
akila pulang dengan langkah gontai.
hari ini akila gak ketemu sama bram,o padahal ia sudah masak aneka makanan kesukaan bram. ia membuka pintu apartement bram.
tangan nya meletakan tasnya diatas kursi.
''sebenarnya mas bram kerumah sakit, ngapain si .'' ucap akila dalam hati .
ia mencoba mengirim pesan untuk bram .
[ mas,aku tadi kekantor ,kamu gak ada ,aku antar makanan buat kamu ,aku titip kan pak satpam.]
hening....
merasa tak ada jawaban dari bram,akila menaruh lagi ponselnya di dalam tasnya.
ia merebahkan tubuhnya di sofa .
******
KEDIAMAN ERNA
'' bodoh!!!'' maki erna terdengar marah sekali pada anak buahnya.
2 anak buahnya tertunduk lesu karena dimaki oleh erna.
'' maaf bos,sampai detik ini kita belum menemukan wanita itu bos.'' ucap salah satu anak buahnya.
erna terlihat geram,matanya melotot.
tampak mondar-mandir, kalang kabut atas kepergian akila.
'' saya gak mau tahu,cepat temukan wanita itu ,atau aku akan pecat kamu semua paham!!'' maki erna lantang.
'' baik bos .'' erna mengernyit
'' ya sudah,kalian boleh pergi .'' erna terlihat stress.
wanita itu pergi kedalam kamarnya.
direbahkan tubuhnya perlahan diatas bed.
matanya menerawang jauh.
entah kenapa saat seperti ini ia ingin sekali bertemu dengan berondong nya .
erna tersenyum tipis . tubuh nya membutuhkan sentuhan tangan -tangan yang mampu membuat dirinya lupa akan semua masalah-masalah yang akhir ini membuat dirinya seperti di neraka.
erna bangkit dari tidur nya ,ia tampak menelpon seseorang.
******
sorepun menjelang
brampun pulang dari kantornya.
ia masuk ke unitnya.
saat ia membuka pintu,terlihat akila terlelap di sofa panjangnya.
bram pun tersenyum dan mendekati akila.ia memandangi wajah wanita yang ada didepannya itu.
''dalam keadaan tidur saja kamu masih terlihat cantik.'' batin bram,ia mengelus kepala akila.
karena sentuhan dari bram ,akila terbangun seketika.
'' mas..'' celetuk akila dengan tatapan kaget dan langsung melirik kearah arlojinya.
'' huftt!! udah sore rupanya.'' akila tersenyum dan merasa bersalah pada bram.
''maaf mas aku ketiduran ,aku capek banget hari ini.'' akila memijat tengkuk nya perlahan.
ia hendak bangun dari tempatnya namun bram mencegah nya.
'' udah,gak usah khawatir,aku udah makan tadi di luar dengan klien aku.'' akila tampak terkejut dengan ucapan bram.
'' yahh..!!'' akila terlihat lesu.
'' kenapa kamu sayang,'' bram membelai rambut akila.
'' kalau kamu makan sama klien berarti kamu gak makan makanan yang aku kirim kekantor dong mas.'' keluh akila dengan ekspresi kecewa.
'' iya maaf,aku tadi pulang kekantor udah kenyang jadi,aku suruh pak satpam memakan semuanya.'' terang rio , akilapun hanya menghela napas panjang.
'' ya udahlah.'' akila tersenyum kecut.
'' maaf ya babe..'' bram mengelus pipi akila dengan lembut.
'' iya ,iya ,gak apa-apa kok mas,yaudah kamu mandi dulu sana.'' usir akila pada bram .
'' okee sayang..,aku mandi habis itu aku pijitin dong oke...'' kekeh bram.
'' hmmm,ogah!!!'' akila meledek bram.
namun bram tak mau memperpanjang ,ia langsung tancap gas menuju kamar mandi.
sementara bram mandi akila menuang kopi untuk bram .
__ADS_1
ia tersenyum dan meraih roti panggang buatan nya tadi siang .
'' semoga mas bram suka.'' lirih akila sembari memotong kue tersebut dan menaruh ke piring ceper .
ia membawa kopi dan roti buatan nya itu keruang tengah.
''mas,kamu masih lama?'' Seru akila sembari memencet remote tv.
'' iya , bentar lagi.'' sahut bram dari dalam.
akila mengernyitkan alisnya.
ia memilih Chanel kesukaan nya.
kebetulan jam 4 jatah nya film drakor
akila tampak serius menonton filmnya.
'' babe..'' bram udah ada disamping akila .
'' hmmm..'' akila tak begitu mengindahkan bram.
bram pun mengernyit heran dengan tingkah akila.
'' kamu kenapa babe.'' bram membelai akila.
'' gak apa -apa mas, aku masih lemas aja baru bangun tidur .'' ucap akila tersenyum.
'' nihh, kopinya .'' akila menyuguhkan secangkir kopi pada bram.
bram tersenyum manis pada akila.
''makasih sayang..'' bram mengecup kening akila.
semua terasa indah dan hangat seketika .
bram mengecup pipi akila.
'' ihhh,udah ah.'' akila mengibaskan tangan bram.
'' kenapa.'' bram menatap akila lurus.
'' minum kopinya dulu selagi hangat,cicipi rotinya juga .'' titah akila
bram berkerut.
'' kamu bikin roti babe'' bram menyesap kopi nya.
kemudian,ia meletakkan kembali cangkir kopi nya diatas meja.
'' iya ,aku bikin tadi siang.'' terang akila.
'' kamu beli bahan-bahan nya kapan emang..'' bram ingin tahu.
'' tadi pagi lah , sekalian belanja sayuran dan buah-buahan.'' akila menoel hidung bram.
brampun tersenyum tipis.
'' ohh ya? '' bram menatap akila lurus.
ia membelai rambut akila.
bram bersyukur karena wanita yang ia cintai kini ada didepan nya setiap saat.
dulu,saat akila pergi dari hidupnya bram sangat kehilangan . bisa dibilang ia sangat stress.
bahkan, ia berubah jadi sosok yang lain daripada yang lain.
temperamen dan ringan tangan contoh nya.
bram tersenyum tipis.
tangan nya merengkuh tubuh akila kepelukannya.
'' maafkan aku sayang..'' ucap bram tiba-tiba membuat akila terdiam.
'' maaf untuk apa?''akila mengusap punggung bram.
'' maaf untuk semua nya ,maaf untuk aku yang dulu merusak masa depan kamu.'' ucap bram tiba-tiba melow.
ia teringat akan masalalu.
akila tersenyum tipis.
sejujurnya akila sekarang sudah melupakan kejadian itu.
ia sudah tidak dendam lagi pada bram.
saat ini akila bersyukur pada tuhan ,jika saja bukan karena bram,mungkin saat ini ia masih berada di neraka itu.
akila terdiam.
'' kamu kenapa sayang..,kok diam.'' bram menempelkan hidungnya kehidung akila.
akila tersenyum kecil.
" gak apa-apa mas.'' akila terkekeh.
__ADS_1
karena bram menggosok-gosokan hidung nya diwajah akila.
'' babe...'' bram menatap wajah akila lebih dekat.
'' ya mas.'' sahut akila.
bram mengulum senyum , entah kenapa bram dan akila begitu mesra saat ini.
semuanya mengalir begitu saja.
tidak bisa dipungkiri bahwa mereka masih saling membutuhkan satu sama lain.
bram mengecup b*b*r akila dan m*l*m*tnya perlahan-lahan.
bram melepas pagutannya.
'' kita lanjutkan dikamar yuk.'' bisik bram ditelinga akila.
'' tapi,aku belum mandi.'' sahut akila.
'' hmmm ,mandi nanti saja.'' bram langsung membopong tubuh akila masuk kedalam kamarnya.
'' kamu berat banget si.'' usil bram pada akila.
'' ihhhhh,masa sih , berarti aku harus diet dong.'' akila terlihat manja dipelukan bram.
'' gak usah ,dietnya besok aja , sekarang kita mau olahraga dulu.'' bram menghempaskan tubuh akila diatas bednya.
ia mengunci pintu kamarnya terlebih dahulu.
akila hanya diam membisu diatas ranjang nya.
*****
'' tom,kamu mau minta uang berapa sayang..'' erna memeluk Tomy dari belakang.
'' aku butuh buat beli motor baru , motor yang kemarin rusak ,nabrak pembatas jalan dan masuk ke bengkel.'' Tomy menyesap rokoknya.
erna masih memakai selimut nya ia mengusap-usap lembut punggung tomy yang masih agak basah oleh keringat .
erna mengecup punggung tomy perlahan-lahan.
ia berusaha membangkitkan lagi *****t tomy namun tomy mengelus tangan erna.
'' aku mau istirahat capek.'' tomy bangkit dari duduknya dan berpindah di sofa yang bersebelahan dengan ranjang erna.
erna tampak cemberut karena tomy menolaknya ,ia menekuk mukanya dan bangkit pergi ke kamar mandi.
'' sial!! Tomy kenapa si , sekarang l*y* padahal dulu dia bisa berkali-kali.'' umpat erna sembari duduk diatas toilet.
wanita itu terlihat bete.
tak lama erna bangkit dari tempatnya.
ia membuka pintunya perlahan.
ia mengamati dari kejauhan wajah tomy ,ia seperti senyum-senyum sendiri dan asyik dengan ponselnya.
erna merasa curiga pada sikap tomy yang terlihat mencurigakan.
alhasil ,erna langsung menghampiri tomy dan merebut hp tomy dari tangan laki-laki itu.
'' apa si er...'' ucap tomy merasa tak suka dengan sikap wanita itu ,yang merebut hp dari tangan nya.
erna membuka satu persatu chat dari beberapa teman wanitanya si tomy.
ia sangat cemburu.
'' siapa wanita -wanita yang chat kamu ini tom..'' erna menelisik tomy.
'' ihh,bukan apa-apa er..itu hanya teman sekampus ku ,dia cuma iseng-iseng aja kok kirim chat.'' tomy membela dirinya.
erna masih merasa belum puas dengan jawaban tomy.
'' bohong !!!'' erna tampak cemberut dan sedikit marah .
'' beneran sayang...'' tomy berusaha membuat erna yakin.
ia meraih tubuh erna kepelukannya.
dan mengecup dua gundukan daging yang menggoda imannya.
seketika erna mengerang ******, karena ulah tomy barusan.
Tomy pun tersenyum miring.
" dasar wanita ******.''batin tomy mengumpat.
namun karena tomy juga laki-laki yang licik ia tetap bisa bersandiwara, untuk meyakinkan wanita itu. ia begitu pintar memberikan sesuatu yang dibutuhkan erna saat itu.
tak mau berlama-lama erna langsung mengemudikan kuda putih nya itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
halooo.. jangan lupa tinggalkan jejak dan komentar ya dear
.🙏🙏🙏