
SORE MENJELANG,
"rick,aku pulang dulu ya ,kamu pulang bawa mobil kan." tanya rio pada ricko sambil berlalu pergi.
"iya bos,aku bawa mobil , sampai ketemu nanti malam bos." seru ricko
"'siapppp!!" rio mengacung kan jempolnya.
kemudian bergegas menuju basement .
dengan berlari kecil.
ia segeralah masuk kedalam mobilnya.
"tumben sibos , kelihatan buru-buru mau kemana dia."batin ricko sambil membenahi barang-barang nya di laci.
"mas ricko ,aku duluan ya.."ucap meylia melambaikan tangan .
"ohh ,ya mey ,hati-hati ,pulang sama siapa." tanya ricko penasaran
"tuh , jemputan nya udah datang dibawah mas ." jelas mey pada ricko
"ohhh..iya okee ." ricko tersenyum kecut.
meylia melangkah keluar dan menghampiri kekasihnya.
dengan menuruni gedung melalui lift .
ricko tertegun sejenak,ia bergegas bangun dan berdiri di dekat jendela, memandangi meylia dan kekasihnya dari kaca gedung, mereka begitu romantis.
"coba saja mey ,aku ada diposisi sebagai kekasihmu ,aku akan bahagia banget."lirih ricko.
dari kejauhan melati menghampiri ricko.
"loh mas ricko belum pulang ? " melati menatap ricko lurus.
"ohh mel , aku belum selesai beres-beres, ini bentar lagi selesai."sahut ricko datar.
"ohh , gitu, yaudah mas , aku duluan ya.." ucap melati.
ricko menjawab dengan anggukan.
tapi,
"mel ,kamu pulang sama siapa." tanya ricko.
"sendiri mas,aku naik taxi." jelas melati.
"aku antar ya,kan kita sejalur."tawar ricko
melati agak canggung.
"tapi mas ,apa gak ngrepotin kamu."melati merasa ragu
"gak kok , tenang aja." ucap ricko tersenyum.
"baiklah ,kalau itu maumu."ucap melati pasrah.
"ayo kita turun sekarang.''
"okee." ricko bergegas pergi ,ia mengambil mobil nya diparkiran.
melati menunggu didepan basement.
tinnn..tinnn..
"ayo mel,naik."seru ricko.
melati mengangguk dan menuruti perintah ricko.
blegggg...
pintu mobil tertutup rapat
melati udah duduk disamping ricko.
"pakai sabuk pengaman nya mel."ricko menatap melati.
"iya mas ,"melati menarik ujung sabuknya.
"aduh, kok susah." keluh melati.
ricko yang baru akan menyalakan mesin mencoba memberi bantuan
"biar ,aku pasangkan."tawar ricko menarik ujung sabuknya dan meletakkan di pengaitnya.
saat memasang safebeltnya ricko tak sengaja menempelkan bibirnya di dekat wajah melati.
mereka saling menatap sejenak.
hening!!!
tanpa sadar ricko hendak menempelkan bibirnya di bibir melati.
tapi tiba-tiba melati memalingkan wajahnya.
"maaf ,mas mau apa." tanya melati gugup.
seketika ricko memerah.
ia menggaruk kepalanya.
"aku terbawa suasana ,maaf mel..." ricko malu pada melati dengan sigap ia mengaitkan ujung sabuknya.
klekkk..
sabuk terpasang.
kemudian ,
ricko buru-buru menancap gasnya.
dermmmm...
mobilpun melaju kencang.
__ADS_1
melati menatap kejalan.
hatinya tiba-tiba berdebar-debar.
entah ada perasaan macam apa disana.
kedua insan itu terdiam tiba-tiba.
***
"taxinya lama banget sih." akila terlihat gelisah.
ia menunggu taxi tapi agak lama rupanya.
jederrrrrrrr!!!!
tiba-tiba terdengar Suara petir menyambar.
suasana sore itu gelap seketika.
"ahhh,mau ujan lagi." lirih akila.
seketika...
kratakk..kratakk...
langit pun menumpahkan bulir-bulir bening dibumi pertiwi.
akila yang berdiri di tepi jalan terpaksa berlarian mencari tempat untuk berteduh.
akhirnya...
mata akila tertuju pada sebuah rumah kosong, bekas ruko yang tak terpakai sejak sekian lama.
ia duduk sambil memandang keatas.
"hmmm , biasanya hujan kayak gini bakal awet nihh.." akila menghembuskan napas .
ia menyeka wajahnya yang tadi kena percikan air hujan.
sesekali akila menggosok-gosok tangannya dan menempelkan kepipinya.
ia mulai kedinginan rupanya.
25 menit kemudian ,
sebuah mobil mewah berplat BXXXX melintas didepan jalan tak jauh dari tempat akila berada.
sretttt...
mobil itu berhenti tiba-tiba.
tinn...tinn...
rio mengundurkan mobilnya untuk memastikan jika itu adalah akila.
ya,benar saja ,akila sudah kedinginan di sana seorang diri sedang teduduk lesu.
"akila ," seru rio.
matanya membulat.
"mas rio." akila kaget dibuatnya , karena tiba-tiba saja rio udah disini , didepan nya.
"akila ,aku kira kamu udah sampai di rumah , ternyata masih disini." ucap rio terlihat cemas, ia segera turun dari mobil dan menghampiri nya.
" kamu kehujanan gini,badannya basah kuyup." rio mengusap lembut rambut akila dan menyibakkan kebelakang.
"ya mas,aku kehujanan ,aku tadi lagi nunggu taxi tapi karena hujan mungkin ,jadi dicancel." terang akila.
rio segera memakaikan jaket untuk menutupi tubuh akila dan mereka masuk kedalam mobil.
"kamu bisa tahan sebentar kan..? " tanya rio memastikan.
"iya mas,aku bisa ." jawab akila.
"baguslah,kita segera pulang."'rio melajukan mobilnya.
rio menyetarter mesinnya.
kemudian,
mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
akila menyenderkan kepalanya di jok mobil.
"mas ,kok kamu bisa lewat area sini ,jalan kita kan beda arah,sebenarnya kamu dari mana mau kemana." telisik akila.
"entah,pikiranku mengatakan kalau kamu dalam kesulitan ." kekeh rio.
"ihhh,serius nihh.." akila memonyongkan bibirnya.
"udah, itu kita bahas nanti ,yang penting kamu sampai dulu kerumah." oceh rio.
"hmm.." akila mengangguk.
45 menit kemudian,
karena hujan lebat, perjalanan kerumah akila memakan waktu lama sekitar 45 menitan,padahal biasanya cuma 25 menit.
ya , karena hujan badai petir.
terpaksa rio harus ekstra hati-hati.
pelan asal Sampai dengan selamat itu lebih baik,daripada buru-buru tapi celaka.
"kita udah sampai ." ucap rio pada akila
"hmmmm ,iya kita turun yukk.." akila tersenyum ia melepas jaket yang tadi membalut tubuhnya.
rio membuka pintu mobilnya,
"lebih baik mas rio masuk dulu aja , hujan masih deras banget,biar istirahat dulu aja." ucap aKila tersenyum .
"apa gak apa-apa aku masuk." ucap rio mengerucutkan bibirnya dan berpikir sejenak.
__ADS_1
"gak apa-apa,ayo ,baju mas juga basah ,biar nanti mandi aja sekalian disini." tawar akila lagi.
rio tersenyum dalam hati.
"yesss!! aku diperhatiin." ucap nya dalam hati.
mobil rio masuk kedalam garasi kontrakan akila.
"ayo mas,kita masuk , diluar dingin banget."ajak akila meraih tangan rio
rio terdiam sejenak,
saat akila menarik lengan nya.
"hmmmm,maaf aku reflek." ucap aKila tersenyum malu.
akila langsung membuka pintu dengan memutar anak kunci.
klekkk.. klekkk...
"ayo masuk mas." akila menatap rio,
lalu mempersilahkan masuk.
rio mengekori akila.
"duduk disana mas,"akila menunjuk kearah sofa untuk tamu .
"hmmmm,kamu mandi dulu aja ,nanti masuk angin loh." ucap rio
"iya mas ,aku mandi ya ," akila berlalu kekamar nya.
rio mengulum senyum tipis.
ia menyenderkan punggungnya disofa .
menunggu akila selesai mandi.
Cling....
sebuah pesan masuk ke ponselnya.
ricko
[ bos,hari ini hujan badai , seperti nya kita gak mungkin keluar dalam keadaan kayak gini.]
5 menit kemudian,
[ iyaa ,kita keluar besok malam aja ,aku aja masih dijalan,terjebak hujan,kabutnya juga tebal,aku gak berani ambil resiko.]
[ ohh ,bos terjebak,ya udah hati-hati bos,pulangnya nunggu reda aja ]
[ okee..]
" mas ,aku bikinkan kopi , diminum dulu,." tiba-tiba suara akila mengagetkan rio.
"ehhh , udah selesai mandi rupanya." akila menyodorkan minuman nya .
rio meletakkan ponselnya dimeja.
"lagi asyik chat sama siapa."kepo akila.
"ricko,biasa ..." rio menggantung kata-kata nya.
akila mengangguk.
"bajumu lembab,apa gak sebaiknya kamu mandi aja , air hangat nya nyala kok." saran akila pada rio.
"hmmmm ,iya deh,aku mandi aja , lengket badannya."rio bangkit dari tempat nya ,akila membimbing nya masuk kedalam kamar mandi .
"mas ,ini handuk nya, kalau butuh apa-apa panggil aja.
nanti aku siapkan baju ganti dikamar sebelah." ucap akila ,rio mengangguk .
akila berlalu pergi dari hadapan rio.
10 menit kemudian
rio selesai mandi ia menuju kamar yang ditunjuk akila.
diatas ranjang udah ada kaos laki-laki dan celana pendek.
rio tersenyum tipis.
ia meraih kaos itu dan memakainya segera.
ia segera beranjak mencari aKila.
diruang makan , terlihat akila sedang menata makanan.
"kamu lagi apa akila." tanya rio.
"ehhh mas ,aku habis masak nasi goreng,kita makan yukk.."ajak akila.
rio tertegun.
baru kali ini,ia mendapat perhatian dari seorang wanita yang baru dikenal kemarin sore.
rasanya begitu nyaman,bila bersama dengan akila setiap saat.
"mas ,mas,." akila membuyarkan lamunan rio.
"iya sayang..." akila melongo mendengar ucapan rio barusan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
halooo...halooo..
selamat membaca
jika berkenan tinggal kan jejak like,koment,dan vote.🙏🙏🙏
__ADS_1