
akila menatap kaca mobil dan sembari tersenyum lepas menikmati keindahan jalanan sore ini.
'' say,kok kamu pulang Lambat si..'' ucap rio.
'' iya mas,aku ada kerjaan yang harus diselesaikan .'' ucap akila.
'' ehmm, gitu ya..'' ucap rio tersenyum tipis.
ia merasa ada yang aneh dengan akila.
apa mungkin cuma perasan nya saja,entahlah.
rio menatap jalanan ,ia menyenderkan kepalanya di jok mobil.
ia mencoba menggenggam tangan akila dan mengecupnya tapi,
akila menolaknya.
'' maaf mas,ada ricko ,aku malu.'' ucap akila Setengah malu dan melirik kearah spion depan.
disana ricko tersenyum tipis,melihat kekakuan bos dan kekasihnya itu.
'' ehmmm ,ehmmm,aku jadi obat nyamuk nih..'' celetuk ricko menggoda bosnya.
'' apaan sih kamu rick,syirik banget.'' protes rio manyun.
'' wkkk,wkkk, kalau mau bermesraan , nanti aja ,pas gak ada aku.'' cibir ricko.
'' wkkk, oh iya,ya, aku lupa jika kamu jomblo rick.'' ejek rio tersenyum jahat.
'' hmmm , nyindir.., nyindir...,'' ricko mengerucutkan bibirnya.
'' iyaa..bukan nyindir , memang kenyataannya kan ? '' rio melotot dan tersenyum nakal.
'' ya..,ya..,yang lagi kasmaran.'' ricko menyolot .
dan menginjak pedal gas mobil dalam-dalam.
sitttttttt...
'' gila kamu rick,mau mati muda apa.'' omel rio karena nyetir nya ugal-ugalan.
'' aduh,sory bos,refleks habis situ ngedlekin mulu ,kan aku jadi gak fokus nyetir.'' elak ricko.
'' ahhh,kok jadi nyalahin aku si.'' gimana sii...'' rio memaki kesal ricko.
'' hmmmm,kok jadi berantem gitu si,udah ahh,aku udah pengin cepet-cepet sampai nih...'' ucap akila terlihat bosan.
''iya ,sabar dong sayang.....'' ucap rio mengelus rambut akila.
akila hanya mengedikan bahunya.
tanpa sadar...
mereka udah sampai di depan kontrakan akila.
sitttttttt..
mobil terhenti ,
'' kita udah sampai ,ayo turun.'' ucap rio.
'' ehhmmm,memang mas rio mau mampir.''akila mengangkat alisnya.
'' iya kalau boleh sii..'' ucap rio tersenyum .
'' tapi bos ,kita kan ada acara bos,bos gak lupa kan..'' ucap ricko mengingat kan rio.
'' oh iya,aku hampir saja lupa.'' kekeh rio.
" memangnya mas mau kemana.''akila kepo.
rio tersenyum dan menggaruk kepalanya.
'' ada urusan kerjaan.'' ucap rio bohong.
'' oh gitu,baiklah .'' akila tersenyum.
lalu melambaikan tangan pada rio dan ricko.
'' kalian hati-hati .'' teriak aKila sambil berlalu
'' oke dear..'' seru rio memberi cium jarak jauh pada akila.
akila mengabaikan tingkah rio yang dianggap lebay.
" okee rick,kita OtW yukk..'' ajak rio mengenakan kacamata hitamnya.
*****
DITEMPAT LAIN
pak ryan tampak asyik dengan gadget nya.
__ADS_1
tiba-tiba bu bilqis menegur beliau.
'' papa serius banget.'' celetuk bu bilqis.
'' mama,gak sibuk kok ,cuma ini loh lagi baca berita online.'' sahut pak ryan.
"oh ya ,mama ada yang ingin dibicarakan dengan papa,tapi kalau papa sibuk ya , besok aja ,atau nanti aja mama ceritanya.'' bu bilqis mendesah pelan.
" mau cerita apa mama.'' pak ryan tampak penasaran dan menaruh ponselnya , beliau melepas kacamatanya.
dan mendekati istrinya.
Bu bilqis tertegun sejenak.
''ehmm pa , bryan anak kita lagi dekat sama siapa ya kira-kira ,mama jadi khawatir.'' keluh ibu bilqis.
'' memang nya kenapa ma,udah biarin aja ,dia udah dewasa,dia bakal bisa memilah-milah mana yang baik dan mana yang tidak.'' ucap pak ryan memberi pembelaan.
'' hmmm,bukan gitu,hanya saja ,mama takut jika dia salah pilih jodoh." raut wajah bu bilqis mengerut.
'' udah,lebih baik mama bikinkan kopi buat papa,gak usah mikir yang gak-gak.'' titah pak ryan.
'' iyaa pa.'' bu bilqis bangkit dari duduknya dan berjalan kearah dapur.
tiba-tiba ponsel pak ryan berbunyi.
cling....
pak ryan membuka pesan itu dan tampak serius sekali.
'' ini pa kopinya.'' bu bilqis datang dengan secangkir kopi nya
'' oh ya ma, makasih ya .'' tiba-tiba wajah pak ryan berkerut.
'' ada apa pa,kok tiba-tiba tegang banget.'' ucap Bu bilqis.
'' gak ada ma,hanya saja ,ada masalah sedikit dikantor.'' ucap pak ryan.
'' ohh,tapi gak apa-apa kan...'' bu bilqis memastikan.
'' gak ma.'' pak ryan tersenyum dan mengelus pundak bu bilqis.
*****
didalam mobil
'' kamu yakin dengan rencana kamu rick.'' rio tampak berpikir
'' yakinlah,aku sangat yakin dengan rencana ku.'' ricko tampak serius.
'' yes, selagi aku bisa bantu , Kenapa gak." ricko tampak yakin.
'' okee..okee..'' rio tersenyum.
dermmmm ,,,,
ricko menginjak dalam pedal gas nya.
akhirnya,
mereka telah sampai di sebuah tempat yang mereka tuju .
'' kita udah sampai bos .'' ucap ricko
menepikan mobilnya.
'' ohh,disini tempatnya.'' rio menatap lurus ketempat itu.
lalu merekapun masuk kedalam tempat yang sangat cocok untuk santai dan rileks.
sebuah pantai , dilengkapi resort nyaman dan tenang di pinggiran pantai kira-kira beberapa meter jaraknya dari pantai.
rio menghela napas.
'' hemmm , pemandangan nya bagus rick,kok kamu pintar si,pilih tempat.'' ucap rio setengah memuji assisten sekaligus teman nya itu.
'' hemmm ,kemana aja si loe bos,baru nyadar kalau aku pintar.'' ricko tersenyum bangga.
'' huuu.,geer banget si.'' rio meninju pundak ricko.
'' ya gak geer ,cuma kenyataan aja kan .'' ricko mengerlingkan matanya .
" rick,kita kesana yukk..'' ajak ricko menunjuk ketempat yang agak sepi.
maklum sore hari kayak gini,banyak pengunjung yang ingin santai di pantai dan menikmati sunset atau matahari terbenam.
''jadi ,apa rencana bos , untuk memberikan pelajaran pada erlita.'' tanya ricko.
'' belum ada rencana sejauh ini rick.'' keluh rio.
'' hemmm,sabar ya bos , tapi, aku takut kehamilan erlita akan berbahaya untuk nama baik bos.'' terang ricko.
rio menatap ricko lurus.
__ADS_1
benar juga apa yang di katakan ricko,
pikirnya.
'' loe bantu gue dehh..'' ucap rio serius.
'' bagaimana kalau...'' ricko membisikan sesuatu pada rio.
'' apa itu gak berbahaya rick.'' ucap rio
" gak lah.'' ucap ricko penuh keyakinan.
*****
DITEMPAT LAIN
" sayang...kamu akhir-akhir ini kok kaya gak semangat gitu ,kamu sakit apa.'' tanya albert seraya mendekat dan hendak mengecup bibir erlita tapi ...
hoekkkkkk..hoekkkkkk..
erlita terasa mual dan pusing yang teramat dikepalanya.
ia menutup mulut nya dan langsung berlari kekamar mandi.
albert langsung bangkit dan mengejar erlita .
'' sayang,kamu kenapa.'' tanya albert khawatir.
tapi erlita gak menjawab ,ia memuntahkan semua isi perutnya.
albert mondar-mandir di depan Pintu kamar mandi menunggu erlita keluar.
'' duhhh,aku mual banget lagi,gawat kalau albert tahu aku hamil.''ucap erlita dengan wajah penuh kecemasan.
'' sayang...,sayang..'' albert menggedor pintu kamar mandi dengan keras.
tapi erlita tak mengindahkan laki-laki tua itu.
namun karena ia kesal dan risih dengan suara albert yang lagi -lagi memanggil nya.
iapun terpaksa membuka pintu kamar mandi .
krett..
erlita berdiri didepan pintu dan albert langsung memegang kedua bahunya.
'' kamu Kenapa sayang..,kamu sakit ?kita kedokter aja ya..'' erlita tak menjawab pertanyaan albert.
'' aku gak apa-apa mas,aku cuma ingin istirahat.'' erlita bersikap cuek dan menghampiri ranjangnya.
'' sayang....'' albert mengikuti erlita,
ia mengecup puncak rambut erlita dari belakang.
erlita sangat risih sejujurnya.
tapi mau gimana lagi.
hanya dia laki-laki yang mau mencintai dirinya sampai detik ini.
meski sejujurnya erlita muak dan jijik harus berciuman ***** dengan laki-laki tua itu.
erlita muak dan benci.
ia menutup wajahnya dengan bantal.
albert mengedikan bahunya dan bangkit dari duduknya.
beliau keluar dari kamar nya.
dan menyenderkan tubuhnya di sofa.
cling....
sebuah notifikasi pesan masuk dari ponsel nya.
tangannya meraih ponselnya dan membuka pesan itu.
" tumben pak rio chat ,ada apa." albert mengangkat alisnya
pak rio
[ pak Albert udah tidur,bisa kita ketemuan,ada yang ingin saya obrolin]
[ belum pak ,oke,ketemu dimana pak.]
[ resort , Putri duyung ]
[ siap, OTW]
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hai..haii.. udah gak sabar ya nunggu kelanjutannya ,jangan lupa like and vote ya 🤗🤗🤗