SYAKILA

SYAKILA
96. RAMBUT BASAH


__ADS_3

akila tak terima dengan perkataan brian yang barusan.


"maksud bapak apa.? bilang kayak gitu." akila mendengus.


"ya aneh aja,dua laki-laki itu bisa tergila-gila pada wanita kayak kamu." Brian menertawai akila.


"ihhh,biasa aja dong ,gak usah ngatain wanita kayak kamu., memang aku wanita apaan? " kata akila kesal tak terima dengan ucapan bryan.


"kamu wanita konyol yang pernah aku lihat, dan temui di penghujung hidupku." maki brian setengah terkekeh.


"ihhh,udah jauh-jauh, datang kesini cuma buat dihina doang." akila mendesis " konyol"akila berdecak.


"siapa bilang,aku suruh kamu datang kesini adalah untuk bantuin aku nyalin report aku kelaptop tahu." ucap brian.


"apa? kenapa harus aku." protes aKila tak terima.


"aww,,aww, jangan bilang kamu lupa ya sama perjanjian kita." kata brian sewot.


"ahhh,ngapa juga aku harus membuat kesepakatan dengan orang macam kamu." maki akila seraya mendengus.


"udah,gak usah mikirin nasib,jalani aja , udah." seru brian.


"hufttt..mana yang mesti aku bantuin pak brian yang terhormat." seru akila.


"yaa,yaa,ini disini." brian membuka laptopnya dan membuka berkas laporan yang diterima dari pak Yosep assisten nya dikantor pusat.


" kenapa mesti aku bantuin coba ." gerutu aKila


"iyaa loe pikir sendiri ajalah,ngapain tanya aku." maki brian.


"lagian,dulu aku tuh,harusnya ditempatin dikantor pusat bukan disini." gerutu aKila.


"ehhh,siapa bilang,yang jelas butuh karyawan tuh disini tahu." brian melotot


"ihhh , karena aku lebih suka dikantor pusat , daripada dikantor yang sekarang." celetuk akila.


"hmmmm, gak bersyukur banget,udah diterima kerja juga,masih protes." Brian menyeringai menahan marah.


"biarin." akila terlihat kesal.


"hmmm,apa kamu lebih suka Yosep dari pada aku? yaudah,besok aku balikkin kamu kesana, ketempat yosep ." brian melotot.


"asal kamu tahu ya,kalau kamu dikantor pusat ,kamu bakal ketemu sama Leo ." kata brian serius.


"memang nya apa hubungannya dengan Leo? "tanya akila menyelidik.


" kepoo.." brian melotot pada akila.


"ihhhh.." akila tak terima dengan perlakuan brian , ia hendak memukul brian tapi tak jadi.


"udahh ,tolong salin laporan ini kelaptop." titah brian.


"okeee...bos,tapi ini jam berapa ,aku kan butuh istirahat." keluh akila.


"udah,kamu tidur disini aja,dulu aja kamu tuh kaya perangko Kalau sama bram , dikira aku gak tahu apa.?" Bryan meringis.


"tahu apa? sok tahu." akila menatap Bryan


"tahu kalau kamu pacarannya ...." ucap bryan tak menerus kan perkataan nya.


"udah ahh,jangan banyak cincong buruan selesaikan tugas dariku ." perintah bryan pada akila.


"iyeeeee.." akila tersenyum kecut.


iya segera melaksanakan tugas dari bosnya.


Padahal sesungguhnya akila sangatlah ingin pulang karena matanya ngantuk dan ingin tidur. membasahi gulingnya dengan air liurnya itu sangat menenangkan .


pikirnya.


daripada berseteru dengan makhluk satu itu.


1 jam kemudian ,


" aku pulang ya,udah jam 11 nih,ayo anter aku pulang." pinta akila


"hmmm,gak bisa, kamu nginep disini aja." ucap bryan.


"apaa!! aku gak mau ya nginep disini." celetuk akila


"ya sudah,kalau mau pulang sendiri aja,aku gak mau anter ,ogah,lagian daerah sini rawan begal seremm.." bryan mengedikan bahunya.


"ahh payah,masa sama begal takut." sindir aKila


"ya bodo amat,aku mah takut,udah , mending loe tidur dikamar aja sana,aku tidur sini juga gak apa-apa." kata bryan tersenyum.


"ahhh ,yadeh ,gak ada pilihan lain." akila bangkit dan berjalan kearah ranjang bryan.


buggggg....


akila menghempaskan tubuhnya.


hanya butuh beberapa menit saja ia langsung merem .


tak lupa ia pun mengunci pintu kamar bryan.


ding ding,,ding,,,


waktu menunjukan pukul setengah 3 dini hari.


tok,,tok,,tok,,,


pintu diketuk dari luar.


akila membuka matanya perlahan.


ia merasa ada yang mengetuk pintu kamar.


ya,benar saja pintu diketuk oleh bryan


tok ,tok,,,tok


bunyi ketukan pintu semakin jelas dan sering .


"akila,buka pintunya." seruu bryan dari luar.


"hmmmm,ya bentar ." akila bangkit dan membuka pintu kamar .


"ada apa pak." kata akila menguap.


"aku mau tidur disini,diluar dingin banget aku gak kuat." bryanpun menggigil.


"apaa!! yang benar saja pak.." akila memprotes tindakan bryan.


"ahhhh,bodo amat,kalau kau mau tidur diluar juga gak apa-apa buruan." usir bryan.


"huuuu...dasar laki-laki egois." akila memaki bryan.


"udah lah , tidur disini aja." bryan menarik tangan aKila.


buggggg..


akila terjerembab kedalam dekapan bryan.


"ahhhhhh,sakit tahu pak ."akila mengusap keningnya yang sakit karena menabrak bryan.


"kamu gak apa-apa ,akila."bryan menatap akila.


"gak apa-apa ." akila melepas dekapan nya.

__ADS_1


"maaf." ucap aKila terlihat gugup.


"yaudah,kamu tidur disini aja,aku akan keluar ." kata bryan.


srettttt..


tangan aKila menarik bryan


"gak usah,biar aku aja yang tidur diluar."ucap akila


"gakk,aku saja." bryan tak mau kalah.


"aku aja." akila bersikukuh.


"yasudah,kita tidur disini aja." celetuk bryan.


akila terdiam.


bryan menarik selimutnya dan meringkuk .


akilapun terpaksa tidur disamping bryan.


ia memalingkan tubuhnya dari hadapan bryan.


posisinya saling membelakangi.


mereka pun terpejam menikmati belaian angin fajar.


...----------------...


pagi pun menjelang.


" aduh aku lapar banget lagi." akila meringis menahan rasa lapar diperut.


kruyukk.. kruyukk....


"pak,bangun dong,aku lapar nih." rengek akila.


"hmmmm, apa, ada apa,memang sekarang jam berapa."ucap bryan.


"jam 06 ,tapi aku sangat lapar aku pengin makan." ucap aKila.


"aduhh,kamu kedapur gih,bikin makan sendiri,dikulkas ada bahan makanan , tinggal pilih aja,aku masih ngantuk." ucap bryan meringkuk lagi dalam selimut nya.


"hmm,baiklah,aku akan cari makan ." akila bangkit dan masuk kedapur .


ia melihat telor dan bakso.


"waduh,bikin apa nih." akila berpikir sambil memilih telor dan sayuran.


"Halah,bikin apa aja boleh." akila meracik semua bahan ,alhasil jadilah,nasgor ala-ala .


sreng,sreng,sreng,


akila menggoreng semua bahan dan nasi Sampai matang .


lalu tangannya mencicipi apakah rasanya udah cocok apa belum.


"wah,ini lumayan buat ganjal perut." akila mengulum senyum.


*


*


*


DIKAMAR


kruyukk,kruyuuk ,


(bunyi perut bryan).


lalu ia bangkit dan berjalan kearah dapur .


"wihh,kamu masak apa nih,bikin aku lapar aja." ucap bryan.


"hmmmmm,nasgor , kamu mau.? bagi dua aja cukup kok.'' sahut aKila.


"beneran? " tatapan mata bryan tak yakin dengan ucapan akila.


"beneran lah,udah ,kamu duduk aja dikursi,biar aku ambilkan." seru akila.


"uhmmm, makasih ,aku cuci muka dulu habis itu kita makan ." bryan menguap lalu bangkit dari duduknya.


5 menit berlalu.


"wih,makan sendirian aja loe." celetuk bryan.


"hmmm,aku lapar ,aku gak kuat aku gemeteran." sahut akila.


"okee,habis ini kamu mau pulang ." tanya bryan pada akila.


"iya lah,aku gak bawa ganti juga kan?''akila mengerucutkan bibirnya.


"hmm yaudah,kita berangkat bareng aja ya ,nanti aku tunggu kamu didepan kontrakan ,kamu mandi aja disini." ucap bryan


"hmmm,terserah kamu aja , memang gak ngerepotin?" tanya aKila.


"gak lah." sangkal bryan


"okee,aku udah selesai makan ,aku mau mandi dulu.'' akila mencuci piring kotor dan langsung menuju kekamar mandi.


...----------------...


akila keluar dari kamar mandi


dengan rambut basah.


bryan yang melihat itu menganga sejenak.


ia menelan ludahnya ,naik turun.


ia pun menunduk.


"aku pinjam handuk nya boleh." tanya aKila menunduk.


"b,boleh ,ambil aja di gantungan baju ." ucap bryan sedikit canggung.


"aku gak lihat disebelah mana." teriak aKila Sambil mencari handuk kecil.


bryan yang mendengar teriakan akila langsung menghampiri aKila.


"sini biar aku cariin." tawar bryan.


" hmm,makasih." akila duduk ditepi ranjang.


menunggu bryan mengambil kan handuknya.


"nihh, handuknya ." bryan mengulurkan tangannya.


"Makasih pak." akila menyeka rambutnya yang masih basah dengan handuknya.


melihat akila yang seperti itu bryan cuma menatap dari kejauhan.


entah apa yang ada dipikiran bryan.


tapi yang pasti ia mendekati aKila.


ia semakin mendekat dan mendekat.

__ADS_1


''bapak mau apa." akila ketakutan.


tapi bryan malah semakin mendekat dan akila pun hanya bisa mundur ke tembok.


tappp...


kini akila terkunci oleh tubuh bryan.


bryanpun menatap wajah aKila


tubuh akila gemetar.


"ba.."ucap akila ketakutan.


"shut!!" akila tak melanjutkan kata-katanya dan bryan langsung mengatupkan telunjuknya dibibir akila.


akila hanya bisa menunduk.


bryan membelai bibir aKila penuh kelembutan.


matanya kini memerah.


ia menelan ludahnya.


kini bryan memegang kedua bahu aKila dan menekannya ketembok.


bryan melekatkan bibirnya.


namun aKila berusaha berontak.


"pak,bapak mau apa." bryan pun tak mau kalah dengan akila, ia langsung ******* bibir aKila.


hmmmmp !!


tiba-tiba aKila hanya pasrah Karena tenaga bryan lebih kuat.


cup!!


bibir bryan mengecup bibir akila lagi.


kini bryan Semakin bergairah.


ia semakin membelitkan *****nya. akila mulai memanas.


kini keduanya saling menikmati momen itu.


akila pun membalas cumbuan bryan.


Bryan pun tak mau kalah ia langsung mendarat kan kecupan di leher akila.


cupp,cupp,


bibir bryan tak henti mengabsen leher akila.


akila Semakin terkulai.


tak berdaya.


"pak , tolong hentikan aku harus pulang Sekarang." tiba-tiba bryan menghentikan aksinya.


ia membuka matanya dan langsung menjauhkan tubuhnya dari aKila.


"ya tuhan,apa yang ..." bryan langsung pergi begitu saja .


ia malu pada akila.


ia langsung kekamar mandi .


dan mengguyur badannya asal.


15 menit kemudian,


bryan memakai pakaian kerjanya.


ia melirik kearah akila yang masih berdiri mematung ditepi ranjang.


"akila ,kamu mau disitu terus." tanya bryan canggung.


"ng, apa..gak ,aku mau siap-siap pulang." akila terlihat gugup.


"yaudah,aku antar ." bryan memakai sepatu nya.


ia langsung memanasi mobilnya dan bergegas masuk kedalam .


akila mengikuti dari belakang dan masuk kedalam mobil .


bryan melirik kearah akila.


tapi akila masih terdiam .


"untuk yang tadi ,aku minta maaf ." tiba-tiba bryan membuka mulutnya sambil memegang kemudi nya


"mmmm..." akila mengangguk.


"apa kamu marah?" kata bryan.


akila membisu ia tak menjawab pertanyaan bryan.


Bryan melajukan mobilnya secepat angin .


20menit...


dan , tibalah akila dikontrakkan nya.


"aku mau ganti baju dulu." kata akila.


"iya,aku tunggu." sahut bryan tak melihat kearah akila.


akila berjalan kearah pintu kontrakan .


tak lama ...


akila keluar dengan seragam lengkapnya.


jlebbbb ...


akila membuka pintu mobil namun,


bryan tak mengindahkan akila.


mereka berdua saling diam.


akila menduduki jok mobil.


"pakai sabuk pengamannya." ucap bryan tanpa menoleh kearah akila.


dermmmm...


mobilpun melaju kencang membelah jalan raya.


dalam perjalanan mereka tampak sibuk dengan pikirannya masing-masing.


semuanya terasa canggung .


bryan malu pada dirinya sendiri karena tak bisa mengontrol dirinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haiii ,,maaf ya kalau telat upp ,lagi sakit dan masih dalam masa pemulihan .🙏🙏🙏🙏🙏❤️❤️


__ADS_2