SYAKILA

SYAKILA
170. TERBIUS DEWA ASMARA


__ADS_3

tanpa terasa ia terhanyut dalam lamunan nya.


membayangkan sesuatu yang sangat konyol.


plekk..plekk..


bryan menjentikkan jarinya didepan mata akila.


'' kamu gak apa-apa.'' tanya bryan yang melihat akila bengong.


''a..aku gak apa-apa pak,maaf ...!'' ucap akila tersenyum sungkan.


ia menggaruk kepalanya.


'' hmmm ,aneh banget si.'' kesal bryan.


'' ohh ya,apa kamu masih sering bersih-bersih diapartement ku? '' tanya bryan.


akila menatap bryan seketika.


'' ya,aku bersih-bersih,biarpun gak sering.'' akila menatap bryan dengan ekspresi datar.


'' ohhh , baguslah.'' bryan tersenyum.


tak lama kemudian,


waiters datang mengantar pesanan mereka.


'' selamat menikmati .'' ucap waiters itu ramah, lalu pergi dari hadapan mereka berdua.


'' makanlah.'' ucap bryan singkat.


''ehhmm..'' akila mengangguk pelan.


mereka berdua menikmati hidangan yang sudah tersaji didepannya.


bryan tampak lahap menyantap steaknya.


'' bapak lapar .'' tanya aKila menatap bos nya dengan tatapan aneh.


''hmmmm,aku lapar.'' ucap bryan tampak asyik makan.


'' mau nambah lagi.'' tawar akila .


'' gak ,gak usah,aku udah kenyang.


kamu habiskan makannya,habis itu ikut aku keapartement.'' tegas bryan.


'' apa , kenapa aku mesti ikut bapak.'' akila menatap heran.


'' udah,ikut aja , jangan banyak tanya.'' tegas bryan.


"okee.'' akila mengangguk.


****


KEDIAMAN PAK WIJAYA


rio baru saja pulang dari kantor nya.


hari ini dia terlihat sangat lelah.


ia membuka pintu dan melangkah masuk.


'' io..kamu baru pulang .'' tanya mama kristal menegur rio .


'' iya mah.'' rio terlihat cuek dan biasa saja.


mama kristal mengedikan bahunya.


rio berjalan kearah kamarnya.


ia meregangkan otot-otot nya dan langsung melepas seragam kerjanya.


brakkkkkkkk..


ia menghempaskan tubuhnya diatas bed.


'' huftt!! capek banget hari ini.'' ucap rio mendesah kecil.


tiba-tiba ia teringat akan akila.


hampir seharian ia dan akila tak saling kontak.


tangannya meraih ponselnya.


[ sayang ,kamu lagi apa ]


hening...


rio menatap layar ponselnya.


berharap akila membalas chat nya.


tapi sudah sejam berlalu akila tak kunjung membalas chat rio.


rio yang merasa letih akhirnya ia terlelap .


****


" akila ,ayo masuk.'' ajak bryan pada akila.


'' ya pak.'' akila menuruti perintah bosnya dan berjalan dibelakang nya.


'' aku mau mandi dulu.'' ucap pak bryan.


'' iya pak.'' akila tersenyum dan duduk di sofa.


sementara bryan masuk ke dalam kamar nya dan langsung menuju kekamar mandi .


beberapa menit kemudian,


bryan telah selesai mengguyur tubuhnya,memakai kaos polos dan celana pendek selutut.


'' kamu mau mandi.'' tanya bryan tiba-tiba Udah dibelakang akila.


''ehh,nggak,aku udah mandi tadi dirumah.'' ucap akila tersenyum.

__ADS_1


'' uhmm,yaudah .'' bryan mengernyit.


'' bapak mau istirahat .'' tanya aKila.


'' gak , nanti aja.'' ucap bryan meraih remotte .


'' ehmm, yaudah ,aku pulang aja ya.


lagian bapak udah sampai di apartement.'' ucap akila serius.


'' gak,siapa suruh kamu boleh pulang.'' omel bryan.


'' kenapa.''akila berkerut


'' kamu tuh,aku ajak kesini untuk apa , kalau gak suruh mijitin aku,.'' sewot bryan.


'' ihh ogah ahh..'' tolak aKila melotot.


'' kenapa,bukannya kamu harus tanggung jawab atas semua kekacauan dikantor.'' bryan menatap lurus akila.


'' ya iya ,tapi gak mijitin bapak juga.'' elak akila


'' sudahlah, ikuti aja perintah ku.'' tegas bryan pada akila.


'' atauu....'' ancam bryan pada akila.


'' atau apa..'' akila menatap bryan lurus.


'' atau kamu mau aku pecat dan rio tahu kamu udah main-main dengan ku.'' bryan menatap akila lurus .


" apa..,ja-jangan dong pak.'' akila ketakutan.


'' yaudah,makanya nurut aja si,tinggal mijit doang apa susahnya.'' omel bryan seraya melotot.


'' i-iya ,iya .'' akila menggerutu dalam hati dan memijat pelan tengkuk bryan.


'' auwwhh!! sakit , pelan-pelan dong aKila .'' marah bryan.


'' iya ini udah pelan pak ,bapak aja yang lembek.'' ejek akila seraya memijat pundak bryan.


'' ya,situ,uhh,enaknya.'' bryan mengoceh karena pijatan akila sudah sampai ke pusat yang sakit.


'' ihhh ,udah ah,pegel.'' ucap akila


merengek.


'' belum, orang lagi enak juga malah Udah,gimana si ,mau aku pecat.'' ancam bryan mengernyit.


'' ya..ya...'' akila pasrah dengan bosnya itu.


lama sudah akila memijat bryan.


hingga bryan tertidur.


'' pak ,udah ya.'' bryan tak menjawab akila.


'' hemmm..'' akila menatap punggung bryan.


'' pak,bapak tidur ya.'' ucap akila datar.


'' ihhh,gak jelas banget si.'' gerutu aKila sambil bangkit dari duduk nya.


'' mana udah malam lagi, aku gak bisa pulang kan.'' akila terlihat kesal.


akila menatap layar ponselnya.


ia membuka chat dari rio tunangan nya.


[ mas,maaf ya ,aku gak bisa kasih kabar seharian ,aku lagi gak enak badan , ini juga aku mau istirahat .]


[ loh,kamu sakit kok ngabari,aku kesitu ya .]


[ aduh,gak usah ,aku lagi pengin istirahat total dan gak mau ada orang ganggu.]


[ ohhh,ya udah kalau gitu.]


[ oceee,see u]


[too]


akila menaruh ponselnya.


ia bergegas menuju bosnya itu.


'' pak , bangun dong ,aku pengin makan nih.. '' keluh akila.


seraya mengguncang tubuh bryan.


'' pak,'' ulang akila lagi.


'' ehmmm.'' bryan menggeliat dan membuka matanya.


'' ohh,aku ketiduran.'' ucap bryan terlihat bingung.


'' ehmmm,.'' akila jutek .


'' kamu kenapa.'' tanya bryan


'' aku lapar,ayo kita makan.'' ucap akila memegangi perutnya.


'' ohh ,kamu lapar,ini jam berapa.'' bryan melirik kearah jam dinding nya.


'' aku gak ada mobil ,kita delivery aja ya..'' ucap bryan meraih ponselnya.


'' terserah bapak aja ,aku lapar banget .'' akila meringis menahan perih di lambung nya.


'' ya udah,sabar dong .'' bryan sedikit mengomel.


******


malam semakin larut bryan dan akila sedang merevisi laporan yang salah .


serta harus membuat jadwal meeting besok pagi dengan klien yang kemarin membatalkan projectnya.


" hoam ,aku ngantuk berat nih.''keluh akila.


'' mau kopi.''tanya bryan

__ADS_1


'' hmm , boleh aja si.'' akila terlihat tak bersemangat.


'' kamu mau tidur.'' bryan menatap akila lurus.


''gak ,gak ,aku mana bisa tidur kalau bukan dikamar sendiri.'' elak akila.


'' oh gitu , yasudah ,aku bikinkan kopi aja.'' bryan bangkit dari duduknya dan menuju kedapur.


'' nihh,kopinya .'' bryan menyerahkan secangkir kopi pada akila.


akila tersenyum pada bryan dan meraih cangkir itu.


'' makasih pak.'' ucap akila


'' sama-sama,kalau kamu capek,kamu boleh tidur dikamar aku ,biar aku tidur didepan TV.'' tawar bryan.


'' hmmm , apa gak apa-apa aku tidur dikamar bapak.'' tanya aKila ragu.


'' gak apa-apa.'' bryan tersenyum tipis dan menyesap kopinya.


"oke...'' akila tersenyum ,dan menyesap kopinya lagi.


beberapa menit kemudian,


akila sudah berada di kamar bryan.


ia mencoba memejamkan matanya tapi ia tak bisa.


sejam berlalu..


akila tak juga memejamkan matanya.


ia tampak gelisah.


''huftt!! gak bisa tidur lagi.'' akila bangkit dan duduk diatas ranjang.


ia melirik arlojinya.


00:00


kemudian ia teringat akan bos-nya.


'' pak bryan udah tidur belum ya.'' batin aKila , seraya bangkit untuk mengecek keruang tengah .


klekk...


Pintu terbuka,akila merasa bryan belum tidur karena lampu nya masih menyala.


ia berjalan mendekati bryan berada.


benar saja bryan belum tidur dan masih berkutat dengan laptopnya.


'' pak,belum tidur.'' celetuk akila mengagetkan bryan.


'' ehhh ,kamu.'' bryan agak terkejut.


''kok belum tidur,katanya capek,ini udah malam loh.'' bryan menatap akila lurus.


'' aku gak bisa tidur .''ucap akila.


'' ohh,apa kamarnya gak nyaman.'' bryan mengernyit.


''gak,bukan begitu,hanya saja aku tiba-tiba gak ngantuk.'' terang akila.


''ohh,yaudah temani aku aja.'' titah bryan


akila mengangguk pelan.


ia duduk disofa dekat bosnya bekerja.


'' bapak lapar.'' ucap akila.


'' gak,aku masih kenyang.'' bryan tampak asyik dengan laptopnya.


'' ohh yasudah.'' akila menghela napas dan menyenderkan punggungnya di sofa ,ia mengangkat kakinya ke atas dan berpose senyaman mungkin seraya memandangi punggung bosnya.


entah, akila senang jika bosnya sedang sibuk ,ia akan terlihat cool dengan kacamata nya.


tanpa sengaja bryan melirik kearah akila yang daritadi memperhatikan nya.


akila Yang kedapatan sedang mencuri pandang bosnya ia terlihat malu dan memalingkan wajahnya.


bryan menatap lurus akila yang sedang malu dengan dirinya.


perlahan bryan pun bangkit dan berjalan kearah akila.


'' kamu kenapa lihatin aku.'' tanya bryan lirih,seraya mendekat dan duduk disamping akila.


'' gak,gak apa-apa maaf.'' ucap akila tersenyum malu , iapun langsung menunduk.


tanpa sadar bryan mengusap rambut akila dan menyibakkan nya kebelakang.


akila hanya terdiam dan terpaku meresapi sentuhan lembut dari tangan bryan di kepalanya.


perlahan-lahan sentuhan itu berubah lebih erotis dan terasa menggelitik.


bryan terbius akan indahnya cinta.


dan tenggelam dalam biusan dewa asmara.


ia pun mendekatkan bibirnya pada akila dan ******* nya perlahan.


malam yang sunyi dan sepi.


kedua insan itu semakin larut dalam hangat nya pelukan asmara.


semakin panas dan bergairah .


keduanya saling melepas ,dan membalas pagutan itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haii...haii... aku datang lagi , jangan lupa tinggalkan jejak ya..❤️❤️😂😂🤗🤗😋😋😃😃

__ADS_1


__ADS_2