
beberapa menit kemudian,
'' kita makan malam disini mas.'' matanya membulat.
''iya,yuk turun.'' rio mematikan mesin dan melepas safebeltnya.
'' huftt!! kok aku jadi dag,dig,dug gini mas.'' akila menghembuskan nafas.
'' udah,kita turun .'' rio melepas safebelt akila.
'' aku juga bisa sendiri.'' tahan akila.
''udah ,biar aku aja yang lepasin.'' rio melepas sabuk pengaman akila.
'' buruan ,kita udah telat lohh..'' ucap rio sedikit ketus.
'' iyakah'' mata akila melotot memasang reaksi tak yakin.
''iya , udahlah,jangan banyak tanya.'' rio menarik lengan akila keluar dari mobil.
'' pelan-pelan dong mas,aku jalannya susah tahu.'' semprot akila sembari terseok-seok karena heelnya yang lumayan tinggi.
'' hmmm,ya ,baiklah.'' rio melepas tangan aKila.
dan mereka beriringan masuk kedalam restoran yang mahal dan berkelas.
'' mas,kita makan disini,mana klien kamu ,kok gak kelihatan.'' tanya aKila penasaran , matanya menatap kesekeliling.
'' iyaa lah,gak tahu nich, nanti juga kita ketemu ,biar aku telepon bentar ,kamu tunggu dulu disana.'' titah rio seraya menelepon seseorang.
'' iya mas.'' ucap akila berdiri mematung.
'' ayo kita masuk .''ucap rio menarik lengan akila.
mereka memasuki restoran itu.
lumayan rame .
'' wahh rame banget mas.'' ucap akila menaikan alisnya.
'' iya,yuk kita temui klien kita.'' ucap rio seraya mencari kekanan kiri.
'' mana klien kamu mas,kok aku daritadi gak lihat.'' tanya aKila penasaran.
terdengar tepuk tangan dari seseorang.
'' mas,itu kali klien mas.'' ucap akila seraya menunjuk kearah orang itu.
'' ohh iya ,itu dia orangnya.'' ucap rio tersenyum.
akila dan rio berjalan menghampiri klien nya.
'' selamat malam.'' ucap rio seraya mengulurkan tangan pada kliennya.
'' selamat malam pak .'' sahut laki-laki itu.
seraya memandang kearah akila.
hingga rio menegur nya.
'' bapak,lihatin apa.'' tanya rio
'' nggak apa-apa pak.'' sahut laki-laki itu masih memandangi akila.
'' ohh,kirain kenapa,oh iya ,kenalkan ini tunangan saya.'' ucap rio memperkenalkan akila.
'' ohh iya,saya septian.'' ucap laki-laki itu mengulurkan tangannya pada akila.
akila merasa tak asing dengan nama itu.
''ahh , mungkin namanya aja yang sama.'' batin aKila
tapi laki-laki itu tampak familiar.
'' mari silahkan duduk.'' ucap laki-laki itu, membuat akila tersentak dari lamunannya.
'' kamu ga apa-apa kok daritadi diam aja.''bisik rio pada akila
'' gak apa-apa kok mas,udah kita nikmati aja makan malam nya.'' bisik aKila.
'' pak rio , kapan nikah.'' tanya laki-laki itu membuka obrolan.
'' hehe,doakan aja secepat nya.'' rio tersenyum tipis.
'' ya , semoga secepatnya terlaksana niat bapak ya.'' ucap laki-laki itu antusias.
''amiinn,makasih pak doanya.'' Septian dan aKila sama-sama sibuk dengan pikiran nya.
__ADS_1
mereka seperti pernah bertemu sebelumnya.
'' kalian lagi mikirin apa sii.'' tanya rio tiba-tiba , membuat akila dan Septian tersentak.
'' by the way, gimana bisnis bapak.'' tanya rio pada Septian.
'' ohh,alhamdulillah pak rio semua berjalan lancar.
''berkat saham yang pak rio tanam di kantor saya,perusahaan saya yang tadinya hampir collapse ,kini mulai stabil lagi.'' terang pak Septian.
'' syukurlah,mari kita lanjutkan lagi acara makan malam nya.'' tawar rio ,akila melirik kearah pak Septian.
tapi pak Septian tetap fokus pada makanan nya.
beberapa saat kemudian,
akila pamit ketoilet,sementara pak Septian dan rio melanjutkan lagi membahas tentang project buat bulan depan.
lama akila berdiri didepan cermin memandangi pantulan dirinya.
cling...
sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal.
akila menatap layar ponselnya dan terpaku sejenak.
setelah itu akila kembali lagi ke meja makannya.
'' mas,apa udah selesai meeting nya.'' tanya aKila singkat.
membuat rio menatap akila lurus.
'' bentar lagi sayang..'' sahut rio meraih tangan aKila membuat Septian tersenyum tipis.
'' kalian pasangan yang serasi.'' puji Septian.
'' ah,bapak bisa aja.'' rio tersenyum tipis.
'' kenyataan nya seperti itu .'' ucap pak Septian.
karena malam semakin larut , mereka pun akhirnya mengakhiri pertemuan nya .
rio dan akila langsung pulang kekontrakan aKila .
'' say..,kamu daritadi kenapa si ,kok gak semangat banget.'' tanya rio sembari memegang kemudinya.
'' aku,gak apa-apa kok mas,lain kali aku cerita ya.'' ucap akila tak bersemangat.
DI TEMPAT LAIN
Septian dalam perjalanan pulang.
ia tampak berpikir keras mengingat kembali , pernah bertemu di mana dengan tunangan partner bisnis nya itu.
''perempuan tadi namanya aKila , seperti....'' ucap pak Septian,ia mempercepat laju mobilnya.
****
keesokan harinya.
akila masih terlelap dalam mimpi nya.
sepagi ini ,dia belum bangun padahal,dia harus meeting pagi-pagi dengan klien pak yosep .
dert... dert..dert...
ponsel akila bergetar.
dan itu sukses membuat aKila terbangun.
ia membuka matanya perlahan.
tangan nya meraih ponselnya dan mengangkat telepon nya.
'' akila....'' seru suara di seberang sana.'' jam berapa ini.'' akila melongo dan menepuk jidat nya.
'' ya ampun pak ,maaf..maaf..saya telat.'' akila menggaruk kepalanya.
tutt ..tuut..
'' yah,teleponnya mati lagi.'' akila langsung bangkit dan segera berlari kekamar mandi.
15 menit kemudian ,
akila telah berada didalam taxi.
'' pak ,agak ngebut ya,saya udah telat nich.'' ucap akila Setengah ngos-ngosan.
__ADS_1
'' baik non.'' sahut supir itu lalu menambah kecepatan taxinya.
*****
KEDIAMAN PAK WIJAYA
pagi itu suasana dimeja makan tampak seperti biasa.
2 pelayan sedang menata sarapan untuk pak wijaya dan keluarga.
'' bi, panggilkan tuan muda untuk sarapan.'' titah bu Kristal pada pelayan nya itu.
" baik nya...'' sahut pelayan itu ramah.
lalu pergi kekamar rio.
dari kejauhan terlihat pak wijaya berjalan kearah bu kristal berada.
'' pagi ma.'' sapa pak wijaya pada istrinya.
'' pagi juga pa.'' sapa bu kristal datar.
seraya meraih gelas berisi susu hangat.
'' rio mana ma.'' ucap pak wijaya seraya meraih piring dan menyendok nasi kepiringnya.
'' masih dikamarnya, mama udah suruh bibi untuk panggil dia .'' pak wijaya mengangguk.
terlihat rio menuruni anak tangga .
'' pagi ma,pa,'' sapa rio tersenyum.
''pagi juga nak,ayo sarapan.'' ucap pak wijaya lembut .
Bu Kristal meminum air putihnya.
'' io, teman mama hari ini akan datang dari luar kota,dia bawa anak gadisnya,mama mau ngenalin kamu sama dia.'' ucap bu kristal tiba-tiba.
membuat rio berhenti untuk mengambil lauk.
''ohh,kenapa harus dikenalin sama rio ma.'' protes rio
'' ya iya, kenapa ,kamu gak mau nemuin dia ,setidaknya kamu temui ,apa salahnya.'' mata bu Kristal melotot.
'' iya tapi kan rio gak kenal ma,ogah ahh..'' tolak rio.
'' kamu tuh ya , dikenalin sama wanita yang berkelas malah gak mau .'' omel bu Kristal.
rio menghela nafasnya
'' bukan gak mau ,ma,tapi rio hari ini ada meeting dan nanti malam rio ada janji sama aKila.'' terang rio.
'' hmmm,giliran sama wanita kampung itu aja kamu ada waktu.'' bu Kristal menekuk mukanya.
'' ya dia tunangan aku ma,sudah seharusnya kan, rio punya waktu untuk nya.'' rio berkerut.
'' kalau anak teman mama kan rio gak kenal ,jadi gak ada alasan dong buat aku nemuin dia.'' rio menatap lurus ibunya.
'' ahh yaudah , terserah kamu aja deh.'' bu kristal menyeka mulut nya.
'' rio benar ma,dia gak kenal sama anak teman mama,jadi buat apa ia menemui nya.
''lagi pula ,rio kan udah tunangan sama aKila , kalau akila sampai salah paham gimana.'' tegas pak wijaya.
'' ya, dia tunangan sama wanita itu kan bukan atas kemauan mama,papa yang setuju kan? , kalau mama si nggak.'' bu Kristal ngomong dengan entengnya.
''ma,jangan bilang seperti itu dong,gak baik.'' ucap pak wijaya
'' memang kenyataannya pa.'' bu kristal sewot pada pak wijaya. lalu, beliau beranjak dari tempat duduknya .
'' mama udah selesai ,bi .. bereskan semua piring kotor dimeja.'' teriak mama kristal membuat rio dan pak wijaya kaget seketika.
'' mama kamu tuh ,kayak mak Lampir.
'' mimpi apa coba dulu papa mau nikah sama mamamu .'' pak wijaya menggeleng pelan.
''udah,nikmati aja pah,mau gimana lagi ,udah jodohnya.'' ketus rio seraya menyeka mulutnya.
cling...
tiba-tiba ponselnya berbunyi.
" pa,rio berangkat sekarang yach,ada meeting pagi -pagi .'' pamit rio seraya memasukan ponselnya kesaku celananya.
'' okee , hati-hati nak.'' pak wijaya meninggal kan meja makan , sementara sang pelayan membereskan semua piring kotor dan membawanya kebelakang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii.. haiii...halooo .. selamat membaca ya gaess.. jangan lupa tinggalkan jejak ❤️❤️❤️🙏🙏