SYAKILA

SYAKILA
183. GENAP 26 TAHUN


__ADS_3

'' bos , tempat yang bos minta udah aku survey,dan sesuai perintah bos aku udah kasih DP .'' ucap ricko serius


'' okey, thanks rick.'' rio tersenyum kecil.


'' udah siang,ayo kita makan.'' ucap rio


'' ayo.'' ricko setuju dengan ucapan rio.


mereka berdua pergi dengan mobil rio.


*****


'' akila ,aku senang kamu udah gak ngambek lagi.'' ucap bryan sedikit menyungging senyum.


''hmmm, biasa aja.'' ucap akila datar.


'' sore ini ada acara gak.'' ucap bryan sedikit mengangkat alisnya.


'' aku kebetulan ada janji sama rio pak.'' ucap akila , bryan langsung memasang wajah cemberut.


'' kok kamu mau si janjian sama dia.''kesal bryan.


'' iya gimana ?,dia masih tunangan aku kan...?'' akila menatap bryan lurus.


'' hmmm,iya ,iya,aku bukanlah apa-apa buat kamu ,hanya sebatas parnert r*nj*ng semata ,aku sadar kok.'' bryan terlihat dongkol.


'' ya gak gitu juga lah pak,kenapa mesti bilang kayak gitu si.'' omel akila mengerucut kan bibirnya.


'' udah ah,aku mau pulang .'' bryan sedikit kesal dan pergi begitu saja dari hadapan akila.


'' pak,kita belum selesai loh.''ucap akila masih fokus dengan makanan nya.


'' hufttt!!!'' akila menyemburkan napasnya.


sementara bryan udah sampai didalam mobilnya hendak pergi entah kemana.


seharusnya siang ini mereka makan bersama di sebuah restoran kesukaan bryan .


tapi,karena mendengar ucapan akila yang katanya mau ketemuan sama tunangan nya.


bryan jadi marah dan kesal dengan akila.


******


akila udah sampai ditempat yang barusan rio sharelok.


ia turun dari taxi dan langsung berdiri tegap.


matanya melihat keatas.


sungguh gedung yang tinggi,besar dan mewah.


'' kenapa mas rio ngajak ketemuan disini ya,sebenarnya dia mau ngomong apa si.'' lirih akila seraya berjalan masuk kedalam hotel itu.


akila berjalan masuk perlahan ,tapi ia tak menemui rio, tunangan nya.


'' mas rio kok gak ada si.'' akila terlihat bingung.


ia duduk di meja yang kosong.


tiba-tiba,


tepp..tepp..tepp


satu persatu lampu di gedung itu mati.


suasana ruangan menjadi remang-remang.


akila terbelalak karena ruangan itu menjadi gelap dan matanya tak bisa melihat dengan jelas kesekelilingnya.


tapi ia berusaha untuk berjalan walau agak gelap dan mengendap-endap.


'' mas rio,kamu dimana si,aku kan takut.'' ucap akila setengah ketakutan.


'' mana aku gak pernah kesini lagi.'' gerutu akila dalam hati.


'' ih , jangan-jangan aku dikerjain lagi,sialan.'' batin akila


tekk...tekk...tek..


pada saat yang sama terdengar suara langkah kaki mendekati akila.


seperti suara langkah kaki laki-laki.


pikir akila.


akila berusaha mempertajam penglihatannya tapi, percuma saja.


ia tak bisa melihat dengan jelas.

__ADS_1


srettt....


tiba-tiba saja sebuah tangan kekar meraih tubuh akila dari belakang.


akila yang tak terima diperlakukan seperti itu ia langsung menendang betis laki-laki itu.


''siapa kamu,kurang ajar!! tolong!! , tolong.'' teriak akila tapi tak ada seorang pun disana.


''arrhhhh!!!'' rintih laki-laki itu .


'' suara itu.'' mata akila terbelalak.


"mas rio.'' akila membulatkan matanya.


ia mendekati laki-laki itu.


'' mas ,ini kamu mas.'' akila mendekat pada laki-laki itu.


" iya akila,ini aku.'' ucap rio seraya menahan sakit dibetisnya.


" kamu apa-apaan si mas,bikin aku jantungan aja.'' maki akila terlihat kesal dan memukuli tubuh rio.


'' ya maaf,maaf, aku kan gak sengaja bikin kamu ketakutan kayak tadi.'' rio memegangi tangan akila.


'' tau ah!! lagian kenapa gelap gulita gini si.'' marah akila.


'' ya,mana kutahu,aku juga lagi bingung dari tadi kenapa bisa jadi seperti ini.'' ucap rio terlihat serius.


'' kita pulang aja yuk.'' kesal akila


'' eitss jangan dong,kok pulang si,kita kan mau makan disini.'' tahan rio.


'' ya gimana , gelap gulita gini juga.'' omel akila.


''ya udah kita tunggu aja dulu bentar!!'' titah rio, berusaha menahan tangan akila.


'' ya udah kamu aja yang nunggu ,aku mau pulang.'' akila sewot pada rio.


belum juga dia melangkahkan kaki tiba-tiba terdengar suara langkah kaki berdatangan menghampiri akila .


happy birthday to you..


happy birthday to you..


happy birthday ,happy birthday ,


happy birthday to akila.


yeahhhh!!!!


terdengar suara sorakan dari mereka semua dan tiba-tiba lampu kembali menyala.


akila langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


ia terharu, sedih,senang.


campur aduk.


tak bisa dibayangkan bagaimana perasaan akila saat ini.


gak bisa diungkapkan dengan kata-kata tentunya.


'' selamat ulang tahun mba akila.'' ucap semua karyawan di hotel itu.


akila tersenyum kecil


''iya,makasih ya.'' akila tersenyum senang.


'' mas ,ini ide kamu mas...'' akila mengernyit .


rio mengangguk pelan.


'' thank you,so sweet.'' ucap akila terlihat bahagia.


''ternyata mas rio malam ini mau ngasih surprise ke aku.'' akila berbinar-binar.


'' ayo tiup lilin nya jangan lupa make a wish.'' ucap rio seraya menarik lengan akila.


akila meniup lilin itu satu persatu.


malam ini,dia genap berusia 26 tahun


akila tersenyum sekaligus terharu.


****


'' gimana , kamu suka kan kadonya.'' ucap rio mengecup rambut akila dari belakang.


''emmmmm,suka mas,suka banget.'' ucap akila seraya memegangi sebuah gaun cantik berwarna ungu dan sepasang sepatu cream dengan heels tinggi kira-kira 10 cm.

__ADS_1


akila menatap dirinya di cermin.


ia menatapi gaun itu.


'' pakai dong,aku kan pengin lihat kayak apa.'' ucap rio mengusap rambut akila.


'' iya mas,aku kekamar mandi bentar."akila berjalan kearah pintu kamar mandi.


sementara menunggu akila ganti baju.


rio melepas kancing kemejanya setengah dada.


ia duduk ditepi ranjang.


krettt.....


'' mas , gimana. '' ucap akila seraya melenggak-lenggok didepan rio.


'' wooow!!'' rio langsung bangkit dan menghampiri akila.


'' it's perfect.'' puji rio mengacungkan jempol nya.


'' ahh ,masa si.'' akila tersenyum malu.


'' iya beneran ,masa bohong.''bantah rio.


'' ya udah aku lepas ya ,gerah!!'' akila terlihat risih Karena gaunnya agak berat.


akila hendak masuk lagi ke dalam kamar mandi tapi ,


'' akila,tunggu.'' rio meraih tangan akila.


'' kenapa mas.'' tanya akila bingung.


rio tak menjawab melainkan dia meraih tubuh akila kepelukannya .


'' mas,aku mau...'' rio mengatupkan telunjuk nya dibibir akila.


ia menatap wajah akila lebih dekat lagi.


akila terdiam sejenak.


ia mengalihkan pandangannya dari rio.


namun rio meraih dagu akila dan menatap matanya dalam-dalam.


rio semakin mendekatkan wajah nya.


akila hanya membisu ,ia memejamkan matanya perlahan.


cuppp...


bibir rio mengecupnya.


akila tak bisa mencegah hal itu terjadi.


tangan rio meraih gaun akila.


brakkk...


gaun itu terkulai bebas dilantai.


rio dengan sigap meraih tubuh itu dan memeluknya erat.


sesekali terdengar suara rintihan yang membuat orang ngilu.


'' temani aku malam ini.'' bisik rio ditelinga akila ,ia menggendong tubuh akila mendekati ranjang nya.


tak mau membuang-buang waktu rio melepas semua kain yang menghalangi tubuh nya.


ia mendekati akila dan mengecup kening akila.


perlahan semakin turun dan turun.


malam ini mereka berdua mereguk kenikmatan surgawi yang paling indah .


tiada yang mengganggu,tenang dan nyaman.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


haii..hai.. maaf jika baru up lagi ada kesibukan yang tak bisa di tinggalkan.


🙏🙏🙏❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Like,vote aku terus yach...


__ADS_2