
mata akila terbuka, ada tetesan cairan yang membasahi lubang ****mnya.
"mas...apa ini " akila melotot tajam dan mendorong tubuh bram.
"apanya yang apa ? "bram bangkit dari tubuh akila dengan junior masih menempel dibawah sana.
"aduhh..lihat kebawah "akila membentak bram.
bram langsung melirik kebawah .
"ya tuhan, kenapa aku bisa sampai lupa tak memakai itu " bram menepuk jidatnya.
akila langsung beranjak dan berlari kekamar mandi.
bram masih berdiri mematung ditepi ranjang .
"duh ,sial !! " bram menjambak rambutnya ia tampak tegang dan gelisah.
krettt ...
pintu dibuka oleh akila
ia menunduk lemas dan berjalan kearah ranjang.
"babe,maaf aku gak sengaja ,aku kelupaan ,swear...!!bram mengacungkan kedua jarinya tanda damai.
"aduh ,mana aku subur lagi mas, ini kan hari seminggu aku rampung datang *****." akila menatap bram dengan tatapan lesu.
"yaudah lah ,kita tunggu aja kalau sampai dalam seminggu ini kamu menemukan gejala-gejala aneh kita cek ya " bram berusaha meyakinkan akila.
cuppp....
bram mengecup kening aKila.
"kita mandi yukk " ucap bram mengusap rambut akila
"hmmm.." akila mengangguk.
*
*
*
"babe,kita makan dulu ya didepan ,habis itu kita check-out." ucap bram lembut.
"iya mas ,ayo " akila mengembangkan senyum.
lalu bram meraih pinggul akila dan memeluk nya.
mereka menuju ke restoran didepan villa.
akila hanya diam dan menuruti ajakan bram.
"babe..kamu pengin makan apa " bram masih mendekap pinggul akila.
"hmmm,aku lagi pengin makan beef teriyaki mas,apa kamu mau " ucap akila tersenyum
"Ok fine,kita makan itu sekarang " bram mengeratkan pelukannya.
mereka berdua menuju ke restoran dekat dengan villa.
"duduklah,biar aku pesan makanan dulu." bram mengulum senyum lalu pergi memanggil pelayan .
bram menulis pesanan dikertas menu dan setelah itu pelayan merepeat nya lalu meninggalkan mereka berdua.
"kamu masih kepikiran soal tadi? " ucap bram seraya menggenggam tangan aKila dan mengecupnya.
"jangan terlalu dipikirkan ,toh kita akan menikah beberapa bulan lagi." ucap bram tersenyum.
"iya mas,aku gak mikirin kok, " akila mengulum senyum.
beberapa menit kemudian,
pelayan datang mengantar pesanan mereka.
bram dan akila menghentikan obrolan nya sejenak .
"selamat menikmati ,jika ada kekurangan silahkan hubungi kami segera " ucap pelayan itu lalu pergi
"terima kasih " bram tersenyum
"nah!! makanlah,selagi hangat,habis itu kita siap-siap pulang kekota " bram menatap akila dengan tatapan lembut.
bram,ia tulus mencintai akila saat ini , entah ,ia tiba-tiba takluk pada wanita satu ini.
dert..dertt..
sebuah panggilan masuk dari nomor tidak dikenal di ponsel bram.
mata bram melirik kearah ponselnya.
"ahh..nomor siapa ini ,kok nomor baru bisa tahu nomor aku si." bram tampak kesal.
__ADS_1
ia menghentikan makannya dan melirik ponselnya.
"angkat saja siapa tahu penting ,"akila menatap bram yang terlihat kesal.
"bukan nomor penting ,udah biarin
aja "bram mengacuhkan ponselnya dan melanjutkan lagi makannya.
" yaudah mas,ayo kita habiskan makanan nya ." akila tersenyum ,kemudian tangannya mengambil garpu dan pisau ,mengiris daging tanpa lemak ,lalu mencicipinya.
"mmm... sumpah ini enak banget ,dari menu yang aku coba sebelumnya, ini adalah Beef Teriyaki yang paling enak yang pernah aku coba ." akila membulat kan bola matanya lalu memasukkan lagi makanan nya kemulut.
"ya ampun babe,kamu makan belepotan gitu " bram menyeka mulut aKila dengan tissue .
"maaf..maaf ..habis ini enak banget ,kamu mau coba ? " akila menatap bram.
"nihh...."ia menjulurkan tangannya pada mulut bram.
" aaaaaaaaaaa.." bram membuka mulutnya
"aemm...." bram mengunyah makanan nya .
"iya ,ini enak banget ya babe ,emm.. memang ya ,kalau ditempat mahal kaya gini makanannya pasti enak." bram mengangkat alisnya.
"mau lagi ? " tawar akila
"gak,kamu makan aja,biar aku makan punyaku aja "bram tersenyum
"okelah ,"akila menyuap lagi makanannya.
mereka tampak khusyuk makan .
...----------------...
"babe, sebenarnya aku masih ingin berlama-lama disini dengan kamu ,tapi kenapa ya , waktu rasanya cepat banget ,dan besok kita udah masuk kerja lagi ." bram menyemburkan napasnya.
ia mengangkat ranselnya dan menyeretnya.
sambil tangannya memeluk erat pinggul akila.
ia menyembulkan senyum.
"mari kita pulang,''bram mengembangkan senyum.
"mmm,iya sayang ,kita pulang" akila mengeratkan pelukannya.
ia membenamkan kepalanya dipundak bram.
"babe,kita mau langsung pulang apa gimana "ucap bram membuat akila mengangkat wajahnya dan melihat bram.
"iya dong,memangnya ,kita mau kemana lagi "akila menatap tajam bram.
"ya ,barang kali kamu masih pengin jalan-jalan kemana gitu...'' bram memonyongkan bibirnya.
"gak ahh.. takut kamu capek kita langsung pulang aja ya mas,kasihan ibu kamu , beliau pasti udah nungguin anaknya pulang."akila menatap bram dengan senyuman.
"iyaa... baiklah ,kalau itu maumu " bram mengangkat alisnya.
"okee..kita jalan yuk ," akila menarik lengan bram.
ia berjalan kearah mobil dan masuk kedalam nya.
"babe..udah pasti kan ?gak ada yang ketinggalan " bram memeriksa kembali bagasinya .
"insya Allah gak kok mas," akila tersenyum
"baiklah ,kita pulang sekarang " bram membuka pintu mobilnya lalu duduk dan memasang safebeltnya.
senyum mengembang dibibirnya.
kemudian,
mobil pun menderu meninggalkan tempat dimana aKila dan bram menghabiskan liburannya .
...----------------...
4 Minggu kemudian,
mata bram membulat ketika melihat sebuah pesan dari seseorang yang begitu berharga dimasa lalunya.
[mas,gimana kabar ,aku kangen nih,sekarang aku udah cerai sama suami ku ,maukah kau kembali , merajut kasih seperti dahulu , sebelum kita terpisah jauh. ]
"k-,apa, jadi dia ada dikota ini sekarang , batin bram bergumam.
"sayang...,apa kau lapar " ucap seseorang dari balik pintu kantornya.
dia berdiri dengan kaki jenjangnya
mengukir senyum.
namun,yang disapa tak berkutik sama sekali ,hanya terdiam.
"haii..kamu kenapa ?kok murung ,kita makan yuk "akila mengusap punggung bram ,dan menyenderkan kepalanya .
__ADS_1
nyaman!! sangat nyaman ,
"mas,kamu gak apa-apa ? "bram tetap tak bergeming sedikitpun.
"mas..." akila mengulangi lagi katanya.
ia mendongak menatap kearah punggung bram yang membelakanginya.
"emm.. babe,aku lagi gak ingin makan ,aku lagi banyak pikiran." bram tampak dingin dan cuek pada akila.
"kamu makan sendiri dulu yah,aku lagi gak mood " ucap bram agak berbeda dari biasanya.
"kamu lagi kenapa,jika ada beban pikiran, berbagilah dengan ku ,ceritalah, barangkali ada yang bisa aku bantu ,kita kan sudah bertunangan mas,jika ada masalah, kita bisa berbagi." akila mencoba membujuk bram.
bram hanya menghela napas panjang.
"sepertinya aku butuh sendiri sekarang" bram melepas dekapan akila .
ia bangkit dari duduknya.
"baiklah,aku akan pergi sekarang, " akila pergi dari ruangan bram.
dengan penuh kebimbangan ,ia duduk didepan toilet .
menunduk seorang diri.
pikirannya melayang , entah kemana .
"bram,tidak seharusnya dia cuek pada ku,sebenarnya ada apa dengan dia,seperti ada sesuatu yang ditutupi." akila meremas jarinya.
perasaan nya campur aduk .
tekk..tekk..
terdengar suara sepatu berjalan kearahnya.
" hai..."mawar menyilangkan tangannya.
"kamu kenapa,calon pengantin baru ,kok galau gitu,aneh..." mawar menyembulkan senyuman ejekan.
"sssttt..apaan si " akila mendengus lalu pergi.
"gak sopan banget ,aku lagi ngomong main ngeloyor aja ,gak ada etika ,hmm.. bram,bram,calon istri kaya gitu kok dipertahanin heran, sama aku juga Cantikan aku kali.." mawar memuji diri sendiri,ia berjalan ke arah toilet,tanpa sengaja ia berpapasan dengan bram yang baru saja keluar dari ruangan nya.
"mas bram, " mawar tersenyum centil.
" ehh,mawar.." sapa bram cuek.
lalu dia tampak ingin pergi entah kemana,tapi bram terlihat buru-buru .
mawar yang melihat gelagatnya
merasa curiga .
"tuh orang, tumben banget jam segini keluar,padahal ini kan belum jam istirahat." mawar tampak curiga .
"lagian,dia mencurigakan banget si,biasanya juga sama aKila Kalau keluar ,kok ini tumben banget sendirian " mawar tampak
bertanya-tanya .
"ahh.. bodo amat si,bukan urusanku juga " mawar membalikan badannya menuju kecounter nya .
dalam pikirannya,ia masih penasaran dengan tingkah bram.
tapi,ia berusaha menepisnya.
tiba-tiba
ia menyapa akila.
"haii..akila , calon suamimu mau kemana tuh,buru-buru amat, gak biasanya dia keluar sendirian , biasanya kan juga sama kamu " mawar berusaha memanasi akila
"mmmm..apaan si,udah, kamu tuh gak usah mikirin masalah pribadi orang lain , urus saja urusan mu sendiri." akila menatap mawar dengan sewot.
"ihhh,kok sewot gitu,aku kan cuma mastiin aja kalau kamu tahu bram keluar apa gak ,fyuhhh.!! " mawar berdecih lalu pergi dari hadapan akila.
"bukan urusanmu juga ,ishh.. wanita ini,bikin aku pengen nampol." akila melotot pada mawar yang sudah meninggal kan dirinya.
"apa ,jadi bram keluar , bukankah tadi,dia bilang dia gak mau diganggu ,lalu ,ia mau kemana jam segini " akila bertanya sendiri dalam hati.
"ohh ya tuhan, apa yang terjadi sama calon suamiku sebenarnya."
akila menghela napas.
lalu kembali lagi ke tempat kerjanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii haii..like vote and rate aku dong .🙏🙏🙏 yang udah baca jangan
pelit-pelit.
__ADS_1