
akila udah sampai didepan kediaman tante erna , terdengar suara berisik didalam sana.
akila yang tak mau semua orang tahu tentang dirinya saat ini , iapun mencoba masuk lewat jendela kamarnya.
ia mengendap-endap untuk masuk ke dalam kamar nya dengan hati-hati.
blugg...
terdengar suara kaki akila yang tak sengaja menabrak meja yang ada di kamarnya itu .
'' duhhh,pakai nabrak meja segala lagi.'' batin akila.
tapi,ia sedikit lega karena udah masuk kedalam kamar nya dengan aman.
'' huftt!!, untung aja tante erna belum balik,kalau udah pasti ia bakal ngawasin aku terus ,bete!!'' umpat akila dengan ekspresi wajah yang masih kesal.
tiba-tiba saja ia teringat akan chat dari adrian.
'' ngapain juga adrian ngajakin ketemuan.'' pikir akila dengan tatapan penuh tanya.
'' ahhh,tahu ah, ngapain juga mikirin laki-laki gak jelas kayak gitu.'' akila menghapus kontak adrian. karena dirasa gak penting menyimpan kontak laki-laki itu.
akila menghempaskan tubuhnya di atas kasurnya.
pagi ini akila seperti rindu masa-masa dulu,saat ia masih kerja ditempat bryan.
'' ehhh,BTW gimana kabar pak bryan ya.'' tiba-tiba saja akila baru sadar kalau selama ini akila sudah lama gak tahu kabar bryan.
langsung saja ia meraih ponselnya.
ia tampak asyik mencari kontak di ponselnya.
tapi tak ada tertera nama bryan disana.
'' ohh ya ampun,aku lupa kalau ini ponsel baru ,dan kontaknya diponsel yang hilang.'' akila berdecak pelan.
iapun merebahkan tubuhnya lagi.
tak lama kemudian,
terdengar suara ketukan pintu.
akila yang mendengar suara didepan kamarnya langsung bangkit dari duduknya dan membuka pintu kamar.
betapa terkejutnya akila saat melihat siapa yang mengetuk pintu barusan.
'' tan..?'' akila menatap erna dengan ekspresi kaget.
'' akila,kamu mau kemana pagi-pagi gini udah rapi aja.'' ucap erna seraya menatap wajah akila lurus .
'' aku ,aku lagi cobain dress baru tan...'' ucap akila , sambil mengumpat dalam hati
''mampus nih ,aku lupa belum ganti baju lagi.''akila meremas ujung dress-nya.
''ohh,aku pikir kamu mau pergi .'' tante erna pun mengernyitkan dahinya.
'' barusan,adrian telepon jika dia mau ngajak kamu jalan.'' akila melotot kaget mendengar ucapan erna.
" ad.. adrian??'' akila seperti tak suka ketika erna menyebut nama itu.
'' kamu kenapa , bukan nya kamu harus profesional,gak boleh pilih-pilih tamu ? atau...''belum juga erna melanjutkan kata-katanya akila mengiyakan permintaan erna.
'' bagus!! sebentar lagi adrian datang.
kamu cepat siap-siap ,aku gak mau dia komplain sama kita.'' tegas erna.akila mengangguk pelan.
'' ohh ya satu lagi,kamu aku perhatikan seperti ada sesuatu dengan bram,awas ya jangan main api,aku gak suka.'' erna mengingatkan pada akila.
'' iya tan...'' akila mengangguk pelan.
'' oke, udah siap-siap sana.'' titah erna,lalu wanita itupun pergi dari hadapan akila.
'' hufttt'' akilapun masuk lagi ke dalam kamar nya.
*****
__ADS_1
'' kamu kenapa akila ,kok dari tadi aku perhatikan seperti sedang gundah dan gelisah , kenapa...?'' Adrian mencoba lebih care.
ia memandangi wajah akila dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
'' aku ,aku gak apa-apa mas.'' ucap akila sambil memotong steak kesukaannya.
''ohh,aku kira kamu kenapa.'' Adrianpun memasukan makanan kedalam mulutnya perlahan.
mereka tampak khusuk sejenak dan tanpa terasa sudah melahap habis makanannya.
'' habis ini kita mau kemana.'' ucap akila.
'' ya terserah kamu akila,aku ikut aja.'' akila mengernyit heran.
'' kok terserah aku, bukannya kamu yang ngajakin.'' akila menyeka mulutnya dari sisa -sisa makanan.
'' aku kan jarang di Jakarta,ini mumpung aku lagi liburan disini , bagaimana kalau kita naik...'' ucap adrian setengah genit.
'' naik...? '' akila berkerut seketika mendengar ucapan adrian.
'' iya, gimana.'' adrian mengedipkan sebelah matanya , seperti memberi kode pada akila.
'' hmmm,terserah kamu aja mas.'' akila terlihat pasrah.
'' okee,ayo kita pergi sekarang aja.'' adrian menarik lengan akila.
merekapun langsung pergi dengan mobil adrian.
'' kita mau naik sekarang mas.'' ucap akila pada adrian.
'' iyalah,kalau malam kan macet , lebih baik kita kesana siangan aja.'' adrian fokus pada kemudi.
'' iya ,iya,aku ikut aja.'' akila menyenderkan punggungnya di jok mobil.
tanpa terasa mereka telah sampai diarea puncak .
'' yayy!! kita udah sampai nih.'' adrian bersorak kecil.
namun akila terlihat seperti biasa aja.
'' akila.'' tiba-tiba adrian mengagetkan akila .
'' ehhh..'' akila tersadar dari lamunan nya.
'' kamu kenapa?'' adrian memegang tangan akila.
bagi adrian,akila adalah wanita yang istimewa .
namun,
entah kenapa adrian seperti merasa akila tak nyaman dengan dirinya.
''mas, apa kita mau ke villa sekarang.'' ucap akila tiba-tiba.
'' ohhh,iya ,tentu.ayo kita cari kamar dulu.'' adrian pun keluar dari mobilnya.
akila hanya mengangguk pelan mendengar ucapan adrian.
dan mengekori laki-laki itu menemui sang penjaga villa.
******
''kamu gak suka kalau aku dekat-dekat ya akila.'' ucap adrian tiba-tiba membuat akila berkerut.
'' maksud kamu mas.'' akila menatap adrian.
'' kamu gak mau kan ,aku selalu dekat denganmu.'' ucap adrian mengalihkan pandangan.
'' iya , sejujurnya aku mencintai orang lain,tapi ,aku sadar diri,aku hanya wanita ****r.
jadi,aku bisa apa,aku gak ada hak untuk menolak karena ini pekerjaan aku.'' akila menghela napas.
disingkap nya selimut yang membungkus tubuh polosnya.
ia pun bangkit dari duduknya dengan balutan selimut.
__ADS_1
adrian melirik akila yang hendak masuk kekamar mandi .
'' jadi,ini hanya sekedar untuk pekerjaan,gak lebih.'' lirih adrian ,ia pun merebahkan tubuhnya perlahan.
krettt....
akila membuka pintu kamar mandinya.
ia melirik kearah adrian yang berbaring membelakanginya.
'' mas,kamu gak mau keluar cari angin.'' ucap akila membuat adrian terkejut.
'' emmm,gimana?.''adrian meminta akila mengulangi perkataannya.
'' gak pengin keluar cari angin.'' ucap akila lagi.
'' ohh,kamu mau keluar ''.adrian mengernyit.
'' iya ,aku jenuh.'' ucap akila sambil memakai kembali pakaiannya.
'' oke,ayo kita keluar.'' adrian memakai kaosnya kembali.
******
'' mas, kita mau makan apa.'' ucap akila sambil berjalan pelan-pelan.
'' kamu mau makan apa.''tanya balik adrian.
'' aku makan apa aja juga mau.'' ucap akila terkekeh.
'' hmmm,kalau aku maunya makan kamu.'' kekeh adrian membuat akila berkerut.
'' ihhh, genit.'' akila mencubit lengan adrian.
tanpa terasa mereka tertawa bersama-sama.
tiba-tiba saja akila melihat pemandangan yang sangat mengejutkan dirinya.
'' akila, kamu kenapa diam.'' tanya adrian
'' aku gak apa-apa,kita balik kekamar aja yuk mas.'' ucap akila tiba-tiba.
''loh,kenapa? , bukannya kita mau makan ? kok pulang.'' adrian mengernyit .
'' maaf mas,aku tiba-tiba sakit perut.'' akila pun berlalu dari hadapan adrian.
''tapi akila,'' tahan adrian.
namun akila tak menggubris adrian ,ia tetap pergi dari tempat itu.
adrian yang merasa bingung dengan sikap akila ,iapun segera menyusul akila keparkiran.
'' akila.'' seru adrian ia tampak terengah-engah .
dalam kondisi perut kelaparan,sejujurnya ia merasa tak kuat lagi jika harus berlari-lari .
tapi,apa boleh buat .
sesampainya dikamar villa.
'' akila , kamu kenapa si , lari-lari gitu ,aku belum juga makan dan udah lari-larian gini duhhh!!!'' adrian memegangi perut nya yang sakit akibat menahan rasa lapar.
'' sory,sory mas,aku tiba-tiba aja sakit perut ,dan aku mau buang-buang air.'' ucap akila seraya masuk kedalam kamar mandi .
adrian hanya menggeleng ,ia pun terduduk lesu dikursi yang ada di dekat pintu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
haii..haii.❤️
❤️❤️❤️ tinggalkan jejak yakk
__ADS_1