SYAKILA

SYAKILA
132. SISA SEMALAM


__ADS_3

pagi pun menjelang,


akila mengerjap-ngerjapkan matanya.


dilirik manusia yang ada disampingnya.


" huftt!! "akila menghela napas.


ia menyingkap selimutnya.


dan hendak bangun tapi ,


tangan rio memeluk nya dari belakang.


"mau kemana" lirihnya , suaranya masih serak .


"aku mau mandi mas,lepaskan tanganmu." kata akila mengibaskan tangan rio


''bentar lagi,5 menit ,aku janji cuma 5 menit ,aku ingin memeluk mu sebentar saja."pinta rio pada akila


sambil mengecup tengkuk akila.


''ihhh , geli tahu.."akila mendengus .


"geli apa ****** ? " cibir rio terkekeh kecil.


''ishh , awas gak ,aku mau mandi."seru akila mendorong tubuh rio .


tapi tangan rio dengan sigap mendekap tubuh akila lagi dan menelentangkan tubuh akila.


rio menatap akila sejenak ,ia membelai rambut akila.


mata itu beradu Pandang , hangat dan nyaman.


''auww..!!! " tiba-tiba rio mengaduh, ada sesuatu yang menyembul disana , dibawah sana.


rio meringis menahan rasa yang amat ngilu.


''kamu kenapa mas.." tanya aKila penasaran .


rio tersenyum tipis.


" junior bangun.'' kekeh rio.


"what!! "mata akila membulat dan segera saja ia mencoba mendorong tubuh rio.


tapi rio terlalu kuat.


akila hanya bisa pasrah


rio mengunci tubuh akila dengan kedua tangannya .


mencoba mendekat kan lagi bibirnya.


akila memalingkan wajahnya.


tapi rio terlalu kuat dan meraih bibir mungil itu dengan bibir nya.


cupp..cupp..cupp...


terdengar suara pagutan itu .


akila hanya bisa diam meresapi setiap belaian kekasihnya itu.


kembali lagi , akila memejamkan matanya , menahan rasa yang begitu besar.


rio yang ingin segera mengakhiri permainan nya, ia menancap kan senjatanya.


menopang tubuh akila , mencoba masuk dan keluar.


kret.. kret ..kret..


terdengar decitan ranjang yang beradu dengan ujung bed.


mereka tak menghiraukan itu ,hanya satu tujuan yang ingin segera diraihnya.


selimut yang berserakan dilantai , bantal yang terjungkal bebas di ujung ranjang.


menambah gairah yang semakin memuncak.


rio mengecup bibir akila lebih dalam dan dalam.


semuanya sudah berakhir tanpa mereka sadari.


'' say,kamu senang.." bisik rio lembut.


"mmmmm,"akila mengangguk pelan.


rio hanya bersorak kecil, karena ia telah membuat siwanitanya puas pagi ini.


beberapa menit kemudian,


"mas kamu gak mau mandi apa" ucap akila yang masih dalam posisi menyatu dengan rio.


rio terengah-engah.


ia mengatur napas sejenak.


"bentar,sayang..." lirih rio dengan nada yang lesu .

__ADS_1


'' hmmmm"akila masih mengusap punggung rio ,dengan telapak nya.


walaupun akila masih agak susah napas Karena tubuh rio m*n*mp*nya.


''mas aku mau ***** " ucap akila seraya menepuk punggung rio


"iya baiklah, "rio mengalihkan tubuh nya keatas ranjang dan akila beranjak ketandas.


rio menatap akila dari belakang.


ia telah puas menikmati keindahan ***** akila.


"pantas aja bram bertekuk lutut padamu akila ,aku aja luluh pada kecantikan mu." lirih rio dalam hati


"aku akan menikahimu akila ,." janji rio dalam hati.


ia menarik selimut nya lagi.


"mas aku langsung mandi ya, " seru akila dari dalam kamar mandi.


"okee sayang..." sahut rio , masih terbalut selimut nya.


10 menit kemudian,


akila keluar dari kamar mandi.


"mas kamu tidur lagi ,apa " ucap akila seraya melongok ke arah rio.


"mas ,aku mau ganti baju ,kamu keluar gih,atau mandi sana.." titah akila pada rio.


"hmmmm,aku masih ngantuk say,udah tinggal ganti aja , kenapa pakai ngusir-ngusir segala." omel rio masih dalam keadaan merem.


" hmmm,terserah dehh ah..." akila mengenakan pakaian nya.


lamat-lamat rio memicingkan matanya.


saat akila sedang memakai bajunya.


"lihat sedikit juga gak apa-apa kan.." usil rio pada akila


"haiii,awas kamu ya mas,ngintip-ngintip , bintitan ntar ,tahu rasa kamu," omel akila seraya melempar handuk basah pada rio.


"auww!!! ,calon istriku galak banget sii.." ledek rio sambil berlari kekamar mandi.


"biarin, emang aku galak.


masalah buat loe" kesal akila.


"gak apa-apa galak,aku suka , biasanya kalau galak , pasti di******g galak juga." seru rio dari dalam kamar mandi.


akila menyeka tangannya .


"awas kamu mas,aku kerjain baru tahu rasa ."maki akila dalam hati.


warna yang senada dengan suasana hati nya,damai,sepi, tenang.


" udah jam setengah 7 lagi." ucap aKila frustasi.


ia menuju kedapur , menyiapkan sarapan untuk rio dan dirinya.


"bikin nasi goreng aja lah..."lirihnya. sambil menunggu airnya mendidih


ia pun mengulek semua bumbu sampai halus.


"say,aku gak ada baju nih.." celetuk rio yang muncul tiba-tiba dari atas tangga.


akila menoleh ke suara itu.


"aduh,disini mana ada hem mas, kamu minta tolong aja mas ricko untuk mengantar kesini." saran akila,


rio pun mengangguk.


akhirnya ia pun mengirim pesan pada ricko supaya membawakan seragam untuknya yang ada diapartement.


...****************...


"mas,mana mas ricko ,kok belum sampai." ucap akila pada rio.


"humm gak tahu nih.."rio menekuk mukanya.


"yaudah , tunggu aja dulu." ucap aKila.


tapi , tiba-tiba


akila teringat sesuatu,bahwa hari ini ,ia ada kunjungan dari mr William.


"aduh mas,aku tiba-tiba ingat,jika hari ini aku ada janji dengan mr William , klien ku yang kemarin." keluh akila.


"ohhh ,ya udah,gak apa-apa ,kamu aku antar aja,biar aku chat ricko untuk bawakan seragam nya kekantor aja " ucap rio serius.


"ohh,benarkah? apa gak apa-apa." ragu akila.


"gak apa-apa,aku juga udah pakai sepatu inih,gampang."ucap rio yakin.


'' oke mas,ayo kita berangkat." ajak akila.


****


DITEMPAT LAIN

__ADS_1


ricko sudah sampai di apartement rio ,ia membuka pintu dengan menekan kode password nya .


tin..tinn..tin..


klekk..


pintu terbuka.


ricko masuk kedalam,ia berpikir sejenak.


matanya mencari lemari yang ditunjuk rio.


matanya tertuju pada sebuah lemari kayu berukuran besar , dengan 2 pintu , lalu ia membukanya.


''tadi bos minta aku supaya bawakan baju yang berwarna blue cyan ." ucap ricko berbicara sendiri.


kemudian ia meraih hem itu lalu melipatnya dengan rapi .


"nah,udah beres , sekarang tinggal jalan kekantor." ucapnya sambil menjentikkan jarinya.


ia beranjak pergi dari kamar rio dan segeralah mengemudikan mobil nya.


...----------------...


"say,kamu hati-hati ya, jangan lupa besok kita harus cari baju yang bagus, untuk kamu pakai di acara undangan makan malam, bersama papa dan mama aku." ucap rio tersenyum manis,ia meraih kening aKila dan mengecupnya.


cuppp!!!


akila memejamkan matanya,menikmati kecupan hangat dikeningnya.


rio melepas kecupan itu.


akila merasa canggung ketika rio menatap nya.


"kamu kenapa.." ucap rio tersenyum tipis.


" aku gak apa-apa mas." kilah akila tersipu.


"Jangan bilang, kamu malu karena aku cium barusan."ucap rio terkekeh.


"ihhh ,apaan si..." akila terlihat malu dan memalingkan mukanya menghindar dari tatapan rio.


namun rio meraih dagu akila .


"tatap aku, say..." ucap rio lembut dan manja.


"apaan si.." akila memerah .


riopun memandangi wajah ayu aKila yang terlihat fresh.


walaupun dengan make up yang tipis,tapi udah terlihat cantik dan manis.


''kamu cantik,aku aja gak mengira kalau aku akan jatuh hati padamu." puji rio menatap akila sendu.


" jangan berlebihan mas." elak akila.


"memang kamu cantik,tapi itu bukanlah satu-satunya yang membuat aku cinta , entah lah,aku nyaman jika dekat dengan kamu." ucap rio tersenyum dan membelai lembut akila .


ia meraih akila kedalam pelukannya.


akila meresapi kehangatan tubuh rio.


ia , sejujurnya sangat tersentuh dengan ucapan rio.


namun,ia tak mau terlalu memperlihatkan itu pada rio.


rio melepas pelukannya.


kemudian,


ada hasrat untuk mencium bibir mungil akila.


ia mendekat kan bibirnya.


semakin dekat dan dekat.


cuppp..cupp.. cupp..


rio mengecup bibir itu.


akila mengikuti alur rio,tapi tiba-tiba aKila membuka matanya.


"mas,aku harus segera masuk kedalam,aku ada janji dengan klien." ucap akila melepas dekapan nya.


rio tersenyum kecut.


"ya udah,nanti malam kita lanjutin lagi ya..." ucap rio membelai lembut bibir akila.


"iya"akila mengangguk pelan dan mengecup pipi rio


"makasih say.."ucap rio membelai hidung akila.


akila segera turun dan keluar dari mobil rio.


ia melambaikan tangan pada rio.


dan mobil riopun berlalu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tinggalkan jejak like , komentar,vote dan rate.🙏🙏🙏


__ADS_2