SYAKILA

SYAKILA
195.MIMPI


__ADS_3

'' kita ketemu sekarang.'' ucap bram dalam telepon nya.


beberapa menit kemudian,


seorang wanita turun dari taxi.


ia tampak terburu-buru menuju dimana bram berada.


'' akila.'' bram memeluk akila erat.


'' kamu baik-baik saja kan.'' bram menatap wajah akila lebih dekat.


'' aku gak apa-apa mas.'' ucap akila tersenyum kecil.


'' kamu gak apa-apa kan kita ketemu diluar.'' ucap bram memastikan .


'' gak apa-apa ,aman kok,tante erna lagi ada acara keluar dengan berondongnya jadi aku keluar lewat jendela.'' ucap akila seraya menarik sudut bibirnya.


'' oh ya.'' bram mengernyit .


'' iya ,udah, kita jalan sekarang yuk.'' ucap akila menarik lengan bram.


malam ini mereka berdua bergandengan tangan menyusuri taman .


indah,sejuk,damai.


seperti sepasang suami istri yang sedang honeymoon mereka terlihat sangat mesra.


sesekali bram mengecup ujung rambut akila.


akila hanya terdiam dan tersenyum dalam hati.


entah kenapa ia merasa nyaman saat berada didekat bram.


'' kita akan bersama kayak gini terus bukan .'' ucap akila menghentikan langkahnya.


bram yang mendengar itupun langsung berkerut.


'' iya dong , aku janji kita akan seperti ini selamanya.'' ucap bram meyakinkan akila.


akila tersenyum senang .


mereka saling berhadapan.


bram membelai rambut akila pelan.


lama-lama udara disitu terasa menusuk ke tulang .


akila bergidik seketika.


'' pakai ini.'' bram melepaskan jaketnya dan mengaitkan ketubuh akila.


" so sweet banget si kamu.'' akila tersenyum malu.


'' iya dong,kamu baru tahu ?.'' bram terlihat bangga.


'' humm,gEER banget si.'' akila mencubit perut bram .


'' auwww!! " bram meringis kesakitan .


melihat bram yang kesakitan akila makin mengejeknya .


bram yang melihat itu merasa tak terima.


sontak ia langsung menangkap akila dan menggelitik nya.


" hihihi,stop,stop , please" teriak akila sambil menahan geli .


'' gak akan,aku gak akan berhenti.'' goda balik bram.


semakin bersemangat menggelitik akila.


'' mas , please.." akila terlihat sangat lemas.


mukanya kemerahan menahan geli .


'' OMG''akila terduduk lemas dipinggiran jalan setapak sembari mengatur napas nya .


''hufttt!!! '' akila menahan bram supaya tak menggelitiknya lagi.


" cukup,cukup.'' bram tersenyum kecil ,ia mendekati akila yang terlihat ngos-ngosan.


lalu..


akila berbaring diatas rerumputan hijau yang ada di taman itu.


'' huh,gitu aja udah capek payah!!'' maki bram seraya mengusap rambut akila.


lalu,ia ikut berbaring disamping akila.


malam yang indah,tapi kenapa hanya ada satu bintang yang terlihat di pojokan sana.


bram dan akila menatap bintang itu bersamaan.


'' kamu lihat itu,aku gak mau ya kamu kayak bintang itu.'' ucap bram membuat akila berkerut.


'' memang nya kenapa.'' ucap akila mengerucut kan bibirnya.


'' karena bintang itu sendirian ,gak ada teman , kesepian,dan aku gak mau itu terjadi pada kamu.'' bram menatap wajah akila sekilas.


'' ihhh,apaan si.'' akila merasa bram lebay dan alay.


'' kenapa.'' bram mengernyit heran.


'' gak apa-apa.'' akila tersenyum.


bram mendekap tubuh akila dan mengecup kening nya .


suasana menjadi sangat romantis .


dan...


tiba-tiba langit terlihat gelap , udara semakin dingin,angin berhembus sangat kencang.

__ADS_1


beberapa menit kemudian, terdengar suara kilat menyambar-nyambar.


disertai titik-titik air dari langit.


'' mas,sepertinya mau hujan.'' ucap akila seraya bangkit dari pelukan bram.


'' iya ,ayo cepat kita masuk kedalam mobil.'' bram pun bangkit dan menarik lengan akila.


mereka berdua berlari bergandengan tangan menghampiri mobilnya.


'' kamu gak basah kan?.'' ucap bram pada akila.


'' gak ,aku gak basah kok.'' akila hanya tersenyum kecil,ia sangat senang bram perhatian padanya.


kali ini akila benar-benar merasa bram adalah sebuah bahu yang tepat untuk dia jadikan sandaran saat ia gundah gulana.


'' akila.'' bram membuat akila tersentak dari lamunan nya .


'' eeemmmm'' akila menoleh kearah bram.


'' kamu ngalamun? , mikirin apa si.'' ucap bram sembari menyalakan mesinnya.


'' eng-nggak,aku gak ngalamun kok.'' akila berkelit.


'' hmmm,aku pikir kamu lagi mikirin apa gitu.'' bram menginjak pedal gas nya .


akila menghela napas panjang.


'' aku mikir apa coba tadi.'' batin akila.


'' kita mau kemana lagi.'' tanya bram akila menoleh kearah nya.


" terserah kamu mas.'' ucap akila pasrah.


'' kalau gitu , bagaimana kalau kita makan.'' tawar bram, akila tampak berpikir sejenak.


'' boleh,boleh,.'' akila mengangguk-anggukkan kepalanya.


bram tersenyum kecil.


*****


''mas,kita mau makan disini.'' akila menatap bram sekilas.


'' iya ,gak apa-apa kan.'' ucap bram memastikan.


''ya, gak apa-apa si.'' akila terlihat pasrah.


'' oke ,kamu duduk aja disana biar aku yang pesankan makanan untuk kita berdua.


spesial!!'' bram tampak antusias


'' oke,oke..'' akila tampak setuju dengan ucapan bram.


tak lama kemudian,


'' permisi.'' ucap seorang pelayan menghampiri mereka berdua.


pelayan itu mengantar pesanan bram dan akila satu persatu diatas meja.


'' mas,kamu yakin pesan makanan sebanyak ini.'' ucap akila penuh tatapan aneh.


'' iya ,emang apa salahnya aku pesan makanan banyak .'' kekeh bram


'' ya gak ada si.'' akila mengedikan bahunya.


''udah,udah,gak usah banyak tanya.


ayo makan yang banyak.'' tegas bram sambil mencicipi lezatnya makanan direstoran kesukaannya.


''nihh,cicipi dijamin kamu bakalan suka sama rasanya yang bikin nagih.'' bram menyodorkan piring berisi seafood beserta makanan lainnya.


'' oke,oke..'' akila mengangguk.


ia mencoba menyendok makanan itu dan memasukan kemulutnya.


ia pun membulat kan matanya.


karena makanannya begitu lezat.


''mmmm,ini memang enak banget sumpah.''akila memasukan lagi makanan itu kemulutnya.


'' gimana,enak kan.'' ucap bram berkerut.


'' iya ,ini enak banget ,kok kamu pinter si kalau pilih tempat makan.'' puji akila sambil menyantap lagi makanannya.


''iyalah,siapa dulu,bram gitu loh.'' bram tampak bangga pada dirinya.


'' huuuuu,geer banget si.


baru dipuji gitu aja.'' maki akila.


'' biarin.'' bram terkekeh kecil sambil memegangi sedotan minuman nya.


srupppp..srupppp


terdengar suara bram menyeruput jusnya.


'' akila.'' tiba-tiba bram mengeluarkan suara nya


ia meletakkan lagi gelasnya diatas meja.


'' iya mas.'' akila mengernyit


'' aku akan bantu kamu keluar dari tempat itu secepat nya ,kamu sabar ya.'' ucap bram meraih jemari akila.


'' emmm,iya mas.'' akila mengangguk pelan.


'' habis ini kita pulang ya,aku takut kamu dimarahi tante erna, lagian ini juga udah malam.'' ucap bram tersenyum kecil.


'' iya mas." akila menyeka mulutnya dengan tissue yang tak jauh dari tangannya.


******

__ADS_1


'' kamu hati-hati ya.'' ucap bram mengecup tangan akila.


mereka sengaja memarkirkan mobilnya jauh dari tempat itu.


'' iya mas,aku pamit ya.'' akila membuka pintu mobilnya.


saat hendak melangkah keluar bram meraih tangan akila.


hingga bram meraih akila kedalam pelukannya.


'' maafkan aku , ini semua salahku, kamu jadi seperti ini.'' ucap bram sambil memeluk akila erat.


akila terdiam sejenak.


'' sudahlah mas,ini udah terjadi.'' ucap akila pasrah


'' gak akila,ini salahku ,aku pantas dihukum .'' ucap bram mengecup bahu akila.


'' udah ya mas,aku takut ada yang lihat.Lebih baik kamu pulang ,aku takut orang-orangnya erna akan melihat kita.'' ucap akila , seraya melepas pelukannya.


'' oke,kamu baik-baik ya disini.'' bram membelai rambut akila.


'' emmmm.'' akila mengangguk pelan.


tak lama akila membuka pintu mobilnya .


ia tersenyum dan melambaikan tangan pada bram.


bram memandangi akila dari dalam mobil.


akila perlahan menghilang dari pandangan bram karena ia harus masuk kedalam gang sempit menuju kediaman erna.


akila mengendap-endap masuk kedalam rumah itu lewat pintu samping.


Karena takut berisik ia melepas sandalnya dan menentengnya.


pelan-pelan ia masuk kekamarnya lewat jendela.


dengan sangat hati-hati ia menaiki jendela dikamarnya .


''hufttt'' agak susah juga ia menaiki jendela karena ia memakai dress.


akhirnya ia pun berhasil masuk kedalam kamarnya tanpa ketahuan siapapun.


'' huftt,syukurlah tak ada yang melihatku.'' akila menghela napas panjang.


ia pun melucuti semua pakaiannya dan masuk kedalam kamar mandi .


sekedar mengguyur tubuh nya yang terasa lengket karena cuaca yang begitu panas.


saat ia merendam tubuhnya ia mengingat kembali ucapan bram.


tiba-tiba saja ia merasa sangat rindu padahal baru saja ia bertemu dengannya beberapa detik lalu.


tak lama ,


akila meraih handuk nya dan membalut kan ketubuhnya.


setelah itu ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang masih berbalut handuk.


ia menerawang jauh ke masa lalu.


masa dimana ia kehilangan mahkota yang paling berharga karena ulah bram.


tiba-tiba saja terlihat bram tersenyum dan menghampiri akila .


tanpa banyak kata bram mendekati dirinya dan menc*mb*nya perlahan.


akila hanya pasrah.


ia pun terbuai dengan kemesraan Yang bram berikan.


sampai akhirnya mereka berdua hanyut dan terbawa suasana


dan....


semua terjadi begitu saja.


akila begitu menikmatinya


'' i love you.'' bisik bram ditelinga akila.


hingga membuat nya terbangun dari tidurnya .


'' ya ampun!!'' akila menepuk jidatnya.


'' ternyata aku mimpi.'' ucap akila seraya membenarkan handuk yang terlepas dari tubuh nya.


iapun bangkit dan mendekati lemari pakaian yang ada dikamarnya .


tak ada baju santai disana hanya ada baju seksi dan seksi.


Tante erna sengaja memberikan baju-baju seksi itu untuk akila.


akila menyemburkan ludahnya.


terpaksa ia harus mengenakan dress yang sangat minim dan tipis.


setelah itu ia beranjak ke atas ranjang menarik selimutnya menutupi tubuhnya.


matanya menerawang membayangkan perihal mimpi tadi.


'' kenapa harus mimpi kayak tadi si.'' umpatnya dalam hati .


ia menggigit bibirnya,entah kenapa ia merasa malu pada dirinya sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tinggalkan jejak ya,mohon maaf lahir batin ya bestie...

__ADS_1


minal aidzin walfaidzin.🙏🙏🙏🙏🙏❤️❤️💋💋💋


__ADS_2