SYAKILA

SYAKILA
109. SELEPAS PERNIKAHAN BYRU ( 2 )


__ADS_3

satu minggu kemudian,


akila sudah menata semua barang yang akan ia bawa pulang kedesa tempat kelahiran nya.


akila menatap jendela ,


ia melihat sepasang muda mudi sedang bercengkrama ,mesra.


sang laki-laki memegang pinggul sang wanita , sementara wanita membelai pipi laki-laki nya.


kemudian,mereka saling berpagutan.


ditemani angin malam,lampu jalan yang sedikit redup dan dibawah rimbunan pepohonan.


angin bertiup sepoi-sepoi.


"ahhh,kenapa dengan mereka ,apa tak bisa menahan itu, dan meluapkan ditempat yang lebih aman ,hotel , misalnya.'' gumam akila tak terima dengan ulah Insan yang sedang dimabuk asmara itu.


akila menutup korden itu dengan kasar .


tiba-tiba dadanya terasa sesak .


ia kesepian, desiran angin malam ini semakin menjadi-jadi.


ia mulai kedinginan.


tiba-tiba hatinya terasa ngilu dan nyeri.


pukul 09:00 PM


akila meringkuk dalam selimut nya .


hatinya terasa hampa,sesekali ia membayangkan byru dan ruby berbulan madu menghabiskan malam pertamanya.


dengan berbagai gaya , serta berapa ronde satu malamnya.


terbayang di matanya ,saat ruby mend*s*h n*km*t saat mereguk kenikmatan surgawi bersama byru.


ia pun mulai merinding membayangkan itu semua.


sial!!!


iapun seperti tak tahan dengan itu semua.


khayalan nya Semakin menjadi-jadi.


ia tak kuasa menahan gejolak yang tiba-tiba muncul begitu saja.


terbayang saat dirinya bercumbu dengan byru dih*tel beberapa tahun lalu.


walaupun itu bukan yang pertama bagi akila tapi,ia begitu merindukan belaian dan kasih sayang dari byru.


"ahhh,sial!! " umpat akila dalam hati.


sambil menjambak rambutnya.


tak dapat dipungkiri akila merindukan itu sekarang .


dulu,saat dengan bram ,ia selalu melakukan nya setiap hari,waktu dan bahkan detik.


karena bram adalah laki-laki yang mempunyai ****** tinggi.


"kita lakukan sekarang sayang.." tiba-tiba suara itu terngiang-ngiang ditelinga akila.


"ya tuhan,aku butuh itu sekarang."akila seperti gila,ia haus akan **** saat ini.


terakhir ia melakukan adalah dengan bram ,itu juga di tempat pernikahan megan,mantan bryan.


dan itu juga akila tak siap untuk melakukan nya.


beda dengan saat ini ia begitu membutuhkannya.


ia menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.


matanya menatap kearah langit-langit.


tangannya mulai beraksi sendiri.


akila meracau sambil meraba-raba bagian b*w*hnya.


tiba-tiba,


disana terasa hangat dan lengket.


karena pergerakan jari akila .


akila memejamkan matanya.


ia membayangkan bram sedang menggagahinya.


" ahhh,sial!!'' akila menghantam kepalan tangannya kasur.


blegggg...


"siall!! ini semua gara-gara laki-laki,aku jadi gak ada harga nya sama sekali. " rutuk aKila,ia menangis sejadi-jadinya.


menarik sprei dan melemparkan kelantai.


bantal dan gulingpun berjatuhan.


akila memeluk lututnya .


ia terlihat sangat marah dan putus asa.

__ADS_1


"lihat saja kamu bram ,dan byru , kalian berdua telah menginjak-injak harga diriku,aku bersumpah aku akan membalas sakit hati yang aku alami selama ini." sumpah akila ia merutuki semuanya.


ia menangis lagi dan semakin tersedu -sedu.


"aku , ingin mati saja." lirih akila


" bahkan hidup ku tak ada artinya sama sekali sekarang." akila mengusap matanya dengan kasar.


"untuk apa ,aku punya wajah yang cantik jika aku sudah tak p*r*w** lagi ." akila melempar vas bunga pada cermin hias didepan akila.


"hidupku hancur gara-gara laki-laki itu." akila mengumpat pada bram.


kalau saja dia tak melakukan nya padaku , mungkin aku tak menderita seperti sekarang ini." akila merasa muak ,ia pun pergi entah kemana .


dengan mata masih sembab ia memakai bajunya dan memoles sedikit bedak dan lipstik untuk menutupi matanya yang sembab.


iapun pergi meninggalkan kontrakan nya .


10 menit kemudian , sebuah taxi online datang menjemput akila.


pak supir membuka pintu untuk akila


"mau diantar kemana non." tanya supir itu ramah.


"pak ,aku mau pergi kecafe dijalan cendrawasih ." ucap aKila ramah


"baiklah non, tampaknya non sedang ada masalah ,kalau boleh saya usul jika ada masalah hadapi dengan otak yang jernih ,jangan nekat bahaya,apalagi non wanita ."ucap pak sopir itu lancang , sudah berani menasehati akila.


akila hanya terdiam.


ia tak menjawab ucapan pak supir melainkan hanya tersenyum.


akila sempat berpikir , omongan pak supir itu ada benarnya juga.


tapi akila memilih pura-pura tak menggubris pak supir itu.


"non..udah sampai." ucap pak supir itu memanggil aKila.


tapi akila tak bergeming sedikitpun.


rupanya ia melamun.


pak supir itupun menggeleng.


"hmmm,dia ngalamun rupanya." lirih pak supir sambil bangkit dan membuka pintu mobil belakang


"kita udah sampai non." ulang pak supir pada akila.


akila sontak kaget karena tiba-tiba pak supir udah njedul di sampingnya.


"ealah,bapak , ngagetin aja,hampir saja jantungku copot." akila menatap pak supir dengan melotot kaget


"lah orang non dari tadi dipanggil -panggil gak nyahut yaudah saya gedor aja lewat pintu ." ucap pak supir dengan ekspresi datar.


" Halah..gak apa-apa non,itu bukan masalah besar , yaudah,saya jalan dulu ya." pamit supir itu.


"oh ya pak, terima kasih." ucap akila


pada supir itu sebelum ia langkahkan kakinya masuk kedalam cafe.


akila berjalan masuk dan melihat sekeliling.


mencari tempat duduk yang nyaman dan tenang untuk menyendiri sambil minum hot cappuccino atau hot Chocolate .


karena cuaca begitu mendung angin sepoi-sepoi membuat insan yang keluar malam ini bergidik seketika.


dicafe ini,tampak sepi.


hanya ada beberapa orang saja yang datang.


itupun mereka yang habis kecapean kerja diluar.


ya,bisa ditebak karena mereka masih memakai seragam kerja dibalik jaketnya dan sepatu pantofel.


akila memanggil pelayan .


dan pelayanpun muncul beberapa menit kemudian.


"selamat malam Kaka,ada Yang bisa dibantu." sapa pelayan itu ramah pada akila.


'' mmm,saya mau pesan hot cappuccino dan pancake banana satu onion ring satu, dan fettunici satu porsi ."ucap akila pada pelayan.


pelayan mengangguk .


"ada lagi Kaka." kata pelayan itu.


"sementara cukup ,." ungkap akila ramah.


"baik ,silahkan menunggu pesanan anda dengan senang hati." ucap pelayan itu.


lalu ia pergi meninggalkan aKila .


akila menatap sekitar lalu matanya tertuju pada pemandangan didepan matanya .


seorang laki-laki yang gagah dan berwibawa duduk sendirian.


ia tampak serius dengan laptopnya.


ingin rasanya aKila mendekati pemuda itu tapi ,ia mengurungkan niatnya.


semakin akila menatap laki-laki itu semakin familiar saja mukanya .


"kayak pernah ketemu ,tapi dimana yah." akila mengingat -ingat tapi seketika konsentrasi akila buyar karena pelayan datang mengantar pesanannya.

__ADS_1


"maaf , permisi ." kata pelayan itu ramah sambil menata pesanan akila dimeja .


"iya , makasih ka." kata akila terlihat ramah tapi matanya tertuju pada


laki-laki didepan nya.


"selamat menikmati ,Kaka." kata pelayan itu lalu pergi .


namun mata akila masih fokus pada laki-laki didepan nya.


"ahhh,bodo amat dah,mau loe Adam Jordan kek mau Gunawan kek,mau pangky suwito bodo amat " akila mengerucutkan bibirnya dan acuh pada laki-laki itu.


kini pikiran nya tak mau lagi berurusan dan memikirkan laki-laki.


laki-laki hanya buat masalah dan sakit hati.


pikir akila.


akila fokus pada makanan nya.


"gila,mikir apa coba ,aku pesan makanan segini banyak ." akila menggeleng pelan tapi ,


"ahh,sudahlah,bodo amat ,aku lagi galau dan butuh energi lebih untuk menghadapi ini semua." ketus akila membela dirinya.


lalu,


akila menatap sekeliling.


dan udah sepi .


mungkin ini udah malam dan bentar lagi cafe tutup.


benar saja , rupanya para pegawai cafe udah prepare untuk tutup toko.


akila segera saja menyelesaikan makannya.


hap..hap..hap..


5 menit ,akila butuh 5 menit untuk melahap semua nya.


akila buru-buru bangkit dan menuju ke kasir.


setelah membayar semuanya ,ia pun buru-buru pergi dari tempat itu.


akila bingung , sebenarnya ia masih pengin nongkrong.


tapi, tak ada teman dan tempat yang reccomended.


akhirnya ia putuskan untuk pulang ke apartement pak bryan.


ia memesan taxi online .


dan menuju ke apartement bryan.


akila menatap jalanan.


masih sangat ramai .


kota yang tak pernah mati sampai pagi hari .


hampir setiap detik ada kehidupan.


akila tersenyum tipis


ia langkahkan kakinya perlahan


tiba-tiba,


sebuah mobil hampir saja mau menabrak nya.


tinnnn..tinnn....


akila yang kaget ia tersungkur ke aspal.


"nona,nona tak apa-apa ." kata pengemudi yang hampir menyerempet akila.


akila meringis menahan sakit di area lututnya .


"ahhhh.." akila mengaduh dan kesakitan.


"nona, aku antar kerumah sakit yukk.." tawar laki-laki itu.


"hmmmm." akila mengangguk dan segera ia naik ke mobil dengan dipapah laki-laki tadi.


akila merasa seperti mengenal


laki-laki itu.


tapi dimana pikirnya.


"nona,kita kerumah sakit,mohon bersabar ya.." kata laki-laki itu sambil menyalakan mesin nya.


dermmmm...


mobil pun menyala dan melaju kencang menuju kerumah sakit terdekat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai coba like dan komentar ya ,jika udah baca ,like dan komentar kalian sangat berarti bagi kita salam sayang dan sehat selalu.🙏🙏🙏❤️❤️💋💋

__ADS_1


__ADS_2