SYAKILA

SYAKILA
103. PENYESALAN BRAM


__ADS_3

Satu minggu kemudian,


hoekk..hoekk...


akila menumpahkan semua makanan yang ia makan.


ia merasa sangat limbung.


"akila ,kau tak apa-apa ." ucap arga padanya.


"ng..gak aku sedikit pusing,kita pulang aja sekarang." ucap aKila lesu .


"baiklah,ayo aku antar." arga mengusap bahu aKila dan membimbing masuk kedalam mobil.


"akila,bertahanlah,kita akan segera pulang kerumah ." ucap arga.


"hmmmm.." akila mengangguk pelan.


"baiklah," arga menyetarter mobilnya.


dermmmmmm ...


mobil pun melaju kencang ,membelah jalan kota j.


tinn..tinn....tinn....


klakson mobil berbunyi secara bergantian ditengah jalan raya ,itu terdengar sangat bising dan menggangu.


rupanya terjadi kecelakaan didepan mobil arga.


seorang polisi sedang mengevakuasi korban dan keluarganya.


tak lama ,


tim SAR datang dengan ambulans dibelakang nya.


"huft,ada kecelakaan rupanya ." ucap arga pelan.


"hmmm." akila seperti orang linglung .


ia pucat dan tubuhnya dingin tapi dibagian tangan ia terasa panas.


kira-kira 37%


"akila kita agak telat pulang,didepan ada korban kecelakaan ."ucap arga sambil sesekali menengok keluar kaca mobil.


"iya mas, aku gak apa-apa."ucap akila agak menahan sakit dikepalanya.


pening!!


uwiuuuu...uwiuuuuuu... uwiuuuu...


bunyi sirine ambulans pergi meninggalkan area jalan.


seorang wanita dan anak balita telah menjadi korban tabrak lari.


tinn...tinn...


kemacetan yang sangat panjang .


secara perlahan-lahan kendaraan melaju satu persatu dengan dipandu seorang polisi.


dermmmmmm.


mobil arga pun melaju perlahan mengikuti kendaran yang ada didepan nya.


"fyuhhh,akhirnya " lirih arga.


dalam perjalanan pulang aKila tertidur .


arga tersenyum sambil mengusap rambut akila.


arga,dia adalah laki-laki yang baik.


selalu dekat dengan siapapun


tapi ,jika sama wanita ia tak sedekat dengan akila.


akila begitu perhatian pada arga.


dan arga juga demikian,


tapi bagi akila arga adalah sosok teman yang baik,tak lebih dari itu.


hmmm,rupanya cinta arga bertepuk sebelah tangan.


dari perhatian dan kasih sayangnya yang ia curahkan kepada akila itu ada maksud tertentu.


bukan hanya sekedar teman.


tiba-tiba,


arga tersadar dari lamunan nya.


"akila, kita udah sampai." arga membangunkan akila.


"hmmmm , maaf ,aku ketiduran.'' akila mengucek matanya.


" baiklah,aku turun ya mas,makasih udah antar aku pulang."ucap akila tersenyum kecil.


"iyaa gak apa-apa , itulah gunanya teman." celetuk arga seraya memegang bahu aKila.


'' makasih." akila menyungging senyum lalu,ia bangkit dari duduknya .


karena sedikit limbung akila terhuyung-huyung.


"kamu gak apa-apa ." arga meraih lengan akila

__ADS_1


''gak apa-apa mas." akila membuka pintu mobilnya dan bergegas keluar.


dan berdiri didepan pintu mobil.


arga melambaikan tangannya pada akila.


dermmmmmm..


mobil arga pun melaju kencang membelah jalan.


akila segera masuk kedalam dan mengunci semua pintu.


...----------------...


keesokan harinya,


RUMAH MEYLIA


" akila kok aku telepon gak diangkat ya." meylia berbicara sendiri.


tapi tiba-tiba saja ada pesan masuk di ponsel meylia.


meylia membulatkan matanya.


lalu bergegas pergi.


hari ini adalah hari minggu


meylia libur kerja tentunya.


dan sudah 3 tahun lebih meylia bergabung di Wijaya group.


meylia menyetop taksi dan segeralah pergi menyusul akila dirumah nya.


30 menit kemudian,


taxi yang ditumpangi meylia sampai juga di depan kontrakan akila.


ia langsung bergegas masuk ke dalam.


"akila " panggil meylia dari depan pintu.


hening!!!


sampai lah meylia di depan kamar aKila.


tok..tok..tok..


"akila ini Kaka." ucap meylia setengah teriak.


''iyaa kaa,masuk aja." ucap aKila dari dalam.


kretttt...


pintu dibuka.


meylia berdiri didepan ranjang aKila.


sambil mendekat pada akila.


"iyaa kak,mungkin magh aku kambuh,tiba-tiba saja mual." akila terlihat lesu.


"ya ampun akila,kamu sering telat makan pasti ,jaga kesehatan dong,kita kan jauh satu sama lain." protes meylia mengerucutkan bibirnya.


"iya ka,aku gak apa-apa ,Kaka tenang aja." akila menatap meylia dengan senyum.


"Kaka tumben kesini ada apa.? " tanya akila penasaran


"hmmm ,tadi Kaka telepon kamu tapi gak kamu angkat ,lalu kata temanmu kamu sakit dan dia tak bisa menemani kamu,jadi Kaka kesini deh." ucap meylia menatap akila.


"ohh.. gitu,kasihan Kaka jauh-jauh kesini." ucap aKila tersenyum


"gak juga kok,sebenarnya Kaka kesini kaka mau ngabari kamu ,kalau kaka mau ada acara makan malam sama calon suami Kaka,dan Kaka pengin ajak kamu.'' ucap meylia tersenyum lebar.


"ohh ya,ciye..,kaka udah move on ya.." goda akila cekikikan


"ihh ,apaan si ." meylia menepuk pundak aKila mukanya memerah .


"Kaka mau dilamar ya." celetuk akila membuat meylia sontak kaget


"eitss gak lah,ini cuma acara makan biasa aja kok." elak meylia.


"hmmm..ya,ya,ya." akila terkekeh kecil.


"besok malam datang ya,sama temanmu yang tadi ngantar kamu Kesini juga gak apa-apa."Sindir meylia tersenyum usil.


"wkkk..aku datang sendiri aja juga gak apa-apa kali ka.." akila tertawa.


"hehe , jangan nanti kamu jadi obat nyamuk." goda meylia menoel hidung aKila.


"ihh Kaka, jangan nakal deh.." teriak manja akila.


tiba-tiba ruangan itu dipenuhi gelak tawa mereka.


...----------------...


RUMAH IBU HASNA


Bu hasna akhir-akhir ini sering sakit-sakitan karena pukulan batin yang teramat sangat.


beliau tak pernah mau ngobrol dengan siapapun.


ia selalu mengurung diri.


ia sangat terpukul dengan kejadian 3 tahun lalu.


tiba-tiba pintu diketuk oleh seseorang,

__ADS_1


"Bu,lihat siapa yang datang." ucap pak ramdan setengah teriak.


bu hasna hanya mematung.


tak menghiraukan suara itu.


tek..tekk..tekk.


terdengar suara itu yang berasal dari sepatu .


buhasna segera mendongak karena suara itu.


"bram,apa itu kamu nak.." rintih bu hasna memelas.


bram tampak sedih melihat wanita yang begitu ia cintai menjadi seperti ini.


sekilas ia teringat pada akila dan bu ningrum.


ia tampak berkaca-kaca.


bram memeluk ibunya dan tersedu.


"ibu , maafkan bram ."isak bram


tiba-tiba membuncah.


"i...ibu udah memaafkan kamu nak.." bu hasna mengusap air matanya yang membanjiri pipinya.


"bram bersalah karena telah banyak membuat kalian berdua kecewa ."tangis bram Semakin menjadi.


"ibu udah lama memaafkan kamu nak,mana ada ibu yang bisa membenci anak-anak nya ." bu hasna mengusap punggung bram .


beliau mengatur napasnya.


" bram.." tiba-tiba bu hasna terdiam sesaat.


"iya bu,kenapa." bram tersenyum kecil sambil menyeka air matanya.


"mana anak dan istri kamu,kiara ." tanya bu hasna tiba-tiba membuat bram teriris perih.


bram tak menjawab pertanyaan ibunya .


melainkan melamun.


"bram,mana mereka ? " tanya bu hasna lagi.


memegangi pundak anaknya


"mereka, mereka." bram tercekat.


"mereka kenapa." bu hasna memandangi wajah bram dengan tatapan lesu.


"sebenarnya,mereka udah seminggu ini dirawat dirumah sakit karena kecelakaan tempo hari." ucap bram tertunduk.


"astaghfirullah!! kok bisa ,mereka kecelakaan,bram?." bu hasna mengelus dadanya .


"ini salah bram bu,kalau saja bram tak egois dan jahat mereka tak mengalami ini semua." bram mendongak menahan air matanya supaya tak jatuh.


bagaimana pun bram laki-laki,ia pantang terlihat lemah dimata siapapun, termasuk ibunya.


"huwahaaaha.." bu hasna menghamburkan tangis nya.


ditepi ranjang.


bram tak bisa berbuat lebih ia terduduk lesu dilantai.


sementara dari balik pintu


pak ramdan yang mendengar percakapan mereka hanya terdiam dan terpaku.


"ya tuhan ,kenapa bisa jadi seperti ini." lirih pak ramdan memegangi pelipisnya.


mungkin ini karma dari kesalahan bram yang melukai hati dan perasaan akila waktu itu.


pak ramdan menghela napas dan angkat kaki dari kamar bu hasna.


*


*


"akila ,Kaka pulang yak,kasihan duo bocilku masih dipenitipan ." ucap meylia sambil mengemasi barang-barang nya.


"iyaa Kaka sayang,sampai ketemu besok ya." ucap aKila seraya memeluk


kakaknya


"iya , sampai ketemu besok malam ya ." bisik mey ditelinga akila.


"fine,kaka udah pesen taxi." akila menyudahi pelukannya.


"udah kok." meylia tersenyum dan mengacak rambut akila.


"ihhh kaka,sebel deh." akila menghembuskan napas kesal.


"hehe,biarin." meylia meledek akila.


"aku pulang yah.." meylia meraih tasnya dan mengalungkan kebahunya.


"oke ka,.hati -hati ya.." ucap akila mengulum senyum dan melambaikan tangannya.


taxi pun sampai didepan kontrakan akila.


meylia melangkah masuk kedalam nya


tak berapa lama taxipun melaju meninggalkan kediaman aKila.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tinggalkan jejak like.. seperti biasa ya Kaka sayang...🙏🙏🙏🙏❤️❤️❤️


__ADS_2