SYAKILA

SYAKILA
157. MERASA JADI PLAYGIRL


__ADS_3

setelah erlita mandi ia dikejutkan dengan suara pintu dibuka dari luar.


klekk..klekk..


"say...lagi apa ,aku pulang.'' ucap ryan di depan pintu hotel.


'' ehh mas ryan ,kamu udah pulang mas,aku pikir kamu pulang kerumah istri tua kamu.'' ucap erlita dengan nada cemburu.


'' hemmm ,gak lah,lagi malas , disini lebih enak karena ada kamu,mataku jadi betah melek.'' ucap ryan dengan nakal.


erlita menatap wajah ryan.


ia mendekati laki-laki itu dan menyungging senyum erotis.


bagi laki-laki normal seperti ryan ,mana mungkin ia akan menolak senyuman erlita yang seolah memberi kode kalau ia ingin memulainya sore ini juga.


'' huftt! kamu emang jago kalau yang beginian.'' ucap ryan seraya merengkuh tubuh molek itu kepelukan nya.


tappp..tappp..


dengan sigap laki-laki itu telah melucuti semua benang yang merekat di tubuh nya dan wanitanya.


disore yang agak mendung dan gerimis itu.


ryan dan erlita memadu kasih layaknya dua sejoli yang Lagi dimabuk asmara.


beberapa menit kemudian,


'' aku mau mandi , gerah , besok aku akan cari kan kontrakan untuk kamu tinggal sementara ,oke'' ucap ryan tersenyum dan mengecup kening erlita.


'' hmmm,iya mas.'' erlita menikmati pelukan hangat itu.


*****


DITEMPAT LAIN


bu bilqis bolak-balik menelepon suaminya,tapi tak tersambung.


udah beberapa hari ini sikap pak ryan aneh , terakhir saat beliau mendapatkan suaminya sedang asyik main ponsel dan terlihat sangat bahagia .


'' mungkin kah.'' gumam bu bilqis dalam hati.


mengingat pak ryan adalah mantan Players saat muda nya.


Bu bilqis menghela napas panjang .


tanpa terasa wanita itu menitikkan air matanya.


dert..dertt..dertt..


panggilan masuk dari bryan.


" halo nak..'' sapa bu bilqis menyeka air mata nya.


"(...)''


'' kabar ibu baik nak,kamu sendiri gimana.''


"(....)''


'' syukurlah,kalau begitu.'' ucap bu bilqis menghela napas


'' (....)''


"baik nak ,kamu hati-hati disana ya,jangan lupa makan yang teratur.


tuttt..tuttt..


telepon terputus.


bu bilqis memandangi layar ponselnya sejenak.


'' sebenarnya kamu kemana si mas.'' batin wanita itu


seraya melirik kearah meja makan yang tersaji beberapa makanan,lauk Pauk dan nasi yang sudah terhidang dimeja.


waktu bergulir dengan cepat,detik berganti menit,menit berganti jam .Bu bilqis masih terus menunggu suaminya untuk pulang,untuk makan bersama dirumah.


Sampai akhirnya bu bilqis ketiduran disofa .


cling....


mata bu bilqis terbuka Karena suara ponselnya , beliau segera menatap layar ponselnya dan membuka pesan itu.


papa


11:30 PM


[ Mama gak usah nungguin papa pulang,hari ini papa lembur ,dan harus jalan keluar kota malam ini juga , pagi-pagi sekali papa ada meeting jadi papa nginep dihotel .]


deggg!!!


ada rasa yang begitu menyayat hatinya kali ini.


tidak biasanya suaminya membiarkan dirinya menunggu seperti ini.


cuma akhir-akhir ini aja ,pak ryan seperti menjauh.


dengan berat hati beliau membereskan semua makanan yang ada di meja makan.


lalu masuk kekamar untuk tidur.


****


Akila menatap rio yang sudah terlelap disamping nya.


entah lah,

__ADS_1


sudah sejauh ini hubungan nya dengan rio ,tapi sepertinya tak juga ada titik terang untuk melanjutkan kejenjang yang lebih serius lagi.


menikah mungkin .


tak dipungkiri akila yang notabene nya udah 24 tahun terkadang iri dengan teman-teman nya.


diusianya yang terbilang masih muda , teman-teman nya udah menyandang status sebagai istri tapi,akila masih melajang.


'' say.. kamu belum tidur, ini udah malam loh.'' rio menyentuh pundak nya.


'' aku belum ngantuk mas,aku terbangun karena lapar tadi.'' ucap akila tersenyum kecil.


'' ohh,apa mau aku temenin begadang.'' tawar rio.


'' gak mas,kamu tidur aja ,aku mau cuci muka dulu.'' ucap akila bangkit dari tempat tidur.


''ohh, aku bikinkan susu hangat ya.'' tawar rio tersenyum.


'' boleh.'' akila mengangguk pelan.


'' baiklah, kamu tunggu dulu disini ya.'' rio beranjak kedapurnya.


'' iya mas.'' akila membasuh mukanya dengan air dingin .


setidaknya itu membuat akila rilex dan segar kembali.


setelah dirasa cukup ia menyeka wajahnya dan menatap dirinya dicermin.


dari kejauhan terlihat rio berjalan membawa dua gelas susu hangat.


'' nih,diminum susu hangat nya.'' ucap rio tersenyum dan menyodorkan gelas berisi susu hangat buatannya


'' makasih mas.'' akila mengambil alih gelas itu.


'' perutnya masih sakit.'' ucap rio bertanya.


'' gak mas, udah mendingan .'' ucap akila


'' ohh mungkin kamu mau PMS atau salah makan apa tadi pas dikerjaan.'' ucap rio.


'' mungkin mau datang tamu mas.'' akila tersenyum dan menjawab asal.


'' ohh begitukah? '' rio menatap akila lurus.


'' sebenarnya ,apa yang kamu rahasiakan dari aku.'' tanya rio penasaran.


'' rahasiakan ? gak ada mas,memangnya apa yang aku rahasiakan ke kamu.'' akila mengernyit heran.


'' ya kali aja ,kamu menyimpan laki-laki lain.'' kekeh rio.


''ihhh,apaan si mas,ya gak lah.'' akila melakukan pembelaan dirinya.


'' masa sii..'' ucap rio terkekeh.


'' iyalah ,masa iya aku bercanda.'' akila melotot protes.


''okee..okee...'' rio menepuk pundak aKila ,'' aku percaya sama kamu kok,kalau kamu akan setia.'' terang rio serius.


untuk sesaat mereka terlihat sangat bahagia.


" besok aku akan bilang sama papa untuk mengadakan pesta pertunangan kita.'' ucap rio tersenyum.


'' apa ,tunangan ? meresmikan tunangan kita,apa kau serius.'' ucap akila tak percaya.


'' iya ,aku serius sayang...apa aku terlihat bercanda .'' protes rio


'' hmmm , makasih mas .'' akila menghamburkan pelukannya pada rio.


'' iya sayang..'' rio mengecup kening aKila.


'' tapi,bagaimana dengan mama kamu.'' tanya aKila ragu


'' sudahlah, itu gampang ,bisa diatur.'' ucap rio tampak yakin.


'' iya ,aku ikut aja sama kamu,gimana baiknya.'' akila mempererat pelukannya.


sejujurnya akila agak ragu untuk meneruskan hubungannya dengan rio,tapi mau gimana lagi.


ia hanya bisa pasrah , karena tak mau menyakiti rio.


*****


KEESOKAN HARINYA.


KANTOR AKILA


cling...


sebuah pesan masuk di ponsel akila.


BRYAN


[ akila,kamu lagi apa ,udah berangkat kekantor belum.]


akila membaca pesan itu.


5 menit kemudian,


[ sudah pak,gimana,ada apa , apakah ada yang bisa saya bantu.]


[ gak ada ,aku cuma kangen sama kamu,apa gak boleh .]


[ ya , boleh -boleh aja si.]


[ ya udah, minggu depan aku pulang,aku ada urusan juga sama mama,dan sekalian aku mampir menemui kamu]


[ boleh]

__ADS_1


[ oke, see you later ]


akila mengakhiri Chat nya.


ia termenung sejenak .


ia merasa bersalah karena telah membohongi 2 laki-laki dalam waktu bersamaan.


di satu sisi ia bahagia karena rio akan mengumumkan pertunangan nya minggu depan,dan dilain sisi,ia bahagia karena bisa bersama dengan bryan , bosnya yang baik itu.


'' oh , tuhan,aku terpaksa mencintai keduanya.'' batin akila


tak berniat untuk membodohi dua laki-laki yang begitu mencintainya.


iapun kini tertunduk lesu.


tak lama,


pak yosep datang dari ruangan nya.


'' akila, kamu sibuk gak.'' tanya pak yosep mengagetkan akila.


'' ehhh,pak gimana,gimana.'' akila gelagapan.


'' kamu sibuk gak ,kalau gak keruangan saya sekarang.'' ucap yosep.


akila mengangkat alis nya.


'' keruangan bapak, sekarang? .'' akila menatap pak yosep ragu.


'' iya sekarang,saya tunggu.'' ucap pak yosep sambil berlalu.


'' baik pak .'' akila menutup laptopnya dan langsung bergegas menuju ruangan pak yosep.


akila agak ragu-ragu masuk kedalam ruangan pak yosep.


ia termangu didepan pintu , hingga pak yosep menegur nya.


'' akila,ayo masuk , kenapa berdiri disitu aja.'' ucap pak yosep menatap akila.


''i,iya pak.'' akila masuk kedalam , tangannya menarik kursi dan mendudukinya.


sementara pak yosep masih sibuk merevisi laporan-laporan yang masih menumpuk.


'' ada hubungan apa kamu dengan bos bryan.'' celetuk pak yosep seraya mengangkat wajahnya .


''m-maksud bapak apa ,saya tak mengerti.'' akila menggaruk kepalanya.


'' hmmm ,gak ngaku juga gak apa-apa.'' terang pak yosep.


'' gak ada hubungan apa-apa kok pa.'' ucap akila Setengah memerah mukanya.


" hmmm gitu ya ,awas aja nanti kalau tahu-tahu kalian nyebar undangan .'' cibir pak yosep


'' ahh bapak ,apaan si, beneran kita cuma sebatas atasan sama bawahan aja kok,gak lebih.'' elak akila.


'' ohh ya ,ya,yasudah,ini ada titipan dari pak bryan buat kamu katanya harus kamu yang terima langsung ,dan harus ada bukti jika kamu udah menerima nya.'' ucap pak yosep


'' apa ini pak.'' ucap akila seraya menerima secarik kertas putih,dan membacanya .


'' itu cek aKila,pak bryan memberi itu untuk kamu , katanya itu gaji kamu selama kamu kerja membersihkan apartemen beliau.'' ucap pak yosep mengernyit.


'' ohhh, apartemen , tapi saya udah gak pernah bersih-bersih lagi di sana pak,jadi saya gak bisa menerima ini.'' tolak akila.


'' sudah lah,saya hanya menjalankan perintah beliau ,ambil saja ,dan cairkan segera,karena jika beliau tahu kamu menolak nya saya yang kena marah.'' terang pak yosep.


'' tapi pak.''


"sudah lah,kalau sudah tak ada lagi ,kamu boleh pergi saya masih ada pekerjaan .'' ucap pak yosep.


akila tak punya pilihan lain,ia mengambil cek itu dan pergi dari ruangan yosep.


'' pak bryan kasih aku cek'' dalam rangka apa coba.'' ucap akila bertanya-tanya.


cling...


sebuah pesan masuk di ponsel nya.


bos bryan.


[ akila,apa kamu udah terima ceknya.]


[udah pak ,tapi dalam rangka apa pak .]


[ gak dalam rangka apa -apa ,udah simpan saja ceknya dan jika butuh gunakan sesuka hati kamu.]


[ hmmm, makasih pak]


[ sama-sama]


akila menatap layar ponselnya.


ia merasa bahagia ,ada dua laki-laki yang sedang memperebutkan nya, setidaknya seperti itu.


akila tersenyum bangga,merasa jadi seperti bunga yang sedang diperebutkan oleh sang kumbang.


'' enaknya jadi playgirl''batinnya bergumam sendiri.


ia tersenyum tipis dan menaruh cek itu di dalam tasnya.


lalu melanjutkan lagi pekerjaan nya yang tadi tertunda.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


halooo..halooo..


baca terus kelanjutan nya ya...dan jangan lupa tinggalkan jejak ..🙏🙏🙏


__ADS_2