SYAKILA

SYAKILA
186. HUTANG ???


__ADS_3

'' pak bryan ngapain telpon aku ya.'' ucap akila menggigit bibirnya.


'' ya ampun!! aku kan ada janji malam ini dengan pak bryan.''akila langsung bergegas .


ia tak peduli dengan penampilannya.


asal pakai aja dress yang ada didepan matanya.


ia memoles asal wajahnya dan memoles lipstik merah , supaya tidak terlalu pucat aja wajah nya.


segera ia meraih tasnya.


tangan nya tampak sibuk dengan ponselnya.


seperti nya ia memesan taxi.


benar saja ,tak lama , taxi pun sampai didepan rumahnya.


akila langsung menghampiri taxi itu.


dan menaikinya dengan sedikit terburu-buru.


bleggg!!!


pintu taxi terkunci.


akila menyenderkan punggungnya di jok.


sesekali ia menatap jalanan,sesekali juga menatap arlojinya.


'' pak , lebih cepat lagi ya.'' titah akila.


'' iya non.'' ucap sang supir taksi.


beberapa menit kemudian ,


akila sudah sampai ditempat yang dituju.


'' turun disini aja pak.'' ucap akila seraya menyodorkan selembar uang pada supir taxi.


akila terdiam sejenak,ia menatap sekeliling restoran itu.


sepi!!


Karena penasaran akila masuk kedalam.


'' pak bryan dimana si,masa iya dia ngajak aku makan ditempat sepi kayak gini.'' akila terus berjalan kedepan.


ia mencoba menghubungi bryan dari telepon nya.


'' gak aktif lagi nomornya .'' ucap akila mengerucut kan bibirnya.


'' ihh sebenarnya ia dimana si.'' oceh akila mulai capek.


ia mengamati sekeliling restoran,udah sepi.


mungkin pegawainya lagi prepare untuk tutup pikirnya.


'' ''huftt!! kurang kerjaan banget si,apa mungkin pak bryan udah pulang karena kelamaan nungguin aku.'' akila berbicara sendiri.


ia melangkah keluar dari restoran itu.


srekkk!!!


tiba-tiba saja ada sebuah tangan kekar memeluk ia dari belakang.


''s-siapa kamu!!'' akila ketakutan dibuatnya.


'' jangan bergerak atau aku akan menculikmu.'' ucap laki-laki itu pada akila.


'' pak bryan...?'' seru akila melepas dekapan bryan.


'' jangan dilepas,biar aja seperti ini.'' bisik bryan sedikit mengecup rambut akila.


'' ihh ,pak,ini tempat umum,aku takut ada yang lihat,gak enak ahh.'' akila melepas dekapan bryan .


'' lagian bapak ngapain si,janjian ditempat sepi kayak gini.'' omel akila.


'' sepi? '' bryan mengernyitkan dahinya.


'' iyaa,sepi.Apa bapak gak lihat disini gak ada siapa-siapa.'' akila berkerut.


''iya kamu juga yang salah , ditungguin dari tadi juga gak datang-datang.'' omel bryan.


'' ya maaf,aku sibuk .'' ucap akila.


''sibuk apa,paling sibuk pacaran.'' bryan terlihat jutek.


'' ya ,gak juga si.'' akila mengelak.


'' hmmm,terserah dehh..'' bryan sedikit manyun.


'' hmmm,jadi kita mau makan gak nih..'' kekeh akila.


'' gak jadi ,kita pulang aja,lagian udah. mau tutup juga restorannya.'' bryan agak kesal.


''kamu yakin kita pulang aja.'' ucap akila.


'' yakinlah,'' bryan pun pergi ke parkiran.


'' pak,tunggu dong,aku kan udah datang masa iya kita pulang.'' tahan akila.


'' terserah kamu akila,aku udah capek.'' bryan membuka pintu mobilnya.


akila yang merasa bersalah iapun mengikuti bryan dan masuk kedalam mobil.


'' pak,maaf.'' ucap akila setengah memohon-mohon.


membuat bryan sedikit mengernyit.


'' udah ,kita pulang aja ,kita gak jadi makan disini.'' tegas bryan , akila menghela napas .


bryan pun menyalakan mesin nya.


Akila hanya pasrah.


ditengah perjalanan akila sesekali melirik kearah bryan .


namun,bryan gak merespon nya.


ia fokus pada kemudinya.

__ADS_1


*****


" bos,aku udah sampai di villa nih.'' ucap ricko didalam telepon.


"(....)"


" oke bos,hati-hati.'' ucap ricko pada bosnya


ricko segera menutup telepon nya.


dari jauh terlihat seorang wanita cantik berambut panjang tinggi semampai menghampiri ricko .


'' maaf pak ricko ,apa pak rio udah datang.'' tanya wanita itu.


'' belum mba , beliau bilang sekitar 15 menit lagi sampai.'' sahut ricko.


'' iya pak.'' wanita itu tersenyum.


'' bagaimana kalau kita pesan minuman dulu sambil nunggu beliau.'' ajak wanita itu.


'' ohh,tentu.'' ricko tersenyum tipis.


******


'' pak, kok kita berhenti disini.'' ucap akila terpaku.


'' iya ,kita gak jadi makan , bagaimana kalau kita bersenang-senang disini.'' ucap bryan sedikit mengernyit.


'' hmmm,enak aja.'' elak akila.


'' yaudah ,kalau gak mau .''bryan melirik kearah akila.


" tapi ,aku mau maksa.'' tekan bryan sambil mendekatkan wajahnya pada akila.


''ihhh,apaan si .'' akila memukul bahu bryan.


'' udah ,kita masuk dulu aja.'' ucap bryan mematikan mesinnya .


''akila ,ayo.'' ucap bryan turun dari mobil.


mereka berdua langsung turun dari mobil .


akila menatap kearah gedung itu.


'' udah,ayo masuk.'' bryan menarik tangan akila.


akila mengikuti ajakan bryan.


terlihat sang receptionist menyambut bryan dan akila.


mereka berdua langsung masuk kedalam kamar yang mereka pesan.


*****


'' pak rio ,bisa kita mulai meeting kita malam ini.'' ucap wanita berambut panjang itu.


'' iya , silahkan,kita mulai aja .'' ucap rio terlihat serius.


'' baiklah.'' ucap wanita itu.


tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul satu malam.


mereka berdua langsung mengakhiri meeting nya.


ricko dan Stefani mengangguk pelan.


mereka masuk kedalam kamar masing-masing untuk istirahat setelah seharian berjibaku dengan pekerjaan yang menumpuk.


****


" pak bryan mana si ,udah malam juga belum balik kekamar.'' lirih akila seraya menyeka wajahnya dengan air dingin.


tok..tok..tok..


terdengar suara ketuka pintu didepan kamar akila.


akila tak tahu siapa yang mengetuk nya .


mungkin bellboy ,pikir akila.


ia membuka pintu nya.


suprise!!!!!


teriak semua pegawai hotel itu sembari meniup terompet dan ruangan itu dihujani dengan serpihan kertas seketika.


akila teriak histeris karena ada salah satu pegawai hotel itu yang melempar telur kearahnya.


"woyyy!! hentikan!!'' teriak akila menutup wajahnya menghindari segala macam lemparan apa entah.


yang pasti benda itu sangat bau amis dan menjijikan.


akila hampir saja muntah.


gila!!!


" awas aja kalian.'' batin akila mengumpat.


'' stop!! stop!! hentikan semuanya.'' titah seseorang dari belakang kerumunan beberapa karyawan hotel itu.


happy birthday to you..


happy birthday to you..


happy birthday ,happy birthday ,happy birthday to you..


bryan mendekati akila yang sudah berantakan rambut nya gara-gara lemparan tepung dan telur barusan.


'' pak,jahat banget si,aku jijik tahu.'' ucap akila sedikit kesal tapi juga sedikit terharu.


'' hihi ,salah sendiri tadi gagalin makan malam di restoran langganan aku ,ya dikerjain lah..'' kekeh bryan.


'' ihh,sebell!!!'' akila mengerucut kan bibirnya dengan manja.


'' udah,kamu bersihkan dulu badan kamu, lalu kita lanjut makan malam disini.'' ucap bryan menarik tangan akila masuk kedalam kamarnya.


para karyawan hotel pun pergi dari tempat itu.


*****


'' apa kamu masih mandi.'' ucap bryan berdiri didepan kamar mandi

__ADS_1


'' iya ,ini tepung nya susah.'' seru akila dari kamar mandi .


bryan hanya tersenyum tipis


lalu duduk lagi didepan TV.


beberapa menit kemudian,


akila keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk.


Dengan langkah mengendap-endap iapun mendekati ranjang nya.


bryan yang melihat itu hanya menelan ludahnya.


'' aku mau ganti baju.'' ucap akila setengah menunduk.


'' iya ,aku akan keluar.'' ucap bryan sedikit mengangkat alisnya.


iapun pergi dari hadapan akila.


akila menutup pintu kamarnya.


ia meraih dress warna ungu muda dan segera mengenakan nya.


ia menyisir rambut nya yang masih agak basah.


tokk..tok..tok..


pintu kamar akila diketuk seseorang.


akila membuka pintunya.


'' apa kamu udah selesai pakai baju.'' ucap bryan.


'' ehmm.'' akila mengangguk.


bryan pun masuk lagi ke dalam.


akila kembali fokus pada riasan nya.


'' apa masih lama.'' ucap bryan menolehkan kepalanya ke arah akila.


'' gak ,bentar lagi kok.'' ucap akila memoleskan lipbalm dibibir nya.


bryan pun menatap pantulan wajah akila dicermin.


cantik !!


pujinya


iapun menatap akila dalam-dalam dan mendekati wanita itu.


'' akila.'' ucap bryan sedikit memeluk tubuh akila yang sedang asyik bersolek.


'' ba-bapak mau apa.'' ucap akila gugup.


bryan tak menjawab melainkan membalikkan tubuh akila .


hingga wajah akila menghadap ke wajah bryan , sangat dekat , dekat sekali sampai bibir akila hampir menyentuh wajah bryan.


mereka saling tatap ,bryan membelai pipi akila perlahan.


akila hanya diam membisu menikmati sentuhan bryan yang tiba-tiba berubah menjadi lembut dan penuh kasih.


perlahan bryan mendekatkan wajahnya.


hampir saja mereka berdua menempelkan bibirnya satu sama lain tapi tiba-tiba pintu diketuk dari luar.


tokkk...tokkk...


tokk..


sontak mereka berdua terkejut dan menjauhkan badannya satu sama lain.


''siapa yang ketuk pintu '' bisik bryan.


akila mengedikan bahunya.


bryan pun berjalan kearah pintu.


dan membukanya.


'' maaf , tempat yang anda pesan sudah siap.'' ucap bellboy itu pada bryan.


'' ohh ,iyaa,makasih.'' ucap bryan tersenyum.


lalu bellboy itupun pergi dari hadapan bryan.


'' siapa pak.'' ucap akila


'' bellboy ,ia kasih kabar kalau makan malam kita udah siap.'' ucap bryan.


'' ohh,ya udah kita kesana sekarang.'' ucap akila .


srettt..


tangan bryan meraih lengan akila.


hingga wajah akila dan bryan saling berdekatan.


'' jangan lupa kamu masih ada hutang sama aku.'' bisik bryan sedikit nakal.


akila hanya membelalakkan matanya.


'' hutang?'' ucap akila setengah bertanya -tanya.


namun bryan merengkuh pinggul akila semakin erat.


akila memberontak terhadap aksi bryan.


namun bryan meraih dagu akila dan hendak mencium *****nya.


'' sudahlah ,kita tak punya banyak waktu.''ucap bryan, tiba-tiba menjauhkan wajahnya dari akila.


akila langsung salah tingkah dibuatnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


haii.. haii... tinggal kan jejak ya gaes..


jangan lupa 🙏🙏🙏❤️❤️


__ADS_2