menuruni eskalator.


'' mas,tunggu..'' seru akila yang terengah-engah sembari memegangi lututnya.


'' hmmmm ,gitu aja Udah KO'' maki rio mengejek aKila dan menunggu dibawah.


akila Udah sampai di dekat rio.


'' aku lapar,'' ucap akila.


'' yaudah ,kita makan dulu terus kita kesalon.'' ucap rio datar.


'' oke....'' akila mengacungkan jempol.


merekapun bergandengan tangan menuju area basement.


****


DISALON.


'' silahkan ,mau potong rambut atau mau creambath.'' sapa petugas salon itu pada rio dan akila.


akila tersenyum.


sementara rio malah asyik dengan ponselnya.


'' mau creambath kak..'' ucap akila ramah.


'' baik ,silahkan duduk,biar saya siapkan alatnya.'' ucap petugas salon itu.


akila tampak duduk di kursi yang disediakan oleh petugas salon itu .


rio yang menunggu akila ,ia tampak suntuk akhirnya,iapun pamit pergi sebentar.


satu jam kemudian,


riopun belum kembali ke salon dimana aKila berada.


akila yang sudah selesai creambath iapun gusar dibuatnya.


sesekali ia melirik arlojinya dan mengecek ponselnya barang kali ada pesan dari rio.


'' huft!! mas rio kemana si ...'' kesal akila terlihat gusar dan panik.


ia pun segera memencet nomor rio tapi tak aktif.


tulalit... tulalit.....


'' ihh kok gak nyambung si...'' gerutu aKila dalam hati.


ia menduduki kursi dan mengirim chat pada rio.


[ mas ,kamu dimana ,aku udah selesai nih..]


hening...


15 menit kemudian,


tak ada jawaban dari rio.


akila yang merasa kesal akhirnya iapun pulang ke apartement rio untuk meletakkan semua belanjaan nya disana.


15:00


rio belum juga kembali ,


akila menatap kosong pada jendela kamar rio.


'' sebenarnya mas rio kemana si..'' akila menggerutu.


ia meraih ponselnya.


mencoba menghubunginya lagi tapi tetap nihil.


16:00


cling....

__ADS_1


sebuah pesan masuk dari nomor Rio.


[ say..maaf ,kamu masih di salon apa udah pulang.]


[ dirumah]


[ say..aku minta maaf ,papa aku masuk rumah sakit,jantungnya kambuh.]


[ iya,aku gak apa-apa mas, aku udah di apartement kamu,yaudah ,kamu sekarang dirumah sakit mana]


[ aku dirumah sakit mitra medika ]


[ ohh ,tapi aku gak bisa kesana sekarang,aku capek,aku kesana besok aja ya..]


[ gak apa-apa say, kamu baik-baik disitu ,aku pulang nanti malam]


[ iya mas, aku gak apa-apa,udah kamu tidur disitu aja,aku gak apa-apa,papa kamu lebih butuh kamu daripada aku.]


[ okee]


****


DIRUMAH SAKIT


"ma..rio keapartement dulu ya,ambil ganti.'' ucap rio mencari alasan.


''hmmm,yaudah,jangan lama-lama,lagian kenapa gak suruh ricko aja yang antar baju ganti kesini.'' ucap bu kristal.


'' ricko lagi liburan,aku gak mau ngrepotin dia ,aku juga mau ada yang ingin dibeli.'' sahut rio sambil berlalu.


'' oke...'' ucap bu kristal mengangguk,


lalu rio pergi begitu saja.


bu kristal menyenderkan kepalanya di tembok , beliau sedikit lelah hari ini , sementara reyna malah entah kemana, padahal papa nya udah beberapa jam dirumah sakit tapi,dia tak muncul juga.


****


APARTEMENT


Rio memarkir mobilnya di area parkir .


ia pun segera naik melalui lift , ia tak sabar untuk segera menghampiri akila.


tinn..tin...tin...


rio menekan password nya.


klekk!!


pintu terbuka


Rio segera masuk untuk menemui akila.


'' akila, sayang....'' seru rio sambil berjalan kekamarnya.


dilihat nya akila sedang tertidur pulas.


ia mendekat dan mendekap tubuh akila dari belakang.


'' sayang...'' ucap rio berbisik didekat telinga akila.


akila hanya menggeliat kecil.


'' mas,kamu udah pulang, maaf ,aku ketiduran.'' ucap akila mengucek matanya yang masih sepet.


'' kamu capek ya, aku kesini mau memastikan Kalau kamu baik-baik saja say...,'' ucap rio lembut .


akila menatap rio sejenak.


'' aku baik-baik saja ,mas,kamu kok pulang,bukannya mau tidur dirumah sakit.'' ucap akila tersenyum.


'' iya ,aku mau ambil ganti , sekalian mau mastiin kamu baik-baik saja.'' ucap rio.


'' kamu mau bikin kopi atau ...'' ucap akila.


'' kopi aja say...''ucap rio.


'' iya mas,tunggu dulu sebentar.''akila bangkit dari ranjang nya dan menuju kedapur.


beberapa menit kemudian,


"mas,ini kopinya ,'' ucap akila sambil menyodorkan cangkir berisi kopi.


'' makasih sayang..., habis ini aku langsung mandi dan meluncur kerumah sakit.'' ucap rio.


'' iya mas, ''akila mengangguk.


'' kamu mau ikut atau...'' rio mengernyit.


akila ingat betul jika mama kristal tak begitu menyukai kehadiran nya jadi ,ia terpaksa gak ikut kerumah sakit.


'' maaf mas,aku kesana besok aja ya,aku capek banget , tadi aja ketiduran kan..''ucap akila dengan wajah lesu.


'' ohh yaudah,gak apa-apa ,kamu tidur aja ,aku nanti kesana jam 8 malam.''ucap rio.


'' iya mas,." akila tersenyum dan riopun segeralah mengguyur tubuhnya sebelum pergi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haloo,halo.


jangan lupa , tinggal kan jejak komentar,like,vote, yahhh..🙏🙏🙏


__ADS_2