
akila terkejut karena tiba-tiba pintu toilet terkunci dan tak lama berdiri dibelakang nya seorang laki-laki yang tak asing dimata nya.
"ka..kamu "tegas aKila, tapi laki-laki itu membungkam mulut aKila.
"mau apa kamu." akila berusaha melepas tangan bram.
namun bram tak mau melepaskannya.
"akila please ,diamlah ,jangan bersuara .''pinta bram.
ia memeluk akila.
tiba-tiba suasana menjadi hening.
"akila ,sekian lama aku mencari kamu,sampai gila aku dibuatnya,akhirnya aku menemukan kamu juga." ucap bram terlihat sedih.
"apa,apa peduli kamu,aku gak sudi kamu cari ,aku muak sama kamu,cuih.." akila menampakan sorot mata tak suka.
"akila ,aku mohon maafkan aku, aku tak bisa hidup tanpa kamu." bram tampak terlihat serius.
"bram,lepaskan aku." akila berusaha melepas pelukan bram ,tapi bram terlalu kuat.
hingga akila meremas punggung bram,tapi bram tak mau kalah.
ia tetap mendekap tubuh akila.
'' lepaskan aku bram,.'' akila memukul punggung bram.
'' ahh ,.'' bram meringis.
akhirnya bram melepas dekapannya.
mereka saling tatap untuk sejenak.
"akila ,aku kangen sama kamu." bram menatap lekat wajah akila.
namun aKila selalu saja memalingkan pandangannya.
'' babe ,tatap aku.'' ucap bram seraya mengangkat dagu akila.
mata mereka saling bertemu.
dan ...
tiba-tiba suasana menjadi syahdu .
bram menyenderkan tubuh akila ketembok.
blegggg...
bram memandangi wajah aKila,
ia mengusap lembut pipi aKila.
akila hanya terdiam menikmati sentuhan lembut dari tangan bram.
bram yang rindu pada mantan istrinya itu ,kini ia tak lagi mampu menahannya.
perlahan ia mendekatkan bibirnya ke dahi akila.
cupp..
akila hanya terdiam , tanpa sadar ia meneteskan air matanya.
terasa sesak dadanya.
bram yang merasa ada cairan hangat jatuh di tangan nya .
iapun langsung menatap akila.
'' kenapa kamu menangis,maafkan aku akila.'' bisik bram ,ia menenggelamkan wajah akila kepeluka nnya.
'' kenapa kamu lakukan ini bram.'' ucap akila , sambil terus menangis .
'' akila,please , maafkan aku,saat itu aku khilaf.'' lirih bram.
akila hanya terdiam dan tak bisa berkata apapun.
bram mendekap nya lagi tubuh wanita itu.
semakin lama semakin hangat,bram dan akila saling menikmati pelukan itu.
untuk beberapa saat kemudian,mereka saling menatap satu sama lain.
tatapan itu , tatapan yang penuh arti.
entah siapa yang mulai.
bram dan akila saling berpagutan.
bram mengecup bibir akila dengan lembut.
ia ******* nya mesra dan mesra.
bram semakin mendekap tubuh akila lebih erat lagi.
ia meremas pinggul akila .
akila semakin terbawa suasana.
ia memperdalam *******nya
membuat bram ingin melanjutkan itu kedalam tahap yang lebih dalam.
tapi tiba-tiba aKila tersentak,ia melepas pagutan nya.
''lepaskan aku bram .'' ucap akila .
'' kenapa.'' tanya bram dengan Suara yang agak serak.
'' kita tak bisa lakukan ini lagi.'' akila melepas tangan bram.
'' tapi akila ,aku masih cinta sama kamu.'' ucap bram serius.
'' sudahlah bram,aku minta sama kamu, lupakan aku.'' tegas akila.
namun bram malah merengkuh pinggul akila lagi.
'' aku yakin kamu masih cinta sama aku akila,aku tahu dari bahasa tubuhmu.'' ucap bram menatap mata akila.
*
*
DILUAR .
"akila , kamu dimana." teriak bryan
dari luar kamar mandi.
akila yang mendengar itu langsung mendorong tubuh bram.
'' jangan Geer kamu.'' ucap akila sinis, ia mengibaskan tangan bram. dan langsung pergi dari hadapan laki-laki itu.
__ADS_1
"akila,tunggu ." tahan bram pada akila tapi akila langsung pergi tak menggubris bram.
krett..
pintu terbuka.
"akila ,kamu didalam dari tadi." tanya Bryan dengan sorot mata penuh tanya.
"i,,iya ,maaf , perutku sakit dan
tiba-tiba mulas dan diare." akila mencari alasan.
"oh ,kita pulang sekarang ,ayo kita makan dulu dan kita beli obat." ucap bryan pada akila.
dan akila pun menuruti perintah bryan.
dari balik pintu bram mengintip mereka.
"huftt.. Untung saja mereka sudah pergi." lirih bram ,ia menghela napas dan langsung pergi keruangannya.
...----------------...
KONTRAKAN AKILA
akila masih berkutat dengan mandinya.
setelah selesai ia langsung membalut tubuhnya dengan selimut .
ia tak ingin memakai bajunya .
tiba-tiba ia teringat akan peristiwa siang tadi.
saat bram mengecup bibir nya.
dia bilang,dia minta maaf, dia kangen.
akila tak habis pikir kenapa dia begitu busuk mulutnya.
dulu,dia begitu mudahnya membuat hati akila terluka ,dia bermain api dibelakang akila.
kiara wanita itu ,dengan wanita itu ia memadu kasih di belakang akila.
akila teriris.
tiba-tiba ia merasa dadanya sesak.
disisi lain akila seperti masih merindukannya ,tapi disisi lain akila sangat jijik pada bram yang dengan seenaknya menumpahkan cairan
laki-laki nya kerahim semua wanita ,hampir semua wanita.
mungkin dulu, sebelum dia kenal akila ,itu bukan masalah .
tapi , itu menjadi masalah ketika dia sudah bersama nya waktu itu .
walaupun saat itu ia masih nikah secara siri.tapi ,akila sangat cinta pada bram.
dan brampun tahu itu .
kini akila terisak pelan.
dibalutnya tubuh polos nya dengan selimut .
entah,tiba-tiba akila merasa merindukan belaian bram .
ia membayangkan ketika ia memadu kasih dengan laki-laki itu.
terbayang dalam ingatan nya.
suara -suara seksi bram saat memadu kasih kala itu.
akila tak kuasa mengingatnya.
bayangan saat dirinya tengah merajut kasih .
ia begitu menikmati nya kala itu.
kini akila hanya menggigit bibir bawahnya .
semua itu hanya kenangan pahit .
semakin akila melupakan Semakin akila terhanyut dalam kenangan itu.
tok..tok..tok.
tiba-tiba pintu diketuk dari luar.
mata akila terbelalak.
"siapa " pikirnya dengan secepat kilat akila langsung memakai baju daster dan mengenakan sweaternya.
ia membuka pintu yang diketuk oleh siapa,entah...
akila membuka gagang pintu.
srettttt....
akila tak melihat siapapun disana.
ketika ia membalikan badan hendak masuk dan menutup pintu.
sepasang tangan kekar memeluknya dari belakang.
mata akila terbelalak.
ia hendak bersuara dan melepas dirinya dari cengkeraman laki-laki itu.
tapi ,ia tak bisa karena empunya mempererat pelukannya dari belakang.
hangat...
seketika akila menikmati momen itu.
semua mengalir begitu saja.
"akila,aku tahu kamu masih sangat merindukan belaian dari tanganku." ucap suara itu dan akila dengan tiba -tiba mendorong tubuh itu keluar.
karena ia sadar suara siapa itu.
ia membalikan badannya .
"mau apa kamu kesini,aku tak sudi melihat kamu , pergilah." usir akila
"akila,aku mohon, aku masih sangat mencintai kamu." ucap bram merayu.
"pergi kamu , beraninya kamu datang kesini,dan membuntuti aku sampai kesini." teriak aKila tak terima dengan ulah bram.
bram yang melihat akila marah dan jutek bukannya pergi malah mendekap tubuh akila.
akila berusaha sekuat tenaga melepas pelukan bram.
tapi ia tak kuasa karena tenaga bram jauh lebih kuat.
akila menghempaskan tubuhnya.
__ADS_1
ia terisak pelan.
dan bram pun melepas pelukannya.
kini tubuh akila merosot kebawah .
ia menangis sejadi-jadinya.
bram yang bingung ia langsung mendekap lagi.
ia mengecup kening aKila.
"sayang,maafkan aku ,selama kamu pergi aku tak pernah sedikitpun merasa bahagia." ucap bram tersedu.
"aku menyesal telah membuat kamu sakit hati." bram makin tersedu
akila semakin menjadi -jadi.
"please lepaskan aku ,aku capek ." akila menatap wajah bram.
bram yang melihat mata akila penuh sorot kebencian ia melepas pelukannya.
"baiklah,aku lepaskan.
tapi ,aku mohon sama kamu , tolong maafkan aku." pinta bram pada akila.
"pergilah dari sini ." usir akila
"akila aku mohon,aku ingin bicara banyak sama kamu,kita ngobrol ya please ." rayu bram pada akila.
"hmm,terserah" akila pasrah.
dan bram mengekori akila kedalam.
entah karena alam berpihak pada bram atau apa.
tiba-tiba hujan turun dengan derasnya
dan malam pun telah menyambut .
kini waktu menunjukan pukul 9 malam.
menyuruh bram pulang itu tak mungkin , akhirnya akila memberikan selimut dan bantal untuk bram .
"tidurlah disini sampai besok pagi." ucap aKila pada bram .
tanpa melihat wajah bram akila langsung pergi lagi.
tapi tangan bram menahan akila .
akila terdiam.
"duduklah disini , aku ingin ngobrol lama dengan kamu."ucap bram tersenyum
akila tak bersuara ia hanya menuruti ucapan bram.
ia duduk disamping bram.
bram tersenyum pada akila
ia membelai lembut rambut akila.
tapi tangan akila menahannya.
hingga bram menghentikan aksinya.
"aku mau masuk kekamar." ucap aKila sambil bangkit dari duduknya .
tapi bram memeluk erat tubuh akila dari belakang.
ia terus saja memeluk erat dan mendekap tubuh akila.
hingga akila menggeliat .
bram mengecup tengkuk akila.
"aku merindukan saat-saat seperti ini dengan mu." bisik bram ditelinga akila.
akila mengedikan bahunya karena geli.
bak gayung bersambut.
bram segera membalikkan tubuh akila .
semua mengalir begitu saja.
bram membopong tubuh akila kekamar nya.
brugggg..
bram menghempaskan tubuh akila diatas ranjang.
ia memandang wajah akila sejenak.
cupp..
ia mendarat kan kecupan di kening aKila.
semakin turun dan turun
akila terpejam menikmati belaian dan sentuhan dari ****r bram.
yang mengabsen setiap inchi tubuhnya.
akila menitik kan air matanya.
entahlah....
semuanya tak bisa diucapkan dengan kata-kata.
antara benci dan cinta mungkin masih bersarang di benak akila.
bram kini membenamkan juniornya.
akila Semakin menitikkan air matanya.
namun berbeda dari bram ,ia malah sangat bergairah.
kini malam pun menyambut baik , hujan pun masih setia menemani malam .
dinginnya malam dan rintik hujan menemani dua sejoli yang sedang mereguk kenikmatan surga dunia yang semu.
tak terdengar suara apapun hanya ada suara napas yang saling bersahutan.
tampak sayup-sayup terdengar suara rintihan dari keduanya .
mungkin mereka sudah sampai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1