SYAKILA

SYAKILA
178. SAYANG.... ???


__ADS_3

'' ia ma,pa,aku serius'' ucap rio akila hanya membisu dan tak angkat bicara sedikit pun.


'' ya,papa si terserah kamu aja io.., kalau itu yang terbaik kenapa gak.'' pak wijaya tampak pasrah.


'' iya pa..'' rio tersenyum.


'' mama gak mau ya , punya menantu kayak model beginian,mau ditaruh dimana muka mama io...,'' tolak bu kristal


'' ma,please, kita udah sepakat untuk tunangan ,dan apa salahnya kita juga menikah ma.'' bantah rio.


'' terserah kamu aja io..,kalian mau menikah , silahkan .


asal,jangan harap ya ,mama mau datang ke acara pernikahan kalian.'' tegas bu kristal sembari angkat kaki dari hadapan mereka semua.


akila terdiam.


'' biar papa yang bicara sama mama , Kalian lanjutin lagi makan nya.'' ucap papa Wijaya.


'' iya pa.'' rio tertunduk lesu.


*******


3 hari kemudian,


" sayang,gimana kamu suka dengan baju pernikahan kita.'' ucap rio.


akila hanya tersenyum tipis.


'' suka kok mas.''sahut akila singkat.


'' ya,baguslah,kalau kamu suka.'' ucap rio sedikit puas.


ia mengusap anak rambut akila yang sedikit menutupi mata akila.


'' iya mas,aku juga berharap, mama kamu bisa merestui pernikahan kita.'' ucap akila sedikit menghela napas.


'' iya , biarin papa yang bujuk mama ya,kamu tenang aja.'' ucap rio.


'' iya mas.'' akila mengangguk-anggukkan kepalanya.


'' baiklah ,jika kamu suka baju yang ini,biar aku keep dulu dan bayar DP nya .'' ucap rio.


'' iya mas.'' akila mengangguk setuju.


rio berjalan kearah kasir ,sementara akila menunggu di depan pajangan baju batik.


cling...


tiba-tiba ponselnya berbunyi


akila segera membuka tasnya dan mencari ponselnya.


ia menatap layar ponselnya.


'' pak bryan.'' lirih akila


seraya memandangi layar ponselnya.


[ akila,mari kita ketemu nanti malam.]


[ oke.. dimana]


[ di cafe secret garden]


[ oke...]


'' akila.'' tiba-tiba rio udah dibelakang nya.


''e...,iya mas,ada apa.'' tanya akila agak sedikit kaget.


'' kamu kenapa.'' rio berkerut memandangi wajah akila.


'' gak apa-apa mas.'' akila berbohong.


'' ohh, ya udah,kita pulang yuk.'' ajak rio.


'' memang udah di DP.'' tanya akila.


''udah , besok pas udah deket hari H kita ambil kesini ya.'' terang rio.


'' oh baiklah.'' akila tersenyum.


rio meraih tangan akila meninggalkan butik tersebut.


'' apa kamu lapar.'' tanya rio.


'' gak , masih kenyang .'' sahut akila singkat.


''ohh,ya udah kita pulang aja ya.'' ucap rio.


'' iya ,ayo...,kita pulang.'' akila menyetujui ajakan rio.


akila masih memikirkan soal chat bryan barusan.


'' akila,.'' seru rio membuat akila terkejut.


'' e,iya mas,ada apa.'' sahut akila gugup.


'' kamu ngalamun? '' ucap rio sedikit cemas.


'' gak , gak kok mas.'' sahut akila .


''mmmm,kamu sakit .'' rio meraih tangan akila


'' gak,aku gak sakit kok mas.'' ucap akila meyakinkan rio.


'' ohh , syukurlah.'' rio tersenyum kecil." ayo kita masuk mobil,hari agak mendung , takut hujan.'' ajak rio pada akila.


'' iya mas.'' akila masuk kedalam mobil.


'' malam minggu kita kemana nih.'' ucap rio membuat akila menganga.


'' apa , malam minggu,emang ini malam minggu.'' ucap akila terkekeh.


'' iya ,ini kan weekend sayyy...,gimana si.'' omel rio seraya memasang safebeltnya.


'' ohh,iya aku sampai lupa.'' akila tertawa kecil.


''huuu ,udah pikun ya bu.'' maki rio.

__ADS_1


'' hmmm,ya gak lah, kalau aku pikun aku lupa dong sama kamu.'' goda balik akila.


''haa,haa, bisa aja bu.'' rio tersenyum kecut.


*****


'' akila ,kamu istirahatlah,aku ada meeting dengan klien.'' pesan rio pada akila.


'' iya mas,kamu hati-hati ya.'' akila tersenyum manis.


'' okee..''


cupp!!


rio mengecup kening akila


" iya udah,kamu hati-hati,masuk, langsung mandi terus bobok.


'' nanti malam kita keluar cari makan.'' ucap rio sedikit memerintah.


'' iya mas .'' akila langsung menutup pintu mobil dan melambaikan tangan pada rio.


lama ia berdiri sampai mobil rio akhirnya pergi meninggalkan kediaman akila.


akila terdiam .


ia langsung teringat akan pesan bryan barusan.


lalu ,


ia segera masuk kedalam rumahnya.


brakkk...


ia melempar tasnya diatas sofa.


'' pak bryan ngapain ya ngajak aku ketemuan.''akila


merentangkan tangannya di senderan sofa.


matanya menatap langit-langit ruang tamu.


cling...


ponselnya tiba-tiba berbunyi.


akila langsung terkesiap dan melirik kearah tasnya.


diraihnya benda pipih itu.


[ akila, aku tunggu nanti malam ya,jangan lupa dandan yang cantik.]


[ tapi pak , aku baru ingat kalau nanti malam udah ada janji sama rio.]


[ aku mohon,sekali ini aja.]


[ oke,]


[ thanks akila.]


akila menghela napas panjang.


*****


akila sudah siap dengan dress cantik nya.


ia menyetop taxi dan langsung masuk kedalamnya.


akila tampak was-was.


padahal dia hanya akan menemui bosnya itu ,tapi entah kenapa seperti mau menemui seorang pangeran .


*beberapa jam yang lalu,


akila sedang asyik tiduran tapi tiba-tiba ponselnya bergetar.


satu pesan masuk dari rio.


[akila, aku gak jadi pulang lebih awal , ternyata meeting nya diundur 2 jam lagi .]


[ ohh , yaudah gak apa-apa mas.]


[ maaf ya ,kita gak jadi malam mingguan deh..]


[ iya ,gak apa-apa mas , kamu hati-hati ya.]


[ oke say...]


akila menatap layar ponselnya.


" baguslah,aku jadi bisa menemui pak bryan kalau begitu.'' lirih akila.


ia langsung pergi merendam tubuhnya didalam bathup.


tiba-tiba saja ,


ia terbayang wajah pak bryan yang ganteng dan cool itu.


" ahh..mikir apa coba aku." akila langsung mengalihkan perhatian nya.


beberapa menit kemudian ,


akila telah selesai merendam tubuhnya.


ia merasa rileks dan nyaman.


buggg...


ia merebahkan tubuhnya di atas bednya.


tiba-tiba saja ia tertidur dengan posisi tubuh masih bulat hanya terbalut piyama .


"akila...'' suara seseorang memanggil dari alam bawah sadar nya.


tiba-tiba


berdiri didepan nya.


seorang laki-laki tampan.

__ADS_1


dan laki-laki itu tak lain adalah bryan


akila tersenyum dan memeluk nya erat sekali hingga kedua nya asyik dan terlena.


tanpa sadar mereka saling bercumbu


mesra dan hangat.


sampai terjadilah pergulatan singkat antar keduanya.


hingga akila terhanyut dalam buaian cinta sang bryan.


tapi...


tiba-tiba mata akila terbelalak.


'' pak bryan.'' lirih akila seraya mengingat kejadian barusan.


'' ya ampun , kok bisa aku mimpiin pak bryan.'' akila langsung melihat kebawah dan terasa basah.


*****


"non, kita udah sampai nih.'' ucap sang supir membuyarkan lamunan akila.


" ohh ,iya pak.'' ucap akila terlihat gugup.


ia langsung saja bangkit dan menyerah kan ongkos pada sang supir taksi.


lalu,ia turun dari taksi dan berjalan kedepan cafe.


"pak bryan mana si.'' ucap akila menatap ke sekeliling.


lalu tangannya meraih ponselnya.


[ pak,aku udah sampai didepan cafe nih]


[ okee , tunggu bentar, aku lagi dijalan nih,5 menit lagi sampai]


[ ohh oke..]


akila terdiam ,ia masih menunggu pak bryan yang masih dalam perjalanan.


pikiran nya masih terus membayangkan soal mimpi tadi.


'' ya ampun,kenapa aku bisa mimpiin dia si.'' keluh akila.


'' mimpiin apa.'' tiba-tiba saja seperti terdengar suara bryan dari dibelakang akila.


'' bapak!!'' akila langsung menoleh kebelakang.


benar saja, bryan kini berdiri dibelakang akila.


akila langsung menutup mulutnya.


karena shock.


'' akila,kamu kenapa.'' tanya bryan yang melihat ekspresi akila.


'' ng-nggak apa-apa kok pak .'' akila tersipu dan menunduk.


'' kamu kenapa si ,jadi aneh gitu.''ucap bryan


'' ayo masuk.'' bryan meraih tangan akila.


sontak akila terbelalak karena ulah bryan.


akila tersenyum kecil dan mengikuti ajakan bryan masuk kedalam cafe.


''ayo duduk,kamu mau pesan apa.'' tanya bryan dengan ekspresi coolnya membuat akila semakin terpesona.


'' ya ampun,pak bryan ganteng banget.'' batin akila.


'' akila,akilaaa...'' seru bryan pada akila.


'' e..iya ,iya pak maaf.'' akila terlihat gugup.


'' kamu lagi mikirin apa si.'' ucap bryan sembari melihat-lihat buku menu.


'' aku gak apa-apa kok pak.'' ucap akila menunduk.


bryan memperhatikan akila sekilas.


entah kenapa malam ini akila terlihat sangat cantik.


'' bapak lihatin apa.'' ucap akila mengamati bryan lurus.


'' ohh,gak apa-apa ,cuma,cuma kamu malam ini terlihat sangat cantik akila.'' puji pak bryan membuat akila tersenyum malu.


'' bapak gak lagi ngegombal kan.'' akila menggaruk kepalanya.


'' iya , beneran,kamu cantik .


cantik banget.'' terang bryan .


'' ihh,bapakkk, jangan bikin aku malu gitu ahh!!.'' akila tersipu .


'' ihhh seriusan ,aku gak bohong.'' terang bryan.


'' udah ahh,jangan bikin aku Geer.'' protes akila.


'' oh ya,ngomong-ngomong kamu mau makan apa , dari tadi kita belum pesan apa-apa loh ini.'' bryan mengernyitkan dahinya.


'' ohh ya,ya ampun kita sampai lupa.''akila menepuk jidat nya.


'' aku pesan makanan ringan aja deh ,gak begitu lapar soalnya.'' ucap akila.


'' ohh , boleh .Gak apa-apa , pesan aja sesuai selera kamu.'' ucap bryan sembari menikmati cantiknya wajah akila diam-diam.


tanpa sadar akila menangkap basah bryan yang sedang asyik memperhatikan nya.


'' pak..,pak..,haloo..'' akila melambaikan tangan nya didepan mata bryan.


'' iya sayang..., kenapa.'' upps!! bryan tiba-tiba asal bicara .


'' sayang...?'' akila membelalakkan matanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haloo...haloo.. tinggal kan jejak ya gaess..❤️❤️❤️🙏🙏


__ADS_2