
"kau!!! akila melotot " mau apa kau kesini "akila mendorong tubuh bram
"apa ini cara kamu menyambut seorang tamu hah" bram nyolot
"helloww,,, kau bukan tamuku kau hanya tamu tak diundang ,you know? " akila memaki bram
"ishhh,,,ishhh,,, aku kesini cuma mau nganter ini nona" kata bram sambil memperlihatkan sebuah gantungan kunci bertuliskan byru & aKila.
"heyyy,dari mana kau dapatkan ini kata akila sambil merebut paksa gantungan kunci darinya .
"eitss!! tunggu dulu kau mau apa ,,,kau mau ini ? "goda bram sambil memainkan gantungan kunci itu .
"heyyy kasihkan gak " akila memukul bahu bram dan merebut gantungan itu
"heyyy,,,slow girl.."ucap bram
"berikan itu padaku atau kau akan menyesal " aKila semakin geram
"akan aku berikan tapi ada syaratnya " bram tersenyum nakal
"apa syaratnya cepat katakan" aKila membentak
"syarat nya adalah ,,,,kasih tahu gak yaa" bram mengejek aKila
"ishhhh!!! banyak cingcong kamu yaa "aKila menarik lengan bram
"ijinkan aku masuk dulu ,nanti aku kasih gantungan ini" kata Bram
"gakk,,,!!! aku gak sudi yaaa kamu masuk kedalam " akila memaki.
"baiklah,,aku pulang saja ahhh" bram berjalan dengan santai dan meninggal kan aKila
"tunggu,,,!! siniin gak gantungan kuncinya "aKila berteriak kesal
"ga bakal ,,,atau aku lempar aja kali ya gantungan kunci ini " bram menggoda aKila
"hehhhhh!! berani kamu ya sama aku? "akila menendang kaki Bram
"auwwwww!!! sakit,,,!!" kata bram meringis kesakian.
"biarinnn weeee" aKila menjulurkan lidahnya dan merebut gantungan kunci itu
"ishhhh,,,wanita barbar kamu yaa,kasar banget main
tendang-tendang aja hufttt"bram tertunduk sambil memijat betisnya yang kena tendang aKila
"pergilah,,,,!!! dan jangan balik lagi."usir akila melambaikan tangan dan
brakkkkkk!!! (akila menutup pintu dengan kasar)
...----------------...
" apa!!! aset kita menurun drastis" kata seorang laki-laki yang berwajah tampan dan juga berperawakan tinggi kira-kira 30 an usianya
"aduhhhh!!! kamu bisa kerja gak sih " kata seorang laki-laki yang berumur kira-kira 60an memaki pria tampan tadi
"maaf pak ,kita sudah berusaha sekuat tenaga untuk melakukan upaya yang terbaik tapi,,,apa mau dikata " pria tampan itu menghela napas
"wahhh,, Kalau kaya gini perusahaan kita terancam bangkrut" ucap
laki-laki tua itu.
"tidak!!!! aku akan cari cara untuk membuat perusahaan kita pulih lagi " ucap laki-laki itu
"Brian!!! apa kamu serius dengan ucapanmu " kata laki-laki tua itu
"yaaa aku Serius pak Yacob " Brian tampak optimis
"okee,,,aku tunggu janji mu " pak Yacob menepuk pundak Brian dan tersenyum lalu pergi.tetapi beliau memutar badannya dan berkata
"aku beri waktu 3bulan " pak yacob tampak serius.
"apa!! 3 bulan ? " Brian melotot
"iyaaa 3 bulan ,,itu waktu yang lumayan lama kan? " kata pak yacob serius
"tapiii,,," Brian menggaruk kepalanya
"sudahlah,,,!! " pak Yacob pun pergi.
"hufttttt!!!! apa yang sudah aku janjikan pada laki-laki itu ,,3bulan? itu waktu yang sangat sebentar sekali ." Brian menjambak rambut nya dan meninju meja kerja nya .
hari demi hari Brian berusaha sekuat tenaga untuk membuat perusahaan pak Yacob pulih kembali . bulan demi bulan pun berjalan ,brian mulai lega karena usahanya selama ini tak sia-sia.
lambat laun perusahaan pak Yacob pun langsung mendapat kontrak dari berbagai vendor brand ternama .
alhasil perusahaan pak yacob pun berkembang drastis .
berkat manajemen yang dijalankan oleh brian.
bisnis online maupun offline berjalan dengan lancar berkat kerja keras Brian.
...----------------...
1 bulan kemudian.
__ADS_1
tokkk,,,,tok,,,tok,,,,
"masuk!! " sahut Brian datar
"maaf mas brian,,,,anda ditunggu dirungan bapak yacob sekarang juga" ucap mba Dinar sekretaris Brian
"okeee,,,, 10menit lagi aku kesana " kata Brian singkat
"t,,,tapi mas ? beliau sudah menunggu dan katanya mas brian suruh cepetan" ucap dinar
"baiklah,,, " Brian beranjak dengan malas dan menemui pak Jacob
"halooo pak " sapa Brian dengan sedikit menghela napas berat
"hmmmm duduk lah.."kata pak Jacob
"ada apa bapak panggil saya,,? tanya brian dengan muka datar
"saya mau kamu menandatangani surat ini "pak Jacob tersenyum dengan menyerahkan kertas putih pada Brian
"apa ini pak ? " brian menatap heran bosnya itu
" ini adalah surat kontrak kamu yang baru " kata pak yacob serius
"kontrak baru?? maksud bapak"
brian menatap penuh tanya pada bosnya
"hmmmm,,,ini adalah surat kontrak kamu ,, selama kamu jadi kepala manager " ucap pak Yacob mengulum senyum
"apa bapak serius " kata brian
"iyaaa aku serius Brian " pak Yacob membuka kacamatanya." jadii,,, aku ucapkan selamat atas prestasi kamu selama beberapa bulan ini" pak Yacob mengulurkan tangannya.
"t,,,, terima kasih pak,,saya tidak menyangka kalau saya bakal naik jabatan ,apa bapak tidak salah, telah memilih saya sebagai kepala manager menggantikan bapak" kata brian merendah
"tidak,,aku sudah pertimbangan masak-masak kamu lah yang pantas untuk menggantikan saya ,karena saya sudah tua " ucap pak Yacob
"hmmmm,,, sekali lagi terima kasih atas kepercayaan bapak pada saya,,semoga saya bisa mengemban amanah bapak dengan Baik ." Brian tersenyum lega
"okayyy ,,,, Brian,,,good luck yaa"pak yacob menyalami lagi dan memeluk Brian.
"thanks you my hero" kata brian terkekeh
"anak ini ,,, jangan
sungkan-sungkan , semenjak kamu kerja disini bapak sudah anggap kamu seperti anak bapak " ucap pak Yacob berkaca-kaca
"aishhhh,,apa ini ,,aku tak suka air mata " kata brian bijaksana
"belum,,,apa bapak mau ajak aku makan ,atau sekedar basa-basi nih " canda Brian tersenyum
"ya beneran lahh,, masa iya bohong ,ayo kita makan" kata pak Yacob.
"hmmmm,, Baiklah kalau bapak memaksa apa boleh buat " Brian terkekeh
"ha-ha-ha,, baiklah " mereka berjalan menuju sebuah cafe yang tak jauh dari lokasi kantor mereka.
tanpa sadar Brian menatap tajam seorang gadis yang mirip Dengan mantannya ,sedang bersama seorang laki-laki yang tak beda jauh usianya dengan dirinya .
"Megan??? " ucap Brian terperangah
''ada apa bri..kok kamu tiba-tiba aneh gitu" ucap pak Yacob
"ohhh gak apa-apa pak,,,ayo kita pesan makan sekarang " Brian mengalihkan pembicaraan
"ohhh,,baiklah,,saya juga udah keroncongan, minta diisi nih perut" kata pak yacob terkekeh.
Brian sebenarnya hancur hatinya , melihat kekasih yang dulu begitu dipujanya kini berpaling dengan
laki-laki yang berasal dari kalangan keluarga terhormat.
tapi hatinya berusaha tegar karena waktu itu memang dia belum punya pekerjaan tetap.
" bri,,,kamu baik -baik saja kan? " tanya pak Yacob
"he emmmm,,aku baik-baik saja"Brian berkilah
"hmmm tapi saya tidak yakin dengan ucapan kamu " pak Yacob terkekeh pelan
"ahhhh,,bapak sudah,, gak usah dibahas, ayo kita pulang kekantor sekarang" brian bangkit dari duduknya
"fine,,,ayo kita pulang" mereka membayar semua billnya , dan setelah itu mereka langsung kembali ke kantor.
...----------------...
"huftt!!! jam istirahat masih lama yaa ,mana aku keroncongan lagi" protes aKila sambil sesekali memegang perutnya.
"nihh,,,,makan " kata bram sambil menyerahkan sebuah bungkusan kecil entah apa isinya.
"hah??? apa ini "ucap akila pura-pura bodoh
"buka aja jangan banyak tanya" bram terlihat cuek.
"makasih,, tumben! baik bener"kata akila tersenyum pahit
__ADS_1
"aku memang baik ,dan udah dari sononya aku baik"kata bram ketus
"yaaaa,,yaaa,,,baiklah aku buka sekarang " kata akila celingukan
"udahh,,,sana makan aku tungguin counternya ." ucap bram datar
"serius???? aishhhh makasih ,,ya bos" aKila tersenyum polos
"'hmmmmmm,,,"bram tak berucap
ia merasa jengah dengan keadaan,
kadang ingin rasanya ia pergi yang jauh tapi, apalah daya.
tiba-tiba saja Bram teringat akan kisah cinta nya dengan erlita .
dulu bram dan erlita adalah sepasang kekasih yang boleh dibilang romantis .
tapi , gara-gara aKila ia harus putus dengan pacarnya itu.
"tuh anak kenapa kusut bener" ucap akila yang dari kejauhan memperhatikan bram
"kamu kenapa ? ucap aKila menyelidik
"gakk,,, apa-apa lagian,juga bukan urusan mu " kata Bram sambil bangkit dan berjalan meninggalkan aKila
"ishhh,,, cowok sadis,aneh,, arogan,dan egois " maki aKila
"apa kamu bilang " kata bram yang ternyata belum begitu jauh dari posisi akila berdiri dan mendengar makian akila
"ng,,,,nggak kok " aKila berkilah dan ia langsung tancap gas masuk kedalam counter lagi.
"dasar cewek anehh " bram memutar badan lalu pergi.
"Untung dia udah pergi " aKila mengusap-usap dadanya
"hehhh,,,kamu Anak baru jangan kegatelan ya sama bram gebetan gue "kata mawar yang tiba-tiba saja datang entah darimana
"a,,,,apa maksud kamu ,aku tak mengerti ,,gebetan? siapa yang kamu maksud " aKila tampak cuek dengan mawar
"ehhhh,, jangan belaga pilon dehh,kamu tahu kan bram itu milikku seorang jadi,, jangan pernah deketi dia apalagi macarin dia " mawar mengancam aKila
"ehhhh,,,lo pikir aku takut ,asal kamu tahu ya ,aku tak sedikit pun ada rasa sama bram ,kalo Lo mau ambil sana" akila memaki habis mawar
mawar yang melihat ekspresi akila. langsung pergi dan hanya bisa memendam perasaan marah .
"hufttt!!!! pakai ngancam lagi ,dia pikir aku takut kali yaak"
akila mengepalkan tangannya dan amarah nya meledak-ledak.
...----------------...
sepulang dari kerja aKila tampak terburu-buru.
hingga ia tanpa sengaja menyerempet mobil .
brakkkkkkkk!!!!! akila tersungkur dan Alhasil lututnyapun berdarah
tinnn,,,,tin,,,,,(suara klakson mobil)
"haiiii,,apa kau mau mati " maki seseorang dari dalam mobil .
kemudian orang itu keluar dari mobilnya dannnnn
"haiii nona!! kalau mau mati jangan disini " kata pria itu
akila mengipas-ngipas lututnya lalu..." maaf,,,maafff aku,,,tak sengaja " ucap akila sambil berusaha bangkit dan sambil meringis menahan rasa sakit .lalu ia mendongak
"k,,,,,,kau!! " akila terkejut lidah nya kelu "k,,,,kauuu ?? kau kan pria arogan itu , yang Tempo hari pernah nabrak aku " akila melotot tajam kearah Brian.
"ohhhh,,,, bentar ,, bentar ,," Brian berusaha mengingat-ingat "ohh,, iyaa kamu kan cewek sial yang waktu itu nabrak aku "ucap brian berdecak kesal
"apa!! cewek sial? " kata akila berusaha berdiri tegak
"iyaaa,,sial !! dan hari ini juga aku kena sial lagi buktinya, aku ketemu lagi sama kamu dan hampir saja mobilku nabrak pohon " Brian berbicara dengan nada tinggi
"ihhhh,,,, siapa juga yang mau nabrak situ , kalau aku boleh pilih mending aku nabrak bantal empuk, lahh situ keras,padat, alot lagi "lirih akila
"apa!! apa kamu bilang " Brian menatap akila dengan garang.
"gakk ada kok, aku cuma salah ngomong aja ,," aKila berkilah
" alasan!! sumpah ya aku bisa gila kalau lama-lama berada didepanmu
dasar wanita aneh!!"
Brian sewot lalu pergi ,dan masuk ke mobil nya.
"lu ingat-ingat ya namaku Brian ,bukan cowok arogan"ucap Brian dari dalam kaca mobil lalu,, ia menjalankan mobil nya.
"ishhhh,,,sumpah yaa ,tuhh cowok amit-amit dehhh ,, kalau sampai ketemu dia lagi " akila memesan taxi online kemudian pulang ke kontrakannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1