
'' mas,kamu ngapain kemari.'' ucap akila terlihat dingin.
'' hey..,kamu jangan dingin kayak gitu dong,ayolah akila ,kita ini harus bicara.'' ucap rio meraih tangan akila.
tapi ,akila mengibaskan tangan rio.
'' mas, please, jangan temui aku lagi.
lebih baik kamu pergi dari sini, sebelum bram melihat kamu.'' usir akila pada rio.
namun rio tiba-tiba berlutut dihadapan akila.
'' akila , sayang...,please,kembali sama aku.'' Rio menggenggam tangan akila dan mengecupnya perlahan.
akila hanya memejamkan matanya.
entah kenapa tiba-tiba ia jadi sedih dan tersentuh sama tingkah rio .
tapi ,
tiba-tiba ia menepisnya.
'' mas,kamu jangan kayak gitu please..'' akila menyuruh rio untuk bangun.
Rio masih berharap pada akila . masih berharap , ada pintu hatinya untuk menerima nya lagi seperti dulu.
'' akila ,aku mau kita kembali sama-sama kayak dulu lagi .'' rio memohon pada akila .
'' mas, lebih baik kamu pulang ,aku gak akan mau balikan lagi sama kamu.
ngerti kamu.'' tegas akila terlihat jutek.
iapun masuk kedalam apartement bram lagi.
'' akila, please ,aku masih mau ngomong sama kamu.'' Rio berteriak didepan pintu .
akila yang masih berdiri dibelakang pintu pun ia terlihat sedih.
" akila...'' seru rio dari luar.
namun akila tak mengindahkannya.
sampai akhirnya riopun memilihnya untuk pergi.
beberapa saat kemudian,
mobil bram sudah sampai di basement.
beruntung,bram tak melihat rio kali ini.
karena mobilnya sudah lebih dulu keluar dari basement apartement.
'' Rio , ngapain si kesini.'' batin akila bergumam sendiri.
saat ia sedang kesal tiba-tiba pintu apartement bram terbuka.
akila terkejut dibuatnya.
'' mas,kamu kok pulang gak ngabari.
oh ya, kamu semalam kemana kok gak pulang.'' ucap akila terlihat cemas.
'' emmm,maaf babe,semalam ada urusan.'' ucap bram terlihat cuek.
'' urusan?urusan apa '' ucap akila kepo .
'' babe,aku capek,aku mau mandi dulu.'' ucap bram singkat.
'' ohh ya , tolong buatkan aku kopi ya.'' ucap bram sambil berlalu pergi.
'' ya mas.'' entah kenapa,akila merasa bram kali ini terlihat berbeda sekali.
seperti orang asing ,cuek , dingin.
'' hummm''akila menghela napas panjang.
kemudian,
ia melangkah kedapur.
meracik kopi hitam pesanan bram.
akila terlihat bengong.
ia masih kepikiran soal bram barusan.
ia terdiam sejenak.
Sambil tangannya terus saja mengaduk-aduk kopinya.
ia terlihat murung.
'' babe...'' tiba -tiba suara bram mengejutkan dirinya.
ia tersentak seketika.
'' ahhhh..!!!'' alhasil tangan nya terkena kopi panas.
'' kamu kenapa, hati -hati dong babe..'' bram yang masih menyeka rambutnya yang basah , iapun langsung menghampiri akila dan meraih jemari akila .
'' mas ,aku gak apa-apa kok.'' akila menarik tangannya dari bram.
'' ohh ,kamu yakin?'' ucap bram mengernyit.
'' iya gak apa-apa , aku mau masak dulu.'' ucap akila datar.
__ADS_1
'' okee,aku mau duduk didepan tv .'' bram beranjak meraih gelas kopi nya dan membawa nya kedepan .
'' hummm''bram sedikit mengernyit,
ia sedikit mengelap tepi gelasnya yang terkena tumpahan tadi.
bram meniup-niup kopinya.
tangan nya meraih remote tv .
sruppp..sruppp
terdengar bram menyesap kopinya perlahan.
'' mas,aku buatkan kamu pisang goreng .'' ucap akila tiba-tiba saja.
Bram yang melihat akila pun tersenyum tipis.
'' ihhh! kamu tuh so sweet banget si, ngerti aja kalau aku lagi butuh yang hangat-hangat.'' puji bram Sembari mencubit hidung akila.
'' ihh,gak usah gombal!! nih ,makan aja ,aku mau lanjut masak dulu.''akila menaruh piring berisi pisang goreng itu diatas meja .
'' thanks babe, nanti aku makan ,aku mau santai-santai dulu.'' ucap bram Sambil memijit punggung nya.
''okee.'' akilapun beranjak dari tempat nya.
*****
didapur, akila masih sibuk menggoreng ikannya.
namun, bram tiba-tiba saja sudah rapi dengan bajunya.
ia berdiri dibelakang akila.
'' babe.. '' akila terkejut dengan suara bram yang tiba-tiba mengagetkan dirinya.
'' mas,kamu tuh hobi banget bikin aku jantungan.''ucap akila terlihat sedikit kesal.
Bram hanya terkekeh.
namun akila tiba-tiba melongo melihat bram yang sudah wangi dan segar .
'' mas,kamu mau kemana lagi , bukankah baru pulang tadi pagi.'' akila mengernyit heran.
ia melepas celemeknya.
'' iya babe,aku ada urusan lagi ,nanti aku pasti pulang kok.'' bram membelai dagu akila .
'' kamu yakin ,gak mau makan dulu ,aku udah capek-capek masak loh.'' akila terlihat protes
'' iya ,aku makan , walau sedikit.''bram pun duduk di kursinya ,ia mengambil piring dan menyendok nasinya .
'' sedikit banget mas,nasinya.'' ucap akila .
'' iya,aku lagi agak begah aja perutnya.jadi ,gak selera makan.'' ucap bram singkat.
ingin rasanya akila menegur bram tapi ,
ia mencoba menahan ,supaya tak merusak mood bram dimeja makan.
Bram mengunyah makanan nya perlahan.
akila hanya melirik kearah bram sepintas .
lalu ,ia kembali fokus pada piring makannya.
ia mengernyitkan dahinya.
lalu kembali menyantap makanan nya lagi.
'' aku udah selesai.'' ucap bram tiba-tiba .
'' tapi mas,itu nasinya aja belum habis, padahal kamu cuma ambil sedikit loh tadi.'' akila terlihat manyun.
'' tapi aku udah kenyang .''bram menyeka mulutnya.
ia mengecup kening akila.
'' aku pergi ya,kamu hati-hati dirumah.'' ucap bram mengusap rambut akila.
'' iya mas.'' akila tersenyum ,ia segera mengantar bram sampai pintu.
'' aku pergi ya sayang...'' ucap bram sambil berlalu.
akila hanya terdiam ,seraya melepas kepergian bram .
'' sebenarnya kamu mau kemana si mas.'' batin akila bergumam,ia segera menutup pintunya lagi.
*****
RUMAH RIO
mama kristal sudah semakin membaik kondisinya.
ia semakin sehat dan segar.
pak wijaya pun jadi , sering pergi keluar kota.
ia terlihat sibuk belakangan ini.
'' sus...'' seru mama kristal pada pelayan dirumahnya.
'' iya nya...'' Susi pun tersenyum dan mendekati majikannya.
'' tuan kemana.'' tanya mama kristal Sembari meregangkan otot-otot nya perlahan.
__ADS_1
'' maaf nyaa,tuan gak bilang mau kemana,tapi beliau seperti nya mau pergi keluar kota nyaa,'' terang Susi ,hanya menebak saja , karena semalam,susi melihat pak wijaya membawa koper besar dan meminta sang supir membawanya kedalam mobil.
'' ohh gitu,ya udah ,kamu bikinkan aku minum sana.'' pinta ibu kristal pada sang asisten rumah tangga nya.
'' baik nyaa ..'' ucap susi berlalu pergi.
tak lama,
Susi assisten bu kristal menghampiri bu kristal yang sedang sibuk membaca -baca majalah wanitanya.
ia terlihat murung seketika.
entah apa yang dipikirkan.
'' nya....'' suara susi, pelayan tuan wijaya mengagetkan wanita itu.
ia terlihat menyodorkan segelas jus wortel kesukaan bu kristal.
'' sus,bikin kaget aja kamu.'' semprot Bu kristal,ia terlihat gak mood tiba-tiba.
susi hanya terkekeh melihat bu kristal yang cemberut karena ulahnya.
'' maaf nya...,udah bikin kaget .'' Susi terlihat cengengesan.
ia menggaruk kepalanya.
Bu kristal mengernyit .
'' ya udah , kamu balik kerja sana.
jangan makan gaji buta.''usir bu kristal pada susi.
'' i-iya nya....,'' Susi pun pamit pergi kedapur,
ia terlihat bete karena ucapan nyonya barusan.
'' huuuu,dasar nenek lampir sukanya marah -marah.'' maki susi dalam hatinya.
'' jika bukan karena dia istrinya tuan wijaya, udah aku becek-becek dia.'' Susi meremas kain lap mejanya dan melempar kesembarang arah.
*****
tiba-tiba saja rio malas pulang kerumahnya sore ini.
ia terlihat sangat stres, karena akhir-akhir ini akila membuat dirinya uring-uringan.
belum lagi omelan bu kristal yang selalu ingin ikut campur pada kisah cinta nya.
sampai muak ia mendengar ocehan bu kristal yang meminta dirinya untuk segera menikahi karin,
anak dari teman sosialitanya .
Rio terdiam sejenak.
ia meremas rambut bagian belakangnya.
lagi, ia teringat akila kembali.
teringat senyum nya yang menyiksa batinnya akhir-akhir ini.
ia begitu cemburu setelah tahu akila dan bram tinggal dalam satu rumah .
apartement bram!!
ia mendesis seketika.
arrrrghhh!!
Rio meremas dan melempar semua file yang ada didekatnya .
dalam waktu bersamaan ricko pun muncul didepan pintu.
'' bos,mau pulang bareng.''tawar ricko agak ragu karena melihat bos-nya yang sedang mengamuk diruangannya.
'' Rick,apa salah aku .'' tanya rio disela kemarahannya itu .
ricko mengernyit mendengar ucapan bos-nya itu.
'' maksud bos ...,'' ricko tak mengerti dengan ucapan rio barusan.
'' aku mencintai wanita yang juga menjalin hubungan dengan rekan kerjaku.'' ucap rio seraya menahan marahnya.
ia mengepalkan tangannya.
'' bos,bos gak salah,hanya waktu saja yang tidak berpihak kepada bos ,okeyy!!'' bujuk ricko memberi pengertian pada rio.
''masalah waktu,sampai kapan rick.., sampai kapan?'' Rio semakin mengepalkan tangannya.
ricko tak tahu harus berbuat apa ,ia bingung harus bilang apa pada rio.
pada kenyataannya memang sulit.
saat ini, bram dan rio menjalin kerjasama .
tapi , mereka mencintai satu wanita.
dan ,Rio mengakhiri hubungan kerjasama nya, hanya karena bram tak mau melepaskan akila untuknya.
Bram yang memang mencintai akila ,ia lebih memilih untuk mundur dari proyeknya kali ini.
alhasil proyek yang sedang mereka rintis bersama mandek di tengah jalan.
cinta memang tak ada logika.
ia bisa saja menghancurkan semuanya tanpa kenal waktu dan tempat.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...